alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016960228/korupsi-tabungan-demi-wil
Korupsi Tabungan Demi Wil
MENTANG-MENTANG tak bakal dijamah KPK, demi seorang WIL Kaban, 32, berani mengkorupsi tabungan yang disimpan dalam bank.
Tapi gara-gara Simaskot-nya di BRI makin menyusut, terkuaklah skandal Kaban selama ini. Namun celaka bagi Ny. Ida, 29. Ketika dia mengusut perselingkuhan itu, malah digebuki.
Wakil Ketua KPK Busyro Mukodas pernah mengingatkan, PNS seyogyanya jangan beristri lebih dari satu, karena bisa mendorong berbuat korupsi. Imbauan ini memang banyak benarnya. Sebab dengan gaji yang tak seberapa besar, tak bisa ngobyek lagi, dua “kendaraan” di dalam rumah menyebabkan suami bisa berbuat nekad. Demi si entong, dia berusaha mengisi kantong dengan cara-cara yang tidak terpuji. Merampok secara langsung tak punya nyali, duit negara yang kemudian disatroni.
Kaban memang tak sebegitu parahnya. Tapi gara-gara punya WIL, dia mencoba korupsi uang tabungan yang diteken bersama istri di Bank BRI. Demi menikmati “ATM” sang WIL yang legit penuh karbohidrat itu, dia sebentar-sebentar ke bilik ATM untuk mengambil tabungan tanpa setahu istri. Tapi namanya perbuatan batil, akhirnya korupsi kecil-kecilan itu terbongkar jua.
Kaban yang tinggal di Pasar V Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Belawan (Sumut), sebenarnya sudah hidup bahagia bersama istri tercinta, Ida. Mereka mendanai rumahtangganya dengan wiraswasta, sebagian keuntungannya lalu ditabung di bank, dimasukkan ke tabungan Simaskot. Di samping lebih aman, mereka berharap bungannya bisa bikin membesarkan jumlah tabungan bersama tersebut.
Itu teorinya. Prakteknya, jauh panggang dari api. Soalnya, Kaban mendadak terkena setan lewat. Punya istri cukup cantik, melihat barang mulus di jalan, langsung ukuran celananya berubah! Perempuan bernama Yuni, 25, itu didekati dan kemudian dipacari. Biasa, namanya juga lelaki; meski sudah biasa tingkrang-tingkring, saat memacari Ida dia mengakui sebagai perjaka ting-ting.
Ternyata Yuni memang perempuan pengeretan. Dia mau saja menyerahkan “aset” miliknya, tapi mesti ada “apel Malang” yang masuk ke dalam pundi-pundinya. Itu artinya bagi Kaban, jika ingin dipuaskan dia punya “entong”, harus siap dengan isi kantong. Jaman sekarang sih, jangankan pacaran dengan perempuan baek-baek, dengan WTS pun harus punya modal tak sekedar cuma alat vital!
Kaban sudah kadung kesengsem berat pada WIL-nya, sebab Yuni memang bisa memberi pelayanan yang super istimewa di atas ranjang. Jika pelayanan istri di rumah sangat monoton, Yuni kaya dengan variasi dan improvisasi. Pokoknya, di dalam kamar menjadikan Kaban seperti ungkapan orang Jawa Deli: gemak lonteng-lonteng, krasa penak ndengkeng-ndengkeng……(keenakan menggelia-geliat).
Lantaran layanan istimewa Yuni, Kaban menjadi tak sayang lagi mengobral uangnya demi sang kekasih. Sebentar-sebentar dia ke bilik ATM, hanya untuk mengambil sejumlah uang demi si jantung hati. Begitu diberi uang, Yuni pun lalu: seringgit si dua kupang, satu ringgit dibuka kutang, dua ringgit tidur telentang, tiga ringgit ranjang bergoyang…….
Kabar perselingkuhan Kaban akhirnya masuk juga ke telinga Ida. Awalnya dia tak percaya. Tapi ketika dia ngeprint buku Simaskotnya ke teller BRI, lho lho……dari tabungan yang semula Rp 15 juta lebih, kini tinggal separuhnya. Ke mana larinya? Mau tanya ke M. Yusuf Kepala PPATK (Pusat Pelayanan dan Analisa Transaksi Keuangan), jumlahnya terlalu kecil. Dikaitkan dengan isyu yang beredar selama ini, dia menjadi yakin bahwa Kaban mengalirkan dana itu ke WIL-nya.
Tapi apa jawab Kaban? “Kalau iya, kamu mau apa?” Lalu tangannya maju, mencekik leher kemudian menempeleng berkali-kali. Oh, sakit hati Ida, sehingga dia kemudian mengadu ke Polsek Medan Marelan, minta agar suaminya ditangkap atas pelanggaran KDRT. “Dia juga korupsi uang tabungan Simaskot, Pak.” Katanya pada petugas.
Karena Kaban juga punya simpedes (simpanan perawan desa)


sumber

gile..
duitnya sendiri di korupsi..

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
hahahaha....menarik sekali bahasa tulisan nya...terutama tentang: seringgit si dua kupang...
Quote:Original Posted By
MENTANG-MENTANG tak bakal dijamah KPK, demi seorang WIL Kaban, 32, berani mengkorupsi tabungan yang disimpan dalam bank.
Tapi gara-gara Simaskot-nya di BRI makin menyusut, terkuaklah skandal Kaban selama ini. Namun celaka bagi Ny. Ida, 29. Ketika dia mengusut perselingkuhan itu, malah digebuki.
Wakil Ketua KPK Busyro Mukodas pernah mengingatkan, PNS seyogyanya jangan beristri lebih dari satu, karena bisa mendorong berbuat korupsi. Imbauan ini memang banyak benarnya. Sebab dengan gaji yang tak seberapa besar, tak bisa ngobyek lagi, dua “kendaraan” di dalam rumah menyebabkan suami bisa berbuat nekad. Demi si entong, dia berusaha mengisi kantong dengan cara-cara yang tidak terpuji. Merampok secara langsung tak punya nyali, duit negara yang kemudian disatroni.
Kaban memang tak sebegitu parahnya. Tapi gara-gara punya WIL, dia mencoba korupsi uang tabungan yang diteken bersama istri di Bank BRI. Demi menikmati “ATM” sang WIL yang legit penuh karbohidrat itu, dia sebentar-sebentar ke bilik ATM untuk mengambil tabungan tanpa setahu istri. Tapi namanya perbuatan batil, akhirnya korupsi kecil-kecilan itu terbongkar jua.
Kaban yang tinggal di Pasar V Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Belawan (Sumut), sebenarnya sudah hidup bahagia bersama istri tercinta, Ida. Mereka mendanai rumahtangganya dengan wiraswasta, sebagian keuntungannya lalu ditabung di bank, dimasukkan ke tabungan Simaskot. Di samping lebih aman, mereka berharap bungannya bisa bikin membesarkan jumlah tabungan bersama tersebut.
Itu teorinya. Prakteknya, jauh panggang dari api. Soalnya, Kaban mendadak terkena setan lewat. Punya istri cukup cantik, melihat barang mulus di jalan, langsung ukuran celananya berubah! Perempuan bernama Yuni, 25, itu didekati dan kemudian dipacari. Biasa, namanya juga lelaki; meski sudah biasa tingkrang-tingkring, saat memacari Ida dia mengakui sebagai perjaka ting-ting.
Ternyata Yuni memang perempuan pengeretan. Dia mau saja menyerahkan “aset” miliknya, tapi mesti ada “apel Malang” yang masuk ke dalam pundi-pundinya. Itu artinya bagi Kaban, jika ingin dipuaskan dia punya “entong”, harus siap dengan isi kantong. Jaman sekarang sih, jangankan pacaran dengan perempuan baek-baek, dengan WTS pun harus punya modal tak sekedar cuma alat vital!
Kaban sudah kadung kesengsem berat pada WIL-nya, sebab Yuni memang bisa memberi pelayanan yang super istimewa di atas ranjang. Jika pelayanan istri di rumah sangat monoton, Yuni kaya dengan variasi dan improvisasi. Pokoknya, di dalam kamar menjadikan Kaban seperti ungkapan orang Jawa Deli: gemak lonteng-lonteng, krasa penak ndengkeng-ndengkeng……(keenakan menggelia-geliat).
Lantaran layanan istimewa Yuni, Kaban menjadi tak sayang lagi mengobral uangnya demi sang kekasih. Sebentar-sebentar dia ke bilik ATM, hanya untuk mengambil sejumlah uang demi si jantung hati. Begitu diberi uang, Yuni pun lalu: seringgit si dua kupang, satu ringgit dibuka kutang, dua ringgit tidur telentang, tiga ringgit ranjang bergoyang…….
Kabar perselingkuhan Kaban akhirnya masuk juga ke telinga Ida. Awalnya dia tak percaya. Tapi ketika dia ngeprint buku Simaskotnya ke teller BRI, lho lho……dari tabungan yang semula Rp 15 juta lebih, kini tinggal separuhnya. Ke mana larinya? Mau tanya ke M. Yusuf Kepala PPATK (Pusat Pelayanan dan Analisa Transaksi Keuangan), jumlahnya terlalu kecil. Dikaitkan dengan isyu yang beredar selama ini, dia menjadi yakin bahwa Kaban mengalirkan dana itu ke WIL-nya.
Tapi apa jawab Kaban? “Kalau iya, kamu mau apa?” Lalu tangannya maju, mencekik leher kemudian menempeleng berkali-kali. Oh, sakit hati Ida, sehingga dia kemudian mengadu ke Polsek Medan Marelan, minta agar suaminya ditangkap atas pelanggaran KDRT. “Dia juga korupsi uang tabungan Simaskot, Pak.” Katanya pada petugas.
Karena Kaban juga punya simpedes (simpanan perawan desa)


sumber

gile..
duitnya sendiri di korupsi..

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


emoticon-Ngakak

poskotang emang bahasa nya paling nyoooozzzzzzzzzzz

emoticon-Ngakak

cuman,apa hub nya ama busro mukodas yak emoticon-Blue Guy Peace
klo korupsi duit sendiri bisa masuk kpk ga emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak