alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016959220/elvyn-g-masassya-sang-kolomnis-yang-jadi-komandan-baru-jamsostek
Elvyn G. Masassya, Sang Kolomnis yang Jadi Komandan Baru Jamsostek
Elvyn G. Masassya, Sang Kolomnis yang Jadi Komandan Baru JamsostekBISMILLAH....


Spoiler for bukti tidak repost:


emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia


Quote:Elvyn G. Masassya, Sang Kolomnis yang Jadi Komandan Baru Jamsostek


Elvyn G. Masassya, Sang Kolomnis yang Jadi Komandan Baru Jamsostek


Ada untungnya profesional perusahaan piawai menulis artikel di media massa. Paling tidak, publik dan pimpinan/pemilik perusahaan jadi lebih mengenal kapasitas intelektual sang profesional. Apalagi, jumlah profesional seperti ini masih bisa dihitung dengan jari Tentu saja, sang profesional tetap harus memiliki kompetensi di bidang pekerjaannya. Salah seorang yang telah membuktikan keuntungan seperti ini adalah Elvyn G. Masassya.

Pada awal tahun 2000-an, posisi Elvyn memang masih manajer sebuah bank BUMN. Namun, kala itu namanya sudah dikenal banyak orang berkat tulisan kolom keuangannya di beberapa media massa nasional. Mungkin sejak itu, kalangan pemilik perusahaan telah meliriknya sebagai eksekutif potensial untuk menduduki jajaran eksekutif puncak. Memang, setelah itu ia didapuk sebagai Direktur PT Bank Permata Tbk., kemudian Sekretaris Korporat PT Bank Negara Indonesia Tbk., Direktur PT Tuban Petrochemical Industries, serta Direktur Investasi PT Jamsostek (Persero). Dan, puncaknya pada 8 Agustus lalu sarjana ekonomi lulusan Universitas Jayabaya ini diangkat menjadi Direktur Utama Jamsostek, menggantikan eksekutif senior Hotbonar Sinaga.

“Dalam berkarier, saya sih mengalir saja. Artinya, apa yang dipercayakan, saya akan lakukan sebaik dan sebisa mungkin,” ujar penyandang gelar Magister Manajemen bidang Keuangan dari Institut Teknologi Bandung ini.

Kesuksesan pria kelahiran Medan 18 Juni 1967 ini, antara lain, ketika menjabat sebagai Direktur Investasi Jamsostek berhasil meningkatkan dana investasi BUMN ini dari Rp 60 triliun pada Desember 2008 menjadi Rp 124 triliun pada 2012. Artinya, dalam empat tahun pertumbuhan dana investasinya mencapai 100%.

Spoiler for apa yang ingin dicapai oleh orang bertangan dingin ini:



Sang Dirut Jamsostek baru ini menargetkan hingga akhir tahun ini besarnya dana investasi ini akan digenapkan menjadi Rp 125,7 triliun. “Progresnya kini sudah 99% dari target awal,” ujarnya optimistis. Adapun dari sisi hasil investasi, per Agustus 2012 mencapai Rp 9 triliun. Pembagiannya, dari obligasi Rp 3,5 triliun, saham Rp 3,1 triliun, time deposit Rp 1,7 triliun, plus investasi langsung (direct investment) dan properti sebesar Rp 600 miliar. Ia menargetkan akhir tahun ini hasil investasi bisa menembus angka Rp 12,2 triliun.

Menurut Elvyn, sebagai komandan baru Jamsostek, ada dua tantangan yang dihadapinya saat ini, yaitu: (1) menyiapkan transformasi Jamsostek menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS); dan (2) meningkatkan layanan Jamsostek dengan menambah jumlah kepersertaan serta investasi.


Spoiler for Elvyn G. Masassya, Direktur Utama PT Jamsostek (Persero):



Untuk itu, menurutnya, ada tiga langkah yang menjadi fokusnya dalam 1-5 tahun ke depan. Pertama, melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan regulasi. Sebab, pemberlakuan Undang-undang mengenai BPJS akan diikuti oleh Peraturan Pemerintah. “Peraturan tersebut akan berpengaruh terhadap operasional organisasi,” ujarnya. Kedua, menyiapkan penyempurnaan operasional perusahaan. Ketiga, melakukan komunikasi dan sosialisasi secara masif kepada stakeholder. Ia berharap dari langkah-langkah tersebut, publik dan kalangan stakeholder akan tahu arah dan tujuan Jamsostek. Sebagai BPJS, pengurus Jamsostek nantinya akan bertanggungjawab langsung kepada Presiden.

Khusus mengenai penyempurnaan aktivitas operasional, Elvyn menyebutkan akan mewujudkan keunggulan operasional dalam bentuk pengelolaan yang mengarah pada otomasi berbasis teknologi. Misalnya, nanti akan berwujud pada e-registration, e-payment dan e-claim. Selain itu, Elvyn berencana meningkatkan jumlah service point atau gerai di 440 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sebelumnya Jamsostek memiliki 121 gerai di seluruh Indonesia.

Ke depan, ia juga melakukan sedikit penajaman positioning, karena konsep Jamsostek akan bergeser dari product oriented ke customer oriented. Ketika menjadi customer oriented, yang diberikan Jamsostek bukan hanya santunan dan pelayanan, tetapi juga manfaat-manfaat di luar financial benefit. “Kami menyebutnya sebagai total benefit,” ujarnya.

Untuk mengimplementasikan total benefit, kegiatan investasi adalah salah satu tool yang bisa dipakai. Untuk itu, perlu dilakukan peningkatan kegiatan dalam investasi langsung sehingga bisa menelurkan sejumlah lapangan pekerjaan guna meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan kata lain, selain mengalokasikan dana di pasar modal, Jamsostek juga akan mengalokasikan dananya di investasi langsung. Porsi investasi saat ini, di time deposits 28%, saham 22%, obligasi 42%, reksa dana 8%, serta investasi langsung dan properti (5%).

Elvyn yakin dalam lima tahun ke depan, itu semua sudah terwujud. “Saya menyiapkannya dalam kerangka Teamwork, Open Mind, Passion, Action, and Sense of belonging and ownership ,” ujarnya seraya menyebut kepanjangan moto TOPAS.

Untuk mewujudkan rencana itu, Elvyn membaginya dalam tiga fase. Fase pertama di tahun 2012 merupakan fase rekonsolidasi. Artinya, ia akan mendiagnosis semua permasalahan internal dan eksternal, mengetahui kelemahan dan kekuatan manajemen. Setelah itu, fase kedua, ia akan membangun infratruktur pada 2013. Lalu, pada fase ketiga, yakni pada 2014 ketika Jamsostek menjadi Badan Hukum Publik, ia menargetkan sudah menyiapkan perangkatnya dan mulai tinggal landas menjadi BPJS pada 2015.

Profesional yang juga piawai di bidang musik — telah menelurkan 10 album musik, antara lain Kata Hati dan Kolaborasi) — ini menegaskan, untuk menjalankan organisasi ini yang paling dibutuhkan adalah leadership. “Pemimpin tidak boleh ragu-ragu dalam menentukan business plan. Pengambilan keputusan yang tepat, di saat yang tepat, biasanya akan memberikan hasil yang baik,” ujarnya tegas. (*)


SUMBERNYA GAN



beliau juga sudah menerbitkan beberapa buku, diantaranya:

50 Rahasia Mengelola Uang
90 Rahasia Investasi Pribadi

Spoiler for buku beliau:




jika berkenan bagi emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L) gan..

jangan di emoticon-Blue Guy Bata (L) ya gan.. emoticon-Matabelo
Quote:Elvyn yakin dalam lima tahun ke depan, itu semua sudah terwujud. “Saya menyiapkannya dalam kerangka Teamwork, Open Mind, Passion, Action, and Sense of belonging and ownership ,” ujarnya seraya menyebut kepanjangan moto TOPAS.


Singkatannya kok pakai bahasa linggis.

Apa biar kliatan keren gitu ya. emoticon-Amazed
ane gak yakin korupsi dan borosnya jamsostek bisa dibenahin sama org yg backgroundnya finance emoticon-Embarrassment opini ane aja, boleh kok gak setuju emoticon-Embarrassment
Quote:Porsi investasi saat ini, di time deposits 28%, saham 22%, obligasi 42%, reksa dana 8%, serta investasi langsung dan properti (5%).

Quote:Pengambilan keputusan yang tepat, di saat yang tepat, biasanya akan memberikan hasil yang baik,” ujarnya tegas.

moga2 konsisten bikin hasil ciamik, secara tantangan rada makin guede emoticon-Embarrassment

moga2 kagak lupa kudu gelar pelayanan lebih optimal emoticon-Embarrassment
semoga aja tar kagag kesangkut ama yg namanya korupsi,
biar kerjanya tetep bagus aja.
Benahi juga tuh sistem di Jamsostek.
Masa' perusahaan ane daftarkan karyawan masuk Jamsostek, uda 2 bulan kartunya blom keluar2 emoticon-Cape d... (S)

Pernah karyawan ane berobat ke dokter yg ditunjuk Jamsostek, tapi gara2 kartunya blom ada, dia kena charge seperti biasa
Waktu mau klaim ke Jamsostek, pihak Jamsostek bilang kalo ini nda bisa klaim karena memank si karyawan ini berobat tanpa kartu.
Bijimane mau bawa kartu wong kartunya aza kalian belum cetak emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh
Quote:Original Posted By Khoontol



Singkatannya kok pakai bahasa linggis.

Apa biar kliatan keren gitu ya. emoticon-Amazed


iya gan, seharusnya bahasa indonesia lebih elegan, jangan pakai bahasa inggris cuma biar dianggap multinasional atau bonafit. yang terpenting kinerja bukan moto emoticon-Malu (S) makasih komeng gan.. di rate kalau bisa emoticon-Rate 5 Star
Quote:Original Posted By DSPLY
ane gak yakin korupsi dan borosnya jamsostek bisa dibenahin sama org yg backgroundnya finance emoticon-Embarrassment opini ane aja, boleh kok gak setuju emoticon-Embarrassment


BUMN memang cukup banyak jadi sarang koruptor perusahaan gan, tapi kita lihat saja, PT KAI saja bisa berubah, harusnya jamsostek yang cukup baik track recornya lebih bisa menunjukkan performa kedepannya.. emoticon-I Love Indonesia
Quote:Original Posted By .Orenji.
Benahi juga tuh sistem di Jamsostek.
Masa' perusahaan ane daftarkan karyawan masuk Jamsostek, uda 2 bulan kartunya blom keluar2 emoticon-Cape d... (S)

Pernah karyawan ane berobat ke dokter yg ditunjuk Jamsostek, tapi gara2 kartunya blom ada, dia kena charge seperti biasa
Waktu mau klaim ke Jamsostek, pihak Jamsostek bilang kalo ini nda bisa klaim karena memank si karyawan ini berobat tanpa kartu.
Bijimane mau bawa kartu wong kartunya aza kalian belum cetak emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh



memang asuransi rentan dengan masalah klaim gan.. semoga pak elvyn bisa merubahnya.. berdoa saja.. emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By DSPLY
ane gak yakin korupsi dan borosnya jamsostek bisa dibenahin sama org yg backgroundnya finance emoticon-Embarrassment opini ane aja, boleh kok gak setuju emoticon-Embarrassment


korupsi uang yang dananya yang nggk bisa/malas diklaim

si kolomnis ditaruh untuk mutar duit jamsostek ajah
Quote:Original Posted By cavaliers


korupsi uang yang dananya yang nggk bisa/malas diklaim

si kolomnis ditaruh untuk mutar duit jamsostek ajah


benar sekali gannnn.. setuju dengan pendapat panjenengan emoticon-Ngakak

gila reputasinyaaaaa emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By kaoskoruptor
Ane gak kenal gan siapa doi, tapi yg penting Jaminan Sosial buat rakyat Indonesia semakin adil aja deh siapa aja yg mimpin emoticon-Big Grin




nitip lapak gan:



yang jadi sorotan adalah si doi ternyata bukan dari golongan profesional keuangan tetapi seorang kolumnis gan.. emoticon-Belomatabelo