alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016956238/kejar-jaringan-teroris-dua-polisi-hilang
Kejar Jaringan Teroris, Dua Polisi Hilang
Quote:VIVAnews - Dua anggota polisi hilang saat tengah melakukan penyelidikan kasus terorisme. Kedua polisi wilayah Poso itu hilang sejak 8 Oktober 2012 yang lalu.

Mereka adalah Briptu Andi SA dari Satreskrim Polres Poso dan Brigadir Sudirman dari Polsek Poso Pesisir.

"Terakhir diketahui di Dusun Tamanjeka, Poso Hutan Gunung Potong, ketika sedang melakukan upaya penyelidikan di lapangan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Senin 15 Oktober 2012.

Boy mengungkapkan pihaknya masih melakukan upaya pencarian. Sejauh ini, penyebab keduanya hilang belum diketahui. Kemungkinan mereka disekap kawanan teroris, kata Boy, juga belum dapat dipastikan.

"Tim gabungan telah dibentuk oleh Polda bersama dengan TNI, dan menyelenggarakan operasi kepolisian khusus dengan sandi Sadar Maleo," jelasnya.

Meskipun demikian, Boy mengakui bahwa tidak jauh dari lokasi tempat hilangnya dua anggota polisi itu merupakan tempat pelatihan kelompok jaringan terorisme. Polisi mencatat pelatihan sudah dilakukan beberapa kali.

"Diduga ini terkait aksi teror karena kita ketahui ada bom rakitan di Kota Poso," ucapnya.
sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news...-polisi-hilang


emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
kenapa ketawa gan gile lu
sundul gan emoticon-Ngakak
Lha koq malah ketawa? emoticon-Bingung
orang hilang koq diketawain emoticon-Gila

Surat tantangan Mujahidin kepada Densus 88



بسم الله الرحمن الرحيم

Sariyatu Tsa'ri wad Dawaa'
bekerjasama dengan
Forum Islam Al-Busyro

mempersembahkan

Surat Tantangan

Terbuat dari :
KOMANDAN MUJAHIDIN INDONESIA TIMUR

Kepada
DENSUS 88 ANTI TEROR

Kami selaku Mujahidin gugus tugas Indonesia Timur MENANTANG kepada Densus (Detasement Khusus) 88 Anti Teror untuk BERPERANG secara Terbuka dan Jantan…!!!

Mari kita berperang secara laki-laki…!!! Jangan kalian Cuma berani menembak, menangkapi anggota kami yang tidak bersenjata…!!! Kalau kalian benar-benar Kelompok laki-laki, maka hadapi kami…!!! Jangan kalian menang tampang saja tampil di TV…!!!

Buktikan bahwa kalian Pasukan Elit yang terlatih secara professional dengan Senjata lengkap dan Pelatih yang didatangkan langsung dari USA…!!!

Kenapa kalian menghadapi kami saja takut yang jumlahnya sedikit, serta Senjata Rakitan…??? Kalian undang TNI (Tentara Nasional Indonesia) untuk menghadapi kami, ataukah kalian ini hanya kumpulan Banci-banci saja…???

Kepada TNI, biarkan kami selesaikan Urusan ini…???

Biarkan DENSUS vs MUJAHIDIN bertempur sampai siapa yang kalah dan siapa yang menang, jadilah anda Penonton yang baik…!!!

Jangan mau anda dibodohi Densus, mereka yang banyak makan uang, anda yang harus susah harus berperang dengan kami, sedangkan mereka enak-enak menonton anda…!!!

Biarkan Rakyat Indonesia tau siapa sebenarnya Densus 88 Anti Teror…!!!

Mereka hanya pemakan Uang Rakyat dengan alasan Pemberantasan Terorisme, padahal mereka sendiri yang membikin Teror, supaya dilihat memang betul ada Teroris, padahal itu semua akal liciknya mereka supaya mendapat pangkat dan kedudukan, dengan mengorbankan Anak Bangsa yang tidak tau persoalan dan dibodohi oleh mereka.

Padahal seharusnya kamilah MUJAHIDIN yang mereka harus lawan, tapi ternyata mereka hanya berani melawan orang tak bersenjata.

Oleh karena itu, kami MENANTANG secara Terbuka kepada Densus 88 Anti Teror untuk Berperang. Jangan kalian tangkapi orang-orang yang lemah lagi, LAWANLAH KAMI…!!!

KEDATANGAN KALIAN KAMI TUNGGU…!!!

Demikian Surat Tantangan ini dibuat dengan sebenar-benarnya.



Atas Nama
Komandan Mujahidin Indonesia Timur

Abu Mus'ab Al-Zarqawi Al-Indunesi
ABU WARDAH aka SANTOSO aka ABU YAHYA

Allahu Akbar......

{Dan Kemuliaan itu milik Allah, Rasul-Nya dan Orang-orang yang Beriman, akan tetapi orang-orang Munafik tidak mengetahuinya}



Jangan lupa untuk selalu mendoakan Para Mujahidin dalam Doa-doa Khusyu' kalian

Ahad, 14 Oktober 2012 28 Dzulqo'dah 1433 H

Dari Ikhwan kalian di :

Sariyatu Tsa'ri wad Dawaa' Sariyah Pembalasan dan Obat Penawar dan
Forum Islam Al-Busyro Di sini kita bermula, di Ma'rokah kita kan berjumpa




Beritautama a.k.a Arrahmah





Keknya tadi siang ada thread begini, ada hubungannya dengan surat tantangan ini apa nggak kira-kira, gan ? emoticon-Bingung





Untuk keluarga anggota Polri yang hilang, turut bersimpati, semoga tabah dan secepatnya ada kepastian kabar tentang keduanya. emoticon-Sorry
tom dikabarkan hilang setelah mengejar jerry.. emoticon-Hammer
Terorisme
2 Polisi Hilang di Dekat Pelatihan Teroris Poso
Penulis : Dian Maharani | Senin, 15 Oktober 2012 | 18:43 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Dua anggota kepolisian di Poso, Sulawesi Tengah diduga hilang di kawasan Dusun Tamanjeka, Taman Hutan Gunung Potong, Poso, sejak Senin (15/10/2012). Tempat tersebut berada tak jauh dari tempat pelatihan jaringan teroris Poso. Keduanya yakni Briptu Andi yang bertugas di Reskrim Polres Poso dan Brigadir Suherman yang bertugas di Polsek Poso Pesisir.

"Kedua personel sedang bertugas untuk melakukan penyelidikan di sana. Lokasi kawasan tersebut tidak jauh dari sana. Itu sempat beberapa kali dijadikan tempat pelatihan teror yang dilakukan oleh para kelompok jaringan teror belakangan ini," terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/10/2012).

Boy menjelaskan, keduanya memang dua anggota polisi yang sedang menyelidiki kasus teror di Poso. "Terkait beberapa hasil kekerasan di sana. Ada bom rakitan di Kota Poso yang sempat merusak kediaman Mamuaya," jelas Boy.

Sejak hilangnya dua anggota kepolisian tersebut, ledakan terjadi di depan rumah pegawai Dinas Pekerjaan Umum, Okri Mamuaya, di Kelurahan Kawua, Poso Kota Selatan, Selasa (9/10/2012) sekitar pukul 20.15. Di hari yang sama, ledakan juga terjadi pukul 21.15 WIT di sekitar Komplek Pertigaan Gereja Imanuel Taripa, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso.

Menurut Boy, dua ledakan tersebut diduga terkait kelompok teror yang melakukan pelatihan di Poso. Terkait kelompok di Poso tersebut, sebelumnya, Densus 88 meringkus terduga teroris Imron (26) di Jalan Kangkung Kelurahan Balaroa, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (8/10/2012). Imron diketahui sebagai kurir buronan teroris Santoso. Santoso merupakan pemimpin pelatihan militer di wilayah Poso.

Anggota Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) itu diduga terlibat dalam sejumlah aksi teror termasuk dalam aksi penembakan tiga anggota Polisi di BCA Palu pada 25 Mei 2011. Imron pun menjadi fasilitator latihan militer di Poso, seperti membeli senjata dan melakukan fai (mencari dana dengan menghalalkan segala cara) berulang kali di wilayah Sulawesi Tengah. Selain Imron, Polri juga meringkus terduga teroris bernama Sopian alias Acong di Jalan Pulo Mangga RT 03/RW 04, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok, Senin (8/10/2012) malam.

Ada pula Wendy Febriangga alias Hasan yang diringkus di Pelabuhan Pantoloan, Palu, Sulawesi Tenggara, Kamis (27/9/2012). Wendy juga termasuk jaringan kelompok Al Qaeda Indonesia pimpinan Badri Hartono yang ditangkap di Solo. Saat ini tim gabungan yang terdiri dari aparat polda setempat dan TNI tengah melakukan penyisiran di sekitar Tamanjeka dan Gunung Biru dan menggelar operasi khusus yakni Sandi Sadar Maleo untuk mencari kedua anggota polisi yang hilang tersebut.

Editor :Hindra

Kompas


Katanya terorisme di Indonesia sebenarnya tidak ada, hanya rekayasa dan pengalihan isu.


Lha terus ini tempat pelatihan apa ? Pramuka ?
emoticon-Bingung
termehek2 masih ade kagak ???
kalo masih ade bise tolong bantu cariin emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By mdsetiawan86
Maksudnya, teroris itu dipelihara tong, intel polisi sudah memiliki data2 atau informasi mengenai bibit2/potensi teroris, namun ketimbang mencegah teroris itu terjadi, polisi lebih memilih memberangus teroris ketika sudah terjadi karena ada duitnya dari negeri sponsor asu.

negeri asu ini lagi promosi tentang teroris islam, dan polisi di indon ini lagi buka lapak papan iklan reklame, jadi klop dah, harga diri bangsa tercoreng gpp yang penting duit mengalir...

inilah yang dimaksud duit wanabe



Ow begitu ya agan yang pinter,




Tadinya entong kira terorisme terus ada dan berkembang karena disupport secara moril dan materiil di dunia nyata dan dunia maya oleh orang-orang seperti agan dan kelompok-kelompok radikal di Indonesia. emoticon-Ultah
Ini Wereng Coklatnya lagi pada ngelawak yah gan ? emoticon-Cape d... (S)
teror bom dipapua

Berangkat dari fakta, terlihat bahwa aksi terorisme ini terkait dengan gerakan OPM yang eksis di Papua.
KNPB adalah lembaga mantel OPM untuk membangun connecting/jaringan di dalam negeri maupun di luar negeri. Di level internasional termasuk PBB. KNPB selama ini menjadi saluran resmi OPM untuk mengkomunikasikan visi politiknya ke luar.
Tidak banyak diketahui publik LSM lokal komprador dan LSM asing dengan dimediasi aktivis gereja (pihak gereja) yang ada di Papua berperan aktif untuk memuluskan kepentingan OPM. Di samping ada sindikasi dengan para pemegang modal (investor) yang tidak mau diganggu eksistensinya oleh pemerintah Indonesia. OPM dengan gerakannya bisa dijadikan sebagai kelompok pressure dan bargaining.
Logika Polri yang saya tahu juga memasukkan kelompok yang menyerukan etnonasionalism atau sparatism adalah teroris. Nah, apakah ada satu kata pun yang keluar dari pihak aparat kepolisian bahwa rencana aksi terorisme ini adalah termasuk tindak pidana terorisme? Atau hanya akan disebut tindak kriminal biasa? Padahal mereka layak diberi label teroris karena ada organisasi, ada plan ada visi dan gerakan. Inilah kemunafikan aparat kepolisian.
Coba tanya kepada BNPT atau Densus 88 apakah mereka teroris? Saya pikir mereka akan menunggu sebutan teroris kalau orang-orang yang terduga terlibat menyiapkan bom tersebut ada satu saja nama; Muhammad, Abdullah atau Abu Bakar. Inilah kemunafikan dan hakikat perang melawan terorisme itu fokusnya perang melawan Islam dan pejuangnya.
Maka umat Islam harus sadar 100 %; label teroris adalah keputusan politik dan terkait dengan kepentingan politik. Penguasa negeri ini sudah menjadi bebek kepentingan negara asing.
Nah loh, itu polisinya dipasangin GPS ndak pak? emoticon-Big Grin

Jam Tangan LED Samurai KEREN
Quote:Dia menjelaskan, berdasarkan informasi dilapangan, kedua anggotanya saat itu menghadiri acara akikah, pada Senin (8/10/2012) sekitar pukul 11.00 Wita siang. Kemudian sore harinya setelah acara selesai mereka langsung pulang dengan menggunakan sepeda motor masing-masing dan melewati jalur Dusun Weralulu. Setelah berada di Dusun Weralulu itu mereka sempat berhenti guna mengisi bahan bakar, selanjutnya mereka pergi dan entah sampai saat ini belum diketahui dimana keberadaannya, Sebut Wakapolres.

http://www.kabarposo.com/index.php?o...tiwa&Itemid=92

baru minggu kemarin ada bom meledak , nih polkisnya ilang emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By pemburuhotpant
teror bom dipapua

Berangkat dari fakta, terlihat bahwa aksi terorisme ini terkait dengan gerakan OPM yang eksis di Papua.
KNPB adalah lembaga mantel OPM untuk membangun connecting/jaringan di dalam negeri maupun di luar negeri. Di level internasional termasuk PBB. KNPB selama ini menjadi saluran resmi OPM untuk mengkomunikasikan visi politiknya ke luar.
Tidak banyak diketahui publik LSM lokal komprador dan LSM asing dengan dimediasi aktivis gereja (pihak gereja) yang ada di Papua berperan aktif untuk memuluskan kepentingan OPM. Di samping ada sindikasi dengan para pemegang modal (investor) yang tidak mau diganggu eksistensinya oleh pemerintah Indonesia. OPM dengan gerakannya bisa dijadikan sebagai kelompok pressure dan bargaining.
Logika Polri yang saya tahu juga memasukkan kelompok yang menyerukan etnonasionalism atau sparatism adalah teroris. Nah, apakah ada satu kata pun yang keluar dari pihak aparat kepolisian bahwa rencana aksi terorisme ini adalah termasuk tindak pidana terorisme? Atau hanya akan disebut tindak kriminal biasa? Padahal mereka layak diberi label teroris karena ada organisasi, ada plan ada visi dan gerakan. Inilah kemunafikan aparat kepolisian.
Coba tanya kepada BNPT atau Densus 88 apakah mereka teroris? Saya pikir mereka akan menunggu sebutan teroris kalau orang-orang yang terduga terlibat menyiapkan bom tersebut ada satu saja nama; Muhammad, Abdullah atau Abu Bakar. Inilah kemunafikan dan hakikat perang melawan terorisme itu fokusnya perang melawan Islam dan pejuangnya.
Maka umat Islam harus sadar 100 %; label teroris adalah keputusan politik dan terkait dengan kepentingan politik. Penguasa negeri ini sudah menjadi bebek kepentingan negara asing.



Ingat GAM ? Ayo belajar bersama membedakan teroris dan separatis, gan.
Quote:Original Posted By .Keledai
Ow begitu ya agan yang pinter,




Tadinya entong kira terorisme terus ada dan berkembang karena disupport secara moril dan materiil di dunia nyata dan dunia maya oleh orang-orang seperti agan dan kelompok-kelompok radikal di Indonesia. emoticon-Ultah


hal seperti itu emang udah banyak terjadi di negara2 lain. bahkan sampe dibuat filmnya tentang kisah nyata teroris yang sengaja dibiarkan oleh cia meneror dengan berbagai2 keuntungan
Quote:Original Posted By Fahri.F
Lha koq malah ketawa? emoticon-Bingung


Quote:Original Posted By Hydrophobic
orang hilang koq diketawain emoticon-Gila


lucu aja gan ada anggota polsek/polres yang ngejar teroris dua orang, densus aja yang udah terlatih gak berani kalo datang dua orang lah ini anggota polsek yang cuma pendidikan 6 bulan mau sok2 ngejar teroris, yang gila siap sebenarnya emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By ampas51
termehek2 masih ade kagak ???
kalo masih ade bise tolong bantu cariin emoticon-Big Grin


demi negara kalopun udah bubar seharusnya bisa minta tolong gan emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By .Keledai


بسم الله الرحمن الرحيم

Sariyatu Tsa'ri wad Dawaa'
bekerjasama dengan
Forum Islam Al-Busyro

mempersembahkan

Surat Tantangan

Terbuat dari :
KOMANDAN MUJAHIDIN INDONESIA TIMUR

Kepada
DENSUS 88 ANTI TEROR

Kami selaku Mujahidin gugus tugas Indonesia Timur MENANTANG kepada Densus (Detasement Khusus) 88 Anti Teror untuk BERPERANG secara Terbuka dan Jantan…!!!

Mari kita berperang secara laki-laki…!!! Jangan kalian Cuma berani menembak, menangkapi anggota kami yang tidak bersenjata…!!! Kalau kalian benar-benar Kelompok laki-laki, maka hadapi kami…!!! Jangan kalian menang tampang saja tampil di TV…!!!

Buktikan bahwa kalian Pasukan Elit yang terlatih secara professional dengan Senjata lengkap dan Pelatih yang didatangkan langsung dari USA…!!!

Kenapa kalian menghadapi kami saja takut yang jumlahnya sedikit, serta Senjata Rakitan…??? Kalian undang TNI (Tentara Nasional Indonesia) untuk menghadapi kami, ataukah kalian ini hanya kumpulan Banci-banci saja…???

Kepada TNI, biarkan kami selesaikan Urusan ini…???

Biarkan DENSUS vs MUJAHIDIN bertempur sampai siapa yang kalah dan siapa yang menang, jadilah anda Penonton yang baik…!!!

Jangan mau anda dibodohi Densus, mereka yang banyak makan uang, anda yang harus susah harus berperang dengan kami, sedangkan mereka enak-enak menonton anda…!!!

Biarkan Rakyat Indonesia tau siapa sebenarnya Densus 88 Anti Teror…!!!

Mereka hanya pemakan Uang Rakyat dengan alasan Pemberantasan Terorisme, padahal mereka sendiri yang membikin Teror, supaya dilihat memang betul ada Teroris, padahal itu semua akal liciknya mereka supaya mendapat pangkat dan kedudukan, dengan mengorbankan Anak Bangsa yang tidak tau persoalan dan dibodohi oleh mereka.

Padahal seharusnya kamilah MUJAHIDIN yang mereka harus lawan, tapi ternyata mereka hanya berani melawan orang tak bersenjata.

Oleh karena itu, kami MENANTANG secara Terbuka kepada Densus 88 Anti Teror untuk Berperang. Jangan kalian tangkapi orang-orang yang lemah lagi, LAWANLAH KAMI…!!!

KEDATANGAN KALIAN KAMI TUNGGU…!!!

Demikian Surat Tantangan ini dibuat dengan sebenar-benarnya.



Atas Nama
Komandan Mujahidin Indonesia Timur

Abu Mus'ab Al-Zarqawi Al-Indunesi
ABU WARDAH aka SANTOSO aka ABU YAHYA

Allahu Akbar......

{Dan Kemuliaan itu milik Allah, Rasul-Nya dan Orang-orang yang Beriman, akan tetapi orang-orang Munafik tidak mengetahuinya}



Jangan lupa untuk selalu mendoakan Para Mujahidin dalam Doa-doa Khusyu' kalian

Ahad, 14 Oktober 2012 28 Dzulqo'dah 1433 H

Dari Ikhwan kalian di :

Sariyatu Tsa'ri wad Dawaa' Sariyah Pembalasan dan Obat Penawar dan
Forum Islam Al-Busyro Di sini kita bermula, di Ma'rokah kita kan berjumpa




Beritautama a.k.a Arrahmah





Keknya tadi siang ada thread begini, ada hubungannya dengan surat tantangan ini apa nggak kira-kira, gan ? emoticon-Bingung





Untuk keluarga anggota Polri yang hilang, turut bersimpati, semoga tabah dan secepatnya ada kepastian kabar tentang keduanya. emoticon-Sorry

Lucu nih suratnya



Banyak blundernya......emang kebanyakan mereka itu tolol yah sepertinya emoticon-Ngakak
emoticon-Thinking
jangan-jangan jadi teroris lagi emoticon-No Hopes who know?
semoga tidak terjadi sesuatu yang buruk emoticon-Blue Guy Peace amin yaowoh
×