alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016948547/ternyataternyatadi-balik-jumat-keramat-ada-komjen-sutarman
(TERNYATA...TERNYATA...)Di Balik Jumat Keramat Ada Komjen Sutarman?
TEMPO.CO, Jakarta--Sepekan setelah rencana penangkapan Novel Baswedan yang gagal, banyak mata memandang curiga ke arah Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI Komisaris Jenderal Sutarman. Haris Azhar, ketua tim kuasa hukum Novel, menduga Sutarman berada di balik pengusutan kasus penembakan tersangka pencuri sarang burung walet di Bengkulu delapan tahun silam--kejahatan yang dituduhkan kepada Novel.

Menurut Haris, mereka sudah melakukan investigasi atas peristiwa tersebut. Hasilnya, ada pemanggilan pejabat Kepolisian Daerah Bengkulu oleh Badan Reserse Kriminal. Setelah itu, seorang Direktur Badan Reserse berpangkat brigadir jenderal datang ke Bengkulu merumuskan konstruksi penyidikan perkara penembakan. "Kemudian terbit surat laporan baru kasus itu tertanggal 1 Oktober 2012," katanya.

Seorang perwira tinggi polisi menuturkan, pada Jumat pagi dua pekan lalu, gelar perkara kasus Novel dilakukan di kantor Badan Reserse Kriminal Polri. Direktur Kriminal Umum Polda Bengkulu Komisaris Besar Dedy Irianto dan sejumlah petinggi Badan Reserse Kriminal hadir.

"Saat itu diputuskan penetapan tersangka bagi Novel," kata perwira tersebut. Beberapa jam setelah itu, Dedy, yang didampingi satu orang anak buahnya, bersama lima perwira Polda Metro Jaya mendatangi kantor KPK untuk menangkap Novel. Mereka juga berencana menggeledah gedung KPK.

Sumber tersebut mengatakan, sebelum bergerak, para reserse itu mendapat lampu hijau dari Sutarman. Dimintai konfirmasi, Sutarman menyanggah ada gelar perkara kasus Novel di kantornya. Ia mengatakan penangkapan Novel merupakan "proses penyidikan oleh penyidik".

http://www.tempo.co/read/news/2012/1...omjen-Sutarman

Oh..oh kamu ketahuanemoticon-Ngakak (S)
polisi sekarang mukanya pada tebal mana mau ngaku, sanggah terus
pastilah ada yang tau di kapolri masa gak ada yang tau emoticon-Cape deeehh
ganjalan nihh untuk nyalon nomer 1 di Bandung emoticon-Embarrassment
Gila juga jendral" di kepolisian..
keras banget kepalanya.. maen masuk aj ikut campur urusan penyidikan..

kalau semua kaya gitu bisa-bisa kasus-kasus di kepolisian jadi wadah tameng buat para jendral alias senjata tersembunyi..

harus dibuat nih peraturan di kepolisian buat para jendral macam gini..
Kisah ini sangat lucu, sekaligus mengingatkan iklan Josua dari kecil sampai sekarang, "Jeruk koq makan jeruk ?"

Apasih maksudnya?
hmmmm no koment hahahahahha
Quote:Original Posted By mercusuarlight
hmmmm no koment hahahahahha


kalau no comment gak usah posting gan emoticon-Big Grin

=============


komjen komjen.. tersandung ya.. mo lari kemana hayoooo....
Quote:Original Posted By cuangede
TEMPO.CO, Jakarta--Sepekan setelah rencana penangkapan Novel Baswedan yang gagal, banyak mata memandang curiga ke arah Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI Komisaris Jenderal Sutarman. Haris Azhar, ketua tim kuasa hukum Novel, menduga Sutarman berada di balik pengusutan kasus penembakan tersangka pencuri sarang burung walet di Bengkulu delapan tahun silam--kejahatan yang dituduhkan kepada Novel.

Menurut Haris, mereka sudah melakukan investigasi atas peristiwa tersebut. Hasilnya, ada pemanggilan pejabat Kepolisian Daerah Bengkulu oleh Badan Reserse Kriminal. Setelah itu, seorang Direktur Badan Reserse berpangkat brigadir jenderal datang ke Bengkulu merumuskan konstruksi penyidikan perkara penembakan. "Kemudian terbit surat laporan baru kasus itu tertanggal 1 Oktober 2012," katanya.

Seorang perwira tinggi polisi menuturkan, pada Jumat pagi dua pekan lalu, gelar perkara kasus Novel dilakukan di kantor Badan Reserse Kriminal Polri. Direktur Kriminal Umum Polda Bengkulu Komisaris Besar Dedy Irianto dan sejumlah petinggi Badan Reserse Kriminal hadir.

"Saat itu diputuskan penetapan tersangka bagi Novel," kata perwira tersebut. Beberapa jam setelah itu, Dedy, yang didampingi satu orang anak buahnya, bersama lima perwira Polda Metro Jaya mendatangi kantor KPK untuk menangkap Novel. Mereka juga berencana menggeledah gedung KPK.

Sumber tersebut mengatakan, sebelum bergerak, para reserse itu mendapat lampu hijau dari Sutarman. Dimintai konfirmasi, Sutarman menyanggah ada gelar perkara kasus Novel di kantornya. Ia mengatakan penangkapan Novel merupakan "proses penyidikan oleh penyidik".

http://www.tempo.co/read/news/2012/1...omjen-Sutarman

Oh..oh kamu ketahuanemoticon-Ngakak (S)

Proses penyidikan oleh penyidik, babi bener anak buahnya mau ditumbalin emoticon-Blue Guy Bata (S)
ngelesnya kayak bemo... ciiiittt

Efq; heywft

APA YANG KAU CARI PAK SUTARMAN ?????????

KEKUASAAN ????????? KETAKUTAN ???????? PADA SIAPA ?????????

emoticon-Bingung
Istilah Jumat Keramat bukannya kaitannya dg penyidikan KPK y gan?
.
Btw, Jenderal satu itu sepertinya memang paling kelihatan merasa g terima thd kelakuan si NB..
Bakalan rame nih.
bohong itu beranak pinak...
contohnya ya ini,....

Barang Busuk Tak Mungkin Disembunyikan

Nah,...... sekarang mulai terkuak skenarionya.
Ooo..
Jadi doi tho biang keroknya. emoticon-Blue Guy Bata (S)
di majalah mingguan detikternyata den jaka juga merapat ke kuningan
DASAR KUTIL, g cukup apa dah nembak org hnya krna g dpt jatah liur burung?? dasar maling cap kuda, dah g tau diri arogan pula..... pantas lah klo rakyat teriak digauli molo ama pengayom (pem3rk0s4) rakyat....
coba sebutin 1 ekor aja polisi yg bener di republik ini..
rindu "Pak Hoegeng"

emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Brigadir Ovvy Olivia gan... Jujur emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By josia
Brigadir Ovvy Olivia gan... Jujur emoticon-Big Grin


Eka Frasetya dan Dara Intan jg jujur kok emoticon-Big Grin
×