alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016911240/reuni-quotaktivisquot-bom-bali-quotaktivisquot-tak-sesali-serangan-bom-bali-amp-doakan-trio-bomber
Thumbs down 
Reuni "Aktivis" Bom Bali, "Aktivis" Tak Sesali Serangan Bom Bali & Doakan Trio Bomber
Aktivis Tegaskan Perjuangan Terus Berkobar, Tak Sesali Serangan Bom Bali
Jumat, 12 Oktober 2012 14:50 WIB

SOLO – Sejumlah mantan aktivis di Ambon, Poso dan Moro, Filipina, yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Jawa Tengah, menegaskan bahwa mereka tidak akan berhenti.Mereka juga akan siap ke mana pun ada ladang jihad, termasuk di Solo sekali pun.

Hal ini ditegaskan oleh sejumlah aktivis itu saat bertemu di Masjid Wustho, Ketelan, Solo, Jumat (12/10/2012) siang. Kepada wartawan, salah satu mantan aktivis di Ambon dan Poso tahun 2000, Yuli Sya’ban, 32, menyatakan bahwa dalam jihad tidak akan pernah ada rasa penyesalan. “Karena itu selama masih dibutuhkan upaya amar makruf nahi mungkar di mana saja, kami akan selalu siap terjun,” tegas warga Gondangrejo, Karanganyar ini.

Yuli juga menyatakan, pertemuan Forum yang saat ini kebetulan berlangsung bersamaan dengan peringatan Bom Bali I sama sekali tidak dimaksudkan untuk memperingati hal itu. “Kami tidak mengenal peringatan-peringatan seperti itu. Pertemuan ini sebenarnya rutin tiap dua pekan, dan kebetulan kali ini bersamaan dengan peringatan Bom Bali I. Jadi itu kebetulan saja,” tegasnya.

Sementara Ketua Forum Silaturahmi, Joko Tri Harmanto, 34, yang kebetulan mantan narapidana kasus Bom Bali I karena terlibat menyembunyikan Noordin M Top, menegaskan pula bahwa serangan Bom Bali bukan soal salah atau benar. “Ini semua terkait keyakinan,” ujar warga Manang, Grogol, Sukoharjo, yang dulu ditahan di LP Cipinang tahun 2004-2008 itu. Dia pun menyatakan sama sekali tidak ada penyesalan karena terlibat dalam apa yang disebutnya sebagai perjuangan itu.

Joko juga mengakui dia dulu mengenal Noordin saat masih dalam tahap perencanaan serangan Bom Bali I. Dia pun pernah menyembunyikan Noordin di rumahnya di kawasan penumping Solo. Dia juga membenarkan bahwa Noordin memang tewas dalam penyergapan oleh Densus 88 Mabes Polri di Mojosongo, Solo.

SUMBER

Eks Napi Bom Bali I Juga Gelar Doa Bersama
Mereka akan menggelar refleksi kegiatan jihad di tanah air.

Jum'at, 12 Oktober 2012, 19:37 Arry Anggadha, Fajar Sodiq (Solo)


VIVAnews - Peringatan 10 tahun bom Bali I diperingati hari ini di Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran Bali. Sementara di Solo, eks narapidana bom Bali I menggelar doa untuk trio bomber Bali yang telah dihukum mati.

Panitia kegiatan tersebut, Yuli Sya'ban mengatakan selain melakukan refleksi, kegiatan pertemuan para bekas narapidana bom Bali juga untuk menggelar doa bersama untuk Amrozi, Muklas dan Imam Samudera pelaku bom Bali.


"Doa tersebut dilakukan di beberapa tempat secara terpisah," ucap dia, Jumat 12 Oktober 2012.

Sementara itu, salah satu mantan terpidana kasus bom Bali I, Joko Tri Harmanto mengatakan sejumlah jamaah yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Mujahid berencana melakukan refleksi. "Jumlah anggota ada sekitar 40 orang. Mereka rutin berkumpul untuk berdiskusi," kata dia yang juga koordinator Forum Mujahid wilayah Jawa Tengah.

Dari jumlah anggota forum tersebut, tidak semuanya bekas narapidana bom Bali I, tetapi ada juga eks pelaku bom Bali II, bom Atrium, bom JW Mariot, Mindanao, eks pelaku konflik Ambon dan Poso.

"Untuk pertemuan yang nanti akan diisi dengan refleksi kegiatan jihad di tanah air," ujar dia yang pernah mendekam di penjara dari 2004 hingga 2008.

Anggota forum tersebut saat ini banyak yang bergerak di bidang dakwah dan wirausaha. Ia sendiri saat ini aktif berwirausaha dalam bidang kuliner dan konveksi.

Ketika disinggung mengenal keterlibatannya dalam bom Bali I, ia mengaku tidak pernah menyesal dalam kasus itu.
Meski demikian, Joko berharap kepada kelompok teror yang ada saat ini supaya menahan diri tidak melakukan tindakan serupa.

Seperti diketahui, Joko Tri Harmanto alias Harun alias Jack terpidana 6 tahun dalam kasus bom Bali I. Ia dinyatakan bersalah karena menyembunyikan Noordin M Top dan Dr Azahari. (umi)

SUMBER

Benar2 tidak tahu diri para pom2girls teroris ini, di saat para keluarga korban bom bali mendoakan para korban bom bali, para pom2girls teroris malah mendoakan para teroris yang sudah jadi bangkai. emoticon-Marah

Gak jauh beda dengan gerombolan pengangguran ini. emoticon-Malu
Quote:Original Posted By citox
Tambah satu lagi, FPI itu lemah lembut ketika memuja teroris. emoticon-Malu
Reuni "Aktivis" Bom Bali, "Aktivis" Tak Sesali Serangan Bom Bali & Doakan Trio Bomber
[url=http://nasional.inilah..com/read/detail/1481472/URLTEENAGE][B][COLOR="Red"][SIZE="4"]Di Petamburan Osama Pahlawan, Obama Teroris[/SIZE][/COLOR][/B][/url]
Reuni "Aktivis" Bom Bali, "Aktivis" Tak Sesali Serangan Bom Bali & Doakan Trio Bomber
Jenazah Dulmatin Disambut Gegap Gempita oleh FPI
Reuni "Aktivis" Bom Bali, "Aktivis" Tak Sesali Serangan Bom Bali & Doakan Trio Bomber
Reuni "Aktivis" Bom Bali, "Aktivis" Tak Sesali Serangan Bom Bali & Doakan Trio Bomber
FPI Tolak Hukuman Mati Amrozi Cs
[url=http://news.detik..com/read/2008/11/04/162852/1031157/10/fpi-berharap-bisa-kawal-amrozi-cs-hingga-liang-lahat][B][COLOR="Red"][SIZE="4"]FPI Berharap Bisa Kawal Amrozi Cs Hingga Liang Lahat[/SIZE][/COLOR][/B][/url]

Lain-lain:
[url=http://news.detik..com/read/2011/12/19/132241/1794525/10/fpi-cs-tolak-deradikalisasi-polri-deradikalisasi-mencegah-aksi-teror][SIZE="4"][COLOR="Red"][B]FPI Cs Tolak Deradikalisasi, Polri: Deradikalisasi Mencegah Aksi Teror[/B][/COLOR][/SIZE][/url]
Dua Terdakwa Teroris Aceh Anggota FPI
FPI emang lemah lembut bagi sesama penggemar aksi kekerasan. Benar2 fakta yang indah. emoticon-Malu
masa yg kaya gini dibiarin berkeliaran di negara kita???

emoticon-Takut emoticon-Takut
Tangis Keluarga Korban Pecah di GWK
Jumat, 12 Oktober 2012 14:49 WIB


DENPASAR, TRIBUN - Tangis keluarga korban membasahi 10 tahun peringatan tragedi bom Bali 2002 di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Ungasan, Bali, Jumat (12/10/2012).

Korban selamat dan keluarga tak mampu menahan haru saat mengingat kerabat dan keluarga mereka menjadi korban kekejaman teroris di kawasan Legian tersebut.

Dalam pidatonya, Perdana Menteri Australia Julia Gillard mengatakan, tragedi pada Sabtu 12 Oktober 2012 malam silam tidak bisa dilupakan karena telah merenggut nyawa 202 orang, 88 orang di antaranya merupakan warga negara Australia.

Sementara, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa yang mewakili Indonesia mengatakan, momentum peringatan 10 tahun bom Bali ini dapat memperkuat toleransi, pemahaman bersama dari komunitas berbeda, dan ikut memerangi aksi terorisme dari kaum ekstremis.

"Kami ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberikan penghormatan kepada mereka yang telah tiada. Dan kepada masyarakat Bali, warga Indonesia, dan warga negara asing yang pada 10 tahun lalu memberikan pertolongan kepada para korban. Kita semua menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya," katanya.

Selain upacara penghormatan yang dipimpin Pendeta Australia Chaplain Whitley, dalam peringatan 10 tahun bom Bali ini juga dilakukan penyalaan lilin oleh 22 orang korban dan keluarga korban yang mewakili dari 22 negara. Peringatan ini dihadiri sedikitnya 1.000 undangan dari korban selamat ataupun keluarga korban dari Australia, Indonesia, dan sejumlah negara yang warganya turut menjadi korban. (*)

http://jabar.tribunnews.com/2012/10/...n-pecah-di-gwk

emoticon-Turut Berduka

Air Mata Tumpah di Monumen Bom Bali
Penulis : Kontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin | Jumat, 12 Oktober 2012 | 10:24 WIB


KUTA.KOMPAS.com — Monumen bom Bali di Ground Zero Legian, Kuta, Jumat (12/10/2012) pagi, menjadi tujuan banyak orang yang ingin mengenang para korban ledakan bom teroris di Sari Club dan Paddys Pub, sepuluh tahun silam.

Selain meletakkan bunga di monumen, mereka juga mendoakan kerabat dan sahabat yang tewas dalam salah satu tragedi kemanusiaan terbesar di Indonesia tersebut. Sebagian besar pengunjung yang memberi penghormatan pagi ini adalah wisatawan asal Australia.

Dalam peristiwa bom Bali 2002 silam, korban terbanyak berasal dari Australia, yakni 88 orang. Beberapa dari peziarah itu tak kuasa menahan haru dan meneteskan air mata saat mengenang sahabat yang telah mendahului.

"Kami kehilangan temen dekat, pasangan orang Bali. Kami sangat sedih untuk semua orang di dunia, khususnya Bali. Kami berharap tidak terjadi lagi," ujar Jeanne Burmistarteman sambil terisak.

Warga Australia barat ini masih teringat peristiwa memilukan 10 tahun silam yang merenggut nyawa temannya. "Saya selalu mengingat mereka dan melakukan penghormatan hari ini," tuturnya.

Tak hanya Jeanne, sejumlah wisatawan asal Australia yang terkenang peristiwa tragis tersebut tak kuasa menahan tangis saat melihat foto-foto korban yang terpampang di monumen.

http://regional.kompas.com/read/2012...numen.Bom.Bali

emoticon-Turut Berduka

10 Tahun Bom Bali, Teroris Terbukti Gagal
Bali, 12 Oktober 2012. Orang-orang berlinang air mata berpelukan.

Jum'at, 12 Oktober 2012, 21:14 Elin Yunita Kristanti, Bobby Andalan (Bali)


VIVAnews – Jumat 12 Oktober 2012, atmosfer haru menyesakkan dada menaungi Taman Garuda Wisnu Kencana, Bali. Orang-orang berlinang air mata saling berbagi pelukan. Di tepian kolam itu, tempat karangan bunga Kamboja diletakkan, seorang ibu berpakaian hitam dan berjilbab bersimpuh. Dua tangannya menengadah, memanjatkan doa dari jiwanya yang masih terluka.

Masih di lokasi yang sama, seorang bocah bernama Made Bagus Arya Dana maju dan berdiri di panggung. Ia mengenakan baju putih dan topi khas untuk kaum pria di Bali. Usianya belum lagi genap 12 tahun.

Dengan suara bergetar, Arya Dana membacakan secarik surat, untuk sosok pria yang paling berarti dalam hidupnya, paling dikagumi, yang wajahnya hanya bisa ia tatap melalui foto: “Surat untuk Ayah”.

"1,5 tahun usiaku saat itu. Aku tidak pernah mengerti apa arti sebuah tragedi. Ku tak bisa memahami apa arti air mata ibu. Aku hanya punya satu harapan. Bahwa ayah akan pulang membawa mainan bagus buatku

Ku pandangi ibuku. Ibuku cerita. Ayah pergi bekerja dan pulang membawa mainan untukku. Ayah sangat menyayangiku. Betapa aku rindu denganmu. Hari berganti hari. Bulan berganti tahun. Penantianku tak kunjung berakhir.

12 tahun sudah usiaku kini. Aku mulai mengerti apa yang terjadi. Aku mulai bisa merasakan perihnya hati ibu. Ayah tak akan pulang lagi.

Di tanggal dan bulan yang sama ketika ayah pergi dan tak kembali. Aku baca surat ini untukmu, Ayah. Aku berjanji akan aku akhiri penantian ini. Akan aku raih masa depan yang gemilang. Akan aku jaga ibu untukmu. Semoga Tuhan selalu melindungimu."


Surat itu dibacakan dengan Bahasa Indonesia, lalu diterjemahkan dalam Bahasa Inggris. Air mata pun kembali mengalir di mata mereka yang disatukan oleh duka yang sama. Meski 10 tahun telah berlalu, sejak tiga bom meledak hampir bersamaan di Kuta, 12 Oktober 2002.

Kesedihan juga dirasakan pria asal Australia, Chris Dough. “Saya kehilangan sahabat, adik, dan kakak saya dalam tragedi itu,” kata dia.

Masih lekat dalam ingatan, ia menjadi pendamping sahabatnya itu saat mengikat janji sehidup semati dengan pujaan hatinya. Kala tragedi itu terjadi teman akrabnya sedang berbulan madu di Bali. “Bom telah mengambil nyawanya. Teroris telah merenggut orang-orang di sekitarku yang begitu aku sayangi."

Dough tak pernah melupakan, juga tak memaafkan aksi keji para teroris. “Saya tidak memaafkan teroris meski peristiwa itu sudah 10 tahun berlalu.”

Sementara, butuh keberanian bagi Paul Lawrenson untuk kembali menginjakkan kaki di Bali. Ia datang jauh-jauh dari rumahnya di Chippenham, Wiltshire, Inggris demi menghadiri peringatan itu.

Penggemar olahraga selam itu berada di Sari Club ketika ledakan terjadi, akibatnya ia kehilangan sebagian lengan kanannya. Butuh waktu enam bulan untuk kembali ke kehidupan rutin dan pekerjaannya di bidang pembuatan piranti lunak komputer.

Paul mengaku, masih menyimpan amarah. “Masih merasa marah tetapi ini bukan hari untuk meluapkan kemarahan tetapi mengenang para korban, dan saya merasa mereka masih di sana,” kata dia, seperti dimuat BBC.

Teroris telah gagal

Ini mungkin peringatan Bom Bali yang kali terakhir diadakan. Perdana Menteri Julia Gilard menyempatkan diri datang jauh-jauh ke Bali, meski ancaman keamanan berpeluang terjadi. Dari pihak Indonesia diwakili Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa. Sementara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memutuskan tak datang, bukannya khawatir dengan isu teror, tapi Pak Presiden dan ibu negara sedang check up kesehatan.

Dalam pidatonya, Julia Gilard menyebut, Bom Bali I sebagai serangan teroris terburuk, bukan hanya untuk Indonesia, tapi juga bagi negaranya. “Sebanyak 88 warga Australia meninggal di sini. Dan mereka tidak tewas sendirian, juga 38 warga Indonesia. Total, 202 orang meninggal dan lebih dari 200 terluka," kata dia, Jumat 12 Oktober 2012.

Kondisi mengenaskan jasad korban yang tewas, serta mereka yang selamat dengan luka mengerikan, biasanya hanya ditemukan di tengah medan perang. “Tapi mereka bukan tentara, hanya orang-orang yang mencari suasana riang di tengah kehidupan yang begitu sibuk,” kata Gillard.


Orang nomor satu di Australia itu menegaskan, apa yang menjadi tujuan para teroris tidak akan tercapai. Ini buktinya: pahlawan-pahlawan kemanusiaan, dari semua golongan, muncul di tengah suasana ngeri dan mencekam. Sebanyak 900.000 warga Australia sampai saat ini masih mengunjungi Bali tiap tahunnya, merasa Pulau Dewata sebagai rumah kedua. Persahabatan antar dua negara, Australia-Indonesia pun makin erat. “Mereka, para teroris itu, telah gagal mencapai apa yang mereka inginkan,” tegas Gillard.

Secara personal, peristiwa Bom Bali sangat membekas dalam jiwa Gillard. Sehari sebelum bom meledak dahsyat, ia dan kerabatnya baru saja menginjakkan kaki di Australia, selepas berlibur di Bali.

“Sebetulnya kami ada di sini sehari sebelum kejadian. Kami kembali ke Australia pada Jumat dan akhir pekan terjadi peristiwa itu,” kata Gillard. Sepuluh tahun lalu ia masih menjabat sebagai anggota parlemen dari Partai Buruh. (eh)

http://fokus.news.viva.co.id/news/re...terbukti-gagal
wah nggak terasa yah sudah 10tahun.. emoticon-Berduka (S)
dulu sepupu ane kena tuh, untung ga mati tapi serpihan bom masuk ke otak.. emoticon-Berduka (S)

awas gan citox, ada calon pengantin udah maen ke thread ini.. emoticon-Takut
dulu bukannya pas waktu persidangan bilangnya menyesal ya atas aksi bom bali I,
sampe minta maaf ke keluarga korban segala..
kok sekarang udah bebas, malah koar2 gak menyesal sih ?
semoga keluarga yang ditinggalkan oleh para korban bom dapat tabah & menyerahkan pengadilan yang sesungguhnya kepada yang maha kuasa emoticon-Berduka (S)
mungkin pelaku bom itu dosanya banyak karena membunuh banyak nyawa. jadi dia harus masuk prioritas utama untuk didoain

masuk akal kok gan emoticon-Big Grin
wkwkwkwkwk. doktor azahari, orang malingsilit, jadi teroris, bukan ngebom negara sendiri, dipilih indonesia sebagai target bom

lah teroris indonesia, bukan ngebom negara lain, tapi negara sendiri jadi target, sodara sendiri jadi target, emoticon-Ngakak
kok ngumpulnya di solo ya
apakah ada rencana khusus terkait pengangkatan walikota solo pak FX rudyatmo kah? emoticon-Takut (S)
Quote:Original Posted By ModeratorBOCAH
Lah berita copas copas mulu,,,, merusak kaskus


coba lah buat thread yang berkualitas..gw mau tau thread yang berkualitas menurut lu yang kaya gimana...emoticon-Big Grin

sudah 10 tahun ya tragedi bom bali..ga berasa..masih teringat dengan jelas bagaimana peristiwa itu terjadi...emoticon-Berduka (S)

Semoga tidak terjadi lagi teror-teror seperti ini..

LIVE IN PEACE AND LOVE

UNITY IN DIVERSITY...emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By ModeratorBOCAH
Lah berita copas copas mulu,,,, merusak kaskus


napa gan, mengganggu mata ente ya......
Atau ente salah satu pom pom boy FPI yang juga ikut mendoakan para teroris itu.
Lhooo..........????? emoticon-Bingung


Katanya nggak ada teroris, yang ada cuma pengalihan isu, lha ini apa ? emoticon-Bingung




Amaca ?........Miapah ?..........Ca oong cih ? emoticon-No Hope
Buru2 deh pada mledug gih



Kalo perlu pada mledug bareng2 pas lagi ngumpul tuh
Brownies bloon, mumpung ngumpul kayak gini nih diberondong enak nih ga ribet nyariin satu2
Quote:Original Posted By EkstraPedaz.
wah nggak terasa yah sudah 10tahun.. emoticon-Berduka (S)
dulu sepupu ane kena tuh, untung ga mati tapi serpihan bom masuk ke otak.. emoticon-Berduka (S)

awas gan citox, ada calon pengantin udah maen ke thread ini.. emoticon-Takut

Yang di atas agan ya? emoticon-Malu
Quote:Original Posted By Geblekpisan
dulu bukannya pas waktu persidangan bilangnya menyesal ya atas aksi bom bali I,
sampe minta maaf ke keluarga korban segala..
kok sekarang udah bebas, malah koar2 gak menyesal sih ?

Perasaan kemarin cuma Umar Patek yang minta maaf sambil mewek. emoticon-Malu
Quote:Original Posted By .Keledai
Lhooo..........????? emoticon-Bingung


Katanya nggak ada teroris, yang ada cuma pengalihan isu, lha ini apa ? emoticon-Bingung


Kalau hal itu ditanyakan saja sama ahlinya teroris emoticon-Malu
[Berita Lucu] FPI: Teroris Tidak Seperti Itu Menyerahkan Diri
dasar mental teroris, coba kl keluarganya aja yg jd korban emoticon-Mad:
Quote:Original Posted By Geblekpisan
dulu bukannya pas waktu persidangan bilangnya menyesal ya atas aksi bom bali I,
sampe minta maaf ke keluarga korban segala..
kok sekarang udah bebas, malah koar2 gak menyesal sih ?


kayak gak tau aja sepak terjang makhluk2 beginian, sama kayak yang mohon2 minta suaka giliran dikasih terus jadi teroris dinegara yang ngasih suaka, yang mirip lah 11 12. jurus andalan ibarat kalo naruto punya rasengan mereka punya jurus bohong 1000 bayangan wkwk. ati2 aja lah sama gerombolan beginian
Quote:Original Posted By Geblekpisan
dulu bukannya pas waktu persidangan bilangnya menyesal ya atas aksi bom bali I,
sampe minta maaf ke keluarga korban segala..
kok sekarang udah bebas, malah koar2 gak menyesal sih ?


EEFF PEEE IIII nya aja begitu garang dan ditakuti, nggak heran lah sarang teroris nggak bakal kelar, orang mereka selalu mencuci otak generasi muda.

semoga saudara/ keponakan/ sahabat anda tidak jadi Pengantin atau korban kebrutalan mereka emoticon-I Love Indonesia (S)
Refleksi Aksi Bom Bali, Puluhan Mantan Napi Teroris Berkumpul di Solo

Puluhan mantan narapidana kasus terorisme dan laskar alumni daerah konflik yang tergabung dalam Forum Mujahid berkumpul di Solo, menggelar refleksi 10 tahun Aksi Bom Bali I.

Reuni "Aktivis" Bom Bali, "Aktivis" Tak Sesali Serangan Bom Bali & Doakan Trio Bomber


Tiga orang duduk di teras masjid al-Wustho, Solo, Jumat sore (12/10). Belasan orang lainnya duduk menyebar di berbagai sudut masjid tersebut. Mereka adalah bekas narapidana kasus terorisme dan alumni pelatihan di berbagai daerah konflik.

Tiga orang tersebut adalah Joko Tri alias Jack Harun, bekas narapidana kasus terorisme jaringan Noordin M Top dan didampingi Slamet dan Yuli Syakban, keduanya alumni konflik di Poso.

Juru bicara pertemuan tersebut, Yuli Syakban, mengatakan ada puluhan anggota Forum Mujahid yang ikut dalam pertemuan ini. Menurut Yuli, pertemuan ini sebagai refleksi peringatan 10 tahun Aksi Bom Bali I dan rangkaian aksi terorisme lainnya di Indonesia.

“ Anggota kami ada sekitar 40-an orang. Mereka pernah terlibat Bom Bali I (BB I), BB II, JW Marriot, Kuningan, dan Atrium. Ada juga yang alumni pelatihan di Konflik Poso, Ambon, Afghanistan, maupun Moro Mindanau Filipina. Kebetulan mereka akan melakukan refleksi saja, bukan merayakan peringatan Bom Bali I, terkait dengan masalah Jihad atau apapun itu, " kata Yuli Syakban.

"Tetap kita lakukan sambil berdakwah. Yang namanya Ruhul Jihad, ya tidak boleh hilang, itu harus ada. Terserah berbagai cara yang dilakukan pada masing-masing tandzim atau per kelompok,” lanjutnya.

Selain menggelar pertemuan, mereka juga mengadakan doa bersama untuk trio Bom Bali I yaitu Imam Samudra, Muklas, dan Amrozi yang sudah menjalani eksekuti mati.

Salah seorang bekas Narapidana kasus terorisme, Joko Tri alias Jack Harun, mengaku tidak menyesal pernah terlibat aksi terorisme. Joko Tri saat ini menjabat Koordinator Forum Mujahid wilayah Jawa tengah.

”Saya pernah dihukum penjara enam tahun, sejak tahun 2004, terkait kasus Noordin tahun 2004. Saya pernah ebagai orang dekat Noordin M Top. Peran saya tidak banyak, hanya sebagai pelindung Noordin M Top. Saya tidak pernah menyesali perbuatan saya karena saya anggap semuanya sebagai ibadah,” kata Joko Tri.

Joko Tri hanya menjalani empat tahun masa hukuman, dan dibebaskan dari penjara tahun 2008. Selama berada dalam penjara, Joko Tri sering mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman.

Pertemuan Forum Mujahid tersebut mendapat pengawasan ketat puluhan polisi di Solo.

VoaIndonesia

Lhoooo........??????? emoticon-Bingung


Katanya semua kejadian teroris di Indonesia rekayasa dan pengalihan isu ? emoticon-Bingung



Lha teyus ini apa ? Akooh cungguh binun gan, ciyus......emoticon-Genit
Turut bersimpati atas korban bom bali 1 dan 2 semoga arwahnya tenang, btw hebat banget tu Amrozi cs bisa buat bom yg menewaskan 200 orang. dapet dari mana itu bahan peledak emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By wasntmee
Turut bersimpati atas korban bom bali 1 dan 2 semoga arwahnya tenang, btw hebat banget tu Amrozi cs bisa buat bom yg menewaskan 200 orang. dapet dari mana itu bahan peledak emoticon-Cape d... (S)

Coba cari mesiu petasan bangsa 5 drum minyak
Ente taro di mobil, trus ente ledakin deh......biar tau efek ledakannya kayak gimana



Mana nih para pembela teroris? Masih mau bilang ini cuman konspirasi? emoticon-Embarrassment

Gw lagi otw ke kuningan waktu bom kuningan.......gw liat usus orang bececeran dijalanan, gw liat potongan daging dipohon pembatas jalan, gw liat hasil perbuatan anjing2 setan itu begitu sampai disana.......makan tuh konspirasi