alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016907411/setujukah-anda-dengan-pembangkit-listrik-tenaga-nuklir
Poll: Setujukah anda terhadap PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR di Indonesia?
Setuju 81.18% (289 votes)
Tidak 18.82% (67 votes)
Setujukah Anda dengan PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR


Setujukah Anda dengan PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR
PRO KONTRA TENTANG NUKLIR


Quote:

Mengapa Perlu Pembangkit Listrik Dari Nuklir

Jakarta. Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Hudi Hastowo mengakui, dibanding negara tetangga lainnya Indonesia paling siap membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). “Secara infrastruktur kita paling siap membangun PLTN dibandingkan negara lain, sayangnya belum ada keputusan pemerintah untuk Go nuklir” ujarnya.

Dalam pemanfaatannya listrik yang dihasilkan dari PLTN memiliki keunggulan, antara lain:

Energi Bersih: Tidak mengeluarkan gas berbahaya seperti CO2, SOX dan NOX. Saat ini setiap tahun 25 milyar ton CO2 dilepas ke atmosfir, menyebabkan efek rumah kaca dan berujung pada pamanasan global. PLTN ramah lingkungan karena mampu mengurangi emisi CO2 yang disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil sehingga PLTN adalah solusi energi dalam mencegah pemanasan global.

Stabil dan efisien: PLTN mampu menghasilkan energi yang besar, dengan kesetaraan 1 gram EU (enrichment uranium) sebanding dengan 112 kg batubara membuat PLTN tidak membutuhkan bahan bakar. Penggantian bahan bakar dengan waktu 1,5 tahun membuat PLTN sangat efisien. Sehingga fluktuasi naik turunnya harga uranium tidak akan berpengaruh harga jual listrik dari PLTN.

Menjamin ketersediaan energi; Meningkatnya permintaan energi listrik sebesar 7,1% pertahun, ditambah lagi dengan krisis listrik yang terjadi belakangan ini, dibutuhkan pembangkit listrik yang mampu mensuplai energi listrik dengan daya besar.

Limbah dan daur bahan bakar: Untuk satu unit PLTN 1000 Mwe dengan operasi 40 tahun, hanya membutuhkan tempat penyimpanan limbah berukuran 3X4X10 m3. Limbah itu sendiri merupakan bahan bakar yang sudah terpakai (spent fuel). Namun demikian limbah itu juga merupakan aset yang berharga dimasa mendatang karena mampu didaur ulang menjadi bahan bakar PLTN lagi.Faktanya limbah nuklir jauh lebih aman daripada limbah industri lain, karena secara umum tatakelola limbah nuklir lebih diatur dan diawasi secara nasional dan internasional, sebagaimana pengoperasian PLTN itu sendiri. Limbah nuklir jauh lebih sedikit dibanding limbah B3 dari industri lain sehingga mudah dikelola dan diawasi

Diversifikasi energi: PLTN akan mengurangi kebergantungan terhadap energi fosil. Kehadiran nuklir bukan untuk mengganti energi fosil tapi sebagai pelengkap untuk menjamin ketersediaan energi. Hal ini juga akan menyebabkan stabilnya harga jual listrik meskipun harga minyak dan batubara naik.

Penguasaan teknologi: Karena kemampuannya menghasilkan energi listrik yang besar, maka akan memacu pertumbuhan ekonomi dan mendorong perkembangan industri. Stabilitas ekonomi adalah jaminan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ekonomis: Biaya PLTN jauh lebih besar dikonstruksi dibandingkan dengan biaya bahan bakarnya. Dengan umur pembangkit yang mampu mencapai 60-70 tahun menyebabkan harga listrik PLTN paling murah jika dibanding dengan pembangkit lainnya.

Sudah saatnya kita berani menggunakan energi nuklir dengan tetap mengutamakan keselamatan. Apalagi tak kurang dari IAEA sendiri dalam banyak kesempatan mengatakan Indonesia adalah salah satu negara yang lebih siap menggunakan PLTN dan unggul di kawasan dalam pemanfaatan nuklir di bidang non-energi seperti pertanian, pangan dan kesehatan.

Sumber
Quote:

Dampak Radiasi Nuklir Bagi Kesehatan

Bencana di Jepang memicu kekhawatiran akan adanya kebocoran reaktor nuklir seperti yang terjadi di Chernobyl tahun 1986. Dampak radiasi bermacam-macam, ada yang bisa dirasakan seketika dan ada yang baru muncul dalam jangka panjang.
Kebocoran reaktor nuklir terburuk dalam sejarah terjadi di Chernobyl, Ukraina pada April 1986. Selain memicu evakuasi ribuan warga di sekitar lokasi kejadian, dampak kesehatan masih dirasakan para korban hingga bertahun-tahun kemudian misalnya kanker, gangguan kardiovaskular dan bahkan kematian.
Secara alami, tubuh manusia memiliki mekanisme untuk melindungi diri dari kerusakan sel akibat radiasi maupun pejanan zat kimia berbahaya lainnya. Namun seperti dikutip dari Foxnews, radiasi pada tingkatan tertentu tidak bisa ditoleransi oleh tubuh dengan mekanisme tersebut.
Editor kesehatan dari Foxnews Health, Dr Manny Alvarez mengatakan ada 3 faktor yang mempengaruhi dampak radiasi nuklir. Ketiganya meliputi total radiasi yang dipejankan, seberapa dekat dengan sumber radiasi dan yang terakhir adalah seberapa lama korban terpejan oleh radiasi.
Ketiga faktor tersebut akan menentukan dampak apa yang akan dirasakan para korban. Radiasi yang tinggi bisa langsung memicu dampak sesaat yang langsung bisa diketahui, sementara radiasi yang tidak disadari bisa memicu dampak jangka panjang yang biasanya malah lebih berbahaya.

Dampak sesaat atau jangka pendek akibat radiasi tinggi di sekitar reaktor nuklir antara lain sebagai berikut:

1. Mual muntah
2. Diare
3. Sakit kepala
4. Demam.

Sementara itu, dampak yang baru muncul setelah terpapar radiasi nuklir selama beberapa hari di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Pusing, mata berkunang-kunang
2. Disorientasi atau bingung menentukan arah
3. Lemah, letih dan tampak lesu
4. Kerontokan rambut dan kebotakan
5. Muntah darah atau buang air besar mengeluarkan darah
6. Tekanan darah rendah
7. Luka susah sembuh.

Dampak kronis alias jangka panjang dari radiasi nuklir umumnya justru dipicu oleh tingkat radiasi yang rendah sehingga tidak disadari dan tidak diantisipasi hingga bertahun-tahun.

Beberapa dampak mematikan akibat paparan radiasi nuklir jangka panjang antara lain sebagai berikut:

1. Kanker
2. Penuaan dini
3. Gangguan sistem saraf dan reproduksi
4. Mutasi genetik.

Sumber



Bagaimana Menurut Kaskuser ???


Spoiler for :
Nuklir selain terdapat kekurangan, juga terdapat kelebihannya emoticon-I Love Indonesia (S)
hmmm kita hanya bisa minta asistensi bantuan nuklir ke negara2 blok timur kayak paman bear dan paman mao
paman sam ga bakalan mau bantuin
nuklir bagus siii... tapiiiii.....
mao ditaro dimana? inget kita idup diatas ring of fire
pembangunan bangunan apapun harusnya mikirin itu kaan...

sudahlah polemik basi ini.. saatnya maju mikirin energi baru
kita punya ombak berlimpah
kita punya arus laut yang kuat
angin & cahaya matahari gak ada abisnya



sangat setuju sekali,
tenaga ahli nuklir kita banyak yg sekarang kerja diluar.
kalo takut, bikin di pulau kecil2 aja gpp. emoticon-Big Grin
reaktor sekarang udah generasi ke 4, aman. emoticon-thumbsup:
beda ama sernobil emoticon-Mad:
gapapa sih gan, tapi harus bener2 dicaarikan lokasi yang minim resiko gempa dan gunung meleduk, biar aman.

sudah saatnya Indonesia sejajar negara2 lain emoticon-I Love Indonesia (S)

satar
sebelum terjadi krisis energi kayaknya perlu di bangun secepatnya
perlu juga seh, cuman mo taro dimana?
full isolasi di pulau tak berpenghuni?
memangnya Indonesia udah bisa maintenance dengan baik??
Setuju... tapi bangunnya di Pulau Jawa... emoticon-Ngacir
lom setuju gan... masih banyak energi terbarykan yg bisa di pake wat bikin listrik
gw vote buat setuju...

pasokan listrik uda byar-pet (banyakan petnya)

Quote:Original Posted By manusiarender
nuklir bagus siii... tapiiiii.....
mao ditaro dimana? inget kita idup diatas ring of fire
pembangunan bangunan apapun harusnya mikirin itu kaan...

sudahlah polemik basi ini.. saatnya maju mikirin energi baru
kita punya ombak berlimpah
kita punya arus laut yang kuat
angin & cahaya matahari gak ada abisnya


semua itu bagus, tapi output kecil dengan maintenance tinggi.

tetep aja rugi
setuju tapi bangun di pulau terpencil aja deket malaysia, jadi kalo meleduk mereka juga kena emoticon-Ngakak (S) emoticon-Hammer

daripada bikin nuklir kenapa ga bikin pembangkit listrik panas bumi / pasang surut air laut, kan di indo banyak tuh, kalo nuklir ntar uranium harus impor donk emoticon-Bingung (S)
setuju
masalah lokasi tinggal diletakin di Pulau Jawa emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Kimak.Kaw
Setuju... tapi bangunnya di Pulau Jawa... emoticon-Ngacir



batam/kepri lebih cocok keliatannya emoticon-Ngacir
setuju BANGGEEETTTT..... tapi bangunnya di pulau kalimantan yg notabene sedikit gunung berapi jadi lebih aman untuk kedepannya
PLTN....?


sangaaaat setujuuuuu sekaaaaliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii,.==,..........................


dengan syarat safety operationnya harus yang terbaik...

"Do it safely or...... no at all" <==== prinsip operasional yang sangat bagus dari perusahaan xxxxx......
pasokan listrik di jawa-bali memang tipis gan, jika ada gangguan di pembangkit besar masih ada kemungkinan padam bergiliran, semoga Batam mampu menciptakan PLTN yg bener2 safety dan ekonomis , sehingga PLN nggak akan mengemis untuk dapat pasokan gas atau minyak, dan akan ramah lingkungan bila dibandingkan dengan batu bara....
problematik

1. kebutuhan pasokan listrik nasional diklaim aman hingga 2020, tapi buktinya kemarin bandara Soeta aja bisa byar-pet. artinya sederhana : PLN masih belum efisien dalam mengelola kapasitas listrik yang sudah tersedia. baca di Wikipedia, per 2010 utilisasi kapasitas hanya 63% dengan kerugian sebesar 12% dari penjualan

2. Indonesia punya cadangan uranium sebanyak 53,000 ton. 29,000 ton di Kalimantan Barat dan sisanya di Babel. Tapi lucunya PLN malah mau pake uranium impor dengan dalih mengeksploitasi sendiri biayanya akan lebih mahal. sounds fishy to me...

3. ramah lingkungan? tergantung pengelolaan limbah dari PLTN tersebut. resiko pasti selalu ada

jadi kalo menurut gw, inti sebenarnya pada saat ini ada di pengelolaan dan gaya manajemen dari PLN itu sendiri. persoalan membangun mungkin 'gampang', tapi program pemeliharaan/maintenance jangka panjang perlu dipikirkan secara matang, dan lebih terutama efisiensi dari penggunaan PLTN itu sendiri. jangan sampai investasi yang telah dikucurkan akhirnya menjad duri di dalam daging dan menambah beban finansial untuk PLN sendiri

CMIIW
Quote:Original Posted By abdani.yahya

batam/kepri lebih cocok keliatannya emoticon-Ngacir


Jangan gan... Di Pulau Jawa aja... lebih gampang mendistribusikan Listriknya... emoticon-Ngacir