alexa-tracking

Ayo perbarui data kartu kredit Anda

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016900007/ayo-perbarui-data-kartu-kredit-anda
Thumbs up 
Ayo perbarui data kartu kredit Anda
Perbankan terus menyisir data nasabah pemilik kartu kredit. Hal ini menindaklanjuti Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/2/PBI/2012 dan Surat Edaran Nomor 14/27/DASP tentang penyelenggaraan kegiatan alat pembayaran menggunakan kartu. Di dalam ketentuan itu, bank wajib menghimpun data terkini nasabah.

Menurut Steve Marta, General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), kebijakan itu bisa diartikan sebagai upaya industri memilah-milah pemilik kartu dengan pendapatan di bawah Rp 10 juta per bulan dan yang berpenghasilan di atasnya. Lewat cara ini, bank bisa mengecek kelayakan nasabahnya untuk memiliki kartu lebih dari dua.

Ketentuannya sendiri tidak menyebut dengan jelas data seperti apa. "Namun, itu bisa berarti slip gaji atau surat pemberitahuan pajak tahunan (SPT) dan surat setoran pajak (SSP). Bergantung pada kebijakan masing-masing bank,” ujarnya, Kamis (11/10).

Sebelumnya, Citibank Indonesia telah menyiarkan pesan elektronik kepada seluruh nasabah pemegang kartu kreditnya untuk mengirimkan fotokopi dokumen SPT 1721 atau SPT 1770, beserta SSP, dan fotokopi kartu tanda pengenal (KTP) sebelum 15 Oktober 2012. Bank lain, lanjut Steve, memiliki cara yang berbeda-beda melakukan pembaruan data nasabah.

Santoso, Senior General Manager Kartu Kredit Bank Central Asia (BCA), menjelaskan pihaknya sudah mewajibkan nasabah menyertakan slip gaji atau SPT saat mengakuisisi nasabah baru. Sedangkan nasabah lama tak terikat ketentuan. Dengan catatan, mereka tidak mengajukan permohonan fasilitas kredit baru atau meminta kenaikan batas kredit.

BCA sudah menggalakkan pembaharuan data ke nasabah lama. Bahkan, dengan mengiming-imingi hadiah. Tetapi cara ini kurang berhasil. "Harus nasabah itu sendiri proaktif atau fasilitas kreditnya dibatasi. Kami sedang memikirkan cara lain seperti nasabah memperbarui data lewat situs perusahaan," katanya. Per September 2012, Nasabah kartu kredit BCA mencapai 2,2 juta hingga 2,3 juta, dengan outstanding utang kartu kredit berkisar Rp 5,9 triliun – Rp 6 triliun.

Bank Mandiri mengalami kesulitan serupa. Handayani, Senior Vice President for Consumer Cards Bank Mandiri, mengatakan pihaknya memberi hadiah 100 unit telepon genggam bagi 100 nasabah kartu kredit pertama yang menanggapi permintaan manajemen terkait pengkinian data. Tapi nasabah tak merespons baik. "Dari total 2,6 juta pemilik kartu kredit, cuma 5% yang memperbaharui data," imbuh dia.

Kebijakan tersebut bersifat wajib, tapi tidak jelas sanksinya, baik bagi pemegang kartu maupun bank penerbit. Bank hanya bisa membatasi fasilitas kredit baru bagi nasabah yang malas memperbarui data.

Untuk pembaruan data, manajemen Bank Mandiri tidak mewajibkan menyerahkan fotokopi SPT dan SSP, melainkan hanya keterangan pendapatan bulanan berupa slip gaji. Per September 2012, Mandiri membukukan outstanding kartu kredit sekitar Rp 4,6 triliun dari 1,8 juta kartu aktif.

http://keuangan.kontan.co.id/news/ay...nda/2012/10/12

semoga data yang ada sekarang tidak disalah gunakan saja.

Thanks
nah sekarang permasalahannya ... yg ngisi pada gak jujur ... orang miskin ngakunya pendapatannya gede biar limitnya gede ... nah si orang kaya ngakunya pendapatannya kecil biar gak ke data di pajak ... emoticon-Big Grin
harus jelas sangsinya, jgn tanggung2
jelas aja ga direspon la selama ini kalo bikin kridit kat cuma modal KTP doang kok emoticon-Embarrassment
slip gaji yang bikinin mah sales cc emoticon-Ngakak (S)

Bagaimana kalau orang sudah di PHK, setelah mendapatkan kartu kredit?

Seperti biasa, birokrat kita hanya menjalankan yang prosedural, dan tidak melihat konteks: kalau orang itu sudah pindah rumah, pindah kantor, lalu kena PHK.

Lolos deh dia.
Quote:Original Posted By d137er
nah sekarang permasalahannya ... yg ngisi pada gak jujur ... orang miskin ngakunya pendapatannya gede biar limitnya gede ... nah si orang kaya ngakunya pendapatannya kecil biar gak ke data di pajak ... emoticon-Big Grin


agan ini yg plg bener
Quote:Original Posted By d137er
nah sekarang permasalahannya ... yg ngisi pada gak jujur ... orang miskin ngakunya pendapatannya gede biar limitnya gede ... nah si orang kaya ngakunya pendapatannya kecil biar gak ke data di pajak ... emoticon-Big Grin


ini dia alasan yang paling benar
masalahnya yg terjadi sekarang data yg ada semua manipulasi kong kalikong sales sm customer
Quote:Original Posted By Icelus
agan ini yg plg bener


setuju gan.....udah mewakili pemikiran ane...
sayangnya ane gak mau bikin kartu kredit gan emoticon-Berduka (S)

ane cuma punya duit aja kalau beli emoticon-Big Grin
Ya datannya bodong semua.. Titip bikin HRd beres..
kenyataannya gak ada prosedur bgtuan pas bikin CC