alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016890422/survei-039the-wall-street-journal039-dari-as-prabowo-presiden-paling-disukai-80-suara
Survei 'The Wall Street Journal' dari AS: Prabowo Presiden Paling Disukai (80% suara)
Survei 'The Wall Street Journal' dari AS: Prabowo Presiden Paling Disukai (80% suara)
source pic: The Wall Street Journal on-line


Prabowo calon presiden pilihan versi survei koran Amerika
Kamis, 11 Oktober 2012 11:06:29

Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto menjadi calon presiden pilihan versi survei koran asal Amerika Serikat, the Wall Street Journal. Dia meninggalkan jauh empat pesaing kuatnya, yakni Aburizal Bakrie, Megawati Soekarnoputeri, Jusuf Kalla, dan Hatta Rajasa.

Hingga Kamis (11/10), hasil jajak pendapat yang digelar sejak dua hari lalu itu menunjukkan Prabowo meraup 80,3 persen dukungan (371 suara), disusul Kalla dengan 3,9 persen (18 suara), 2,8 persen sokongan buat Bakrie (13 suara), Megawati 1,9 persen (sembilan suara), dan Hatta 1,5 persen (tujuh suara). Sidangkan sisa suara 9,5 persen diraih sejumlah calon tak terduga, termasuk Jokowi, Sri Mulyani.

Hasil ini cukup mengejutkan sebab dalam tiga jajak pendapat pada Februari, Juni, dan Agustus tahun ini, Megawati selalu di posisi puncak. Sedangkan Prabowo bertahan di peringkat kedua. Majalah Newsweek pernah menulis kemenangan Joko Widodo dalam pemilihan gubernur kian melejitkan kesohoran bekas komandan jenderal Kopassus itu. Bahkan, dia diperkirakan bakal maju menjadi calon presiden didampingi Jokowi pada pemilihan dua tahun mendatang.Koran itu tidak menyebut sampai kapan survei bakal berlangsung.
http://www.merdeka.com/dunia/prabowo...n-amerika.html

Quote:
Penampilannya di Singapura Memukau The Wall Street Journal
Prabowo Subianto, Dulu Dibenci Kini Diback up Amerika

Senin, 06 Agustus 2012 20:50 WIB

Survei 'The Wall Street Journal' dari AS: Prabowo Presiden Paling Disukai (80% suara)

lensaindonesia..com: Prabowo Subianto selama ini dikesankan sebagai calon presiden yang tidak disukai Amerika Serikat dan Singapura. Bahkan, ada rumor kalau Prabowo jadi presiden, ia bakal ditolak masuk ke Negeri Paman Sam itu.Tapi performance Prabowo yang tampil memukau saat menjadi keynote speaker di Rajaratnam School of Strategic Studies, Nanyang University, Singapura, beberapa waktu lalu, mengubah stigma itu. Kini, dua negara itu malah gencar menggalang opini internasional, kalau sosok paling pas menjadi presiden pasca Susilo Bambang Yudhoyono nanti adalah mantan Danjen Kopassus tersebut.

Bekas menantu Presiden Soeharto itu kini menjadi rebutan pewarta asing, termasuk The Wall Street Journal dari New York Amerika Serikat.Tak tanggung-tanggung, liputan saat Prabowo saat memberi kuliah umum di Negeri Singa itu disajikan langsung oleh media Amerika Serikat pada hari yang sama. The Wall Street Journal yang dikenal sebagai media rujukan para investor raksasa dunia dan pedagang pasar modal, secara ekslusif juga menyiarkan wawancara khusus dengan Prabowo di jaringan televisi miliknya.

Survei 'The Wall Street Journal' dari AS: Prabowo Presiden Paling Disukai (80% suara)

The Wall Street Journal mengawali laporannya dengan menyebut sosok Prabowo di era Presiden Soeharto, adalah sosok jenderal yang ditakuti.“Tapi lihatlah sekarang. Prabowo merupakan calon presiden Indonesia yang selalu berada di urutan terdepan,” ujar Eric Bellman, wartawan The Wall Street Journal yang mewawancarai Prabowo.Bahkan lembaga konsultan di Harsono Consulting, menyebut peluang Prabowo menjadi Presiden RI pada Oktober 2014 sangat besar.“Kalau media Amerika sudah mendukung seseorang, biasanya itu akan jadi,” ujarnya.

Yang menarik, Amerika Serikat dan Singapura secara tiba-tiba mengubah sikap dan penilaian mereka pada Prabowo.Mereka tak tidak lagi memandang Prabowo sebagai jenderal yang dicap sebagai pelanggar berat atas HAM.Dan Singapura juga tak lagi melihat sosok Prabowo sebagai tokoh yang anti Chinese.Sosok Prabowo adalah figur yang lengkap. Hubungannya dengan komunitas pebisnis internasional tak perlu diragukan lagi.

Ia memiliki hubungan khusus dengan Raja Abdullah dari Jordania yang berbatasan langsung dengan Israel dan salah satu negara Arab yang punya hubungan diplomatik dengan Israel.Sudah rahasia umum kalau pebinis raksasa dunia dikuasai komunitas Yahudi, sehingga Prabowo hanya perlu menggandeng sahabatnya Raja Abdullah untuk memperoleh dukungan pebisnis internasional dari komunitas Yahudi.Bukti itu diperkuat dengan keputusan The Wall Street Journal, yang dikontrol komunitas Yahudi untuk memprofilkan Prabowo, dan ini sudah menjadi tanda kalau Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu sudah “lolos fit and proper test” di mata kekuatan ekonomi yang menguasai dunia
[url]http://www.lensaindonesia..com/2012/08/06/prabowo-subianto-dulu-dibenci-kini-diback-up-amerika.html
[/url]

----------------

Survei 'The Wall Street Journal' dari AS: Prabowo Presiden Paling Disukai (80% suara)

Survei 'The Wall Street Journal' dari AS: Prabowo Presiden Paling Disukai (80% suara)
The Senior first, the junior next ... ok?

Tanda-tanda siapa yang mulai disukai 'pemerintah pusat' kayaknya semakin jelas ... emoticon-Big Grin
AS dan Singapura Dukung Prabowo Jadi RI-1?
Senin, 6 Agustus 2012 | 07:17 WIB

inilah..com. Jakarta - Sosok Prabowo Subianto sebagai calon presiden RI yang dikesankan tidak disukai Amerika Serikat dan Singapura, kini telah berubah signifikan.

Dua negara itu justru secara taktis dan strategis sedang menggalang opini internasional bahwa sosok yang paling tepat untuk menjadi pemimpin Indonesia adalah bekas menantu Soeharto, Presiden ke-2 RI itu.

Perubahan ini tercermin dari dua hal. Pertama liputan tentang Prabowo Subianto oleh The Wall Street Journal dari New York Amerika Serikat. Kedua, diundangnya bekas Pangkostrad itu sebagai pembicara tunggal di Rajaratnam School of Strategic Studies, Singapura.

Baik liputan tentang Prabowo oleh media Amerika Serikat maupun ceramahnya di Rajaratnam School, terjadi pada hari yang sama, pekan lalu. Secara kasat mata kedua peristiwa itu berbeda. Hanya secara kebetulan dan tak saling terkait. Tetapi sebagaimana pengamatan salah seorang konsultan strategi bisnis di Jakarta, wawancara media Amerika itu dan peristiwa ceramah Prabowo, tidak berdiri sendiri.

The Wall Street Journal yang dikenal sebagai media rujukan para investor raksasa dunia dan pedagang pasar modal, juga menyiarkan wawancara Prabowo di jaringan TV-nya. Liputan itu lebih banyak mengklarifikasi atau membantah tudingan negatif tentang Prabowo.

Media itu mengawali laporannya dengan mengatakan, Prabowo di era pemerintahan Soeharto, merupakan seorang jenderal yang ditakuti. "Tapi sekarang Prabowo merupakan calon presiden Indonesia yang selalu berada di urutan terdepan," kata Eric Bellman wartawan The Wall Street Journal yang mewawancara Prabowo di rumah pribadi di kawasan Hambalang, Bogor.

Dengan perubahan ini, seorang konsultan di Harsono Consulting, yang tidak bersedia dikutip namanya, mencatat, peluang Prabowo menjadi Presiden RI pada Oktober 2014 sudah sangat besar. "Kalau media Amerika sudah mendukung seseorang, biasanya barang itu akan jadi", kelakarnya.

Disukai atau tidak, pengaruh Amerika Serikat berikut Singapura di Indonesia, diyakini relatif besar. Oleh sebab itu, Amerika dan Singapura sangat berkepentingan, sosok yang menjadi pemimpin di Indonesia harus seorang sahabat.

Amerika Serikat berkepentingan, karena Indonesia terletak di jalur strategis dunia. Itu sebabnya negara itu, tidak menghendaki pengaruhnya di Indonesia direbut atau digantikan kekuatan lain.

Sementara Singapura yang menjadi negara makmur karena kepandaiannya memanfaatkan semua potensi di Indonesia, juga kurang lebih sama. Singapura ingin mendapat jaminan, pemimpin di Indonesia haruslah seorang yang tidak anti Singapura plus etnis Chinese.

Itu sebabnya bila perlu Singapura ikut membantu persiapan seorang calon presiden yang diyakini memiliki visi dan dapat diajak berdiskusi. Dan syarat itu terdapat pada diri Prabowo Subianto. Maka forum di Rajaratnam School itu merupakan bagian dari persiapan ataupun agenda Singapura.

Persoalan yang cukup menarik adalah apa yang menyebabkan Amerika Serikat dan Singapura secara tiba-tiba mengubah sikap dan penilaian mereka kepada Prabowo. Dalam arti, Amerika Serikat tidak lagi memandang Prabowo sebagai jenderal yang melakukan pelanggaran berat atas HAM. Atau Singapura tidak lagi menempatkan Prabowo sebagai sosok yang anti Chinese ?

Jawabannya dikembalikan kepada adigium yang menyebutkan bahwa dalam politik tidak ada lawan dan kawan yang abadi. Yang abadi hanyalah kepentingan. Selain itu, mesin pelobi Prabowo diyakini bekerja secara efektif belakangan ini.

Lobi dengan Amerika Serikat bisa jadi dilakukan lewat sekutunya di Timur Tengah, yakni Jordania. Raja Jordania yang beristerikan seorang keturunan Amerika Serikat, merupakan sahabat kental Prabowo. Pasca-kerusuhan Mei 1998 termasuk kejatuhan Presiden Soeharto, Prabowo kerap diberitakan lebih banyak tinggal di Aman, ibukota Jordania.

Jordania sendiri yang berbatasan langsung dengan Israel dikenal sebagai salah satu negara Arab yang punya hubungan diplomatik, dengan Israel. Sehingga kalau Prabowo memerlukan dukungan pebisnis internasional dari komunitas Yahudi, dukungan itu pun bisa diperoleh melalui jalur Jordania.

Itu sebabnya keputusan editor The Wall Street Journal, media Amerika yang dikontrol masyarakat Yahudi untuk memprofilkan Prabowo menambah kuat spekulasi bahwa bekas Danjen Kopassus ini juga sudah lolos fit and proper test oleh kekuatan yang mendominasi dunia.

Lobi lainnya oleh Hasyim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo. Hasyim, pengusaha sukses yang berdomisili di London, Inggris diperkirakan memakskimalkan jaringan bisnisnya untuk kepentingan Prabowo.

Selain Hasyim dan Raja Jordania, sumber lain menyebutkan seorang pelobi dari Capitol Hill, Washington yang baru-baru ini berada di Jakarta menegaskan, sosok Prabowo sudah diterima oleh pelobi di Amerika Serikat.

Sementara lobi dengan Singapura boleh jadi dilakukan oleh ipar kandungnya, Dr. Sudradjad Djiwandono. Bekas Gubernur Bank Indonesia itu sudah hampir 10 tahun menjadi pengajar di universitas bergengsi di Singapura. Dengan status itu, Sudradjad dengan mudah bisa masuk ke lingkar terdalam dalam pemerintahan Singapura.

Spekulasi ini diyakini tidak meleset banyak, jika melihat forum akademi yang menampilkan Prabowo di Rajaratnam School. Dekan institut itu adalah Barry Desker, bekas Dubes Singapura untuk Indonesia awal 1990-an dan juga sahabat Sudradjad.

Dengan Pilkada DKI, dimana Prabowo sebagai pendiri Partai Gerindra mencalonkan Basuki Tjahaja Purnama alios Ahok selaku cawagub, langkah itu menjernihkan persoalan bahwa Prabowo bukanlah sosok yang anti Chinese, hal yang membuat Prabowo semakin disukai Singapura.

Bagi kalangan wartawan yang bergerak di komunitas diplomatik Jakarta, Barry Desker dikenal sebagai diplomat asing yang lincah. Sebab sejumlah kebijakan penting pemerintah RI, sering kali sudah lebih dulu bocor ke tangannya.

Pada saat tak satupun yang mengira, Joop Ave dan Abdul Latif akan menjadi Menteri, Barry Desker sudah mengajak sejumlah wartawan untuk bertaruh dengannya bahwa kedua figur itu akan masuk dalam pemerintahan Soeharto. Dan ternyata memang benar. Intinya, Barry Desker, pejabat Singapura yang mengundang Prabowo tampil di Rajaratnam School adalah tokoh spesialis negara tetangga itu tentang Indonesia.

Peserta ceramah Prabowo di Rajaratnam School, dinilai sebagai orang-orang yang menentukan kemana arah negara di Asia Tenggara. Sebagai investor saat ini mereka sedang risau dengan nasib investasi mereka di Indonesia. Menjelang Pilpres mereka harus memutuskan apakah akan tetap atau hengkang dari Indonesia.

Pernyataan Prabowo di forum itu kelihatannya cukup meyakinkan. Bahwa di bawah Prabowo, iklim investasi di Indonesia lebih baik. Dan hanya dalam waktu tiga hari setelah ceramahnya, Prabowo telah menjadi semacam magnit.

Dalam sebuah acara buka puasa yang digelar di Jagorawi, Sabtu malam 4 Agustus dalam rangka kejuaraan Polo antara Indonesia dan Argentina, Prabowo yang hadir di acara itu, langsung dikelilingi oleh para pebisnis.

Yang tinggal ditunggu bagaimana hasil Pemilu Legislatif 9 April 2014. Apakah Prabowo bisa langsung menjadi capres atau masih harus berkoalisi? Yang pasti untuk sementara waktu, baru Prabowo satu-satunya kandidat yang sudah memperoleh dukungan internasional sebagai Presiden mendatang RI. Prabowo juga memiliki jaringan di lintas etnis dan agama
[url]http://nasional.inilah..com/read/detail/1890912/as-dan-singapura-dukung-prabowo-jadi-ri-1[/url]
Kalo induk semang OK....anak semang cuma manggut2....tinggak pekate aja emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
ane ngefen ma prabowo gan..
moga dia nyalon ntar 2012
siapa aja presidenny kalo gak berani menagmbil kebijakan alias di atur sama partai mah sama aja... udah ada kan contohny
seluruh rakyat Indonesia jg mendukung Prabowo,,,emoticon-I Love Indonesia (S)
emang masalah, kalo masa lalu nya disebut2 dianggap bertanggung jwab????

figur militer emang paling pas buwat jadi presiden,,
pintar saja tidak cukup,,
banyak orang pintar/ akademisi tapi saat memimpin malah salah ambil keputusan??
contohnya: lepasnya Timor-Timur, Polri yg langsung dibawah Presiden sejak lepas dari ABRI,,

Hidup Prabowo Subianto,,
Hidup Sang Jenderal...emoticon-I Love Indonesia (S)
ikutang ngedukun ahemoticon-Traveller

You may choose an icon for your message from the following list:
suharto 2nd


mantra anti vbot prikitiw emoticon-Cape d... (S)emoticon-Bata (S)
vbot emoticon-Bata (S) post ane di hapus emoticon-Cape d... (S)

hidup prabowo emoticon-Ngakak (S)
masih menunggu calon lain emoticon-linux2
yg tidak mau di atur oleh partai emoticon-Add Friend (S)

vbot calonin donk emoticon-I Love Indonesia (S)
menunggu muka baru, muka lama dah bosen deh... 2014 masih lama emoticon-I Love Indonesia (S)
survey wall street journal di new york pada responden indonesia itu menunjukkan back up washington gitu ya.. baru tau ane ilmu baru

gimana kalo amerika dukung apapun hasil pemilu di indonesia..?
Nah klo Amerika sudh mulai mnunjukan siap yg disukainya, bisa jadi.....
tapi, yah semoga ada calon laen yg lebih bisa mnegubah harapan menjadi kenyataan, Pemimpin itu harus berani, tegas, dlam mengambil keputusan, tidak cm' "prihatin" sekalipun itu Jenderal!!
Semoga aja rakyat nanti tidak salah pilih..
kalau ane untuk 2014 mendatng juga dukung pak prabowo untuk maju manjdi calon presiden gan...

emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Ane sih biasa aja... tapi cari 5 sosok yg nampang diatas, yg pernah ngasih indonesia kebanggan cuma prabowo.
vote prabowo untuk tahun 2014
ane bakal vote prabowo dah...
maksud saya, bakal vote prabowo kalau 5 orang yang terpampang itu calon calon presiden 2014..

namun kalau ada figur baru yang lebih luwes, vote saya bakal berubah. emoticon-Big Grin
Prabowo yang pantas untuk Indonesia, beliau yang akan menanam fondasi bangkitnya Indonesia menjadi negara yang sejahtera.

bagi orang2 antek2 iblis yang masih suka nyudutin bowo pake isu HAM him hum hem hom.. tolong buka mata dan telinga kalian, sejarah akan terungkap.. bahwa prabowo dulu hanya korbanya orang2 yang ingin Indonesia hancur... saat ini pun orang2 itu takut kalo prabowo berkuasa karena mereka takut kejahatanya selama ini akan terungkap.