alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016887591/demi-hemat-300rb-bapak-ini-siap-menunggu-ktp-pekanbarunya-sampai-kiamat-tiba
Thumbs up 
Demi Hemat 300rb, Bapak ini Siap Menunggu KTP Pekanbarunya Sampai Kiamat Tiba
Quote:KTP Tidak Kunjung Selesai Suhartono Amuk Kepala UPTD

Kamis, 11 Oktober 2012 08:07 WIB
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setelah menunggu hingga delapan bulan, Kartu Tanda Penduduk milik Suhartono (42) dan istrinya Yusnani Nasution tidak kunjung dikeluarkan oleh pihak Unit Pelayanan Tekhnis Daerah Kecamatan Marpoyan Damai. Akibatnya Suhartono mengamuk di kantor Camat tersebut, selain KTP nya yang tidak kunjung keluar, dirinya juga sakit hati saat Kepala UPTD meminta bayaran Rp. 300 ribu untuk pengurusan dua KTP.

Permasalahan ini berawal saat Suhartono pindah dari Kecamatan Bukit Raya pada Februari 2012 lalu ke Kecamatan Marpoyan Damai, saat itu dirinya langsung mengurus KTP dan KK di lingkungan rumahnya yang baru tersebut yakni di UPTD Kecamatan Marpoyan Damai.

"Saya langsung ngurus KK dan KTP baru, memang KK nya dua minggu langsung siap tapi KTP nya tidak siap-siap.pertama dijanjikan siapnya pada (27-2-2012) diundur jadi (23-4-2012) terus diundur lagi katanya harus poto ulang karena file potonya hilang di kantor UPTD, katanya siap (13-6-2012) tidak siap juga, waktu itu udah emosi terus dibilang orang UPTD diambil (25-6-2012) tidak siap juga,"ujar Suhartono kepada Tribun usai amuk kepala UPTD Rabu (10/10/12) saat ditemui di kantor Camat Marpoyan Damai.

Suhartono juga mengaku jika sebulan lalu ada orang yang menelpon dirinya dan meminta uang Rp.300 ribu jika mau KTP nya cepat selesai.

"Pada bulan lalu pas saya lagi di bus Damri di Jakarta, ditelpon seseorang yang mengaku Kepala UPTD namanya Tar, dia ngomong ini dengan pak hartono, saya jawab iya. ini kota besar tapi saya heran kenapa blanko KTP nya tidak ada, jadi sekarang hanya sisa dua blanko KTP kalau bapak mau bayar Rp 300 ribu seminggu sudah siap, terus saya cuma jawab, ya udah sampai kiamat saya tunggu. Dari pada bayar,"ujar Suhartono.

Dia juga menambahkan jika obrolan tersebut sempat direkamnya didalam Hp nya, Dan saat ini masih disimpannya.

"Saya sengaja rekam biar pemerintah yang berada diatasnya tahu bagaimana kinerja anggotanya di UPTD dalam melayani masyarakat, kenapa kami masyarakat dipersulit terus,"ujar Suhartono.

Pantauan Tribun terlihat saat Suhartono memarahi Kepala UPTD tersebut, Kepala UPTD hanya terdiam dan tidak banyak melawan. Suhartono juga mengucapkan kalimat-kalimat makian kepada Tar Ajaman.

Tidak hanya Suhartono, beberapa warga lain juga terlihat komplain kepada kepala UPTD akibat pengurusan KTP dan KK mereka yang tak kunjung selesai.

"Saya sudah setahun lebih ngurusnya, nggak juga selesai. Jadi kerja UPTD ini apa,"ujar Ahmad warga lainnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi kepala UPTD Dinas Kependudukan Kecamatan Marpoyan Damai Tar Ajaman mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah bekerja dengan maksimal. Menurutnya banyaknya warga yang komplain wajar karena tenaga mereka yang ada di UPTD juga terbatas.

"Bagi saya itu wajar saja kalau ada komplain. Mengenai lamanya pengurusan karena kesalahan sistem yang ada sama kita. Kadang file yang sudah diambil lupa ngirimnya karena masih banyak yang harus kita kerjakan, kami juga memang tidak memungkiri karena banyaknya tugas kami akhirnya banyak mengalami kesalahan,"ujarnya.

Ditanya mengenai adanya kepala UPTD yang meminta uang untuk pengurusan KTP kepada warga, Tar Ajaman membantah hal tersebut, menurutnya selama ini tidak pernah meminta apapun kepada warga.

"Saya mau dibawa kemana saja. Karena saya tidak pernah meminta uang. Apalagi sampai menelpon warga. Kalau bercanda memang pernah kepada warga,"ujar Tar Ajaman.

Saat ini hanya ada 6 orang tenaga di UPTD Kecamatan Marpoyan Damai dan dua orang operator, Tar Ajaman juga mengakui memang ada permasalahan di bagian Pelayanan, akibat minimnya petugas.

"Kepada pak Kepala Disduk diharapkan perhatikanlah kami di UPTD ini, kalau bisa ditambahlah petugas disini,"ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru Muhammad Noer pernah mengungkapkan bahwa tidak ada pungutan terhadap warga yang ingin mengurus KTP dan KK di Kantor UPTD.

"Pokoknya tidak ada pungutan di UPTD kepada warga, jika ada ditemukan maka akan ditindak,"ujar M Noer beberapa waktu yang lalu.(*)

Penulis : Nasyuha
Editor : zid
Source : Tribun Pekanbaru

http://pekanbaru.tribunnews.com/mobi...uk-kepala-uptd



Salut, tapi kalo kiamat tiba, untuk apalagi KTPnya? toh udah pindah negara dan alamemoticon-Ngakak
di tempat ane bikin ktp kena palak 20 rebu, kalo KK bisa sampe 50 rebu.

dasar tukang palak maling rendahan tahi kecoa emoticon-Embarrassment
ane ngurus ktp, kk, dll 1 hari jadi, ga pake bayar jasa apa2. pegawai kelurahan sekarang sudah mendingan. yg penting rajin senyum dan suka menolong, orang lain tidak akan mempersulit kita.
semangat bapak ini patut ane kasih 2thumbup

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
Kantor camat ato kelurahan yang suka minta duit ke masyarakat untuk urusan surat-surat harusnya diswastanisasikan. Udah digaji rakyat, tiap tahun gajinya naek malah meras rakyat lagi. Serakah.
emang belum ada pembuatan e-ktp di pekanbaru emoticon-Bingung
gilak, parah bener nominal pembuatan KTPnya kalo di luar jawa emoticon-Matabelo
sini aja kena charge 50k aja udah mencak2.... emoticon-Malu

Kultur Birokrat

Ane sering dengar ungkapan: kalau bisa dipersulit, mengapa dipermudah? Ini kultur khas birokrat, yang maunya dilayani, dan bukan sebaliknya.

Syukur di tempat-tempat tertentu sudah berkurang.
ini contoh yg patut ditiru.....kalo semua warga indonesia melakukan, menolak salam tempel, para birokrat itu bisa apa ??......cuma ngaplo doank
sadis sampe kiamat ditunggu..
ntr di ktp ada tittelnyya alm. emoticon-Hammer
Di tempat ane kagak perlu nunggu kiamat pak, KTP & KK jadi paling lama 1 minggu dan gratis pula. Tapi kalau terlambat walaupun 1 hari saja wajib bayar denda 50 rebu + antri ke bank BPD.... emoticon-Peace
hahaha kaya gatau kerjaan orang kelurahan aja. males, tengil, arogan. belom jadi apa2 aja udah tengil stngah mampus.
keterlaluan tu petugas, minta uang 300rb demi 2 lbr ktp..
emang ga ad yg "gratis" walau peraturan bilangnya gratis..
kmrn ane perpanjang ktp dan ganti kk (sblm e-ktp) di papan pengumuman tertulis perpanjang ktp GRATIS (klo ganti kk ane lupa gratis ap bayar.. klo bayar resminya jg ga sampai 10rb)..
tp pas serahin blangkonya, petugasnya "bisik2" bilang gini "bayar uang blangko serelanya aj".. emoticon-Bata (S) emoticon-Cape d... (S)
Di tempat ane kagak perlu nunggu kiamat pak, KTP & KK jadi paling lama 1 minggu dan gratis pula. Tapi kalau terlambat walaupun 1 hari saja wajib bayar denda 50 rebu + antri ke bank BPD.... emoticon-Peace
7 Tahun ane tugas di Pekanbaru ga ada KTP Pekanbaru GAN. pernah diminta hingga diatas 1 juta oleh oknum salah satu kecamatan hanya untuk buat 1 KK dan 2 KTP, tp ane ga mau.
percuma tuh KTP online / SIAK / NASIONAL dengan logo burung GARUDA, tp ga berlaku di provinsi lain saat pindah tugas.

ane Pelayan Masyarakat Instansi Vertikal (Pusat) tinggal sementara di Pekanbaru, ane hanya lapor RT karena kepindahan tugas ane d tempat dimana ane tinggal.
----------------------
Ane mau tanya kepada MENDAGRI niiiih..., kalau KTP nya sdh LOGO BURUNG GARUDA / KTP NASIONAL, berarti berlaku di mana saja kan asal dlm NKRI ??
wadiah aparat seperti apa mereka! Bukanya pelayan masyarakat tapi malah jadi tukang palaknya masyarakat! Apakah mereka tidak tau jika gaji yg mereka terima tiap bulannya itu berasal dari RAKYAT

prevents togican

Quote:Original Posted By DSPLY
di tempat ane bikin ktp kena palak 20 rebu, kalo KK bisa sampe 50 rebu.

dasar tukang palak maling rendahan tahi kecoa emoticon-Embarrassment


yang ini 300rb bro!!
Slogan yang sudah menjadi darah daging birokrasi,

"Kalau masih bisa dipersulit kenapa harus dipermudah"

Ngga usah munafik, bantah ini itu dah, kenyataan dan fakta 1000% valid mulai dari bikin KTP dll.
emang sistem birokrasi kita bener2 udah jeblok.
yang mudah dipersulit yang sulit makin dipersulit.
klo kagag ada uang pelicin, kagag bakalan lancar2 urusannya.
tapi gag semua kayak gitu jg ding, cuman sebagian besar oknum aja yg ngelakuinnya.
Quote:Original Posted By Pitung.Kw
Salut, tapi kalo kiamat tiba, untuk apalagi KTPnya? toh udah pindah negara dan alamemoticon-Ngakak


sama dikota juga gitu... udah jelas2 gratis.. tapi tetap aja klo mau cepat yah kudu ngasih pelicin.. bahkan untuk yang sehari jadi buat surat pengantar aja dikenain sukarela.. tapi minimal /berkas 10ribu emoticon-Cape d... (S)