alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016885366/jegggerrr-2-suporter-pengeroyok-terancam-12-tahun
JEGGGERRR!!! 2 Suporter Pengeroyok Terancam 12 Tahun
MALANG, KOMPAS.com — DL (25) dan DF (23), dua suporter Arema Indonesia, tersangka pengeroyokan terhadap seorang tukang tambal ban hingga tewas, terancam hukuman 12 tahun penjara, seperti dikatakan Kasat Reskrim Polres Malang AKP Decky Hermansyah, Kamis (11/10/2012).

"Ancaman hukuman untuk Pasal 170 selama lima tahun penjara, sedangkan subsider 351 yang membuat korbannya meninggal dunia, ancaman hukumannya 12 tahun penjara," jelas Decky, kepada Kompas.com, Kamis (11/10/2012).

Pengeroyokan yang menewaskan Suparman (56), warga Jalan Jokromo, Dusun Mbodo, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang itu, kini terus diselidiki pihak kepolisian.

"Saat ini, kita masih menunggu hasil otopsi dari pihak Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang," kata Decky.

Kedua pemuda itu mengeroyok Suparman diduga karena terprovokasi saat mendengar perkataan Tomy Hartono (30), putra dari korban, Suparman. "Saat Aremania lewat di lokasi kejadian, Tomy mengatakan 'Emangnya kenapa kalau saya bonek?' Mendengar kata itu, rombongan Aremania emosi dan terprovokasi, langsung mengeroyok Tomy," tutur Decky.

Melihat Tomy dikeroyok, Suparman berusaha melerai pengeroyokan tersebut. "Ternyata malah dia yang meninggal," katanya.

Kedua pelaku kini ditahan di Mapolres Malang.

Sebelumnya diberitakan, Suparman, seorang tukang tambal ban, dikeroyok oleh rombongan suporter Arema Indonesia yang baru pulang seusai menyaksikan laga antara Arema melawan Pelita dan tim KPSI, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (6/10/2012) petang lalu.

Akibat pengeroyokan itu, Suparman terpaksa dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Setelah dua hari dirawat, Suparman meninggal dunia, Senin (8/10/2012) sore. Saat itu juga, jenazahnya langsung dibawa ke Kamar Mayat RSU Dr Saiful Anwar, Kota Malang, untuk diotopsi.

http://regional.kompas.com/read/2012...ancam.12.Tahun

beraninya sama orang tua keroyokan pula emoticon-Cape d... (S)
12 tahun saja..... emoticon-Berduka (S)


Thread: JEGGGERRR!!! 2 Suporter Pengeroyok Terancam 12 Tahun
kenapa ga dimatiin sekalian, model sampah kek gini mah cuma bakal ngotorin lingkungan kalo bebas emoticon-Big Grin
rata2 liga bakrie dah banyak makan korban nyawa....ada sangsi dari petinggi ISL?...

kemaren wktu pendukung persib tewas ditangan jakmania...petinggi2 ISL sembunyi kayak curut emoticon-Ngakak
mreka dmatiin aj,,cma gra2 omongan ke' gtu,,mau bunuh org lain...GGUUUOOBBLLOKK.......emoticon-Cape d... (S)
alasan doang...

mana ada bonek sendirian trus nantangin rombongan suporter lain... dan gak ada bonek yang nonton timna'as main2 di kanjuruhan...
jegeeer, palanya mataliti kena bata supporter... baru bisa penjara 12 tahun emoticon-No Hope
sumberpucung itu 30 km an dari malang emoticon-Embarrassment ayo aremania kabupaten dijaga sikapnya ya, adik2 kecil yg masih ababil itu dibina biar gak malu2in.
lagi-lagi jeger memakan korban emoticon-Big Grin
liga nya aja di bawah pohon beringin , ya jelas minta tumbal terus emoticon-Shutup
Mesti dihukum seberat-beratnya nih, biar bikin jera.Dan jadi contoh buat suporter lainnya. Jangan sembarangan aja main keroyok sampai membunuh. Coba kalau bapaknya yang dibunuh, kira-kira perasaannya bagaimana.
Pulang nonton bola itu mestinya ketawa-ketawa, bukan malah bikin onar.
ckckckck emoticon-Cape d... (S)
kenapa kaga dihukum seumur idup aja kelakuan kaya gitu
bikin malu sepele pula masalahnya..
12 tahun?!?! kenyataannya paling brapa tahun doang dipotong remisi/grasi ini itu. keluar penjara malah kayanya makin jagoan, ngetop tuh d kampungnya. makin konyol, tengil tapi sok yg udah tobat gitu. makin enek liatnya emoticon-Cape d... (S)
Aremania sdh mengkonfirmasi jika semua itu cuma oknum. Setelah membaca berita ini, para korwil segera berkoordinasi dan menyesalkan perbuatan ini. Aremania cinta damai gan, mereka cuma oknum emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By blue_danube
alasan doang...

mana ada bonek sendirian trus nantangin rombongan suporter lain... dan gak ada bonek yang nonton timna'as main2 di kanjuruhan...


Td ane baca di Surya mod, itu mmg ababil. Suparman ini tukang tambal ban, kebetulan disitu lg ngerjain motor ber plat L, muncul lah jiwa labil kedua ababil ini. Yakin Aremania gak bakal simpati dg kedua ababil ini biar mewek ngaku Aremania emoticon-Blue Guy Smile (S)
Biar gak salah paham emoticon-Blue Guy Smile (S)

Kapolres Bantah Pengeroyokan Terkait Aremania

SURYA Online, MALANG – Meski pengeroyokan di Sumberpucung Sabtu (6/10/2012) lalu melibatkan sejumlah pria yang baru saja menyaksikan laga Arema-Pelita Versus KSPI di stadion Kanjuruhan, Kepanjen, namun Kapolres Malang, AKBP Rinto Djatmono menolak bila itu merupakan ulah supporter Aremania.

Rinto menjelaskan, pengeroyokan yang menewaskan Suparman, warga Dusun Mbodo, Desa Ngebruk, Sumberpucung itu, sama sekali tak memiliki kaitan dengan Aremania. Karenanya, tak ada tindakan berlebihan yang akan diambil untuk menyikapi masalah tersebut.

“Kejadian itu murni karena salah paham dan tidak ada kaitannya dengan Aremania. Jadi pengamanan terhadap Aremania setiap kali ada pertandingan, akan dilakukan seperti biasa dan sesuai prosedur,” urai Rinto.

Terkait perkembangan penyidikan kasus tersebut, menurut Rinto, saat ini Satreskrim masih melakukan penyidikan dengan mengambil keterangan dari dua tersangka, DL (25) dan DF (33).

Selain itu, para pelaku lain yang juga terlibat, saat ini sedang dalam pengejaran. “Kami juga masih menunggu hasil otopsi jenazah korban untuk memastikan apa penyebab kematiannya,” pungkas Rinto.
TS ijin nambah berita lagi emoticon-Blue Guy Peace

Tewaskan Tukang Tambal Ban, Dua Suporter Dibui

SURYA Online, MALANG - Karena bertindak anarkis usai menyaksikan laga Arema versus KPSI, Sabtu (6/10/2012) petang, dua suporter bola DL (25) dan DF (33) ditahan Mapolres Malang.

Pasalnya, tindakan anarkis kedua pemuda asal Jalan Sersan Suyitno, Desa Sumberpucung, Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang itu menyebabkan Suparman (56), seorang tukang tambal ban sampai tewas, Senin (8/10/2012).

Informasi yang diperoleh, pengeroyokan dilakukan DL dan DF bersama sejumlah rekannya setelah mereka menyaksikan laga Training Match antara Arema-Pelita dan tim KPSI.

Saat itu, mereka menumpang kendaraan bak terbuka. Ketika melintas di Jl Kuncoro Desa Ngebruk, Sumberpucung, tempat Suparman membuka usaha tambal ban.

Saat melintas itulah, diduga DL dan DF dan rekan-rekannya terprovokasi ucapan Tommy Hartono (30), anak lelaki Suparman, yang mengaku sebagai bonek (sebutan untuk supporter tim Persebaya). Mereka semakin terprovokasi karena pada saat yang sama terdapat sebuah sepeda motor bernopol L.

DL dan rekan-rekannya langsung mengeroyok Tommy dan memukuli Suparman. Polisi yang berjaga di sekitar lokasi, lalu mengamankan DL dan DF sedangkan rekan-rekannya yang lain berhasil kabur.

Akibat pengeroyokan itu, Suparman warga Dusun Mbodo, Desa Ngebruk, Sumberpucung, terpaksa dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Setelah dua hari dirawat, Suparman meninggal dunia, Senin (8/10/2012) sore. Saat itu juga, jenazahnya langsung dibawa ke Kamar Mayat RSU Dr Saiful Anwar, Kota Malang, untuk diotopsi.

Sementara itu, DL dan DF ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polres Malang. Keduanya mengaku telah mengeroyok Tommy dan Suparman. “Ya karena itu tadi, dia (Tommy) bilang, memangnya kenapa kalau saya bonek?” kata DL menirukan ucapan Tommy saat itu.

Kendati demikian, DL menegaskan bahwa dirinya sangat menyesali perbuatannya tersebut. “Kejadiannya cepat sekali, waktu itu tidak terpikir apa-apa,” sesalnya.

Ababil mmg layak dihukum sepantasnya. Ane orang Malang asli gan emoticon-I Love Indonesia (S)
Syukurlah, yang suka bikin ribut apalagi pake keroyokan harus dihukum berat.
Quote:Original Posted By old.paper
Biar gak salah paham emoticon-Blue Guy Smile (S)

Kapolres Bantah Pengeroyokan Terkait Aremania

SURYA Online, MALANG – Meski pengeroyokan di Sumberpucung Sabtu (6/10/2012) lalu melibatkan sejumlah pria yang baru saja menyaksikan laga Arema-Pelita Versus KSPI di stadion Kanjuruhan, Kepanjen, namun Kapolres Malang, AKBP Rinto Djatmono menolak bila itu merupakan ulah supporter Aremania.

Rinto menjelaskan, pengeroyokan yang menewaskan Suparman, warga Dusun Mbodo, Desa Ngebruk, Sumberpucung itu, sama sekali tak memiliki kaitan dengan Aremania. Karenanya, tak ada tindakan berlebihan yang akan diambil untuk menyikapi masalah tersebut.

“Kejadian itu murni karena salah paham dan tidak ada kaitannya dengan Aremania. Jadi pengamanan terhadap Aremania setiap kali ada pertandingan, akan dilakukan seperti biasa dan sesuai prosedur,” urai Rinto.

Terkait perkembangan penyidikan kasus tersebut, menurut Rinto, saat ini Satreskrim masih melakukan penyidikan dengan mengambil keterangan dari dua tersangka, DL (25) dan DF (33).

Selain itu, para pelaku lain yang juga terlibat, saat ini sedang dalam pengejaran. “Kami juga masih menunggu hasil otopsi jenazah korban untuk memastikan apa penyebab kematiannya,” pungkas Rinto.

berarti antara Kasat Reskrim Polres dan Kapolres omongannya udah gak klop...

mana yang bo'ong nih?

emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By blue_danube
berarti antara Kasat Reskrim Polres dan Kapolres omongannya udah gak klop...

mana yang bo'ong nih?

emoticon-Embarrassment


Kemungkinan kalimat di bawah ini:
Quote:Original Posted By badtemon
MALANG, KOMPAS.com — DL (25) dan DF (23), dua suporter Arema Indonesia, tersangka pengeroyokan terhadap seorang tukang tambal ban hingga tewas, terancam hukuman 12 tahun penjara, seperti dikatakan Kasat Reskrim Polres Malang AKP Decky Hermansyah, Kamis (11/10/2012).


Sepemahaman wartawan kompas mod, bukan dr kepolisian emoticon-Stick Out Tongue
Eh salah emot emoticon-Embarrassment
Deket sih o sm p emoticon-Stick Out Tongue
^
Orang gila emoticon-Gila

Pelakunya jg gila, tak berotak emoticon-Gila