alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016865531/jangan-menangis-polisi
Jangan Menangis Polisi!
Jangan Menangis Polisi!
PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono telah mengambil sikap tegas dalam menyelesaikan kekisruhan antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kepolisian Republik Indonesia. Dalam kasus penanganan pengadaan simulator surat izin mengendara, Presiden memerintahkan kasus tersebut ditangani KPK.

Berkaitan dengan Rancangan Undang-Undang KPK, Presiden meminta DPR harus memperkuat peran KPK, bukan justru melemahkan. Sementara dalam kasus Komisaris Polisi Novel Baswedan, Presiden melihat tidak tepat cara dan waktu penanganannya.

Sikap yang diambil Presiden itu dinilai sebagai tamparan bagi Polri. Sikap ngotot yang diperlihatkan Polri menangani sendiri kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Korps Lalu Lintas Polri dianggap sebagai kekeliruan dan akhirnya dikoreksi oleh Presiden.

Banyak yang menilai bahwa Polri sepantasnya malu dengan sikapnya selama ini. Bahkan upaya penegakan hukum atas kasus kriminal Kompol Novel Baswedan terkesan dipaksakan hanya untuk mengalihkan kasus korupsi di Korlantas Polri.

Namun, kita melihat tidak ada yang harus membuat polisi merasa kalah dalam perseteruan dengan KPK. Apa yang terjadi bukan soal siapa kalah dan siapa yang menang, tetapi memang ada kerancuan dalam pelaksanaan nota kesepahaman dan aturan perundang-undangan.

Ketika Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan mengambil keputusan eksekutif, maka semua harus menghormati. Putusan yang diambil Presiden pasti didasarkan atas kepentingan yang lebih besar manfaatnya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu tidak perlu ada yang harus membuat polisi merasa kecil hati. Masih banyak bidang tugas pengabdian lebih besar yang bisa dikerjakan oleh polisi. Tugas polisi yang tidak pernah ada habisnya adalah memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Seperti dikatakan Presiden, banyak hal yang sudah dikerjakan oleh polisi. Prestasi yang sudah dicapai seperti membongkar jaringan teroris dan menangkap koruptor yang kabur ke luar negeri, memberikan kebanggaan kepada bangsa ini.

Bagaimana kita tidak bangga kepada Polri, ketika Amerika Serikat yang mencanangkan "perang terhadap terorisme", tidak mampu menangkap dan membongkar jaringan teroris. Kita mampu membawanya ke meja hijau dan kepada teroris yang mencoba melawan, kita berhasil melumpuhkan mereka.

There are no angels among us, tidak ada malaikat di antara kita. Di tengah kehebatannya, ada kelemahan yang dimiliki Polri. Godaan kekuasaan dan materi kadang membuat gelap mata sebagian anggota Polri.

Tentu tidak bisa kita generalisasikan bahwa semua polisi itu jelek. Sama juga dengan tidak bisa menggeneralisasikan bahwa semua polisi itu baik. Kalau ada polisi berperilaku buruk, itu adalah tindakan individu.

Oleh karena itu, polisi pun tidak perlu panik kalau ada anggotanya yang terlibat dalam tindakan yang tidak terpuji. Serahkan saja persoalannya kepada proses penegakan hukum. Tidak harus kemudian membuat esprit de corps terganggu, sehingga lalu harus membuat perlawanan sebagai institusi.

Kasus korupsi pengadaan simulator SIM bisa menjadi pembelajaran yang baik bagi Polri. Bahwa menjadi polisi itu adalah pilihan pengabdian. Polisi bukan tempat mencari kekayaan dan memamerkan gaya hidup penuh kemewahan.

Ketika materi menjadi tujuan, maka semua kesempatan akan dipakai untuk memperkaya diri. Jabatan hanya dijadikan alat untuk mengumpulkan kekayaan dan kita tidak lagi peduli bahwa tindakan itu merugikan keuangan negara.

Satu lagi pelajaran yang bisa dipetik polisi dari kasus yang terakhir ini adalah jangan menunda-nunda persoalan. Kalau ada aparat polisi yang melakukan tindak pidana, proses saja menurut aturan perundangan yang berlaku. Kesamaan di mata hukum tidak mengenal siapa yang melakukan kejahatan itu.

Kalau saja polisi sejak tahun 2004 memproses kasus dugaan penganiayaan yang menghilangkan nyawa oleh Kompol Novel Baswedan, tidak pernah akan ada penilaian Presiden yang mengatakan bahwa polisi tidak tepat cara dan waktu penanganan perkara.

Ketika kasus pidana ditunggu delapan tahun dan menunggu sampai ada pengaduan, polisi telah alpa menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum. Sebab, kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian bukanlah delik aduan, tetapi tindakan pidana yang harus diproses, meski tidak ada pengaduan.

Semua masalah itu sudah terjadi. Tidak perlu ada yang harus ditangisi. Kita jadikan semua pengalaman itu menjadi guru yang baik. Saatnya untuk memperbaiki citra polisi dan menunjukkan bahwa komitmen polisi untuk "melindungi dan melayani" masyarakat tidak pernah berubah.
EMBER
emoticon-Mewek gan ane mbacanya emoticon-Mewek
bagian mananya yang bikin menangis?
sungguh bikin terharu kata2 pak presiden kita

saya "PRIHATIN" atas kelakuan polisi emoticon-Frown emoticon-Frown
emoticon-Hammer2
masalahnya adalah, kita melihat kalau mereka ini gak pernah berubah...malah tambah menjadi-jadi, tambah congkak, tambah melenceng dari fungsinya sebagai pelayan masyarakat menjadi "orang pangkat" yang harus dilayani, harus disumbangi, harus dijatahi, harus ditunjangi....

coba tanya orang yang mau jadi polisi di Indonesia, apa niatnya...apa mau mengabdi pada masyarakat? mau memberantas kejahatan? engga.... kebanyakan mau hidup dihormati, pake seragam berpangkat, hidup enak, gampang kaya, naik moge.....

dari awal bangetnya aja udah salah...
Semoga Polisi cepet sadar deh. Kembali ke jalan yang benar emoticon-Big Grin
trok...metrok emoticon-Nohope
bagian mananya yg menangis, trok emoticon-Nohope
si SP paling yg nangis emoticon-Nohope
Quote:Original Posted By jojocircus
masalahnya adalah, kita melihat kalau mereka ini gak pernah berubah...malah tambah menjadi-jadi, tambah congkak, tambah melenceng dari fungsinya sebagai pelayan masyarakat menjadi "orang pangkat" yang harus dilayani, harus disumbangi, harus dijatahi, harus ditunjangi....

coba tanya orang yang mau jadi polisi di Indonesia, apa niatnya...apa mau mengabdi pada masyarakat? mau memberantas kejahatan? engga.... kebanyakan mau hidup dihormati, pake seragam berpangkat, hidup enak, gampang kaya, naik moge.....

dari awal bangetnya aja udah salah...


betul banget gan emang udah dari akar bawahnya yang bikin semua hal jadi seperti ini, dari rekrutmen polkish aja udah banyak korupsi, temen ane jadi polisi kudu bayar 250 jeti, tapi kalo pengen murah harus diluar jawa dulu..
temen ane yang baru jadi polisi sudah songong banegt gan gayanya selangit kayak mereka yang berkuasa emoticon-No Hope
Sudah sepantasnya polisi nangis, malah harusnya malu juga. Persepsi publik terhadap instansi ini sudah sangat buruk, kelakuan oknum yang makin ga simpatik, sistem masuk yang make duit, apa-apa di duitin...
Sebenernya kalo dilihat dari pidato presiden juga kurang tegas, harusnya juga diambil sikap tegas, mengintervensi instansi yang ada di bawahnya, yaitu polri.
Bentar ya ,
Aku komentnya nanti saja.


Aku nyari bagian yang nangisnya dulu. emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By adiorderajah
Sudah sepantasnya polisi nangis, malah harusnya malu juga. Persepsi publik terhadap instansi ini sudah sangat buruk, kelakuan oknum yang makin ga simpatik, sistem masuk yang make duit, apa-apa di duitin...
Sebenernya kalo dilihat dari pidato presiden juga kurang tegas, harusnya juga diambil sikap tegas, mengintervensi instansi yang ada di bawahnya, yaitu polri.


tapi gan kemaren sibuya juga berpesen klo president tidak bisa intervensi ranah hukum karena nanti bisa rancu
udah pak kapolri iklhaskan saja kasus simulator kepada KPK tunjukan kalau kepolisian ingin bersih emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By susunade
udah pak kapolri iklhaskan saja kasus simulator kepada KPK tunjukan kalau kepolisian ingin bersih emoticon-I Love Indonesia (S)


emang sich gan udah di ikhlasin tapi untuk kompol nopel masih blom ikhlas kayaknya tuh si polkish emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By susunade
udah pak kapolri iklhaskan saja kasus simulator kepada KPK tunjukan kalau kepolisian ingin bersih emoticon-I Love Indonesia (S)


Ane ikhlas gan...tapi tolong buanget nama ane jangan di-sebut2 ketika diperiksa KPK ya.!
Quote:Original Posted By Khoontol
Bentar ya ,
Aku komentnya nanti saja.


Aku nyari bagian yang nangisnya dulu. emoticon-Ngacir


Udah ketemu belum gan ? Ane kok gak nemu?
Mungkin judulnya yang keliru, mestinya "Jangan Menangisi Polisi!"
Korps Pramuka gak bakalan nangis bro!!!
Tuch liat mereka masih ngotot dan nyari seribu cara buat ngesel si Novel.
Seperti pada kasus Susno Duadji .... palingan akan dicarikan jalan tengah, agar wibawa korps pramuka tetap terjaga. Dah jadi lagu lama!!!
Setuju, rakyat nggak membenci polisi secara institusi cuman mereka nggak suka masih banyak oknum-2 kotor yg masih bercokol di tubuh Polri & menjabat di posisi-posisi strategis.

Kalo mereka membenci polisi secara intitusi pasti Kompol Novel, pak Bibit bakalan di sikat juga.

Ane pernah "disakiti" & "dikerjain" Polisi tapi ane pernah juga dibantu & ditolong mereka dalam pribadi kehidupan ane.. mungkin agan-2 juga emoticon-Big Grin

Presiden sudah membuat sikap tegas. Walaupun itu pahit semoga bisa menjadi obat bagi POLRI untuk lebih baik lagi..

Hidup KPK, Hidup Polri Hidup Presiden !!!

HIDUP RAKYAT INDONESIA

emoticon-I Love Indonesia
Quote:Original Posted By Pahlawan31
tapi gan kemaren sibuya juga berpesen klo president tidak bisa intervensi ranah hukum karena nanti bisa rancu


Ranah hukum itu bersifat yudikatif dalam hal ini ya di pengadilan, bahkan presiden aja punya hak buat memberikan grasi dan remisi yang bisa diartikan "mengintervensi/merubah" hasil hukuman tho?
Apalagi cuman polri yang jelas-jelas ada di bawah eksekutif dan baru dalam tahap penyidikan, kan bisa di SP3 kan tho?
Kalo mau bener-bener peduli, harusnya intervensi yang ekstrim sekalian, presiden bentuk badan buat bersih-bersih instansi polri. Dah terlalulama dibiarkan jadinya ya kayak gini kan...
kalau ga mau dibubarkan,institusi kepolisian harus dirombak total, power yg terlalu besar & wilayah terlalu luas harus diamputasi, contoh model yg udah jadi bisa diambil dari amrik

tapi apa mau periuk nasi mereka diambil?
Quote:Original Posted By VigilantResolve
Udah ketemu belum gan ? Ane kok gak nemu?
Mungkin judulnya yang keliru, mestinya "Jangan Menangisi Polisi!"


Hahahah .... emoticon-Ngakak (S)

Iya ya ,
Kalo judulnya " Jangan Menangisi Polihit ".

Aku ya gak usah nyari laaaah. emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By VigilantResolve
Udah ketemu belum gan ? Ane kok gak nemu?
Mungkin judulnya yang keliru, mestinya "Jangan Menangisi Polisi!"


banyak yang nyari, polisi menangis ya,.....
semoga polisi ndak menangis,..... tapi terharu dan malu.