alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016865264/di-pailitkan-telkomsel-jangan-jumawa-itu-singtel-aja-mulai-jual-jual-sahamnya
Di Pailitkan, TELKOMSEL jangan Jumawa. Itu SINGTEL aja mulai Jual-jual Sahamnya!
FOR SALES ....
Di Pailitkan, TELKOMSEL jangan Jumawa. Itu SINGTEL aja mulai Jual-jual Sahamnya!
mau di jual murah, soalnya sudah dinyatakan pengadilan jatuh pailit ....[/]

Prima Jaya Jelaskan Gugatan Pailit Telkomsel ke DPR
Selasa, 9 Oktober 2012 | 17:10 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) diputus pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 14 September 2012 atas permohonan PT Prima Jaya Informatika. Gugatan pailit ditempuh Prima Jaya agar proses hukumnya cepat selesai. Dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi I DPR dengan PT Prima Jaya Informatika dan Yayasan Olahragawan Nasional, Selasa (9/10/2012), anggota Komisi I Meutya Hafid menanyakan mengapa Prima Jaya menempuh jalan gugatan pailit terhadap Telkomsel. "Ada banyak pilihan langkah hukum. Prima Jaya bisa mengambil gugatan perdata. Lalu, kenapa masuk ke Pengadilan Niaga dengan Undang-undang kepailitan?," tanya Meutya kepada Chairman Prima Jaya Informatika Tonny Djayalaksana. Tonny lantas menjawab, "Kasus ini sudah memenuhi Undang-undang Kepailitan. Kita ambil langkah pailit agar prosesnya cepat. Kalau ambil perdata, prosesnya bisa tahunan."

Tonny mengatakan, masalah ini bermula dari pemutusan hubungan kontrak secara sepihak yang dilakukan Direksi baru Telkomsel pada 30 Mei 2012 melalui email. Direksi baru Telkomsel menjabat sejak 22 Mei. Setelah peristiwa pemutusan ini, Prima Jaya mencoba menjalin komunikasi dengan Direksi baru Telkomsel. Dua kali mengirim surat tak kunjung dijawab. Sampai akhirnya Tonny bertemu salah satu petinggi Telkomsel, yang secara lisan mengatakan operasional distribusi kartu Prima dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan. "Kami merasa dilecehkan oleh Telkomsel, karena pemutusan kontrak secara sepihak disampaikan hanya lewat email," tegas Tonny.

Kartu Prima merupakan edisi kartu perdana dan voucher isi ulang bergambar atlet nasional, yang diinisiasi oleh Telkomsel dan Yayasan Olahraga Indonesia (YOI). Keuntungan dari penjualan kartu Prima akan disumbangkan ke YOI untuk meningkatkan kesejahteraan para atlet dan mantan atlet. Distribusi kartu Prima ini dilakukan oleh PT Prima Jaya Informatika, kontrak antara keduanya berlangsung selama 2 tahun, dari 1 Juni 2011 sampai 1 Juni 2013. Prima Jaya baru didirikan setelah perjanjian ini, dipimpin oleh Tnny Djayalaksana, yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas YOI.

Ketika Prima Jaya mengajukan pesanan pembelian untuk tahun kedua pada 20 dan 21 Juni 2012, permintaan ini ditolak oleh Telkomsel. Anak perusahaan Telkom ini menilai Prima Jaya wan prestasi, tak dapat memenuhi taget penjualan di tahun pertama. Dalam perjanjian kontrak, Telkomsel menargetkan Prima Jaya dapat menjual 10 juta kartu perdana Prima dalam jangka waktu setahun, dan menjual 120 juta voucher Prima dalam waktu setahun. Namun, Prima Jaya tak dapat memenuhi target tersebut. Per Juni 2012, menurut data Telkomsel, PT Prima Jaya Informatika hanya mampu menjual 525.000 kartu perdana dan 1.924.235 voucher isi ulang. Jumlah ini jauh dari target yang diinginkan Telkomsel.

Prima Jaya Informatika mengajukan gugatan pailit terhadap Telkomsel di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 16 Juli 2012. Tonny mengatakan, anak perusahaan Telkom itu telah menghentikan kerja sama secara sepihak dan menuduh Telkomsel punya utang jatuh tempo sebesar Rp 5,260 miliar. Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pun memutus pailit Telkomsel pada 14 September 2012. Telkomsel mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung pada 21 September 2012. Anggota Komisi I DPR Max Sopacua mengatakan, ada kontradiksi pernyataan yang dilontarkan kedua belah pihak. Menurutnya, DPR perlu memanggil Telkomsel, Prima Jaya Informatika, dan YOI dalam satu ruang, untuk mencari jalan keluar atas masalah ini.
http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...lkomsel.ke.DPR


Temasek Jual Saham SingTel Rp 9,88 Triliun
Rabu, 26 September 2012 | 13:36 WIB

Di Pailitkan, TELKOMSEL jangan Jumawa. Itu SINGTEL aja mulai Jual-jual Sahamnya!

TEMPO.CO, Singapura - Seorang sumber menyebutkan hari ini, Rabu, 26 September 2012, bahwa Temasek Holding telah menjual kepemilikan sahamnya di Singapore Telecommunications Ltd (SingTel) senilai Sin$ 1,28 miliar (US$ 1,04 miliar atau senilai Rp 9,88 triliun). Kantor berita Dow Jones memperkirakan, sebanyak 400 juta lembar saham SingTel dilepas pada harga antara Sin$ 3,2 – Sin$ 3,25 per lembar. Hingga Akhir Maret lalu, Temasek masih memiliki 54,4 persen SingTel.

Seorang pejabat Temasek membenarkan bahwa pemegang saham telah melepas 400 juta lembar saham SingTel. “Tapi, kami tetap menjadi pemegang saham mayoritas di SingTel dan merupakan portofolio terbesar kami,” kata dia. Temasek Holding, yang merupakan perusahaan milik pemerintah Singapura, saat ini memang tengah berusaha melepaskan kepemilikannya pada beberapa perusahaan investasi strategis di Singapura dan aset-aset finansial.

Program divestasi ini adalah bagian dari strategi Temasek menyeimbangkan portofolio perusahaan. Kemungkinan, perusahaan investasi itu tengah mengincar perusahaan Cina yang berbasis sumber daya alam dan energi. Di Indonesia, SingTel memiliki 35 persen saham PT Telkomsel. Akibat beredarnya berita penjualan saham tersebut, harga saham SingTel bursa saham Singapura jatuh 5,1 persen hari ini. Harganya sempat merosot hingga ke Sin$ 3,16 per lembar, namun kini ditransaksikan pada harga Sin$ 3,2.
http://www.tempo.co/read/news/2012/0...Rp-988-Triliun


Telkomsel Berkontribusi Sing$ 241 Juta terhadap SingTel di Kuartal I
Thursday, 16 08 2012

Di Pailitkan, TELKOMSEL jangan Jumawa. Itu SINGTEL aja mulai Jual-jual Sahamnya!
[i]Kontribusi Telkomsel terhadap SingTel naik 14,7% di kuartal I dibandingkan periode sama tahun lalu
.

JAKARTA (IFT) - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) berkontribusi sebesar Sing$ 241 juta pada Singapore Telecommunications Ltd (SingTel), yang memiliki 35% saham Telkomsel. Pada kuartal pertama tahun fiskal yang berakhir 30 Juni 2012, SingTel mencatat kenaikan laba bersih 3,2% menjadi Sing$ 945,3 juta dari periode sama tahun lalu Sing$ 916,2 juta.

Berdasarkan laporan kuartal I dari situs perusahaan, Rabu, kontribusi Telkomsel naik sebesar 14,7% dari periode sama tahun sebelumnya. Salah satu penyebabnya adalah penurunan mata nilai uang rupiah terhadap dolar singapura sebesar 6% dibanding periode sebelumnya.
http://old.indonesiafinancetoday.com...l-di-Kuartal-I

------------------

Singapore sekarang memang lagi kesulitan keuangan akibat imbas krisis ekonomi Eropa dan AS yang belum pula pulih-pulih. Sementara pasar keuangan dan pasar Saham dunia juga lagi sakit-sakitan, banyak ruginya (akibat harga saham jeblog) ketimbang untungnya. Penjualan saham-saham Singtel itu tampaknya upaya pemerintah Singapore menambah kocek negaranya. Kaitannya dengan TELKOMSEL? Sebagain saham TELKOMSEL itu dipegang oleh Singtel. Meskipun Singtel berulang kali bilang bahwa mereka tak akan melego saham TELKOMSEL itu, tapi itu adalah omongan mereka tahun lalu (2011), ketika duit mereka masih cukup. Jadi boleh jadi, saham-saham TEKOMSEL itu pun akan dilepas Singtel ke penawar tertinggi. Ketika dulu Singtel menguasai saham INDOSAT, itu sahamnya dia lego ke pengusahan Kuwait hingga saat ini. Nah, bijimana kalau saham TELKOMSEL yang dimiliki Singtel itu, dilegonya ke Israel?

emoticon-Angkat Beer
Telkomsel Dipailitkan, Tifatul Berkaca dari Lepasnya Indosat
October 3, 2012

Menkominfo Tifatul Sembiring (inet)Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring berharap agar Telkomsel lepas dari vonis pailit. Untuk itu, Tifatul mengaku dirinya telah menelepon Menteri BUMN Dahlan Iskan.“Saya sudah telpon Pak Dahlan, bahwa masalah ini serius. Ya, Pak Dahlan koordinasi dengan Telkomsel secara intensif,” ujar Tifatul. Hal ini diungkapkan Tifatul usai menghadiri Sosialisasi Perpres No. 55 Tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (Stranas PPK) Jangka Panjang 2012-2015 dan Jangka Menengah 2012-2014 di Gedung Bappenas Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2012).

Tifatul menyayangkan jika Telkomsel sampai pailit. Menurutnya, kondisi Telkomsel saat ini tidak layak untuk pailit. “Pelayanannya masih bagus, pelanggannya juga masih banyak. Kalau dari keuangan juga masih aman. Keputusan ini mengagetkan semua orang. Gak cuma saya kan?” lanjutnya. Untuk itu, dia memberi alternatif vonis selain pailit. “Vonisnya, misalnya bayar paksa gitu, ya bayar saja. Kan keputusannya bukan satu-satunya pailit. Misalnya pengadilan atau MA vonis bayar paksa dengan denda. Ya bayar saja,” ujar Tifatul.

Selain itu, Tifatul juga mengingatkan agar Telkomsel perlu dilindungi, mengingat pengalaman lepasnya Indosat dari genggaman milik nasional. “Saya hanya ingin membela bahwa ini merah putih. Itu saja. Kepada MA, kita juga ingatkan. Indosat dulu juga kita sayangkan. Apakah ini (Telkomsel) akan dilepas lagi, kan tidak mungkin,” tuturnya. Meski telah mengingatkan Dahlan Iskan tentang betapa seriusnya masalah ini, Tifatul mengaku tak memberikan usul atau saran apapun. “Ya gak perlu, sudah pinter kok (Dahlan Iskan-red.),” pungkasnya.

Telkomsel sendiri merupakan operator yang memiliki jumlah pelanggan seluler terbesar di Indonesia, dengan komposisi kepemilikan saham 65% milik Telkom dan 35% SingTel, Singapore. Sementara Indosat, menurut catatan Wikipedia, tercatat sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada tahun 1980. Dimana saat itu seluruh sahamnya dimiliki oleh pemerintah Indonesia.Hingga pada akhir tahun 2002, pemerintah Indonesia menjual 41,94% kepemilikan saham Indosat ke Singapore Technologies Telemedia. Dengan demikian, Indosat menjadi milik asing.

Pada bulan November 2003, Indosat melakukan penggabungan usaha tiga anak perusahaannya (akuisisi) PT Satelindo, PT IM3, dan Bimagraha, sehingga menjadi salah satu operator selular terbesar di Indonesia. Pada 1 Maret 2007, STT menjual kepemilikan saham Indosat sebesar 25% di Asia Holdings Pte. Ltd. ke Qatar Telecom.

Berlanjut pada 31 Desember 2008, saham Indosat dimiliki oleh Qatar Telecom secara tidak langsung melalui Indonesia Communication Limited (ICLM) dan Indonesia Communications Pte Ltd (ICLS) sebesar 40,81%, sementara pemerintah Indonesia dan Publik memiliki masing-masing 14,29% dan 44,90%. Sampai akhirnya, pada tahun 2009, Qatar Telecom menguasai 65% saham Indosat melalui tender offer, dengan memiliki tambahan 24,19% saham seri B dari publik.
http://lagulagu.web.id/24132-telkoms...l-berkaca-dari
Paling dijegal ama pemerintah RI. Ending: telkomsel balik jadi milik kita bersama
salah satu BUMN terkorup di republik emoticon-Big Grin

syukurin di pailitin, rese sih sama vendor emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By



Singapore sekarang memang lagi kesulitan keuangan akibat imbas krisis ekonomi Eropa dan AS yang belum pula pulih-pulih. Sementara pasar keuangan dan pasar Saham dunia juga lagi sakit-sakitan, banyak ruginya (akibat harga saham jeblog) ketimbang untungnya. Penjualan saham-saham Singtel itu tampaknya upaya pemerintah Singapore menambah kocek negaranya. Kaitannya dengan TELKOMSEL? Sebagain saham TELKOMSEL itu dipegang oleh Singtel. Meskipun Singtel berulang kali bilang bahwa mereka tak akan melego saham TELKOMSEL itu, tapi itu adalah omongan mereka tahun lalu (2011), ketika duit mereka masih cukup. Jadi boleh jadi, saham-saham TEKOMSEL itu pun akan dilepas Singtel ke penawar tertinggi. Ketika dulu Singtel menguasai saham INDOSAT, itu sahamnya dia lego ke pengusahan Kuwait hingga saat ini. Nah, bijimana kalau saham TELKOMSEL yang dimiliki Singtel itu, dilegonya ke Israel?

emoticon-Angkat Beer


nyang beli nanti Telkom, tuh Telkom duitnya masih banyak, dan dulu pernah ada rencana mau menaikan porsi sahamnya di Telkomsel.

lagian apa urusannya, Telkomsel di pailitkan sama Singtel jual2 saham, lagian cuma masalah piutang yang gak seberapa kok, Telkomsel sampai dinyatakan pailit, entu mah recehan buat Telkomsel.

jadi, gak perlu lebay lah.
Si ONENG bikin tered lagi.... woi oneng utang telkomshit berape, asetnye berape.... utang 35 milliar dibanding asetnya yang 25 trillion mah udah kayak receh.... ente aje yang begok ama tuh hakim tolol....
makanya klo ngadain kerjasama mbok ya yang bener,
diselesaiin dengan baek2 n tepat waktu.
Quote:Original Posted By _amrozi_lagi_
salah satu BUMN terkorup di republik emoticon-Big Grin

syukurin di pailitin, rese sih sama vendor emoticon-Big Grin


hahaha... pengalaman pribadi yak??
tp emang 2-3 thn lalu pas lagi jaya2 pada sombong2 staffnya
beneran nih telkomsel mau pailit gan ??
Makanya punya hutang dibayar. Jangan wanprestasi seenaknya. Makan tuh pelajaran.
Quote:Nah, bijimana kalau saham TELKOMSEL yang dimiliki Singtel itu, dilegonya ke Israel?
ya syuka-syuka singtel dong cyinnn emoticon-Big Grin
saham ya saham yang punya mereka
mau dijual ke alien juga bebas

-

urusan pailit telkomsel . masalah harga diri doang dah tuh
tinggal bayar utangnya . terus tarik balik pake pasal wanprestasi . beres dah
orang yayasan emang taunya makan gaji buta doang
target 10juta, capaian cuma 0,5juta . apa ga ngehek tuh emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By w4w4n_99
beneran nih telkomsel mau pailit gan ??


enggak koq gan, cuma masalah pemutusan kontrak secara sepihak.
dan pihak yg diputusnya gk terima (prima). minta ganti rugi atas kontrak yg di putus ke telkomsel tp telkomsel gk mau bayar.

akhrinya si prima menuntut ke pengadila niaga klo telkomsel gk mau bayar ganti rugi kontrak gara2x telkomsel pailit.

gitu ceritanya gan.
==============================

mungkin emg bener telkomsel lg gk ada duit cash, krn ud habis bt beli saham sing tel yg dijual ama temasek nomimees.emoticon-I Love Indonesia (S)

tp mungkin juga uang telkomsel habis gara2x habis diperah ama anggota DPR. (baca berita BUMN sapi perah DPR)emoticon-Cape d... (S)
emang udah kelewatan nih telkomseol
tarifnya mahal banget emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)
nomor lama susah dibuang
sebaiknya bubarkan telkomsel ...ceraikan singtel....
mudah2n diborong mama telkom sahamnya
wah berita lama kenapa jadi recommended for you ya ??? aneh aja ni kaskus
Quote:Original Posted By penjahat.klamin
Si ONENG bikin tered lagi.... woi oneng utang telkomshit berape, asetnye berape.... utang 35 milliar dibanding asetnya yang 25 trillion mah udah kayak receh.... ente aje yang begok ama tuh hakim tolol....


Oh... jadi begitu. Sementang punya harta banyak trus hutang2 yg di anggap kecil itu gak perlu dibayar??? Bisnis macam apa itu??? Gak heran makin susah bisnis di indo. Wong korporasi besar aja cara bisnisnya cem keparat gitu.

Klo emang beneran kaya mah di bayar atuh neng hutang yg katanya receh gitu juga. Mungkin buat telkomsel receh. Tapi buat org2 kecil itu nilainya udah gede bgt cuy.

tipikal pendukung jongos suka menyepelekan dan gak tau diri. emoticon-Ngakak (S)