alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016859816/dahlan-iskan-inginkan-7-bumn-menangkan-tender-migas-rp200-t
Dahlan Iskan Inginkan 7 BUMN Menangkan Tender Migas Rp200 T
Referensi: http://www.beritasatu.com/bisnis/765...s-rp200-t.html

Menteri BUMN Dahlan Iskan minta tujuh BUMN dapat memenangi tender yang diselenggarakan oleh BP Migas senilai Rp200 triliun.

Ketujuh BUMN itu adalah PT Rekayasa Industri Persero, PT Pertamina Persero, PT Asuransi Jasindo Persero, PT Waskita Karya Persero, PT Wijaya Karya Tbk, PT Adhi Karya Tbk, serta PT Hutama Karya Persero.

"Kemarin (Senin) bentuk dan tunjuk 'ketua kelasnya' Rekin," kata Dahlan saat ditemui usai Rapim di Kantor Danareksa, hari ini, Selasa (9/10).

Dahlan beralasan bahwa penunjukan PT Rekayasa Industri (Rekin) menjadi ketua karena perseroan memiliki kemampuan tertinggi di keluarga BUMN yang dapat mengerjakan pekerjaan di sektor minyak dan gas (migas). Oleh sebab itu, pekan depan Rekin harus menyerahkan kluster-kluster apa saja yang dapat dikerjakan oleh BUMN.

"BUMN dan swasta masing-masing kluster nanti ditunjuk 'ketua kelasnya'," ungkapnya.

Ia menilai, ada tujuh hingga sembilan kluster yang dapat dikerjakan oleh BUMN bersama dengan perusahaan swasta.

"Karena dana Rp200 triliun itu besar sekali. Kalau kita bisa merebut sepertiga, itu saja sudah Rp70 triliun," paparnya.

Dahlan mengharapkan tujuh BUMN dan perusahaan swasta bersama-sama merebut proyek migas senilai Rp200 triliun tersebut. Perusahaan dalam negeri, khususnya BUMN memiliki kemampuan yang harus ditata dengan baik.

"Kami minta kepada BP Migas apa saja yang bisa dikerjasamakan BUMN agar uang Rp200 triliun bisa masuk ke dalam negeri," ungkapnya.

Ia menambahkan, BUMN harus menyiapkan diri untuk memenangi tender migas tersebut. Bila tahun ini tidak ada tender migas yang dapat digarap, Dahlan minta kepada BUMN kapan waktu pelaksanaan tendernya.

Selama ini, BP Migas selalu mengkoordinasikan KPS (kontraktor production sharing) dalam negeri dan asing yang berada di Indonesia. Semua anggarannya harus lewat BP migas serta persetujuan tendernya. Oleh sebab itu, BUMN harus meningkatkan kemampuan dan kolaboriasi dengan swasta agar memenangi tender migas.

"Kalau tender kita jangan kalah. Nah, kita rumuskan dari segi kualitas. Selama ini, ada keluhan bahwa 'delivery'-nya kurang baik, baik kualitas dan harganya juga. Intinya, bagaimana semaksimal tender harus jatuh ke dalam negeri," katanya.

Penulis: Antara/ Yudo Dahono

Jangan biarkan uang dan kekayaan negara kita dikeruk asing... Semangat ... emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)