alexa-tracking

INKA Genjot Produksi Kereta Untuk Ekspor (Bukan Untuk Dalam Negeri)

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016849277/inka-genjot-produksi-kereta-untuk-ekspor-bukan-untuk-dalam-negeri
INKA Genjot Produksi Kereta Untuk Ekspor (Bukan Untuk Dalam Negeri)
Quote:INKA Genjot Produksi Kereta Untuk Ekspor (Bukan Untuk Dalam Negeri)

Kebutuhan kereta api listrik (KRL) dalam negeri terus bertambah. Sayangnya, industri kereta domestik masih sulit menggenjot produksi untuk memenuhi permintaan itu. Industri ini berharap pemerintah menghapuskan bea masuk 5%-10% komponen kereta agar mereka bisa menggenjot produksi.

"Ini sebagai stimulus untuk menambah produksi kereta," tandas Kasubdit Industri Roda Dua dan Kereta Api Kementerian Perindustrian Budi Hartoyo, kemarin. Budi mengatakan, kebutuhan komponen impor masih cukup besar. Soalnya, saat ini, produksi PT Industri Kereta Api (Inka) baru memiliki kandungan lokal rata-rata 50%.

Saat ini, PT Inka sebagai satu-satunya produsen kereta api dalam negeri baru mampu membuat 40 unit KRL tiap tahunnya. Satu unit KRL terdiri dari empat gerbong. Sementara kebutuhan KRL di dalam negeri mencapai 180 unit per tahunnya. Artinya Inka baru bisa mengisi sekitar 22% dari kebutuhan.

Sementara itu. pemerintah juga terus mendorong penggunaan KRL sebagai salah satu andalan moda angkutan massal di masa depan. Misalnya rencana pemerintah membuat jaringan kereta api menuju bandara. Hal ini dipastikan akan membuat permintaan KRL di dalam negeri makin bertambah.

Bila produksi KRL domestik tidak didorong, impor KRL akan semakin banyak. Saat ini, sisa kebutuhan KRL yang sebanyak 78% masih impor. "Ini dia yang membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih harus impor KRL terutama dari Jepang," katanya.

PT Inka sendiri masih sulit meningkatkan kapasitas produksi KRL. Salah satu sebabnya adalah masih adanya bea masuk komponen yang dibutuhkan Inka, diantaranya komponen rangka tempat duduk, motor traction, atau komponen bodi kereta.

Agus Purnomo, Direktur Utama PT Inka bilang, pihaknya membutuhkan dana sekitar Rp 300 miliar untuk memproduksi 40 unit KRL setiap tahun.
Bila pengeluaran dari pos bea masuk bisa berkurang, produksi KRL INKA bisa terdongkrak. Namun ia belum punya hitungan kenaikan kapasitas produksi Inka. "Kebutuhan KRL impor lambat laun bisa berkurang," katanya.

Ekspor ke Malaysia

Saat ini, kapasitas produksi PT Inka selain KRL per tahunnya adalah 300 unit kereta barang, 120 unit kereta penumpang serta 15 unit lokomotif.
Sejauh ini, klien utama pabrik gerbong kereta api yang berlokasi di Madiun ini adalah Kementerian Perhubungan. Tahun ini, Kemhub telah memesan 50 unit kereta ekonomi berpendingin untuk memenuhi lonjakan kebutuhan transportasi ketika Lebaran dan Tahun Baru.

Selain itu, untuk tahun ini, Inka juga menargetkan untuk melakukan peremajaan terhadap 362 unit kereta api ekonomi milik KAI yang sudah tidak layak beroperasi. Perinciannya, dari jumlah tersebut sebanyak 284 unit adalah kereta yang sudah berusia 40 - 42 tahun dan sekitar 42 unit berusia 30 tahun.

Tak cuma pasar domestik, Inka juga sedang menyelesaikan 6 unit kereta penumpang tersisa dari total pesanan 16 unit gerbong ke Keretapi Tanah Malayu Berhad ( KTMB ), perusahaan kereta api asal Malaysia tahun ini.

Inka memang sedang menggenjot aksi usaha. Pasalnya perusahaan yang masih merugi ini ingin meraup pendapatan sebesar Rp 1 triliun sampai akhir tahun ini.


http://industri.kontan.co.id/news/in...por/2012/10/09

Wajar saja mereka menggenjot pasaran luar, supaya bisa segera keluar dari kondisi yang masih rugi menjadi kondisi sebaliknya emoticon-Big Grin

Coba saja Roda, Transmisi Hidrolik, Motor Traksi, Mesin Loko, Alternator, dan komponen-komponen lain bisa diproduksi sendiri dengan mutu yang bagus, pasti lebih enak kondisinya...
lah kenapa pt KAI ngga memakai produk mereka aja

kok malah impor mulu barang bekas emoticon-Bingung (S)

kok bisa

lho kok malah diekspor?????
aneh....yang baru diekspor,,yang bekas malah diimporemoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)
harga jual keluar negeri lebih tinggi gan, jadi mayan buat menghidupi perusahaan dan menggaji karyawan
kalau di jual dalam negri bayarnya ngutang emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By fimanani
lho kok malah diekspor?????
aneh....yang baru diekspor,,yang bekas malah diimporemoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)


yang di ekspor mungkin speknya beda dengan yang dibutuhkan disini gan.
ekspor duitnya jelas
makanya INKA lebih sreg bisnis ekspor ,klo ama KAI keknya seret yah emoticon-Big Grin
kek ga tau indon aja mau barang murah tapi bagus emoticon-Stick Out Tongue
malah bisa2 ngutang dolo emoticon-Ngakak (S)

btw INKA madiun sebelah mana sih ...?boleh maen2 kesitu ga masuk ke workshopnya emoticon-Malu
apa tempatnya restricted area ?emoticon-Hammer


Quote:Original Posted By fimanani
lho kok malah diekspor?????
aneh....yang baru diekspor,,yang bekas malah diimporemoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)


baca tritnya ga sih ?

Quote:PT Inka sendiri masih sulit meningkatkan kapasitas produksi KRL. Salah satu sebabnya adalah masih adanya bea masuk komponen yang dibutuhkan Inka, diantaranya komponen rangka tempat duduk, motor traction, atau komponen bodi kereta.
Quote:Original Posted By .SEMAR.
ekspor duitnya jelas
makanya INKA lebih sreg bisnis ekspor ,klo ama KAI keknya seret yah emoticon-Big Grin
kek ga tau indon aja mau barang murah tapi bagus emoticon-Stick Out Tongue
malah bisa2 ngutang dolo emoticon-Ngakak (S):


kalau disini gak hanya murah tapi bagus, kalau bisa GRATIS TAPI BAGUS emoticon-Ngakak
mau gimana lagi KAI juga masih pembenahan gitu, jadi duitnya memang rada seret...

Quote:Original Posted By .SEMAR.
btw INKA madiun sebelah mana sih ...?boleh maen2 kesitu ga masuk ke workshopnya emoticon-Malu
apa tempatnya restricted area ?emoticon-Hammer


di jalan Yos Sudarso 71 Madiun,di jalan raya arah Surabaya, dekat Stasiun
kalau mau ke sana memang harus ada ijin atau rekomendasi orang dalam.....


Quote:Original Posted By .SEMAR.
baca tritnya ga sih ?


maklumi saja mar, kan pengejar postingan emoticon-Big Grin
Bagus PT Inka dapat customer dari luar negri, setidaknya dibayar berdasarkan PO yang disepakati emoticon-Malu (S)


_______________________________________________________
Kunci Pintu Digital com

Quote:Original Posted By anak.lelebamb
Bagus PT Inka dapat customer dari luar negri, setidaknya dibayar berdasarkan PO yang disepakati emoticon-Malu (S)


_______________________________________________________
Kunci Pintu Digital com


aih tau aja situ pembayaran pemerintah kyk apa emoticon-Embarrassment
palingbagus emang gini biar sama2x senang emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By admińistrator
lah kenapa pt KAI ngga memakai produk mereka aja

kok malah impor mulu barang bekas emoticon-Bingung (S)


yang jualan (INKA) ma yg make (PT KAI) duitnye sama2 SERET emoticon-Stick Out Tongue
mengkenye yg make lebih milih ngimport karna harganya cuma Rp500 juta dah dapet 1 gerbong dibandingkan beli baru dr INKA yg hampir 4x lipatnya (skitar Rp2 miliar) (tahun 2003) emoticon-Embarrassment

semoga aja bisa ditemukan win-win solution, keringanan import tax untuk INKA dan effisiensi serta peningkatan kinerja PT KAI dapat meningkatkan CAPEX sehingga bisa membeli BARU dr INKA emoticon-Smilie
Kalo dijual ke KAI harganya murah+diutang pula emoticon-Big Grin....mau bikin kereta masukin parts dipajakin gede,suruh jual kedalam negeri ditawar murah pulak....yah tepat kalo dijual keluar ajah,khan INKA juga harus ambil untung+bayar karyawannya....kenapa kita suka impor kereta bekas???karena gak ada yg tahu berapa sebenernya harga realnya di jepang,padahal awalnya HIBAH loh,tp yg hibah ajah dikorupsi ongkos kirimnya apalagi yg beli emoticon-Ngakak (S).....tanya kenapa???wani piro emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By susunade
kalau di jual dalam negri bayarnya ngutang emoticon-Cape d...



utangn jangka panjang alias bayarnya ... nantiiih emoticon-Ngacir
kok malah diekspor yah gan,,sedangkan kreta didalam negri aja udh pada rongsok,,hadeuhh
Quote:Original Posted By fimanani
lho kok malah diekspor?????
aneh....yang baru diekspor,,yang bekas malah diimporemoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)


Quote:Original Posted By androder
kok malah diekspor yah gan,,sedangkan kreta didalam negri aja udh pada rongsok,,hadeuhh



pejabat kite rada eksotis gan jadi demennya barang antik emoticon-Embarrassment

spare part nye antik, mahal2 pulak emoticon-Ngacir
Ini nih kalo perusahaan cuma mikirin uang. Di negara sendiri butuh kereta banyak, kok malah ekspor kereta? Benerin dulu tuh KRL + Kereta ekonomi emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By Muh.Reza
Ini nih kalo perusahaan cuma mikirin uang. Di negara sendiri butuh kereta banyak, kok malah ekspor kereta? Benerin dulu tuh KRL + Kereta ekonomi emoticon-Cape d... (S)


Salah ente gan,yg urusin kereta dalam negeri itu adalah KAI....kalo mau INKA bikin kereta buat dalam negeri,urusin dulu pembayaran dr buyer selaku yg beli....udah dijual harga modal ajah masih diutang lama pulak....emang yg bayar gaji karyawan INKA siape? emoticon-Ngakak (S)
jadi yang di Indo pakenya bekas jepang dulu ya emoticon-Bingung (S)
lagi-lagi di thread ini ane melihat masih banyak orang menganggap kalau INKA dan KAI adalah INSTITUSI YANG SAMA emoticon-Ngakak (S):
mungkin kalo ke luar gampang urusan duitnya
kalo ke pt persero di indonesia, mungkin nawarnya gila-gilaan, maklum aja mau di entit tuh duit, udah bukan rahasia umum lagi lah
×