alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016843081/nah-lhoooopolisi-pemburu-novel-juga-terlibat-peristiwa-penembakan
NAh LHOooo...Polisi Pemburu Novel Juga Terlibat Peristiwa Penembakan
NAh LHOooo...Polisi Pemburu Novel Juga Terlibat Peristiwa Penembakan

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu Kombes Dedy Irianto, yang memimpin usaha penangkapan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Kompol Novel Baswedan, juga terlibat dalam peristiwa penembakan terhadap seseorang yang diduga polisi sebagai pelaku kejahatan tiga bulan lalu.

Dedy Irianto memimpin operasi yang berujung pada tewasnya Edi Purwanto alias Edi Bagong, warga Desa Blitar, Kecamatan Binduriang, Rejang Lebong, Bengkulu. Edi tewas dengan luka di mata kiri dan peluru di kepalanya. Sementara, seorang korban lainnya mengalami luka di kaki.

Dalam tayangan berita streaming rakyatbengkulutv.com, Dedy Irianto memberikan pernyataan dalam peristiwa ini. "Kami kemarin melakukan patroli bersama. Kami tidak mau keamanan terganggu, dan kami kan melindungi masyarakat yang lain," ujar Deddy dalam tayangan yang disiarkan 12 Juli 2012.

Dedy keberatan hal itu disebut sebagai penembakan. Sebab, menurutnya, penembakan mengandung makna salah sasaran. "Ini bukan terjadi penembakan. Memang terjadi curat (pencurian disertai pemberatan). Kalau penembakan berarti salah sasaran, tapi ini curat. Anda bisa bayangkan, sekarang di polres sudah ada dua bus, dan itu terjadi setiap malam. Kalau tidak terpaksa kami tidak melakukan itu," kata Dedy.

Ia menerangkan, polisi melepas tembakan karena mendapat perlawanan dari puluhan pelaku perampokan. "Bukan melakukan penembakan, kami menembak pelaku, karena TKP (tempat kejadian perkara) ada di situ dengan pelaku sekitar 30 orang," ucap Dedy.

Tidak menjawab

Saat dikonfirmasi Tribun, Minggu (7/10/2012), Kombes Dedy tidak berkenan menjawab. "Maaf ini sudah malam, besok saja ya," katanya melalui saluran telepon.

Senin (8/10/2012), saat ditelepon dan di-SMS, Kombes Dedy tidak menanggapi. "Silakan aja langsung ke Kabid Humas, Pak," tulis Dedy melalui SMS.

Dalam laman berita rakyatbengkulutv.com Kabid Humas Polda Bengkulu Hery Wiyanto mengakui, penembakan Edi dilakukan anggota polisi. "Terjadinya penembakan karena sebelumnya pelaku yang berjumlah sekitar 30 orang melakukan pelemparan ke arah mobil anggota polisi, yang juga Timsus Polda Bengkulu yang dipimpin langsung oleh Direktur Reserse kriminal Umum Kombes Dedy Irianto," jelas Hery seperti dikutip dari laman tersebut.

Herry membenarkan pelaku penembakan adalah anggota polisi. Namun, kata dia, penembakan dilakukan untuk melindungi diri dari serangan pelaku yang menyerang lebih dulu.

Perampokan bus

Ia menuturkan, kejadian berawal ketika sebuah bus dari Jambi menuju Bengkulu diadang tiga sepeda motor, persis di tengah jalan. Jurmin, sopir bus, menghentikan kendaraannya. Saat itulah, menurut Herry, muncul sekitar 30 orang, yang langsung merusak bus dan masuk, serta merampok harta benda dan barang berharga milik 27 penumpang, termasuk sopir bus.

Kapolres Rejang Lebong yang menerima laporan, langsung menerjunkan anggotanya untuk mengamankan lokasi. Namun, saat mendekati lokasi kejadian, kata dia, mobil Kapolres yang ditumpangi salah satu anggota Presidium Pemekaran Kabupaten Lembak, mendapat serangan dari para pelaku. Operasi polisi mendapat perlawanan. Sekelompok orang bersenjata tajam melempari mobil polisi dengan batu dan bom molotov. Merasa terdesak, polisi lantas melepaskan tembakan.

Seorang lelaki yang kemudian diketahui bernama Edi Purwanto alias Edi Bagong tewas dengan luka di mata kiri dan kepala. Menurut Herry, Edi diduga sebagai salah seorang pelaku perampokan. Selain mengenai Edi, peluru polisi juga mengenai korban lainnya, warga Desa Cahaya Negeri. Ia terkena tembakan di kaki dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Linggau. Dari pihak penumpang bus, tiga orang dilukai perampok yaitu Basar, Sulik, dan Rusmini.

Usai peristiwa penembakan, warga sekitar protes atas penembakan Edi dengan memblokade jalan. Edi adalah warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Aksi massa ini membuat jalan utama Bengkulu-Sumatera Selatan tertutup. Polisi berhasil membubarkan massa dan membuka blokade.

Tukang adzan

Mengutip pemberitaan bengkuluekspress.com, Sutarti (51), ibu Edi, menuturkan, ia mengetahui anaknya bekerja sebagai petani dan berjualan. Menurutnya, Edi juga aktif dalam kegiatan pengajian di masjid dekat rumahnya. Keaktifan Edi di masjid juga diakui oleh Kepala Desa Belitar Muka, Suryono. Masih menurut pemberitaan bengkuluekspress.com, Edi dikenal sebagai tukang adzan di masjid desa dan sering menyampaikan dakwah.

Sementara, harianrakyatbengkulu.com memberitakan, berdasarkan keterangan keluarga, saat itu Edi Purwanto justru menyusul mobil yang dikendarai polisi karena ingin tahu apa masalah yang sebenarnya terjadi sehingga dilempar warga. Namun malang, ia kena tembak.

Dalam pemberitaan lain bengkuluekspress, Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Burhanudin Andi menegaskan Edi adalah salah seorang pelaku perampokan bus.

Sumber :Tribunnews.com
Editor :Heru Margianto
kompas

Nah...ini yang namanya maling teriak jambret......emang dasar kampretos emoticon-Mad (S)
kita lihat, bakalan di proses nggak kampret yang ini?
alasannya pasti macem2 emoticon-Ngakak (S)
ga bakalan di proses tu...kecuali tu polisi membuka bobrok kepolisian pasti cepat diproses......novel seperti susno part 2....emoticon-Ngakak
he eh ... kalo ga bisa ngeles lantas apa gunanya istilah ... ada 1001 alasan ... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By K120NY
kita lihat, bakalan di proses nggak kampret yang ini?
alasannya pasti macem2 emoticon-Ngakak (S)


oww...tidak bisa
kecuali nih orang kerja di kpk emoticon-Big Grin
baru dia diproses emoticon-Ngakak (S)
Buka2an deh jadinya emoticon-Big Grin

Ayo usut kesalahan yang lain biar makin rame emoticon-Cape d... (S)
masalah penembakan itu memang tidak terlepas dari situasi di daerah lembak di bulan puasa yang lalu, beberapa kali terjadi bentrok hingga beberapa warga meninggal...sedang untuk yang satu ini, seingat saya saat itu dibahas di koran lokal, dimana menurut warga daerah sana, korban saat itu menyusul ke tempat kejadian justru untuk melihat apa yang terjadi dan bukan ikut merampok ataupun mengancam mobil yang berisi pejabat polisi..efek dari kasus tersebut sampai mengakibatkan jalur bengkulu-linggau menjadi terputus karena diblokir warga setempat .CMIIW
kalo yang ini nggak di proses, udah jelas sekali kalo yang kemaren itu namanya kriminalisasi emoticon-Marah
Quote:Original Posted By beket
ga bakalan di proses tu...kecuali tu polisi membuka bobrok kepolisian pasti cepat diproses......novel seperti susno part 2....emoticon-Ngakak


masyarakat kurang mendukung susno, sehingga nyanyiannya bisa di bungkam.

Dukung susno jadi Capress emoticon-Ngakak emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By hogswart19
masalah penembakan itu memang tidak terlepas dari situasi di daerah lembak di bulan puasa yang lalu, beberapa kali terjadi bentrok hingga beberapa warga meninggal...sedang untuk yang satu ini, seingat saya saat itu dibahas di koran lokal, dimana menurut warga daerah sana, korban saat itu menyusul ke tempat kejadian justru untuk melihat apa yang terjadi dan bukan ikut merampok ataupun mengancam mobil yang berisi pejabat polisi..efek dari kasus tersebut sampai mengakibatkan jalur bengkulu-linggau menjadi terputus karena diblokir warga setempat .CMIIW


nah lo,,ko beda ama versi polkis nih emoticon-Bingung
emoticon-Blue Guy Bata (L) kalau di proses kita emoticon-Blue Guy Bata (L) rame rame emoticon-Marah
kalee aja juga "nembak" wanita lain...




yang pasti... Irjen DS... kepala nya CEKOT - CEKOT...

banyak di ungkap terang - terangan ma pak SBY...



KOMPOL NOVEL... pada saatnya... TB 1!
Kenapa juga dulu di tutup2in sama kesatuan polis bengkulu.
bahkan si Novel dari Briptu nyampe ke Kompol.........
kalau pun kasus ini mau di usut dan dibongkar, ya gue rasa semua kesatuan Polisi di Bengkulu terlibatlah, mereka juga menutup2i (itu pun kalo Novel memang salah)
Quote:Original Posted By mmengong


oww...tidak bisa
kecuali nih orang kerja di kpk emoticon-Big Grin
baru dia diproses emoticon-Ngakak (S)




JLEEEBBB....
Ironis...namun begitulah kenyataannya.

Browniest berfungsi MELINDUNGI dan MENGAYOMI masyarakat.
KPK berfungsi memperbaiki NKRI melalui pemberantasan KORUPSI.

Harusnya SINERGIS kan?

Namun demi segelintir "bintang2 di bahu" maka seluruh korps harus head to head dengan KPK.

Dan parahnya...boss dari kedua institusi tersebut...sibuk beretorika.

Memang banyak hal...hanya terjadi di INDONESIA ini.
emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By ErnestoGuevara.

JLEEEBBB....
Ironis...namun begitulah kenyataannya.

Browniest berfungsi MELINDUNGI dan MENGAYOMI masyarakat.
KPK berfungsi memperbaiki NKRI melalui pemberantasan KORUPSI.

Harusnya SINERGIS kan?

Namun demi segelintir "bintang2 di bahu" maka seluruh korps harus head to head dengan KPK.

Dan parahnya...boss dari kedua institusi tersebut...sibuk beretorika.

Memang banyak hal...hanya terjadi di INDONESIA ini.
emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo

spirit d'corps lebih kental daripada niat bersih2nya om emoticon-Nohope
wah lagi" ini korps kesandung masalah,,knp Pak SBY gak setegas Presiden Peru aja y?Pecat smua Jendral sampai Bawahannya yg bermasalah emoticon-I Love Indonesia (S)
paling-paling juga cari pembenaran emoticon-Cape d... (S)
Kalo diadu satu lawan satu sama novel ,

Berani nggak ya dia .... ?? emoticon-Amazed
Quote:Original Posted By Khoontol
Kalo diadu satu lawan satu sama novel ,

Berani nggak ya dia .... ?? emoticon-Amazed


wah....pasti berani om, berani lari duluan emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By K120NY
wah....pasti berani om, berani lari duluan emoticon-Ngacir


Hahahah .... emoticon-Ngakak (S)

Sudah kuduga dan sudah kukira. emoticon-Big Grin