alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016837649/hati-hati-gan-jual-beli-obat-ilegal-makin-marak-di-internet
Peringatan! 
[HATI-HATI GAN!] Jual Beli Obat Ilegal Makin Marak di Internet
[HATI-HATI GAN!] Jual Beli Obat Ilegal Makin Marak di Internet

Masyarakat kembali diminta untuk lebih waspada terhadap produk obat-obatan ilegal dan obat palsu. Temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunjukkan, praktik penjualan obat ilegal melalui situs internet semakin marak, dengan beberapa jenis obat ilegal yang dijual antara lain obat disfungsi ereksi, obat penurun berat badan dan peningkat gairah perempuan.

BPOM melalui siaran persnya, Senin (8/10/2012) mengumumkan bahwa pihaknya telah melaksanaan Operasi Pangea V bersama Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Direktorat Jenderal Bea Cukai. Operasi yang dilakukan dalam kerangka Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal ini berlangsung mulai 25 September sampai 2 Oktober 2012.

Sebelum Operasi Pangea V dilaksanakan, Badan POM telah melakukan identifikasi dan menemukan 83 situs website yang memasarkan obat ilegal dan atau palsu. Pada saat pelaksanaan operasi, dilakukan pemeriksaan atas empat sarana distribusi yaitu tiga sarana di wilayah provinsi DKI Jakarta dan satu sarana di wilayah provinsi DI Yogyakarta.

Jumlah situs yang diindentifikasi pada operasi kali ini jumlahnya jauh lebih banyak dibanding tahun lalu. Dari Operasi Pangea IV pada 2011, BPOM berhasil mengidentifikasi sebanyak 30 situs/website yang mempromosikan obat ilegal termasuk palsu.

Pada pemeriksaan tahun ini, BPOM menemukan dan menyita 66 item obat ilegal yang terdiri dari 40 item produk kategori disfungsi ereksi, 3 item perangsang wanita/female libido drugs, 4 item anestesi lokal, 8 item obat tradisional penurun berat badan dan 2 item suplemen makanan ilegal, serta 9 item produk kategori lainnya dengan nilai keekonomian ditaksir sekitar Rp 150 juta.

"Tren temuan Operasi Pangea V di Indonesia ini hampir sama dengan tren temuan Operasi Pangea IV tahun 2011 yaitu obat disfungsi ereksi, diikuti jenis obat penurun berat badan dan female libido drugs," ungkap BPOM dalam siaran pers tersebut.

Sebagai tindaklanjut dari hasil operasi tersebut, 2 orang pelaku yang memasarkan produk obat ilegal secara online telah ditahan di Bareskrim Polri dan telah dilakukan penyitaan terhadap seluruh barang bukti untuk selanjutnya akan diproses pro-justitia.

Untuk situs website yang telah teridentifikasi menawarkan dan memasarkan produk obat ilegal termasuk palsu tersebut, Kepala Badan POM selaku ketua Satgas mengajukan usulan kepada Kemkominfo untuk pemblokiran website.

Berkenaan dengan hal tersebut, Badan POM menghimbau kepada pelaku usaha agar menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan apabila masyarakat menemukan hal-hal yang dicurigai terkait peredaran produk obat, obat tradisional, dan suplemen makanan ilegal termasuk produk palsu yang dipasarkan secara online , dapat melaporkan kepada Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Badan POM dengan nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000 atau email ulpk@pom.go.id dan ulpk_badanpom@yahoo.co.id atau Layanan Informasi Konsumen di BBPOM/BPOM di seluruh Indonesia.


SUMBER

Quote:
83 Situs Pemasar Obat Ilegal dan Palsu Akan Diblokir

Peredaran obat ilegal saat ini tak hanya di toko-toko atau lapak pinggir jalan saja. Belakangan, obat dan suplemen ilegal juga sering ditawarkan via online. Cara ini dianggap lebih efektif menjangkau konsumen.

"Peredaran obat palsu via internet ini sudah dikategorikan sebagai organized crime, yaitu kejahatan yang terorganisir. Hal ini tentu menjadi keprihatinan kita karena obat-obat ilegal tersebut jadi mudah diakses masyarakat," kata Lucky S. Slamet, MSc, Kepala Badan POM dalam jumpa pers di aula Badan POM, Senin (8/10/2012).

Sebutan organized crime tersebut bukan tanpa alasan. International Criminal Police Organization (ICPO) atau Interpol bahkan menggelar operasi khusus yang dilakukan secara internasional untuk menyisir promosi obat ilegal secara online. Operasi ini diberi sandi Operasi Pangea.

Di Indonesia, pelaksanaan Operasi Pangea V dilakukan secara terpadu oleh Badan POM, Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, Kemenkominfo dan Dirjen Bea Cukai. Teknisnya, operasi ini dilakukan pada tanggal 25 September sampai 2 Oktober 2012. Instansi ini tergabung dalam Satuan Tugas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal.

Sebelumnya, Badan POM telah berhasil mengidentifikasi 83 situs website yang memasarkan obat ilegal dan atau palsu. Kepala Badan POM selaku Ketua Satuan Tugas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal kemudian mengajukan usulan kepada Kemenkominfo agar dilakukan pemblokiran.

"Kami akan membuat surat kepada Kemenkominfo agar situs-situs tersebut diblokir," tambah Lucky.

Operasi pangea dilakukan di wilayah propinsi DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Hasilnya, sebanyak 66 item obat ilegal disita dengan nilai keekonomian sekitar Rp 150 juta. Tak hanya itu, satuan tugas menemukan 4 kasus yang dapat ditindaklanjuti secara hukum. Bahkan 2 orang tersangka penjual obat ilegal berhasil diamankan.

Meskipun memuat produk-produk ilegal, Kemenkominfo mengaku tidak dapat langsung menutup situs yang diidentifikasi tersebut. Memang ada Nawala project yang berfungsi memblokir situs pornografi, namun untuk situs penjual obat membutuhkan pelaporan dari instansi terkait.

"Kami tidak bisa langsung memblokir. Karena sarananya obat, yang lebih tahu palsu atau bukan adalah badan POM," kata Aidil Chendramata, Kasubdit Penyidikan dan Penindakan Kemenkominfo.

Operasi pangea sendiri telah berjalan sebanyak 5 kali. Operasi pangea I diselenggarakan pada tahun 2008 dan diikuti oleh 8 negara, operasi pangea II dilakukan tahun 2009 diikuti 25 negara, pangea III tahun 2010 dengan 44 negara, pangea IV tahun 2011 dengan 81 negara dan terakhir pangea V tahun 2012 diikuti 100 negara.

Indonesia sendiri baru mulai melakukan operasi pangea dalam 2 tahun terakhir, yaitu di tahun 2011 dan 2012.

Pada operasi pangea IV tahun 2011 yang dilakukan di wilayah DKI Jakarta, Badan POM berhasil menemukan 30 situs penjual obat ilegal serta menyita 57 item obat ilegal dengan nilai keekonomian Rp 82 juta.


SUMBER


waduh...di FJB mungkin aja ada yg jualan obat kek ginian....kudu hati2 ganemoticon-Takut
udah ada yg ditangkap belum tuh penjual ilegal
Bener2 harus hati2 dan pintar dalam memilih Obat dan supplemen harus ada No BPOMnya supaya hasilnya terpercaya dan tidak merugikan terhadap tubuh diri sendiri emoticon-Takut

nice info gan nice share gan emoticon-I Love Indonesia
Quote:Original Posted By admińistrator
udah ada yg ditangkap belum tuh penjual ilegal


kek-nya belum ada yg ketangkap gan...emoticon-Big Grin
hadeh kebanyakan obat untuk fungsi & dusfungsi,
untung g pernah pake gituan, malah g bikin pede :shutup
Mending beli di apotik aja yg udah jelas lisensi nya, dari pada pesen pesen gak jelas di internet. emoticon-Salaman
makanya beralihlah ke yang natural...emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Christian89
Bener2 harus hati2 dan pintar dalam memilih Obat dan supplemen harus ada No BPOMnya supaya hasilnya terpercaya dan tidak merugikan terhadap tubuh diri sendiri emoticon-Takut

nice info gan nice share gan emoticon-I Love Indonesia


tapi para pengedarnya sudah pintar2 sekarang...biasanya mereka memaketkannya dgn product2 legal...dan mengatasnamakannya..jadi misalnya 1 paket ada 3 product..yg 1 adalah produk legal dgn no registrasi..yg 2 product illegal yg pake no registrasi palsu....kalo curiga..coba no registrasi nya di check ke websitenya BPOM
heran nya , masih banyak orang yg nekat beli obat ginian hanya karena tergiur harga yang lebih murah emoticon-Cape deeehh
tangkep aja tuh yang jual obat tapi merugikan konsumen emoticon-Blue Guy Bata (S) dengan rayu-rayuan gombalnya, konsumen mana yang gak terpikat dengan keunggulan obatnya, ehh pas nyobain bukannya menguntungkan malah jadi buntung

Note: berdasarkan pengalaman emoticon-Big Grin