alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016836894/imron-tolak-vonis-mati-gembong-narkoba-tapi-tidak-untuk-pembunuh
Thumbs down 
Imron Tolak Vonis Mati Gembong Narkoba Tapi Tidak untuk Pembunuh
Jakarta Hakim agung Brigjen TNI (Purn) Imron Anwari membatalkan hukuman mati untuk bandar narkoba Hillary K Chimezie dan Hengky Gunawan dengan alasan HAM. Anehnya, alasan HAM dia kesampingkan dan tetap menyetujui hukuman mati untuk Kolonel M Irfan Djumroni.

Namun suara Imron kalah dengan 2 hakim lainnya sehingga pelaku pembunuhan hakim Pengadilan Agama Sidoarjo Ahmad Taufik dan mantan istrinya, Eka Suhartini, itu berubah menjadi hukuman penjara seumur hidup.

"Ada inkonsistensi putusan oleh hakim yang sama. Ini membuat saya takjub," kata Kepala Divisi Kajian Hukum dan kebijakan Peradilan, Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan (LeIP), Arsil, saat berbincang dengan detikcom, Senin (8/10/2012).

Dalam perkara yang diputus pada 2007 lalu, Kolonel M Irfan Djumroni divonis mati oleh Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya di tingkat pertama. Putusan tersebut kemudian diperkuat oleh Pengadilan Militer Utama.

Di tingkat kasasi Mahkamah Agung (MA) membatalkan vonis mati tersebut dan mengubahnya menjadi penjara seumur hidup. Alasannya pidana mati harus diterapkan secara selektif dan hanya untuk kejahatan-kejahatan tertentu saja yang luar biasa yang menimbulkan efek yang luas atau membahayakan atau merugikan masyarakat umum atau orang banyak. Sementara dalam perkara Kolonel M Irfan Djumroni tidak memenuhi kriteria tersebut.

"Akan tetapi putusan MA tersebut tidaklah bulat sebab salah seorang anggota majelis berbeda pendapat. Menurut hakim agung itu, pidana mati yang dijatuhkan judex facti telah tepat. Hakim Agung yang berbeda pendapat itu adalah Imron Anwari," ujar Arsil.

Terkait hukuman mati, hakim agung pun terbelah bagaimana menerapkannya. Lihatlah pada kasus pembunuhan berencana Herri Darmawan yang diadili oleh Imron Anwari, Achmad Yamanie dan Surya Jaya. Harri sendiri divonis mati oleh pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding. Tetapi bagaimana di MA? Majelis kasasi mengutakan dan tetap menghukum mati.

"Imron Anwari dan Achmad Yamanie menyatakan bahwa pidana mati sampai saat ini masih berlaku sebagai hukum positif. Achmad Yamanie adalah hakim agung yang juga membatalkan hukuman mati kepada Hengky Gunawan," beber Asril.

Namun putusan ini tidak bulat. Putusan kasasi yang diputus 5 November 2010 ini terdapat satu orang anggota majelis yang berbeda pendapat. "Prof Surya Jaya menyatakan dalam perkara tersebut pidana mati tidak layak dijatuhkan kepada terdakwa," tandas Asril.
APAKAH NARKOBA TIDAK MENIMBULKAN EFEK YANG LUAS ATAU MEMBAHAYAKAN ORANG BANYAK ATAU MERUGIKAN MASYARAKAN PADA UMUMNYA..BAHKAN YG KULIHAT AKAN MERUGIKAN BANGSA DAN NEGARA....ntar dulu..RUGI KLAU NGGAK IKUT JUALAN....????? SUMBER : [url]http://news.detik..com/read/2012/10/08/123627/2057162/10/imron-tolak-vonis-mati-gembong-narkoba-tapi-tidak-untuk-pembunuh?9922032[/url]
Pertamax emoticon-Big Grin
semoga apa yang dia lakukan berimbas baik untuk anak cucunya kedepan...emoticon-Berduka (S)
untuk Hakim agung yang membebaskan dari HUKUMAN MATI kasus Narkoba...


Semoga ada keluarganya yang MATI O.D!!!

biar tau efek NARKOBA...!
hakim agung pensiunan jenderal,
tapi tutup mata akibat dari narkoba buat bangsa & negara. emoticon-Hammer (S)
Quote:Original Posted By primula.
hakim agung pensiunan jenderal,
tapi tutup mata akibat dari narkoba buat bangsa & negara. emoticon-Hammer (S)


Duit gan...emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By Minacoo.Us
Pertamax emoticon-Big Grin


apa baru pernah masuk BP ya...????



oh berarti narkoba itu tidak merugikan orang banyak dong emoticon-Cape d... (S)
Rasulullah saw bersabda:
Hakim-hakim itu ada tiga golongan,
Dua golongan di neraka dan satu golongan di surga:
Orang yang mengetahui yang benar lalu memutus dengannya, maka dia di surga. Orang yang memberikan keputusan kepada orang-orang di atas kebodohan, maka dia itu di neraka
dan orang yang mengetahui yang benar lalu dia menyeleweng dalam memberikan keputusan, maka dia di neraka
(HR. Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’l, Ibnu Majah dan Hakim).
sebab pembunuh cuman ngasih duit sedikit kecuali dia pejabat atau pengusaha kaya
kalo gembong narkotik dengan keuntungan per bumal 300 triliun rupiah ngasih 150 triliun ke aparat kan dia aman
Quote:Original Posted By Minacoo.Us
Pertamax emoticon-Big Grin


kaga sayang ama id lu pake pertamax di BP lagi emoticon-Big Grin
ini hakim aneh banget ya
mungkin pake hukum jaman dulu
mata ganti mata
gigi ganti gigi
nyawa ganti nyawa

narkoba ganti narkoba emoticon-No Hope
hakim yang aneh, pasti ada motif dibaliknya. emoticon-Nohope
harus disidik nih.
karungin aja gan!
ada duit di balik palu nih pak hakim

satu dua tiga empat emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By Minacoo.Us
Pertamax emoticon-Big Grin


cie pertamax celamat yah... emoticon-Selamat

========================================
kok keknya aneh yah. mendadak ingat HAM...
wah ternyata narkoba masih diampunin juga ?? emoticon-Bingung

bisa makin banyak nih peredaran nya
itu haji imron yang juragan angkot ya???
Quote:Original Posted By ran.sato
ada duit di balik palu nih pak hakim

satu dua tiga empat emoticon-Ngacir


Biasa gan....nambah pemasukanemoticon-I Love Indonesia (S)
mungkin kalo kalo ada duitnya dia bisa masukan ham kedalam putusannya

kalo ga ada duitnya ya ga bisa masukin ham dalam putusannya
oo. Jadi narkoba tidak berdampak luas terhadap bangsa dan negara.
Noted, gan.
apapun tindak pidana anda kalau mau lolos dari regu tembak harus nyetor minimal 3 milyar dulu gan emoticon-Embarrassment