alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016836012/kompol-novel-baswedan-cucu-pendiri-republik-yang-diburu-polri
Kompol Novel Baswedan, Cucu Pendiri Republik yang Diburu Polri
VIVAnews – Minggu 7 Oktober 2012 pagi. Ribuan orang berpakaian hitam-putih menyemut di Bundaran Hotel Indonesia. Spanduk-spanduk bertebaran, di antaranya bertuliskan “Save KPK”, juga spanduk berisi pertanyaan nyelekit yang diajukan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, “KPK: Ke mana Presiden Kita?” . Massa yang mengatasnamakan diri “Semut Rangrang” menghadap ke sebuah panggung, tempat Slank, Once, dan seniman lain bernyanyi, juga para tokoh dan perwakilan massa berorasi.

Acara tersebut, konser bertajuk “Save KPK”, adalah lanjutan aksi di gedung Komisi Anti Korupsi pada Jumat malam 5 Oktober 2012 hingga Sabtu dini hari. Tujuannya, memprotes keras tindakan puluhan polisi yang hendak menangkap Komisaris Pol. Novel Baswedan, salah satu penyidik terbaik KPK. Selain gerakan #SaveKPK, di Twitter juga muncul gerakan moral menyelamatkan Novel, dengan hashtag #SaveNovel.

Upaya penangkapan Novel jadi sorotan karena itu hanya terjadi beberapa jam setelah Inspektur Jenderal Pol. Djoko Susilo, jenderal bintang dua aktif yang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi simulator SIM, beranjak dari Gedung KPK. Oleh Polda Bengkulu, tempat Novel pernah bertugas, Novel dibidik memakai kasus pidana penembakan tahanan yang terjadi pada tahun 2004 alias delapan tahun lalu. Kenapa baru sekarang, polisi berdalih sekonyong-konyong ada laporan masuk dari korban dan LSM.

Tak pelak, dugaan kriminalisasi KPK oleh Polri pun kembali merebak. “Ini adalah pemberantasan korupsi melawan koruptor. Yang kita perangi adalah koruptor bukan institusi Polri,” kata Rektor Universitas Paramadina, Prof. Anies Baswedan, yang juga sepupu Komisaris Novel Baswedan, dalam orasinya Minggu siang.

Cucu pendiri Republik
Tak banyak yang tahu, Komisaris Novel Baswedan adalah cucu pendiri Republik ini, Abdurrahman Baswedan. AR Baswedan--demikian ia biasa disapa--adalah jurnalis, pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat dan juga sastrawan Indonesia. Dia pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP), dan Anggota Dewan Konstituante. Tak kalah penting, AR Baswedan adalah salah satu diplomat pertama Indonesia yang turut berperan mendapatkan pengakuan de jure dan de facto pertama bagi eksistensi Republik Indonesia, yaitu dari Mesir.

Novel adalah penyidik yang berperan penting dalam mengungkap kasus dugaan korupsi proyek simulator ujian SIM Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Dia juga yang menyidik skandal korupsi yang melibatkan mantan Bendahara Partai Demokrat, M. Nazaruddin, yang kemudian menyeret banyak tokoh penting di Republik.

Juga patut dicatat, pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, itu juga adalah salah satu dari lima penyidik yang memilih bertahan di KPK, saat Polri memutuskan menarik 15 penyidiknya yang diperbantukan di KPK. Novel, perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1998, pernah bertugas di Polres Bengkulu pada 1999-2005. Pada tahun 2004, terjadi kasus penembakan terhadap enam pencuri sarang burung walet di Bengkulu. Kala itu Novel menjabat Kasatserse Polres Bengkulu. Salah seorang di antara enam tersangka itu akhirnya tewas. Setahun kemudian, Novel ditarik ke Jakarta dan ditugaskan sebagai penyidik KPK dari unsur Polri.

Kasus itulah yang kini dijadikan alasan tim Polri melurug KPK. Menanggapi tindakan Polri itu, keluarga Novel mengungkapkan kekecewaan mereka. Mereka bahkan menduga Polri tengah berupaya mengkriminalisasi cucu pahlawan nasional ini. Apalagi, sebelum upaya jemput paksa terjadi, sejumlah teror dan ancaman kerap dialamatkan pada Novel.

“Dari awal, secara terang-terangan dia diteror dan diancam, baik saat melaksanakan tugas maupun di rumahnya,” kata Hafidz Baswedan, adik kandung Novel, dalam keterangan tertulis yang diterima VIVAnews, 6 Oktober 2012.

Salah satunya, Novel diperintahkan agar menghadap Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Irjen Pol. Sutarman, melalui seorang suruhan.

"Ancamannya, dia akan dikriminalisasi jika tidak menghadap pada hari Sabtu, 29 September 2012. Ancaman itu terwujud Jumat malam," ucap Hafidz.

Sebelumnya, kakak Novel, Taufik Baswedan, juga mengatakan ada berbagai ancaman terhadap Novel dari orang-orang tak dikenal. “Novel mendapat ancaman dari sekitar dua sampai tiga orang. Tidak tahu dari mana. Mereka datang dan membawa foto-foto,” ujar Taufik. Oleh karena itulah di rumah Novel di kawasan Kelapa Gading kini dipasang banyak kamera CCTV. Indikasi adanya upaya kriminalisasi terhaddap Novel juga diungkapkan sebelumnya oleh Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Dia menyatakan Novel bukanlah pelaku penganiayaan tahanan di Polres Bengkulu pada 2004 itu. Anak buah Novel lah yang melakukan kesalahan hingga menyebabkan nyawa tahanan itu meninggal dunia.

Tapi, sebagai atasan, Novel mempertanggungjawabkannya. “Kasus ini sudah melalui proses pengadilan kode etik Polri dan sudah dinyatakan selesai pada 2004,” kata Bambang kepada wartawan dalam konferensi pers di kantor KPK di Jl. HR Rasuna Said, Sabtu dini hari, 6 Oktober 2012. “Ini bagian dari salah satu upaya kriminalisasi KPK,” dia menegaskan. Namun, Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komisaris Jenderal Pol. Sutarman membantah tudingan itu. “Kriminalisasi itu artinya membuat suatu perbuatan yang tadinya bukan kriminal menjadi kriminal. Tapi kalau orang melakukan tindakan pelanggaran, hukum harus kita tegakkan,” kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Sutarman mengakui sidang disiplin terhadap Novel memang sudah dilakukan. Tetapi, katanya berkilah, itu tidak menggugurkan pidana yang bersangkutan sebagai anggota Polri. Tapi, tanda tanya malah jadi makin membesar. Jika benar demikian, lantas kenapa Novel yang diduga melakukan tindakan pidana itu lolos selama delapan tahun, bahkan lalu ditugaskan Polri ke KPK?

“Kadang-kadang kami tidak bisa merekam seperti itu. Personel kami ada 400 ribu lebih. Catatan-catatan seperti ini mungkin ada yang tertinggal, “ kata Sutarman, berkelit. Yang jelas, katanya mengancam, Polri akan menangkap Novel jika KPK tak menyerahkannya. “Itu ada aturan lain. Kalau (KPK) nggak memberikan ya ditangkap, karena melanggar hukum. Itu bukan persoalan.” Terkait perseteruan dua institusi penegak hukum itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang kembali dipertanyakan ketegasan sikapnya, direncanakan menyampaikan pernyataan resmi Senin malam ini, 8 Oktober 2012. Demikian disampaikan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi didampingi Sekretaris Kabinet Dipo Alam dan Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha

"Berhubung perkembangan situasi sudah semakin tidak baik, banyak yang memanipulasi, maka Presiden akan segera mengambil alih dan memberikan penjelasan kepada masyarakat. Besok, hari Senin, 8 Oktober atau paling lambat Selasa siang 9 Oktober," kata Sudi di Kantor Presiden, Minggu. (kd)

Sumber


Tahu kan sama Tokoh KPK yang satu ini? Beliau adalah penyidik yang berperan penting membuka kasus simulator SIM, yang sekarang sedang dibidik sama Polri. Ternyata Kompol Novel Baswedan adalah cucu dari salah satu tokoh pendiri Republik Indonesia ini gan..

Quote:[Brutal] Bukti Ritual Brutal Suku Aztec
Begini kalo gajah lagi e'ek di toilet
Tiada Petromax di antara kita

Kompol Novel Baswedan, Cucu Pendiri Republik yang Diburu Polri
kalo ama si Anus Baswedan ada hubungan apa ya? emoticon-Genits
Kentara banget deh... kalo polri berusaha membendung KPK... udah banyak bukti2nya...
berarti novel sepupu anis ya?
waw.......
orang seperti ini yang dibutuhkan oleh aparat negara sebenarnya.....






Kompol Novel Baswedan, Cucu Pendiri Republik yang Diburu Polri
Kompol Novel Baswedan, Cucu Pendiri Republik yang Diburu Polri
Rekayasa semua ini dr polri. Kasus 8 taon lalu diungkit2 alesannya korban ngelaporin tuduhan. Pdhl gw denger di tipi wawancara kerabat korban 8taon lalu ga merasa membuat laporan k polisi tuh. Tmbh keliatan ga beres aja.
Quote:Original Posted By WariaIndonesia
kalo ama si Anus Baswedan ada hubungan apa ya? emoticon-Genits


wah mungkin ente yang ada hubungannya ama si Anus _____emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By WariaIndonesia
kalo ama si Anus Baswedan ada hubungan apa ya? emoticon-Genits




waria goblog ........bin tolol .....cuma mikirin bool...........

kelaut aja lo............

posting ga guna cuma berat2in server kaskus doang........


Quote:Original Posted By prazt
berarti novel sepupu anis ya?



makanya bac dulu beritanya .........anis baswedan itu sepupunya tong....!!!
KPK oh KPK



"Kemana Presiden Kita"
Quote:Original Posted By Ban.N.Dot
hemaaaaangnya huwa fikiriiiiiiiin.....mo cucu cicit cecet yg punya neh negara

koplak koplak aje


emoticon-Ngakak


ente mah bacanya judulnya doank, kagak baca isinya, emoticon-Cape d... (S)
agan-agan yg laen jangan membudayakan kelakuan yg kek gini.. emoticon-army:
kira2 sepupunya yang terhormat itu bantuin gak neh ? kalo bantuin bakal seru emoticon-Big Grin
katanya katanya rumor loh
WAKAPOLRI mengundurkan diri...ada apa gerangan?
Apakah ikut kecipratan dana SIM juga dana Buat Plat Nomor dllnya yah?
menunggu menungggu berita selanjutnya

http://tv.detik.com/readvideo/2012/1...a-korban-heran
Sbenernya ada kesamaanya..

Kpk klaim novel penyidik terbaiknya
Polisi jga, klaim dSusilo polisi cemerlang bahkan ktanye ada peluang jdi calon kapolri

Semuanya defensif, mengusik slah seorang berarti mengobok2 institusi
So 2-2 nya mengutamakan ego institusi dibanding proses hukum
Jgn2 dpr jga ngerasa gini ampe ikutan sinis ke kpk, gak bisa bedain institusi ama personal oon
Quote:Original Posted By Pembuatkacau




waria goblog ........bin tolol .....cuma mikirin bool...........

kelaut aja lo............

posting ga guna cuma berat2in server kaskus doang........

biarin aja gan, toh beraninya cuma klonengan doank, semoga KPK tetep semangat berantas korupsi di negeri ini



makanya bac dulu beritanya .........anis baswedan itu sepupunya tong....!!!


Quote:Original Posted By Auto....Banned
kira2 sepupunya yang terhormat itu bantuin gak neh ? kalo bantuin bakal seru emoticon-Big Grin


sepupunya belum denger tuh

mungkin masih gerilya di bawah tanah emoticon-Big Grin
Jgn pada kaget lah Om.
Anthasari aja bisa seperti itu , Bibit & Chandra sempat d tahan d Mabes.
Susno Duaji yg Jendral aja kena PILKADA JABAR setelah sekian tahun.
Misal skrng cuma seorang penyidik & berangkat Kompol mah bukan sesuatu yg luar biasa , Klo menurut sy Pak Abraham lah yg sangat luar biasa.
memberantas korupsi d negri ini adalah harga mati.

Hidup KPK emoticon-Betty
Selamatkan KPK dari Niat jahat para koruptor, , Tolong Pak Presiden RI, Jadi Penengah yang adil, Jangan ada dusta diantara kita.
emoticon-I Love Indonesia (S)
POLRI...POLRI, institusi super preman
Quote:Original Posted By Ban.N.Dot
baca apa gan...PENCITRAAN SI ASSWUEDAN.........WOGAAAAAAH bisa emoticon-Berbusa (S)


pencitraan pas karir di KPK doang lo pamerin dimare.........koplak deh lo ts


emoticon-Ngakak


emoticon-Ngakak ada orang hutan neh emoticon-Ngakak

buat agan yg laen, mangkanya kalo update berita dari berbagai sisi pandangan, sehingga enggak kek orang utan,, enak kalimatnye kalo ngobrol ma orang laen
×