alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016813217/seru-dari-menangkap-bupati-sampai-memeriksa-jenderal-polisi
[Seru!!!] dari Menangkap Bupati sampai Memeriksa Jenderal Polisi
Jakarta - Demi melindungi penyidiknya, Kompol Novel Baswedan, pimpinan KPK pasang badan dari upaya penjemputan paksa oleh petugas Polri. Sepak terjang sang penyidik itu memang cukup mengesankan dalam menjalankan tugasnya.

Nama Novel sebenarnya tidak begitu asing, setidaknya bagi para majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang pernah beberapa kali akrab dengan namanya. Para kuasa hukum pekara yang ditangani KPK, pernah meminta penyidik dihadirkan, dan Novel setidaknya dua kali hadir.

Novel juga beberapa kali terlibat dalam upaya penggeledahan atau tangkap tangan. Dia merupakan penyidik yang terlibat dalam penangkapan bupati Buol Amran Batalipu, yang mana proses operasi itu diwarnai dengan penghadangan oleh puluhan pendukung Amran.

Novel yang saat itu mengendarai motor untuk melakukan pengejaran, bahkan sempat akan ditabrak oleh romobongan Amran. Beruntung dia bisa menghindar, sedangkan motornya ringsek.

Tak hanya itu saja, Novel adalah penyidik KPK yang dengan keras menghadang upaya penghentian penggeledahan KPK di markas Korlantas bulan Juli lalu. Padahal kala itu, dia harus berhadapan dengan perwira Mabes Polri berpangkat Kombes.

Ketika itu Novel menunjukkan surat perintah pengadilan yang dimiliki KPK untuk menggeledah markas Korlantas. Perdebatan pun terjadi. Ada informasi yang menyebutkan sejak itu, nama Novel masuk dalam daftar incaran.

Dan pada Jumat kemarin, Novel adalah salah satu penyidik KPK yang melakukan pemeriksaan langsung kepada Irjen Djoko Susilo, tersangka kasus Simulator SIM. Seorang perwira menengah berpangkat Kompol memeriksa jenderal aktif bintang dua.

"Novel ini salah satu yang memeriksa langsung DS siang tadi," ujar Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di kantornya, Sabtu (6/10/2012) dinihari.

"Dia merupakan salah satu penyidik terbaik KPK," sambung Bambang.

- - -

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Boy Rafii Amar mengatakan, Kompol Novel mau ditangkap karena terkait dugaan penganiayaan berat terhadap pencuri sarang burung walet di Bengkulu. Yakni, penembakan pada kaki tersangka pencuri sarang burung walet itu. Terjadi pada 2004. Waktu itu Kompol Novel menjadi Kasatreskrim di Polda Bengkulu. (Kompas.com, 05/10/2012).

Kompol Novel Baswedan adalah salah satu penyidik kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM dengan tersangka utamanya adalah Irjen Djoko Susilo. Bahkan, sumber Tribunnews.com mengatakan bahwa Novel adalah inisiator dari pengungkapan kasus dugaan korupsi itu. Oleh karena itu dia juga yang memimpin tim penyidik kasus tersebut.

“Dia (Novel) adalah panglima dalam kasus ini, dia inisiator yang membongkar kasus ini,” kata sumber Tribunnews.com itu (Tribunnews.com, 05/10/2012). Kompol Novel sudah bertugas di KPK selama 6 tahun.

Menurut sumber Kompas.com, sebenarnya karena kasus itu, pada 2004 itu juga, Kompol Novel sudah menjalani hukuman indispliner. Yang melakukan penembakan tersebut juga bukan Novel, melainkan anak buahnya. Kenapa tiba-tiba kasus ini dimunculkan lagi, dengan upaya penangkapan paksa terhadap Novel?

Terlalu banyak kebetulan dan keganjilan di sini.

Kebetulan ketika Kompol Novel mau ditangkap Polri, dia adalah inisiator pengungkap dan pemimpin tim penyidik kasus dugaan korupsi pengadaan simulator mengemudi itu di institusi Polri (Korlantas), kebetulan pula Novel adalah pimpinan tim penyidiknya, kebetulan pula pada hari yang sama dengan hari pemeriksaan Djoko Susilo, Novel mau ditangkap polisi sebagai tersangka kasus 8 tahun yang lalu itu.

Sangat ganjil, dalam waktu yang sedemikian pendek terdapat begitu banyak kebetulan yang sambung menyambung. Sangat ganjil tindakan polisi itu, kenapa kasus 2004 itu baru sekarang diungkapkan bertepatan dengan ketika Novel sedang menyidik kasus dugaan korupsi itu?

Novel sama sekali tidak sedang melarikan diri. Selama 8 tahun ini masa iya, Polda Bengkulu dan Mabes Polri tidak tahu apa-apa tentang Novel dengan kasus itu? Kok bisa malah dia naik pangkat dimutasikan ke Mabes Polri, kemudian oleh Mabes Polri diberi kepercayaan dan kehormatan untuk bertugas di KPK. Selama 6 tahun pula.

Sangat sulit untuk tidak mengatakan bahwa ini merupakan upaya rekayasa tingkat tinggi mengkriminalkan petugas KPK dengan cara yang begitu vulgar.

Kompol Novel Baswedan bukan kebetulan saja ditetapkan sebagai target. Tetapi, memang dia sengaja dijadikan target, setelah Polri tahu bahwa dialah yang “paling bertanggung jawab” atas terbongkarkan kasus dugaan korupsi simulator itu. Mungkin Novel sudah dianggap telah “berkhianat” karena telah mengungkapkan kasus korupsi di institusinya sendiri, yang membawa dua Jenderal-nya sebagai tersangka KPK.

Kasus 2004 itu jelas terlalu dicari-cari, hanya supaya ada alasan untuk menangkap Kompol Novel. Nanti setelah dia sudah di tangan Polri, barulah ditetapkan langkah berikutnya. Ini sebagai bagian dari strategi “perang” melawan KPK.

([URL="http://news.detik..com/read/2012/10/06/033615/2056149/10/kompol-novel-dari-menangkap-bupati-sampai-memeriksa-jenderal-polisi?nlogo"]sumber[/URL])

emoticon-Matabelo

Kasus Novel ini banyak keganjilan dan serba kebetulan spt:
1.Kok dituduh membunuh tapi tetap naik pangkat??
2.Kasus sudah 8 thn..kemana saja POlri selama itu..
3.Bersamaan dgn pemeriksaan Irjen DS..terkesan balas dendam krn Kompol N yg getol
membongkar korupsi di Polri jadi dia diincar sama yg sakit hati..
4.Semua bukti2 yg ditujukan oleh Kapolda Bengkulu enggaka jelas..bisa aja rekayasa..krn mereka yg atur semua..
5.Kalau tidak ada kasus Irjen DS pasti kasus Kompol N tidak akan ada..
6.Akhir kata hanya kepada Tuhan saja kita berserah melawan kekuatan besar dan teroganisir spt Polri….
makin seru aja nih gan sinetronnya emoticon-Ngakak
Memang ga bisa dipungkiri saat ini POLRI sendiri sedang kebakaran jenggot kehilangan muka dsb di mata masyarakat.Apalagi Kapolri nih yang disebut2 ikut terlibat dengan "proyek" tersebut.
Jadi semakin keliatan gobloknya POLRI melakukan tindakan seperti itu,udah kehabisan akal kali ye..emoticon-Cape d... (S)
Mbok cari alibi yang agak elegan dikit napa..?Ga kyk gini..masyarakat jadi mudah menebak tindakan POLRI selanjutnya untuk menutup-nutupi aib yang melekat di tubuh Instansi tsb.
Kasus Novel ini banyak keganjilan dan serba kebetulan spt:
1.Kok dituduh membunuh tapi tetap naik pangkat??

ralat gan, bukan membunuh tapi penganiayan berat





stop spam read books
ane nyimak aja deh.....
emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
polisi blunder sendiri. lanjut ceritanya... emoticon-Big Grin
jadi inget kasus antasari emoticon-Big Grin
semua juga tau itu cuman rekayasa emoticon-Embarrassment
bitch please emoticon-Big Grin

kalo salah ya terima aja
gimana rakyatnya mau tertib hukum kalo jendral penegak hukumnya pada main main sama hukum emoticon-Cape d... (S)
polisi lagi panik, lalu cari alesan, kalaupun si novel dulu pernah ngerebut permen dari anak kecil, bisa diperkarakan juga tuh, penganiayaan anak di bawah umur, sekalian aja fedofili biar rame sekalian emoticon-Bata (S)
Polisi udh kalap gan, sampe bikin "alesan" yg tdk masuk akal emoticon-Cape d... (S)

Emang dikira masyarakat Indonesia pada bego semua, sampe2 bisa dikibulin sama akal2an murahan gitu emoticon-Blue Guy Peace
hehehe biasa kl polisi kayak kasus gini, gak pernah mau kalah, bakalan ngeluarin 1001 alesan dan bukti, kok ya gak sadar2 ya ... emoticon-Cape d... (S)
nyimak sambil minum kopi pagi hari ganemoticon-Cool
tau sendiri lah polisi indo emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

yang kagak salah bisa dibikin salahemoticon-Embarrassment
nah giliran orang dalem mereka sendiri, salah ya .... JADI GA SALAH DONG!! emoticon-Ngakak
Kasian Novell gan, Ane ga bisa bantu apa2 , selain update di jejaringan sosial /// Save Novell
ga heran gw sama polisi indonesia emoticon-Cape d... (S)
DPR dan Polri, dua lembaga yang harus di instal ulang
presiden harus turun tangan jangan diem aja emoticon-Mad (S)



Berpikir positif merupakan sikap mental yang melibatkan proses memasukan pikiran2, kata2, dan gambaran2 yang konstruktif bagi perkembangan pikiran anda.!
emoticon-Cape d...

no comment ah, takutnya ntar ane dijemput paksa ama polisi emoticon-Betty
inilah salah satu potret buruk wajah hukum di negara kita,...
di indonesia jangan sekali-kali bertanya tentang "keadilan", ini fakta..
di indonesia orang jujur bakal di bikin hancur, orang "buas" malah bnr2 "di lindungi" dan jg banyak kawan....masih ingat kasus Munir..???


INILAH INDONESIA, HUKUMNYA HUKUM RIMBA...YG PENTING MIKIR PERUT SENDIRI, YG LEMAH BAKAL DI LIBAS SAMA YG KUAT, ORANG MISKIN DI LARANG SAKIT....UANG SEGALANYA..!!!!

BODO AMAT HALAL/HARAM...YG PENTING SIKAAAATTTTTTTTT....!!!!!!!
emoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berduka
ini namanya pelemahan sistematik gan. pokoke pake cara apapun spy busuknya pol*i tertutupi lah gan. ane dukung KPK gan emoticon-I Love Indonesia
maju terus KPK emoticon-I Love Indonesia