alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016804641/bela-polri-dpr-quotserangquot-kpk
Bela Polri, DPR "Serang" KPK
Bela Polri, DPR "Serang" KPK
TEMPO.COTEMPO.CO – Sel, 18 Sep 2012Bela Polri, DPR "Serang" KPK

Lainnya »

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat "menyerang" Komisi Pemberantasan Korupsi dalam rapat kerja dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kapolri dan Jaksa Agung. Tak mempermasalahkan penarikan penyidik dari KPK, Komisi Hukum malah menyalahkan KPK karena membiarkan penyidik terus bekerja meski surat perintah penugasannya sudah habis.

"Bisa dipermasalahkan keabsahan penyidikannya karena para penyidik tersebut bekerja tanpa ada surat perintah,” ujar anggota Komisi Hukum dari Fraksi Hanura, Syarifuddin Suding, Senin, 17 September 2012.

Mabes Polri menarik 20 orang anggotanya yang menjadi penyidik di KPK. Akibatnya, KPK yang tengah mengusut banyak perkara, kelabakan.

Penarikan tersebut juga memperuncing hubungan KPK-Polri yang sedang tak harmonis. Kedua lembaga sama-sama ngotot menangani kasus korupsi simulator kemudi di Korps Lalu Lintas Polri.

Pekan lalu, KPK mengumumkan telah bekerja sama dengan TNI untuk menempatkan tahanannya di rumah tahanan Pomdam Jaya. Banyak yang menduga sel tersebut untuk tersangka polisi dalam kasus simulator yang ditangani KPK. Tak berselang lama, polisi menarik penyidiknya di KPK.

Suding mempertanyakan kinerja KPK dalam mengawasi masa tugas penyidiknya. Menurut Suding, sejumlah penyidik bahkan masa tugasnya sudah habis sejak Mei 2012 ini.

"Apa konsekuensi penyidik yang berakhir masa tugasnya dalam melakukan penyidikan sebuah kasus? Hasil penyidikannya bisa cacat. Bagaimana kalau pengacara mempertanyakan," kata dia.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan, Ahmad Yani, juga mempertanyakan fungsi supervisi KPK yang dinilai lemah. Yani mengklaim, mendapatkan informasi bahwa banyak laporan dari daerah yang tak tertangani oleh KPK. Menurut dia, kasus-kasus tersebut sebaiknya diusut polisi atau kejaksaan. "Semangat pembentukan KPK adalah melakukan supervisi dan koordinasi untuk memperkuat lembaga penegak hukum lain," ujarnya.

Yani mencontohkan kasus simulator kemudi. Menurut dia, KPK tak perlu mengambil alih kasus ini. KPK, lanjut dia, seharusnya menjalankan fungsi supervisi terhadap Polri. "Jadi tidak harus diambil alih karena KPK memiliki fungsi supervisi dan koordinasi," katanya.

Wakil Ketua Komisi Hukum Nasir Djamil juga mengatakan gagapnya KPK dalam menyikapi penarikan penyidik disebabkan perencanaan yang tak matang. Hal ini tak akan terjadi jika KPK sudah mengantisipasi dengan menempatkan penyidik dari unsur non-polisi. Ke depan, menurut dia, berbagai kasus yang sedang ditangani para penyidik yang ditarik tadi, bisa ditangani oleh penyidik kejaksaan yang berada di KPK.

”Kami berharap KPK tidak boleh terhambat dengan penarikan ini. Walau prosesnya tidak secepat ketika penyidik dari polisi masih ada," katanya.

Dia menilai KPK harus menghormati keputusan Polri yang ingin menarik penyidiknya. Menurut dia, KPK tak bisa memaksa Polri untuk memperpanjang masa tugas mereka. »Kalau sudah diputuskan Kapolri, ya KPK harus menghormati. Toh, selama ini KPK eksis karena Polri.”

FEBRIYAN
dasar polishit ...emoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)
heheheh maaf
Quote:Original Posted By Cahsewu
Pertamaxxx ane amanin


di BP gak ada kejar metromax....

tar bisa jadi anak band loh... emoticon-Embarrassment

anggota hewan terhormat memang parah...

kayaknya lembaga satu ini sudah saatnya di bubarin aja.. emoticon-Mad:

and newsfo

Quote:Original Posted By borneo98

di BP gak ada kejar metromax....

tar bisa jadi anak band loh... emoticon-Embarrassment

anggota hewan terhormat memang parah...

kayaknya lembaga satu ini sudah saatnya di bubarin aja.. emoticon-Mad:


Setuju gan....
heheh
udah ane edit maafff...
Quote:Original Posted By dasi.item
DPR polisi jaksa kombinasi mantap emoticon-Big Grin


betul Gan...emoticon-Marah
kombinasi busuk....
Ane masih menunggu gerakan rakyat, mana?
penyidik KPK yg ga mo ditarik kembali ke kepolisian berarti orang baik!!! emoticon-Blue Guy Cendol (L)
makin busuk aja nih DPR

bikin luka di atas luka aja
boneka2 koruptor bukan cuman oknum anggota polisi doang,
di DPR jg banyak.. KPK sendirian diserang secara kolektif oleh lembaga RESMI negara, kita cuman diam aja?
emoticon-Embarrassment
Reformasi emang mantap!!!!!!!!!...Jelek di mata Rakyat belum tentu jelek di mata Pejabat. emoticon-Cape d... (S)
kayak negara gx punya presiden!!!
Berita Lama Gan.. Ga uptodate..
Dah Ga seru karena dah pada tahu.. emoticon-Cape d... (S)

#SaveKPK
DPR kan dipilih oleh rakyat...

bertanggungjawab pada rakyat ...

Berarti bisa diberhentikan oleh rakyat juga ya?????


agan",klo rakyat punya aspirasi untuk memberhentikan anggota DPR bisa ga ya ??


emoticon-Bingung emoticon-Blue Guy Peace
DPR+POLRI= Duet mautttttt
berita telaaaat pooolll....
masih ada saja yang model begini disini... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kopiluwa
DPR+POLRI= Duet mautttttt


Salah Gan yang Bener : DPR + ISTANA = Duet Maut...

Kalo Polri sih cuman perlengkapan perang aja.. (sama seperti waktu century)..

KPK dan Polri dibenturin (buat kepentingan si Dueet Maut)..
(Kalo simulator untuk menghambat Kinerja KPK sambil dipretilin agar ngak berani menyidik century) emoticon-Cape d... (S)
gimana jadinya ya skr, seandainya yg menyidik kasus simulator sim itu cuma polisi.....
dah pasti hasilnya wajar tanpa syarat & pengecualian....emoticon-Hammer

djoko susilo pun aman ga di utik2.
Sayang sekali tidak ada ketegasan pak beye...
kasus berat Dpr+kapolri vs kpk..

jangan sampe dah kpk di lemahkan ..
bisa2 hama tikus2 indonesia merajalela emoticon-Cape d... (S)
Itu berita kapan woi.
Nggak sesuai dengan konteks kemarin.
Wajar aja DPR serang KPK dan mendukung Polri, secara banyak oknum anggota DPR terlibat kasus yang menjadi penanganan KPK gitu lohh...emoticon-Cape d... (S)
hayo loh udah duet tuh DPR sama polisi, sapa yang mau gabung lagi??emoticon-Big Grin







.MnNm™ post ©2012
Follow @mnnm_shop "Better Place for Shopping"