alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016794954/koruptor-melawan--kronologi-upaya-penjemputan-paksa-kompol-novel
Koruptor Melawan : Kronologi Upaya Penjemputan Paksa Kompol Novel
Kronologi Upaya Penjemputan Paksa Kompol Novel


Jakarta Ketika jam kerja telah berakhir pada Jumat (5/10), seketika 2 kompi anggota Polisi mendatangi KPK untuk menjemput Kompol Novel Baswedan. Berikut kronologi upaya penjemputan itu menurut Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dan berdasar sumber lainnya.

Kamis (4/10)

20.00-21.00

Pada Kamis, 4 Oktober 2012 pukul 20.00 - 21.00 WIB, datang utusan dari Polri yakni AA dan AD bertemu Novel di kantor KPK. Keduanya meminta Novel untuk bertemu Kepala Satuan Reserse Kriminal (Korseskrim) Polri Yasin Fanani.

Menurut Bambang, Novel yang merupakan kepala satuan tugas penanganan kasus korupsi pengadaan alat simulasi roda dua dan roda empat di Korps Lalu Lintas (Korlantas) dengan tersangka Irjen Pol Djoko Susilo, bersedia untuk bertemu Yasin bila diizinkan pimpinan, namun pimpinan yang ada saat itu yaitu Busyro Muqoddas tidak memberikan izin.

"Tujuan pertemuan adalah untuk membantu Novel melakukan konfirmasi atas teror dan kriminalisasi yang didapat Novel kepada Kapolri sebagai orang tua sekaligus pembahasan alih status 28 penyidik di KPK," jelas Bambang.


Jumat (5/10/2012)

20.00 WIB

Kombes Dedi Riyanto yang berasal dari Direskrimum Polda Bengkulu bersama lima orang lain datang ke KPK. Kedatangan mereka bersama dengan puluhan intel yang berjaga di sekeliling gedung KPK.

"Mereka baru bertemu dengan Deputi pukul 20.00 dengan membawa surat perintah penggeledahan dan penangkapan dengan alasan Novel melanggar pasal 351 ayat 2 dan 3 KUHP," jelas Bambang.

Dalam pertemuan itu menurut Bambang, ada dua opsi: yaitu membuat berita acara penolakan atau datang saat jam kerja sewajarnya, sehingga surat-surat itu belum diberikan kepada Novel atau pun pimpinan KPK.

"Di sini Novel dituduh melakukan penganiayaan tidak pernah berada di tempat
kejadian, jadi tidak melakukan tindakan seperti yang dituduhkan, kesimpulannya ini adalah tindakan kriminalisasi terhadap KPK," tegas Bambang.

23.00 WIB

Kombes Dedi dan rombongan bergegas meninggalkan gedung KPK. Mereka sama sekali tidak berkomentar meski dicecar pertanyaan oleh wartawan. Sedangkan para intel satu persatu secara perlahan pergi dari wilayah Kuningan.Mereka tidak mau berkomunikasi jika hanya deputi yang mereka temui.

Sabtu (6/10)

01.00 WIB

Pimpinan KPK dan para tokoh masyarakat menggelar konferensi pers. Dalam jumpa pers ini Bambang menjelaskan, Novel adalah mantan anggota Polda Bengkulu dengan jabatan Kasatserse Polda Bengkulu pada 1999-2005. Terkait tudingan yang mengatakan bahwa Novel melakukan penembakan terhadap seseorang di Bengkulu, Bambang membantah hal tersebut.

"Pada 2004, ada anak buah Novel yang melakukan tindakan di luar hukum yang menyebabkan korban jiwa, tapi bukan Novel yang melakukan hal itu," tambah Bambang.

Atas kejadian tersebut, Novel diminta untuk menghubungi keluarga korban dan sudah lakukan sidang di majelis kehormatan kode etik. "Novel yang mengambil alih tanggung jawab anak buahnya dan ia pun sudah mendapat teguran keras, sehingga kasusnya sudah selesai pada 2004," jelas Bambang.

(fjp/ndr)


sumber


Status Darurat nih, Koruptor sudah mulai melawan, aparat negara malah sudah jadi alat koruptor melawan KPK. Revolusi !!! Tiru Hongkong, rumahkan semua polisi dari Jenderal hingga kelas kroco... sementara yg bekerja adalah polisi independen
mulai deh cari cari kesalahan... kejadian taun 2004 baru di angkat taun 2012... emoticon-Ngakak wtf...
ini ada apa dengan negara kita??






~۞۩ஜ~ Real Project dengan Dividen Saham tinggi (8 - 20 % per Bulan) ~۞۩ஜ~
ciri-ciri orang yg kebakaran jenggot, ga tau mesti ngapain lagi, sebelum dipidana karena menjadi tersangka korupsi lebih baik serang dulu orang yang memeriksa, ungkit semua kesalahan masa lampau nya.. WTF!
Quote:Original Posted By black_
mulai deh cari cari kesalahan... kejadian taun 2004 baru di angkat taun 2012... emoticon-Ngakak wtf...


biasalah. biar kalo ga nurut sama atasan ada alasan di bui emoticon-Big Grin
kenapa kagak dari dulu...? ;marah
giliran jendralnya mau diperiksa , mulai dicari-cari dah alesan tahun 2004..


emang KORUPTOR akalnya kagak mati-mati..emoticon-Belomatabelo
musti di basmi
udah seenaknya sendiri tuh anj*ng-anj*ng koruptor, asal main gigit saja emoticon-Ngakak (S)
Udah banyak media rakyat tidak bodoh, emang zaman orde baru emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ariesagetia
ciri-ciri orang yg kebakaran jenggot, ga tau mesti ngapain lagi, sebelum dipidana karena menjadi tersangka korupsi lebih baik serang dulu orang yang memeriksa, ungkit semua kesalahan masa lampau nya.. WTF!


Setuju gan... Ini orang gila pada semua... Mulai kebingungan dan ga tau mau ngapain lagi.. Pengecut yang berusaha lari dari tanggung jawab
udah kaya di film film aja. Ada polisi kotor dan ada polisi bersih. Kalau yangf sekarang, Apa yang sekarang udah jelas mana yang kotor.
pheh heh heh heh

ngga nyangka polisi vs kpk mirip sekali dengan cerita film2 HK sebelum dikuasai cina

lanjutken pak pol,kalau perlu kriminalisasi SBY juga
Kejadiiannya 2004 kok baru sekarang di proses, 8 tahun ke mana aja pak? emoticon-Cape d... (S)
Ane nunggu debat di tipi oon. Mau tau logika pemikiran brownies. Kasus 2004 diklaim blm slesai. Trus slama ini kemana aja? emoticon-Bingung (S)
bapak presiden yang terhormat mana ya? tumben ga ngasih pernyataaan emoticon-Bingung (S)
udah terang benderang....pertengkaran plori vs kpk...sekarang dimana presidenku....nyiapin album lagikah....emoticon-Cape d... (S)
saatnya people power!!!!!!emoticon-Mad (S)
mulai mencari pembelaan... dasar KORUPTOR!! berani bertindak berani tanggung jawab bos!!
dan seperti biasa, saya hanya bisa mencipta lagu bersama neng Prihatin tersayang emoticon-Malu
lucu ya polisist dr bengkulu yg kemungkinan besar adalah antek koruptor yg kasih keterangan pers di tipi.. ga cerdas banget kliatannya..emoticon-Big Grin
krononologi sebenarnya

1. pesta korups di polri
2. kpk usut
3. polri mewek
4. djoko susiolo diperiksa
5. polri emosi dan stress

6. akhirnya kpk dikepung
7. massa melindungi
8. polri kemudian mundur
saya PRIHATIN dengan keadaan ini

ngeri-ngeri sedap