alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016787056/pencari-kerja-di-indonesia-kurang-kompeten-menurut-agan-bgm
Peringatan! 
Pencari kerja di Indonesia kurang kompeten, menurut agan bgm ?
Bursa tenaga kerja diyakini sebagai salah satu cara yang cukup efektif menyerap angkatan kerja Indonesia yang cukup tinggi. Banyak angkatan kerja yang akhirnya terserap dari bursa tenaga kerja yang digelar baik oleh perusahaan atau institusi.

Meski mengakui efektivitas bursa tenaga kerja, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menyatakan, hasil dari kegiatan tersebut tidak maksimal. Berangkat dari pengalaman selama ini, kegiatan itu belum bisa secara maksimal menyerap tenaga kerja lantaran persoalan kompetensi pencari kerja.

Berdasarkan kajian Kemenakertrans, maksimal 85 persen pencari kerja yang terserap dari bursa tenaga kerja. "Setiap bursa kerja biasanya sangat membludak, tetapi berdasarkan pengalaman sebelumnya dari 100 persen peluang, hampir 15 persen tidak terisi, ini akibat dua hal yaitu kompetensi tidak memenuhi kriteria, kedua tidak tercapai kesepakatan soal gaji dan lokasi kerja," ujar Muhaimin saat membuka bursa kerja Kemenakertrans di JIExpo, Kemayoran, Jumat (5/10).

Berdasarkan survei angkatan kerja nasional Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2012, jumlah penganggur tercatat 7,61 juta orang dari total angkatan kerja nasional 120,4 juta jiwa.

Berdasarkan situasi itu, Muhaimin menilai bursa kerja merupakan salah satu strategis cukup tepat untuk mempercepat penyerapan sumber daya manusia.

"Target kita pada 2014 angka pengangguran menjadi 5,1 persen, sehingga upaya membuka lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran harus dilakukan secara intensif," paparnya.

Cak Imin, sapaannya, juga percaya momentum pengurangan pengangguran akan terasa tahun ini dengan PDB nasional yang berdasarkan data terakhir mencapai USD 3.540 per kapita.

"Dengan penguatan ekonomi Indonesia sudah sepatutnya pemerintah menggandeng swasta, lembaga pendidikan, dan lembaga rekrutmen untuk rutin menggelar acara semacam bursa kerja," katanya.

http://www.merdeka.com/uang/pencari-...-kompeten.html

menurut ane kebanyakan sekarang sekolah mengandalkan nilai bagus, padahal nilai bagus g identik dengan kemampuan skill dalam pkerjaan yg bagus jg. Alangkah baiknya di sekolah di kenalkan implementasi langsung lapangan kerja, karena persaingan kita bukan tingkat lokal lagi tapi sdh international emoticon-I Love Indonesia (S)
KeTrampilan sudah ada
Kemampuan Bisa
Pengalaman sudah ada

Yang gak ada cuma Se-PerCik kertas yg bernama Sertifikat D3 DLL emoticon-Big Grin
orang yang kompeten di bidang kerja .. biasanya mending berusaha sendiri jadi pengusaha sendiri daripada ikut orang laen .. itu yang bisa ane liat loh dari lingkungan ane .. emoticon-Blue Guy Peace
masalahnya kadang perusahaan menuntut pelamar mempunyai skill kyk "supermen" bisa segala hal, padahal yg ngelamar pan kebanyakan fresh graduate yg blm punya pengalaman emoticon-Hammer2
realitas lapangan, so jangan heran

contoh :

lulusan fisika, ngelamar jadi sekretaris, padahal sekretaris ada jurusannya sendiri emoticon-Cape d... (S)

dan masih banyak contoh2nya
Quote:Original Posted By INCUBATOR
realitas lapangan, so jangan heran

contoh :

lulusan fisika, ngelamar jadi sekretaris, padahal sekretaris ada jurusannya sendiri emoticon-Cape d... (S)

dan masih banyak contoh2nya


bikin sistem pendidikan tidak efisien
Quote:Original Posted By crazy frog
masalahnya kadang perusahaan menuntut pelamar mempunyai skill kyk "supermen" bisa segala hal, padahal yg ngelamar pan kebanyakan fresh graduate yg blm punya pengalaman emoticon-Hammer2



mungkin yang bikin lowongan juga rada gimane gitu, maklum superwomen emoticon-Ngacir
Memang masalahnya adalah dunia sekolah itu beda banget sama dunia kerja. Mungkin teman-teman yang lulusan SMK lebih siap karena mereka memang diajarkan keterampilan yang berhubungan langsung dengan dunia kerja. Sedangkan yang lulusan SMU bahkan universitas begitu masuk kerja belum tentu memiliki kompetensi yang sesuai. Belum lagi yang masuk kerja tidak sesuai dengan bidang ilmunya, misalnya sarjana hukum masuk bagian gudang kan nggak nyambung kemana-mana tuh...

Makanya buat temen-temen yang masih sekolah/kuliah , banyak-banyak lah serap ilmu dari luar sekolah/kuliah. Ikutan kursus2 bahasa, pajak, atau yang lainnya deh buat nambah keterampilan dan kompetensi kalian. Dan jangan remehkan kegiatan di luar sekolah/kampus, misalnya kegiatan ekstra kurikuler, panitia acara ini itu, dll soalnya banyak hal yang bisa agan-agan pelajari disana.

emoticon-2 Jempol
Quote:Original Posted By crazy frog
masalahnya kadang perusahaan menuntut pelamar mempunyai skill kyk "supermen" bisa segala hal, padahal yg ngelamar pan kebanyakan fresh graduate yg blm punya pengalaman emoticon-Hammer2


in term of job skills "superman" defeated by "batman" emoticon-Cool

superman just a reporter while batman is an owner+CEO of company...do the math emoticon-Cool oh yeah..don't forget tony stark a.k.a ironman....emoticon-Cool

all company searching for superheroes while the avalaible stock is normal fresh graduate student...emoticon-Cape d...

Setujuuuu

bener gan TS, ane beberapa kali dapat karyawan yg nilainya keliatan bagus tapi guoblognya gak ketulungan. logikanya gak kepake.

hal-hal sederhana aja pada bingung. akhirnya malah dapat org yg nilainya sedang2 saja malah bagus kerjanya.

banyak institusi pendidikan yg kurang mengajarkan logika dan kurang mempersiapkan anak didiknya untuk siap bekerja
Nasib pengangguran kyk ane gan, lulus s1 tapi gak tahu harus ngapain, udah dftr sesuai dengan bidang tapi gak ada yang diterima emoticon-Berduka (S)
kalo gaji yang ditawarkan minim ya pencari kerjanya juga yg blo`on yg datang
pret, beberapa perusahaan malah pakai alasan overqualified... wkwkwk emoticon-Peace
Menurut ane :

1. Dulu pas milih jurusan, gak bener-bener diniatin dari hati terdalam, tapi cuma sekedar milih jurusan yang "bergengsi" atau "gampang masuknya/lulusnya" atau "ngikut temen" atau apalah. Ane akuin dulu ane milih jurusan juga karena yang "sama kayak bokap" emoticon-Smilie
2. Waktu kuliah, belajar cuma sekedar lulus, tapi selesai ujian, langsung otaknya diformat ulang. Ane juga begini gan emoticon-Big Grin
3. Banyak universitas yang tes masuknya kegampangan, atau juga terlalu gampang ngelulusin orang. Gampang aja, liat mahasiswa makassar yang doyan rusuh. Kok pribadi kayak gitu bisa pada lolos jadi mahasiswa?
4. Skill-skill yang penting malah gak diasah waktu kuliah. Contoh aja di tempat kerja ane yang lama, 90% karyawannya gak bisa English, padahal banyak juga yang lulusan D3 dan S1. Kalopun jago technical tapi interview aja gak bisa ngomong, gimana caranya?
5. Di kuliah memang ada "Kerja Praktek" atau apalah istilahnya (beda-beda antar kampus), tapi rata-rata cuma sebentar, ane aja cuma 3 bulan. Menurut ane ini justru yang paling banyak ilmunya dan musti lebih difokuskan....
15 persen tenaga kerja yang tidak terserap, perlu dielaborasi lagi kebutuhan spesifik dari 15 persen lowongan tak terisi ini apa, baru kemudian dikoordinasikan dengan institusi terkait.
gimana mau kompeten kalo kerjanya aja banyak yang ga sesuai sama bidangnya semasa sekolah dulu

sarjana tehnik kerja jadi tenaga administrasi, sarjana pertanian kerja di bank, dll
Sebenarnya bisa dilihat dari indeks pembangunan manusianya aja
Indeks pembangunan manusia indonesia memang masih rendah artinya kualitas sdmnya kurang
yg terjun ke dunia kerja kebanyakan belum siap pake dari segi teknis dan mental, malah banyak yg cari kerja ditemanin ortunyaemoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By naagi
gimana mau kompeten kalo kerjanya aja banyak yang ga sesuai sama bidangnya semasa sekolah dulu

sarjana tehnik kerja jadi tenaga administrasi, sarjana pertanian kerja di bank, dll


kebalik gan, kalo mereka emang kompeten si sarjana teknik itu harusnya bisa kerja di teknik bukannya ngurusin administrasi

emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By 705513

menurut ane kebanyakan sekarang sekolah mengandalkan nilai bagus, padahal nilai bagus g identik dengan kemampuan skill dalam pkerjaan yg bagus jg. Alangkah baiknya di sekolah di kenalkan implementasi langsung lapangan kerja, karena persaingan kita bukan tingkat lokal lagi tapi sdh international emoticon-I Love Indonesia (S)


kalau memang nilai bagusnya didapetin dari kerja keras & kejujuran sih oke punya gan.. emoticon-thumbsup
tapi kalau hasil nyontek ya gitu.. apa-apa ndak tau, taunya nyandang gelar doang.. emoticon-Ngacir