alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016782458/minimarket-tak-terkendali-pedagang-pasar-tradisional-ancam-demo
Minimarket Tak Terkendali, Pedagang Pasar Tradisional Ancam Demo
Kamis, 4 Oktober 2012 21:48 WIB

KARANGANYAR – Para pedagang pasar tradisional mengancam melakukan aksi unjuk rasa apabila toko modern berbentuk minimarket waralaba yang beroperasi 24 jam tidak segera ditertibkan. Pasalnya, menjamurnya toko modern di Bumi Intanpari dapat mematikan para pedagang pasar tradisional dan pengusaha toko kelontong.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Karanganyar, Dwi Budi Purnomo, mengatakan jumlah toko modern terutama yang beroperasi 24 jam semakin bertambah di Karanganyar. Dikhawatirkan, kondisi tersebut lambat laun bakal mematikan para pedagang pasar tradisional. “Kami banyak menerima keluhan dari para pedagang pasar tradisonal terkait semakin menjamurnya toko modern yang beroperasi 24 jam,” katanya saat ditemui Solopos.com, Kamis (4/10/2012).

Sebenarnya para pedagang toko kelontong yang merasakan langsung dampak keberadaan toko modern tersebut. Masyarakat lebih memilih membeli di toko modern karena beroperasi nonstop dan barangnya lebih lengkap. Dia mencontohkan di daerah Palur yang terdapat lima-enam toko modern di satu jalan kampung. Jarak antartoko modern saling berdekatan sehingga otomatis mematikan para pedagang kelontong di jalan tersebut. “Padahal kan jelas ada jarak minimal yakni 500 meter antartoko modern. Kasihan para pengusaha toko kelontong tersebut,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Budi, pihaknya akan menemui anggota DPRD Karanganyar untuk menyampaikan aspirasinya tersebut. Pihaknya meminta agar instansi terkait segera menertibkan toko modern yang beroperasi 24 jam tersebut. Apabila tak ada action, maka para pedagang pasar tradisional bakal menggelar aksi unjuk rasa.

Dia juga meminta instansi terkait tidak menerbitkan izin pendirian toko modern. Jumlah pedagang pasar tradisional di Karanganyar sekitar 6.000 pedagang. Mereka tersebar di 12 pasar tradisional di Karanganyar. “Penataan toko modern harus segera dilakukan, kalau tidak 10 tahun lagi mungkin tidak ada lagi pasar tradisional,” terang Budi.

Sementara Kasubid Penanganan Pengaduan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Karanganyar, Prijo Dwi Atmanto, menjelaskan sesuai Perda No 17/2009 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern bahwa jam operasional toko modern setiap Senin-Jumat diwajibkan tutup pukul 21.00 WIB. Sementara pada Sabtu-Minggu dan hari besar tutup pukul 22.00 WIB.

Selain itu, pendirian toko modern harus berjarak minimal 500 meter dengan pasar tradisional. Begitu juga dengan jarak antar toko modern berbentuk waralaba minimal 500 meter. “Jumlah toko modern di Karanganyar sekitar 45 toko termasuk beberapa toko yang berdiri sebelum diterbitkan perda,” jelasnya. Disinggung mengenai toko modern di luar zonasi, dia menyatakan beberapa toko modern berdiri sebelum perda diterbitkan. Kendati demikian, para pengelola toko modern tersebut diwajibkan melakukan daftar ulang perizinan toko modern setiap lima tahun.
sumber :
http://www.solopos.com/2012/10/04/mi...am-demo-336149

Pasar tradisional emoticon-Berduka (S)
jangan sok2 an demo, kalau pemkotnya baik gpp, liat aja kalau pemkotnya sadis, bisa dikasih sppertus, KEBAKARAN DECH KAKAK
nampang pejwan gan,
yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin emoticon-I Love Indonesia (S)
Hehehe2 ada supermaket modern bukannya ikut bersaing malah demo emoticon-Big Grin......kapan mau majunya pak emoticon-Big Grin.....kadang2 tipikal toko tradisional harga barangnya suka fluktuatif ngikutin kemauan si empunya toko sak enak udelle dewe sih....contoh ajah kalo ada orang gak dikenal beli rokok harganya suka dimahalin dibanding warga sekitar,alesannya gak tiap hari lewat ini emoticon-Big Grin.....kalo gitu bagaimana bisa bersaing emoticon-Big Grin
suka ga suka globalisasi itu akan datang...

memang nyari uang akan terasa makin susah, krn penjual banyak dan beragam, jadi bersaing utk memberikan yg terbaik utk customer. Bahkan bukan hanya bersaing sesama org/pedagang lokal, tapi bersaing dengan org dari dearah lain atau negara lain..

yg diuntungkan adalah customer/masyarakat
coba aja demo-in

nanti kita liat pemerintah nnya lebih dukung siapa
Quote:Original Posted By ikhsanlie
Hehehe2 ada supermaket modern bukannya ikut bersaing malah demo emoticon-Big Grin......kapan mau majunya pak emoticon-Big Grin.....kadang2 tipikal toko tradisional harga barangnya suka fluktuatif ngikutin kemauan si empunya toko sak enak udelle dewe sih....contoh ajah kalo ada orang gak dikenal beli rokok harganya suka dimahalin dibanding warga sekitar,alesannya gak tiap hari lewat ini emoticon-Big Grin.....kalo gitu bagaimana bisa bersaing emoticon-Big Grin


yang kedua mungkin benar, tapi yang pertama jelas ngaco .. supermarket itu punya banyak kenalan dan harga yang jauh lebih rendah karena mereka beli dalam jumlah sangat banyak, kalau kemudian di bandingkan dengan harga yang di dapat pedagang tradisional jelas kalah pedagang tradisional emoticon-shakehand

gimana bisa bersaing kalau dari segi harga aja udah kalah ?
kalau di tempat ane sih masih jarang minimarket gan.....maklum masih di desa gan..emoticon-Shutup
seharusnya peraturan minimarket diperketat ya gan, agar ga terlalu menjamur

satar
seharusnya mini market tidak harus ada, tetapi warung tradisional pun harus menjual barang yang lengkap kayak minimarket
Di USA aja minimarket ada aturan pembatasannya. Kok malah kita yang negara Pancasila, lebih bebas dan lebih kapitalistik dari USA?
kasihan para pedagang tradisional sekarang makin terhimpit oleh swalayan

emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka
emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By snowonsummer
yang kedua mungkin benar, tapi yang pertama jelas ngaco .. supermarket itu punya banyak kenalan dan harga yang jauh lebih rendah karena mereka beli dalam jumlah sangat banyak, kalau kemudian di bandingkan dengan harga yang di dapat pedagang tradisional jelas kalah pedagang tradisional emoticon-shakehand

gimana bisa bersaing kalau dari segi harga aja udah kalah ?


intinya.. pedagang tradisional sudah pasti tidak akan bisa bersaing emoticon-Big Grin

satu-satunya segmen yang belum tersentuh minimarket adalah segmen eceran atau ketengan emoticon-Big Grin

pedagang tradisional bersaing disegmen ini.. misal gula setengah atau seperempat kilo.. atau rokok setengah bungkus emoticon-Big Grin

untuk masyarakat kecil menengah ke bawah.. pedagang tradisional masih favorit sebenarnya.. karena:
1. bisa beli eceran dan sesuai kebutuhan
2. beberapa menyediakan fasilitas hutang emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By snowonsummer
yang kedua mungkin benar, tapi yang pertama jelas ngaco .. supermarket itu punya banyak kenalan dan harga yang jauh lebih rendah karena mereka beli dalam jumlah sangat banyak, kalau kemudian di bandingkan dengan harga yang di dapat pedagang tradisional jelas kalah pedagang tradisional emoticon-shakehand

gimana bisa bersaing kalau dari segi harga aja udah kalah ?


Jangan salah gan,mau lebaran kemaren justru yg obral harga syrup di bawah harga pabrik adalah pasar tradisional gan emoticon-Big Grin.....mengapa??? Gini gan contoh ajah yah,harga syrup dr pabrik 10rb trus harga eceran supermaket 11rb & harga eceran pasar tradisional variasi antara 11rb-13rb/botol.....kenyataanya ada oknum pasar tradisional yg mengobral 9rb perbotol (bahkan lebih murah dr harga pabrik sekalipun emoticon-Big Grin).....kenapa bisa begitu???gini gan yg namanya jalur distribusi dr pabrik ke konsumen,disitu ada mafia2 besar yg bermain (mereka ambil ke pabrik bisa tempo 1 bulan & mereka jual ke customer cash keras)....jd perhitungan mereka asal dapat dana segar gak apa2 deh rugi sedikit,toh dana itu bisa diputer buat yg lain sambil menunggu tanggal jatuh tempo pembayaran ke pabrik emoticon-Big Grin.....nah kalo gini caranya supaya pasar tradisional bisa bersaing,caranya manfaatkan secara MAKSIMAL & BENAR fungsi persatuan/paguyuban pedagang pasar tradisional untuk menjalin kerjasama yg SEHAT ke pabrik/produsen....jangan cuma memanfaat persatuan/paguyuban itu cuma buat unjuk gigi kekuatan massa/justru cuma buat memperkayai lingkup pengurus sendiri emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By ikhsanlie
Jangan salah gan,mau lebaran kemaren justru yg obral harga syrup di bawah harga pabrik adalah pasar tradisional gan emoticon-Big Grin.....mengapa??? Gini gan contoh ajah yah,harga syrup dr pabrik 10rb trus harga eceran supermaket 11rb & harga eceran pasar tradisional variasi antara 11rb-13rb/botol.....kenyataanya ada oknum pasar tradisional yg mengobral 9rb perbotol (bahkan lebih murah dr harga pabrik sekalipun emoticon-Big Grin).....kenapa bisa begitu???gini gan yg namanya jalur distribusi dr pabrik ke konsumen,disitu ada mafia2 besar yg bermain (mereka ambil ke pabrik bisa tempo 1 bulan & mereka jual ke customer cash keras)....jd perhitungan mereka asal dapat dana segar gak apa2 deh rugi sedikit,toh dana itu bisa diputer buat yg lain sambil menunggu tanggal jatuh tempo pembayaran ke pabrik emoticon-Big Grin.....nah kalo gini caranya supaya pasar tradisional bisa bersaing,caranya manfaatkan secara MAKSIMAL & BENAR fungsi persatuan/paguyuban pedagang pasar tradisional untuk menjalin kerjasama yg SEHAT ke pabrik/produsen....jangan cuma memanfaat persatuan/paguyuban itu cuma buat unjuk gigi kekuatan massa/justru cuma buat memperkayai lingkup pengurus sendiri emoticon-Ngakak (S)


sumpah logika ente ga beres gan. mana ada orang ambil 10ribu di jual 9 ribu emoticon-Cape d... (S)
udah pasti bangkrut tuh "oknum" kalo cara pikir nya seperti itu, secara harga supermarket udah pasti lebih rendah karena rata2 distribusi nya mereka yang monopoli semua. tu contoh 1 yang punya alfa sekaligus care4. mereka udah pegang produk2 pokok yang ada di pasaran. jadi mau buka minimarket aja yang bukan alfa orang mikir, secara barang rada2 mereka yang pegang. otomatis kalo mau buka ya beli franchise nya kalo mau maju. but then again, harga waralabanya juga udah ga kira2.
Quote:Original Posted By delkana
sumpah logika ente ga beres gan. mana ada orang ambil 10ribu di jual 9 ribu- emoticon-Cape d... (S)
udah pasti bangkrut tuh "oknum" kalo cara pikir nya seperti itu, secara harga supermarket udah pasti lebih rendah karena rata2 distribusi nya mereka yang monopoli semua. tu contoh 1 yang punya alfa sekaligus care4. mereka udah pegang produk2 pokok yang ada di pasaran. jadi mau buka minimarket aja yang bukan alfa orang mikir, secara barang rada2 mereka yang pegang. otomatis kalo mau buka ya beli franchise nya kalo mau maju. but then again, harga waralabanya juga udah ga kira2.


Itu contoh kasus gan & bukan logika gan emoticon-Big Grin.....tp kenyataan gan,itu real terjadi dipasaran kemarin pas mau lebaran.....ane borong syrup 500 dus gan,itu nyata & bukan logika gan.....ane yg ngalamin,apa ente mau liat invoice dr pabrik apa? emoticon-Big Grin.....pasar tradisional banyak mafianya gan,mereka kuat2an modal & akhirnya konsumen yg dirugikan....kalo minimarket lebih rapih manajemennya & ngambil untung udah ada standarnya gan alias gak serakah.....coba deh liat di amerika pasar tradisional yg dilingkungan masyarakat rapih2 kayak minimarket manajemennya emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ikhsanlie
Jangan salah gan,mau lebaran kemaren justru yg obral harga syrup di bawah harga pabrik adalah pasar tradisional gan emoticon-Big Grin.....mengapa??? Gini gan contoh ajah yah,harga syrup dr pabrik 10rb trus harga eceran supermaket 11rb & harga eceran pasar tradisional variasi antara 11rb-13rb/botol.....kenyataanya ada oknum pasar tradisional yg mengobral 9rb perbotol (bahkan lebih murah dr harga pabrik sekalipun emoticon-Big Grin).....kenapa bisa begitu???gini gan yg namanya jalur distribusi dr pabrik ke konsumen,disitu ada mafia2 besar yg bermain (mereka ambil ke pabrik bisa tempo 1 bulan & mereka jual ke customer cash keras)....jd perhitungan mereka asal dapat dana segar gak apa2 deh rugi sedikit,toh dana itu bisa diputer buat yg lain sambil menunggu tanggal jatuh tempo pembayaran ke pabrik emoticon-Big Grin.....nah kalo gini caranya supaya pasar tradisional bisa bersaing,caranya manfaatkan secara MAKSIMAL & BENAR fungsi persatuan/paguyuban pedagang pasar tradisional untuk menjalin kerjasama yg SEHAT ke pabrik/produsen....jangan cuma memanfaat persatuan/paguyuban itu cuma buat unjuk gigi kekuatan massa/justru cuma buat memperkayai lingkup pengurus sendiri emoticon-Ngakak (S)


gimana cerita nya dapet harga dari pabrik 10rb, tapi penjual tradisional jual 9rb emoticon-Hammer mang ada di dunia ini orang mo jualan rugi yang penting dapet duit emoticon-Nohope

setau gw yang suka diskon itu karena takut angka kadarluasa nya semakin dekat emoticon-Ngacir

Quote:Original Posted By ikhsanlie
Itu contoh kasus gan & bukan logika gan emoticon-Big Grin.....tp kenyataan gan,itu real terjadi dipasaran kemarin pas mau lebaran.....ane borong syrup 500 dus gan,itu nyata & bukan logika gan.....ane yg ngalamin,apa ente mau liat invoice dr pabrik apa? emoticon-Big Grin.....pasar tradisional banyak mafianya gan,mereka kuat2an modal & akhirnya konsumen yg dirugikan....kalo minimarket lebih rapih manajemennya & ngambil untung udah ada standarnya gan alias gak serakah.....coba deh liat di amerika pasar tradisional yg dilingkungan masyarakat rapih2 kayak minimarket manajemennya emoticon-Big Grin


itu mah bukan jualan, tapi jual rugi biar stok ga numpuk emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By ikhsanlie
Jangan salah gan,mau lebaran kemaren justru yg obral harga syrup di bawah harga pabrik adalah pasar tradisional gan emoticon-Big Grin.....mengapa??? Gini gan contoh ajah yah,harga syrup dr pabrik 10rb trus harga eceran supermaket 11rb & harga eceran pasar tradisional variasi antara 11rb-13rb/botol.....kenyataanya ada oknum pasar tradisional yg mengobral 9rb perbotol (bahkan lebih murah dr harga pabrik sekalipun emoticon-Big Grin).....kenapa bisa begitu???gini gan yg namanya jalur distribusi dr pabrik ke konsumen,disitu ada mafia2 besar yg bermain (mereka ambil ke pabrik bisa tempo 1 bulan & mereka jual ke customer cash keras)....jd perhitungan mereka asal dapat dana segar gak apa2 deh rugi sedikit,toh dana itu bisa diputer buat yg lain sambil menunggu tanggal jatuh tempo pembayaran ke pabrik emoticon-Big Grin.....nah kalo gini caranya supaya pasar tradisional bisa bersaing,caranya manfaatkan secara MAKSIMAL & BENAR fungsi persatuan/paguyuban pedagang pasar tradisional untuk menjalin kerjasama yg SEHAT ke pabrik/produsen....jangan cuma memanfaat persatuan/paguyuban itu cuma buat unjuk gigi kekuatan massa/justru cuma buat memperkayai lingkup pengurus sendiri emoticon-Ngakak (S)


emoticon-Ngakak itu kemungkinan syrup kadaluwarsa ataw curian emoticon-Ngakak

yang bisa jual dibawah harga pasar itu malah minimarket
karena mereka mengharap subisidi silang dari produk lain

orang belanja ke minimarket.. pada dasarnya ingin belanja sesuai keperluan, karena melihat daftar harga yang dipajang.. mereka jadi tertarik membeli produk lain yang sebetulnya belom tentu mereka perlukan.

pada dasarnya minimarket memanfaatkan tipuan visual (pajang harga yang murah) untuk menarik minat ibu-ibu sekedar masuk ke tokonya. setelah masuk dan melihat-lihat itulah biasanya pada terpancing untuk belanja hal-hal yang sebetulnya "belom tentu perlu"