alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016782370/fr-rampt---jelajah-sawarna
[FR] R&T - Jelajah Sawarna
Assalamualaikum Wr. Wb agan-agan pecinta traveling semua.

WARNING : Banyak gambar dan BWK pastinya. emoticon-Smilie

Spoiler for Video ane sama istri ke Sawarna.:

kalo gak keluar link videonya, monggo klik disini : [R&T] Desa Sawarna @ Youtube
Jangan lupa subscribe dan like ya gan.. XD

Setelah melihat beberapa trit di SubFor Traveler -> Domestik tentang Sawarna, dan tergoda dengan keindahan dan warga disana yang ramah, beberapa bulan yang lalu, tepatnya bulan Juli, saya dan istri memutuskan untuk berlibur ke Desa Sawarna. Saya yang waktu itu baru beberapa minggu baru bisa bawa motor, memutuskan untuk memanfaatkan kuda besi tanpa gigi satu-satunya milik saya (Namanya Vio) untuk mengantar kita ke Sawarna.

14 Juli 2012, 04:00 WIB. Berangkat

Dengan keadaan si Vio yang saat itu Engine hangernya bermasalah (kalau ada lobang, pasti bunyi besi terhantam) kami berangkat menuju Sawarna dengan penuh doa dan persiapan ala kadarnya. Pagi-pagi buta, pukul 04:00 kita berangkat dengan target tiba di sawarna pukul 12:00 teng.

Barang-barang sudah di pack di motor ala kadarnya semalam sebelum berangkat. Dan yang pasti istirahat yanc cukup sudah dikantongi walaupun agak susah tidur kalo terlalu excited (kebiasaan ane).

Rute yang kita ambil dari rumah kami di Halim Perdanakusuma ke Sawarna yaitu :Quote:Pinang Ranti – Cipayung – Jalan Raya Bogor – Jalan Raya Tajur – Jalan Raya Sukabumi – Jalan Raya Cikidang – Cisolok – Bayah – Sawarna.
Total jarak tempuh yang terhitung kurang lebih 160 Km.


Pukul 04:45 kami sudah tiba di Kota Bogor dan menyempatkan untuk sholat Subuh terlebih dahulu pukul 05:00 di pom bensin Tajur.

Setelah sholat Subuh tertunaikan, kita lanjut berangkat menuju Sukabumi. Jalan memasuki jalur Sukabumi cukup padat waktu itu karena banyak angkot yang membawa sayur serta orang-orang yang menuju dan kembali dari pasar tradisional. Setelah melewati kepadatan, kita mulai menanjak di jalur Sukabumi. Dan ternyata, lebih menantang keadaannya. Padat merayap dengan jalur penuh truk-truk besar.
Spoiler for "Truk":


Tepat pukul 06:45, kita tiba di jalur Cikidang dan menyempatkan diri untuk sarapan terlebih dahulu di warung yang ada disisi jalan Cikidang. Lumayan, lontong dan bakwan mengisi perut ditemani kehangatan teh manis hangat.

Perut terisi, perjalanan pun dilanjutkan. Menikmati kelokan mesra Cikidang, kami pun terhanyut dengan pemandangan perkebunan sawit di kanan kiri jalan. Kabut masih terlihat menyelimuti sebagian kebun dijauh mata memandang. Lumayan mengalihkan pegal dipinggang. emoticon-Big Grin
Spoiler for "Cikidang":


Tak terasa, kami menemukan jalan bercabang didepan. GPS sepertinya blm di update, karena tidak ada tulisan persimpangan. Al hasil, kami ambil kiri. Karena seharusnya kanan, kami pun nyasar hhahaha. Untung GPS teriak-teriak kalo kita keluar jalur. Tanpa pikir lagi, mending muter balik deh.
Spoiler for "Nyasar @ Pelabuhan Ratu":


Masuk jalur yang benar, kami melihat Pelabuhan Ratu dari atas bukit. Cantik, dan kami sempatkan untuk foto-foto.
Spoiler for "Cantiknya Pelabuhan Ratu":

Sudah foto, kami pun tiba di jalur Cisolok yang jalurnya benar-benar rusak. Jalan amblas sana sini, aspal belang sana sini dan banyak jalur yang masih pure berbatu. Hanya ada satu atau 2 motor yang terlihat menemani kami di jalur ini.

14 Juli 2012, 9:00 WIB. Bayah

Memasuki jalur Bayah, GPS tewas karena baterai habis. Karena jalur Bayah yang mulus, kami kembali tersasar sekitar 10 kilometer lebih ke arah Malingping. Weleh. Karena hati gak yakin kemana kita jalan, akhirnya kita ganggu aja ibu-ibu yang lagi jemur baju. Fiuh, kelewat jauh ternyata. At least dah tau arah. Akhirnya kita jalan balik lagi dan masuk Jalur Sawarna yang bener. Alhamdulillah. Dan jangan salah kira, jalur masuk ke Sawarna itu ternyata masih jauh lho. Kami tiba di Sawarna sekitar pukul 10:15. Alhamdulillah.
Spoiler for "Bayah to Sawarna":


14 Juli 2012, 10:30 WIB. Sawarna, Sensasi Jembatan Gantung, Belom Booking Homestay.

Akhirnya tiba di Sawarna. Jalur masuknya hanya ada dua. Yaitu jembatan gantung yang menjadi ciri khas Sawarna dan jalur muara (ini agak repot karena lewat jalur pasir pantai yang halus).

Sebelum melintasi jembatan gantung, istri saya suruh turun, karena saya pun deg-degan waktu mau nyebrang jembatan tersebut.

Bismillah, lanjut jalan pelan-pelan gak masalah, ketengah pun nggak masalah, tancap sedikit lebih cepat, ayunan stang depan mulai terasa.. hahahaha panik.. berenti, trus maju pelan2.. hahahahaha.
Spoiler for "Selamat datang di Desa Sawarna":


Jembatan terlewati, kita disamperin sama warga sekitar yang meminta uang pemeliharaan Desa. Cuma Rp. 2000 per orang. Dan ada tiket resminya. Saya kasih Rp. 5000 aja. emoticon-Smilie

Tiket selesai, cari penginapan. Disini ajaibnya. Kita sama sekali belum review homestay, belum cari kontak atau booking. Prinsip saya, jalan aja, tempat berteduh pasti selalu ada. B-) Dan benar, saya susuri jalan didesa tersebut yang banyak sekali bertebaran homestay. Biarkan hati ini yang memilih, itu kuncinya. Akhirnya, hati ini menentukan Homestay Widi yang jadi tempat kita bernaung. Alhamdulillah masih ada 1 didepan dan berjendela. Harganya cukup murah, Rp 100.000 per orang per malam sudah dapat makan pagi, siang, sore. Waw.. emoticon-Big Grin
Spoiler for "Homestay Widi":


Rapih-rapih kamar, drop barang, makan siang dulu, lalu minta tour guide dengan harga Rp. 100.000 per hari per rombongan. Kita ternyata dikasih tour guide keponakannya Bu Widi, mas Butir namanya. Dia yang anter kita keliling sawarna dengan anaknya yang kita panggil Butir Junior. Jadi, tour guide khusus untuk saya dan istri. Hahahahaha..
Spoiler for "Butir & Butir Jr.":


14 Juli 2012, 11:15 WIB. Tanjung Layar.


Tanjung Layar saat itu sedang surut airnya, jadi kita bisa foto-foto di karang Layarnya. Main-main sekitar karang plus ada dua orang anak kecil lokal yang sedang main, kita ajak aja ikutan foto. emoticon-Big Grin
Spoiler for "Tanjung Layar @ Sawarna":


Bersambung ke post selanjutnya..
14 Juli 2012, 12:00 WIB. Goa Lalay

Bersama Duo Butir, kita keluar sawarna (lagi-lagi menyebrang jembatan goyang). Jalur yang dikasih unjuk mas Butir ini seru, kita lewatin kampung warga, menyebrangi jembatan kayu kecil, menyusuri hamparan sawah luas yang saat itu masih hijau. Segar dimata dan dihati.
Spoiler for "Rute menuju Goa Lalay":


Karena jalurnya jalur setapak sawah, ini tantangan buat pengendara motor seperti saya (Nubi) hahahaha. Keringet dingin takut nyemplung ke sawah menemani sepanjang perjalanan menuju goa Lalay. XD

Tanpa nyemplung, kami pun tiba di lokasi. Motor kita parkir di rumah warga, kita jalan sedikit sekitar 500m. Menyebrangi jembatan gantung 2 yang lebih reyot dari yang didepan. Kebetulan saat itu cuma ada saya dan istri dan Duo Butir. Semakin mendekat ke pintu masuk gua, 5 orang anak kecil mengikuti kami. Paham dan mengerti mereka, kita enjoy saja. Ternyata mereka suka nawarin senter atau jasa menitipkan sendal. Hehehe.

Tiba di pintu gua, kita bayar retribusi Rp. 3000. Ada tiket resmi juga kok. Lalu sendal kami copot, karena saat itu air cukup deras dan lumpur memaksa kami untuk telanjang kaki. Satu anak kami tugaskan untuk menunggu selop kami. Dan empat lainnya mengikuti kami. Masuk ke Gua, waw gelap. Untungnya kita sudah siap senter. Jadi tidak usah sewa menyewa. Jalan yang direndam air setinggi lutut dan tidak adanya pencahayaan membuat langkah ekstra hati-hati karena sering ada karang mencuat dari dasar. Disinilah uniknya. Anak-anak kecil warga lokal tersebut dengan antusiasnya memberi tahu kami dimana ada kayu dan karang. Disisi mana kita harus lewat, disisi mana yang dalam dan yang tidak. Seru rasanya didalam gua bersama anak-anak yang suaranya riang. Saya dan istri tak berhenti diajak ngobrol oleh mereka. Mereka antusias menceritakan ada apa didalam gua. Panjang lebar cerita mereka membuat rasa ragu melangkah menjadi rasa penasaran untuk makin melangkah lebih dalam.
Spoiler for "Didalam Goa Lalay":

Stalagtit dan Stalagmit yang masih hidup menggoda saya untuk mengeluarkan kamera dan jeprat-jepret sana sini.
Spoiler for "Masih didalam Goa Lalay":

Goa Lalay sebenarnya masih panjang. Kami berdua hanya berhenti di Hall paling ujung. Mas Butir bilang, kalo mau merangkak masuk, kita bisa masuk terus hingga kedalam. Dia bilang, belum pernah ada yang sampai ujung goa ini. Namun, karena kurangnya persiapan, kita tidak mau mengambil resiko. Penelusuran goa Lalay kami sudahi, foto-foto bersama di dalam Hall, lalu kembali ke mulut goa.

Diluar goa, banyak sekali rombongan yang ingin masuk. Sungguh beruntung kami berdua bisa masuk tanpa banyak wisatawan lain. Dan yang lucunya, selop kami dengan riangnya diantar oleh adik kecil, dan uang Rp 40.000 saya keluarkan untuk 5 orang anak2 itu. “Jangan berebut, dibagi yang adil yaa!!”, “Iya kakakkk!!” anak-anak itu teriak girang. hahahaha.. emoticon-Big Grin

14 Juli 2012, 14:00 WIB. Pantai Pasir Putih (Ciantir)

Perjalanan lanjut ke pasir putih, kita sudahi tour guide kita untuk menemani kami. Mas Butir dan juniornya kembali ke penginapan, kita pun menjelajah pantai yang saat itu sepinya bukan main. Berasa pantai sendiri. Dari Surf Point hingga Muara dari siang hingga sunset.
Spoiler for "Pantai Pasir Putih (Ciantir)":


Malam datang, kita kembali ke penginapan, makan malam dan bersih-bersih. Lalu tidur, besok lanjut ke Lagoon Pari pukul 04:00 emoticon-Big Grin

Lanjut ke post selanjutnya..
15 Juli 2012, 04:30 WIB. Subuh di Tanjung Layar (Gagal Ke Lagoon Pari karena kesiangan)

Karena bangun jam 04:00 kita sudah terlalu kesiangan untuk trekking ke Lagoon Pari untuk menikmati sunrise. Akhirnya, kita putuskan untuk menikmati riuh ombak pagi di Tanjung Layar. Walau berlawanan dengan matahari terbit, subuh di Tanjung Layar bukan main indahnya. Air pasang dan ombak yang menhantam karang menjadi obat damai di hati. Duduk disisi pantai, foto-foto, menikmati indahnya biru laut dan langit, serta bintang yang sudah mulai redup. Hingga pukul 8 kami disana.
Spoiler for "Pagi di Tanjung Layar":


15 Juli 2012, 09:00 WIB. Kembali kerumah.

Setelah puas menikmati pagi di Tanjung Layar, kami kembali ke penginapan. Sarapan pagi sudah menunggu. Makan bareng dengan wisatawan lainnya. Dari wisatawan lokal hingga mancanegara. Kita ketemu grup motor dari Tanggerang. Mereka baru tiba pukul 1 pagi tadi. Salah satu kawannya hampir jatuh di jembatan gantung. Berbagi cerita, kami pun tertawa sambil bersantap.
Spoiler for "Kawan dari Tanggerang":

Santap selesai, kami bersiap kembali ke Jakarta dengan harapan tiba disana pukul 15:00.

Jalur yang kami tempuh untuk pulang sama seperti jalur berangkat, namun ternyata, ada kemacetan parah di pantai Citepus seterusnya. Warga yang sedang berakhir pekan mebludak hingga pelabuhan ratu, jalur yang harus ditempuh pun dialihkan melalui komplek pemerintahan menuju Cikidang tanpa melewati Cisolok. Jalanan yang dialihkan saya rasa cukup rawan jika hari gelap. Tanjakan ganas memaksa Vio untuk menekan maksimal putaran mesin. Hanya satu atau dua motor yang terlihat. Alhamdulillah kita berhasil melewati jalur ini. Dan sejenak beristirahat di jalur Cikidang karena waktu sudah mulai menunjukkan pukul 11:00.
Spoiler for "Perjalanan Pulang":


Disepanjang jalan, kami tidak menemukan adanya rumah makan yang nempel dihati, alhasil kami pun bablas hingga Sukabumi, setelah melewati jalur Sukabumi yang padat, kami berhasil tiba di jalur Tajur. Entah kenapa tiba-tiba motor saya belok sendiri (lebai) dan berhenti tepat di depan rumah makan Pondok Bale 58 Tajur. Sambil tertawa, ya sudah lah, kami putuskan untuk makan siang disana. Sepi tempatnya, hanya ada kami berdua. Karena lapar, pesanan kami melebihi porsi biasanya. Hahahaha.. Ikan bakar, Kangkung, Sayur Asem, Nasi Liwet, Sambal Kencur, Es Kopi Susu dan Jeruk kami pesan. hahahaha..
Spoiler for "Itadakimasu A.K.A Nyok makan!!":


Selesai makan, kami lanjutkan perjalanan nonstop hingga tiba di Pinang Ranti pada pukul 16:30. Mampir sebentar di gerai Sop Buah. Mengisi dahaga dengan segarnya.
Dan Alhamdulillah, tibalah dirumah pada pukul 17:00 dengan selamat (mulur 2 jam dari target).
Spoiler for "Alhamdulillah":


Saran :
Quote:1.\tPersiapkan kendaraan sebaik mungkin terutama rem jika ingin melewati jalur Cikidang.
2.\tPom bensin terakhir hanya di Bayah, setelah itu premium literan di pinggir jalan.
3.\tBawalah senter untuk Goa Lalay dari rumah untuk menghemat pengeluaran.
4.\tJangan malu bertanya dan sopanlah terhadap warga lokal.
5.\tJangan ugal-ugalan dan sok superior. Jalanan punya sama-sama, sedang nyawa sendiri-sendiri.
6.\tSapalah warga sekitar yang kita lewati.
7.\tSopan dan bertatakrama.
8.\tBuang sampah pada tempatnya.
9.\tJangan tunggu kaya untuk bisa menikmati Nusantara!!


Sedihnya, tak semua spot di Sawarna kami jelajahi. Itu berarti, kami harus kembali lagi kesana nanti. emoticon-Smilie
Sekian FR dari saya, semoga berkenan dan maaf kalo tulisannya berantakan. emoticon-Smilie
Salam Jelajah. emoticon-Smilie

Much Love,
Rizqi & Taufan

Full Travel Report saya lainnya :
Quote:[FR] R&T - Jelajah Sawarna
[FR] R&T - Jelajah Sumatera Barat - Episode 1
Gan dasyat FRnya keren2 fotonya ane :emoticon-Rate 5 Star semoga jadi HT aminn
Quote:Original Posted By gembalakambing
Gan dasyat FRnya keren2 fotonya ane :emoticon-Rate 5 Star semoga jadi HT aminn


Hwehehe.. makasih gan.. emoticon-Big Grin
Sawarna emang mantep tenan gann..

minggu kemaren ane juga abis dari sana, dan yang paling bagus menurut ane lagoon pari gan, sayang banget agan nggak mampir kesana..

sedikit bagi2 inpoh gan..
Di tanjung layar ada tapak kaki kabayan, agan tinggal jalan dikit aja ke arah kiri tanjung layar... disitu banyak bintang laut gan
Tapi sawarna emang ngangenin bgt dah emoticon-2 Jempol
gila gan fotonya bening banget emoticon-Genit: pake apa gan fotonya?btw pantainya bgus yah sebanding sama dibali yg pernah ane datengin emoticon-Cendol (S)
gan izin share ke Blog ane ya disini, ternyata ada page sawarna juga buat share cerita-cerita menarik ke sawarna dan kalau ada pertanyaan seputar sawarna bisa di bantu tuh, disini pagenya
Quote:jadi inget nih
Numpang ya gan ....
ini di Cikidang pulang dari Sawarna

[FR] R&T - Jelajah Sawarna
Quote:Original Posted By darwandaru
Sawarna emang mantep tenan gann..

minggu kemaren ane juga abis dari sana, dan yang paling bagus menurut ane lagoon pari gan, sayang banget agan nggak mampir kesana..

sedikit bagi2 inpoh gan..
Di tanjung layar ada tapak kaki kabayan, agan tinggal jalan dikit aja ke arah kiri tanjung layar... disitu banyak bintang laut gan
Tapi sawarna emang ngangenin bgt dah emoticon-2 Jempol


Iya gan, sayang ane gak sempet ke Lagoon Pari. Kalau kesana lagi pasti mampir. Iya, banyak bintang laut dideket Layar. Tapi ane geli liatnya.. emoticon-Hammer

Quote:Original Posted By LaiXanD
gila gan fotonya bening banget emoticon-Genit: pake apa gan fotonya?btw pantainya bgus yah sebanding sama dibali yg pernah ane datengin emoticon-Cendol (S)


Pake kamerehe slr aja gan. Kalau cuaca cerah, lautnya lebih asik viewnya gan.. emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By dulang777
gan izin share ke Blog ane ya disini, ternyata ada page sawarna juga buat share cerita-cerita menarik ke sawarna dan kalau ada pertanyaan seputar sawarna bisa di bantu tuh, disini pagenya


Copyright foto ada di ane, Mohon juga sertakan link ke sini ya. Jangan lupa tambah nama ane. NO EDIT NO ADDITIONAL MATERIAL. emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By arjuna88


Cikidang emang asik buat tourer gan. Tapi sayang, banyak tourer lain yang sok superior dan gak peduli terhadap pengendara lain. emoticon-Frown
Weh" kompak nih ye bduan emoticon-Smilie
Mayyan nih buat referensi ane ntar emoticon-thumbsup
Itu" fto" nya keren" gan, manTap bener, dipoles sotosop dkit ye gan ?
Quote:Original Posted By moperjest
Weh" kompak nih ye bduan emoticon-Smilie
Mayyan nih buat referensi ane ntar emoticon-thumbsup
Itu" fto" nya keren" gan, manTap bener, dipoles sotosop dkit ye gan ?


Hehehe iya gan, kudu kompak biar makin klop.. Iya ane poles dikit di sotosop.. Thank you gan!! emoticon-Big Grin
om..
mau tanya ni.
entekan ke pantai sawarna pake GPS.
nah ane mau kesana juga pake GPS
yg ane mau tanya..search di GPS nya biar ketemu pantai sawarna gimna?
maklum newbi
Quote:Original Posted By joeys4tr14n1
om..
mau tanya ni.
entekan ke pantai sawarna pake GPS.
nah ane mau kesana juga pake GPS
yg ane mau tanya..search di GPS nya biar ketemu pantai sawarna gimna?
maklum newbi


Ane gak search pas di posisi Desa Sawarnanya gan. Ane cuma search daerah Bayah. Karena jalur Desa Sawarna gak ada di GPS ane (maklum GPS murah XD). Setelah sampe bayah, ane baru deh tanya-tanya. Kalo dah di Bayah gampang gan pokoknya. Jalurnya mudah dan gak terlalu sepi. emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By taufan_rizqi


Ane gak search pas di posisi Desa Sawarnanya gan. Ane cuma search daerah Bayah. Karena jalur Desa Sawarna gak ada di GPS ane (maklum GPS murah XD). Setelah sampe bayah, ane baru deh tanya-tanya. Kalo dah di Bayah gampang gan pokoknya. Jalurnya mudah dan gak terlalu sepi. emoticon-Smilie


sory om tanya lg emoticon-Peaceemoticon-Peace
maksudnya bayah banten?
jalan bayah - malingping.
Quote:Original Posted By joeys4tr14n1


sory om tanya lg emoticon-Peaceemoticon-Peace
maksudnya bayah banten?
jalan bayah - malingping.


Bayah itu kan kota gan. Nanti di GPSnya coba pilih pusat kota atau pertengahan jalan. Kalo agak lewat Tanggerang, pasti lewatin Malingping. Nah dari Malingping itu tinggal ikutin jalan terus sampe Bayah. Kalau agan lewat Sukabumi, nanti pasti agan lewatin jalan Cisolok dan pantai Citepus. Setelah lewat itu, jalan terus aja menuju Bayah.
Hati-hati kelewat gan, karena jalan masuk ke Desa Sawarna agak2 kurang ada marka jalan. Saran ane, kalo dan masuk Bayah, coba aja agan tanya ke penduduk sekitar kemana jalan menuju Desa Sawarna, mereka welcome kok. emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By taufan_rizqi

Bayah itu kan kota gan. Nanti di GPSnya coba pilih pusat kota atau pertengahan jalan. Kalo agak lewat Tanggerang, pasti lewatin Malingping. Nah dari Malingping itu tinggal ikutin jalan terus sampe Bayah. Kalau agan lewat Sukabumi, nanti pasti agan lewatin jalan Cisolok dan pantai Citepus. Setelah lewat itu, jalan terus aja menuju Bayah.
Hati-hati kelewat gan, karena jalan masuk ke Desa Sawarna agak2 kurang ada marka jalan. Saran ane, kalo dan masuk Bayah, coba aja agan tanya ke penduduk sekitar kemana jalan menuju Desa Sawarna, mereka welcome kok. emoticon-Smilie


td ane dah sher di GPS ane teryata ada "karang layar"
trus ane simpen deh tuh trek jalurnya. ane sih rencana mau lewat sukabumi
karena jalanya ga rusak parah, beda klo lewat malingping jalanya ancur.
barusan ane liat video ente n istri tercinta di youtube yg lg ke sawarna
wah mantep tu videonya..ampe2 ane download
ok deh om atas pencerahanya.
thx om...
Quote:Original Posted By joeys4tr14n1


td ane dah sher di GPS ane teryata ada "karang layar"
trus ane simpen deh tuh trek jalurnya. ane sih rencana mau lewat sukabumi
karena jalanya ga rusak parah, beda klo lewat malingping jalanya ancur.
barusan ane liat video ente n istri tercinta di youtube yg lg ke sawarna
wah mantep tu videonya..ampe2 ane download
ok deh om atas pencerahanya.
thx om...


Wah berarti GPS ente canggih bro. hehehe.. Lewat Malingping memang jelek, tapi pemandangan lebih bagus. Kalo lewat Sukabumi nanti masuk jalur Cikidang. Jalan jelek hanya di cisolok. Jangan terlalu ngebut gan, suka ada lubang tak terlihat. Have a safe trip ya bro!! emoticon-Big Grin
mantab gan FR nya emoticon-thumbsup ane juga kemarin baru balik dari sana..
btw foto n videonya pake apa gan ? ane mikir2 tuh dari awal, eh pas foto trakhir ada tipod nya jadi kemingkinan slr nih..
klo ane cmn bwa n82 kmarin n lupa bawa lensa fish eye emoticon-Cape d... (S)

emoticon-Cendol (S)
Video yang di Youtube keren gan, ane juga ada niat bsok mo ke Sawarna. Tengkiu berat buat FRnya