alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016779844/lawan-kodrat-alam-amp-tak-manusiawi-penyatuan-zona-waktu-indonesia-dibatalkan
Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?
Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?

Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?

Penyatuan Zona Waktu di Indonesia
Hatta bantah penyatuan zona waktu mulai 28 Oktober
Kamis, 04 Oktober 2012 | 18:13 WIB

JAKARTA. Menteri koordinator Perekonomian Hatta Rajasa membantah pemberlakuan penyatuan zona waktu terhitung mulai pada 20 Oktober mendatang. Kebijakan ini masih sulit untuk direalisasikan lantaran masih menuai pro dan kontra. "Tidak, masa tanggal 28 mau diterapkan. Ini kan haru bicara terus. Ini bukan persoalan kecil, tetapi persoalan besar. Jadi masih ada pro dan kontra," katanya, Kamis (4/10).

Meski, Hatta mengaku di tingkat Menteri koordinator pembahasannya sudah selesai. Dirinya pun mengakui penyatuan zona waktu itu penting dan memberikan dampak positif. Hatta menginginkan sebuah produk kebijakan tidak menimbulkan pro dan kontra yang berkepanjangan. Tentu kebijakan itu juga tidak dipaksakan untuk segera terbit.

Sebagai informasi, rencananya penyatuan waktu di Indonesia menjadi GMT+8 akan mulai dilakukan pada 28 Oktober 2012. Penyatuan zona waktu Indonesia diusulkan dengan nama Waktu Kesatuan Indonesia GMT +8 atau satu Zona Waktu GMT+8 NKRI atau sebutan lainnya, yang direncanakan akan diterapkan secara nasional melalui Peraturan Presiden pada tanggal 28 Oktober 2012.

Kajian Zona Satu Waktu GMT+8 NKRI sudah dilakukan oleh Kementerian Riset dan Teknologi sejak 2004 – 2008 dengan tema penyesuaian wilayah waktu kaitannya dengan penghematan energi (Listrik). Hal ini berdasarkan isu hangat yang berkembang di masyarakat soal hemat energi, khususnya energi listrik yang kemudian menjadi Instruksi Presiden.
http://nasional.kontan.co.id/news/ha...ber/2012/10/04

Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?

Quote:Jusuf Kalla:
Penyatuan Zona Waktu itu Ngawur
Selasa, 29 Mei 2012 14:11 WIB \t \t \t

Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, penyatuan zona waktu di Indonesia merupakan langkah keliru dan mengorbankan 200 juta jiwa masyarakat Indonesia. "Ini bisa menimbulkan kekacauan, tidak ada alasan objektif untuk menyatukan zona waktu di Indonesia," kata Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa (29/5). Penyatuan zona waktu di Indonesia menjadi GMT + 8 (Waktu Indonesia bagian Tengah) yang diwacanakan pemerintah akan membuat 193 juta jiwa di wilayah Indonesia bagian barat dan enam juta penduduk Indonesia bagian Timur harus mengubah pola hidupn secara drastis.

Bagi mereka yang di Barat, kata Kalla, harus beraktivitas lebih pagi atau lebih gelap dari sebelumnya. Ia mencontohkan, pekerja yang tinggal di Bekasi dan bekerja di Jakarta yang biasanya berangkat pukul 05.30 WIB agar sampai di Jakarta pukul 07.00 WIB, dengan penyatuan zona waktu GMT+8 harus berangkat lebih pagi lagi, pukul 04.30 WIB. "Terus harus bangun lebih pagi lagi, makan pagi jam 04.00 lebih malam, dan berangkat 04.30 WIB. Mereka salatnya bagaimana?" tanya Kalla. Belum lagi mereka yang tinggal di daerah paling barat Indonesia, seperti Aceh. Tentu harus lebih pagi lagi. "Bagaimana mereka yang mau sekolah, masak pakai obor untuk jalan ke sekolah," tanya Kalla.

Jusuf Kalla menjelaskan, zona waktu dibuat menyesuaikan keseimbangan alam. Bila jam 06.00 di daerah tropis seharusnya matahari terbit, begitu pula pukul 12.00 matahari berada di tengah-tengah dan pukul 06.00 malam, saat matahari tenggelam. Berdasarkan letak geografis dengan rentang panjang wilayah Indonesia mencapai 5.000 kilometer, kata Kalla, tidak logis menyatukan zona waktu melihat kondisi alam.

Di seluruh dunia, jelas Kalla, tidak ada negara berentang panjang 5000 kilometer memiliki satu zona waktu, kecuali China. Itu pun karena keputusan Partai Komunis China pada 1949 untuk mengontrol kekuasan. "Jadi alasan politik kekuasaan," kata Kalla. Amerika Serikat memiliki sembilan zona waktu, enam di antaranya berada di wilayah daratan, termasuk Alaska. Begitu pula Australia yang memiliki tiga zona waktu. Indonesia pada 1942, jelas Kalla, pernah menyatukan zona waktu saat dijajah Jepang. Ini karena Jepang ingin menyamakan waktu penghormatan kepada Kaisar Jepang pukul 12.00. "Apa kita mau kembali ke masa Jepang," katanya.

Menurut JK, penyatuan zona waktu akan membuat lebih produktif tidak ada dasarnya. "Apakah AS, Australia tidak produktif. Produktifitas tidak ada hubungannya dengan zona waktu. Itu ngawur," katanya. Zona waktu juga tidak ada hubungannya dengan perdagangan. Dengan berbagai macam zona waktu di dunia perdagangan saat ini lancar-lancar saja. JK yakin, penyatuan zona waktu justru memboroskan energi. Karena hampir 200 juta jiwa warga di wilayah barat harus menyesuaikan satu jam lebih awal saat gelap. Pengubahan zona waktu juga tak akan memerbaiki kinerja pasar modal. Jika ingin seperti di Singapura, pada modal tinggal mengubah jam pembukaan dari pukul 09.00 menjadi 08.00. Dengan cara itu, hanya 2.000 orang yang bekerja di pasar modal yang bangun lebih dulu. "Jangan pasar modal menjajah orang dong. Karena kepentingan pasar modal, masak 200 juta orang susah," kata Kalla
http://www.metrotvnews.com/read/news...u-itu-Ngawur/2


Agar RI bisa Mengikuti Perkembangan Bursa Singapore & Hong Kong?
Penyatuan zona waktu dukung aktivitas BEI
Senin, 28 Mei 2012 15:18:31

Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?

Rencana penyatuan zona waktu di seluruh Indonesia yang akan dimulai pada 28 Oktober nanti akan membawa pengaruh positif bagi perdagangan efek di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Bapepam-LK Nurhaida. Dia mengatakan bahwa Bapepam juga tengah berencana mengubah waktu perdagangan saham dan disesuaikan dengan zona waktu yang berlaku. "Sebetulnya di bursa sendiri ada rencana mengubah waktu trading nanti akan disesuaikan dengan zona waktu," kata dia, Senin (28/5).

Dengan disatukannya zona waktu Indonesia menjadi waktu Indonesia bagian Tengah (WITA) maka pembukaan pasar saham akan bersamaan dengan indeks Singapura atau Straits Times. "Selama ini kecenderungannya kan karena Singapura buka duluan, jadi investor melihat perkembangan di sana dulu. Nah kalau bergerak bareng, kita tidak sebagai follower," jelas dia. Waktu Singapura memang lebih awal satu jam daripada waktu di Jakarta yang sama dengan Bangkok, Thailand. Untuk mendukung pengubahan waktu tersebut, Nurhaida mengaku akan ada pengubahan peraturan di tingkat Ketua Bapepam sehingga akan gampang untuk menyesuaikan.

Sementara itu Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan bahwa keputusan penyatuan zona waktu tersebut akan berada pada rapat kabinet. Namun Hatta menekankan bahwa penyatuan zona waktu tersebut akan berdampak positif kepada perekonomian Indonesia. "Dibandingkan dengan negara-negara Asean lainnya relatif mereka sudah bekerja, kita belum, pasar moda dibuka kita belum. Kemudian hal-hal yang berkaitan dengan lalu lintas, penerapan energi, semua lebih efektif kita menerapkan itu," jelas dia.
http://www.merdeka.com/uang/penyatua...fitas-bei.html

Penyatuan Zona Waktu Tak Bernilai Ekonomis kalau Hanya untuk Kepentingan Pasar Modal
Rabu, 30 Mei 2012 | 08:52 WIB

Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?

INILAH.COM, Jakarta - Mantan Wakil Presiden RI, H Jusuf Kalla menilai rencana penyatuan zona waktu oleh pemerintah dinilai tidak bernilai ekonomis. Ketua Palang Merah ini mengatakan, saat membaca perkembangan pemberitaan, jika alasan yang digunakan untuk kepentingan pasar modal dinilai tidak tepat. Jika Dalih ini justru mengesampingkan nasib 200 juta penduduk Indonesia yang bakal kesulitan merubah pola hidup dengan penyatuan zona waktu ini.

"Jika ingin menyamakan waktu dengan Bursa di Singapura, lebih baik jadwal kerja di Bursa di Jakarta dimajukan ke pukul 08.00 pagi. Lebih meminta sekitar dua ribu orang di Bursa merubah ketimbang 200 juta rakyat Indonesia," tandas JK kepada INILAH.COM, Rabu (30/05/12).

Persoalan aktifitas perdagangan untuk daerah di kawasan timur, menurut JK selama ini tidak ada persoalan. Dirinya yang memiliki usaha di Makassar dan Papua pun selama ini tidak ada kendala, hal ini bisa diakali dengan menggunakan kecanggihan teknologi. Ditegaskan JK, penyatuan zona waktu itu tidak akan membawa perubahan signifikan untuk aktifitas perdagangan, ketimbang kerugian sosial yang harus dirasakan oleh masyarakat Indonesia yang mempercepat aktifitas hariannya.

Jika berpatokan China maju karena penyatuan zona, menurut JK tidaklah tepat, pasalnya China maju dan berkembang saat mereka membuka diri. China menyatukan zona waktu karena Keputusan Politbiro Partai Komunis China pada tahun 1942 agar China lebih mudah dikendalikan dari Beijing, jadi bukan alasan ekonomis
http://ekonomi.inilah.com/read/detai...nilai-ekonomis


-------------

Indonesia itu, dengan apa adanya yang sekarang ini, sudah bisa 'leading' kok ekonomi nasionalnya, bisa tumbuh ngalah-ngalahin AS dan EEC, dan tinggal sedikit aja di bawah Vhina dan India ... padahal negeri ini, konon kabarnya, bisa jalan dengan baik seperti itu, justru karena nakhodanya lebih suka pasang mode 'auto pilot'. Negara kita itu kalau terlalu banyak diatur-atur irama kehidupan rakyatnya, justru kontra produktif.
Ya sudah .... ,

Mana yang lebih menguntungkan ,
Ya diambil saja.
klo ane sih lebih mendukung gak jadi disatuin...
semuanya bakal berubah seperti ketika negara api menyerang.. emoticon-Hammer
Bahkan Amerika Serikat yang Hebat itu saja. mereka punya Zona Waktu sampai 11 Zona.

Coba klik TIME ZONE di AS saat ini juga!


Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?

Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?


Agung Laksono: Penyatuan Zona Waktu Sulit Dilakukan
Rabu, 14/03/2012 11:48 WIB

Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?
Menko Kesra Agung Laksono

Jakarta - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengungkapkan Indonesia sulit merealisasikan penyatuan zona waktu. Indonesia merupakan negara kepulauan yang cukup luas dimana antar satu pulau dengan pulau lain bisa memakan waktu hingga berjam-jam jaraknya. "Penyatuan zona waktu sekarang sedang dibahas, dikaji ya bagi saya biarkan pihak kompeten yang memproses," kata Agung di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (14/3/2012). "Tapi kita akui negara kita sangat luas. Sehingga tampaknya sulit kalau satu waktu," imbuh Agung.

Dijelaskan Agung, masih dimungkinkan ketika Indonesia menggunakan dua waktu. Jika menjadi satu, tampaknya akan susah. "Dua waktu kelihatannya lebih memadai. Karena jarak Aceh ke Jayapura jauh berjam-jam sehingga perbedaan waktu sulit dihindarkan," ungkap Agung. Pada kesempatan terpisah, rencana pemerintah dalam menyatukan zona waktu dalam program MP3EI justru memperoleh respon positif dari Deputi Gubernur BI bidang pembayaran, Ronald Waas.

Saat ditemui hari ini pada acara seminar National Payment Gateway (NPG) di Hotel Borobudur, Ronald menyambut positif rencana penggabungan zona waktu yang digagas oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa karena dapat menguntungkan masyarakat. "Kalau sebelumnya kita di Jakarta belum bangun mereka di Indonesia Timur sudah mulai bertransaksi," ujarnya. Saat ini sistem kliring terpusat, sehingga saat di Indonesia Timur bertransaksi atau pukul 8 pagi di pusat harus buka pukul 6 pagi. Sehingga kalau zona waktu disatukan, semua akan menjadi lebih gampang dan nasabah diuntungkan juga. "Kalau zona waktu disatukan, nasabah malah diuntungkan," tambahnya. Namun, BI masih belum melakukan kajian khusus terkait sistem zona waktu ini karena masih menunggu keputusan dari pemerintah.
[url]http://finance.detik..com/read/2012/03/14/114545/1866809/4/[/url]

Ada Hatta Rajasa Dibalik Penyatuan Zona Waktu Indonesia
Minggu, 11/03/2012 18:34 WIB

Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?
Menko Perekonomian Hatta Rajasa

Bogor, - Komite Percepatan Perluasan dan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) mewacanakan Indonesia perlu mengubah tiga perbedaan waktu hanya menjadi satu zona waktu di seluruh wilayah indonesia. Pembagian WIB, WITA dan WIT dipandang menghambat peningkatan produktivitas maksimum bangsa. Kepala Divisi Humas dan Promosi KP3EI, Edib Muslim pun menyebut ide penyatuan zona waktu Indonesia adalah buah pikiran Menteri Koordinasi Bidang Ekonomi Hatta Rajasa. "Yang pasti pak negara lain menggunakan itu. Sebagai aset daya angkat dan daya dorongya, kenapa kita gak lakukan itu juga? Ini bukan hal baru di Indonesia. Kita sudah sembilan kali melakukan perubahan perbedaan waktu," katanya di Bogor, Sabtu (10/3/2012). "Jaman kemerdekaan aja udah empat kali menggunakan GMT ini dan semuanya ada alasan ekonomi politik tertentu. Dan ini saatnya. Ini di pikiran pak Menko. Saya yakin beliau ada alasan untuk lakukan itu," tambah Edib.

Ia menambahkan, penyamaan waktu antara indonesia barat, tengah dan timur diyakini akan dapat mengangkat 20% PDB indonesia. Sebab ada angkatan kerja berjumlah 190 juta orang yang akan melakukan pekerjaannya secara bersama-sama. Sementara saat ini angkatan kerja di Indonesia bekerja dalam waktu yang tidak sama. Saat penyatuan waktu, maka dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi karena ada produktivitas yang sama-sama bergerak.

Edib mengatakan Indonesia sering kalah dengan negara lain dalam hal transaksi bisnis. Ia mencontohkan jadwal terbang Garuda Airways satu jam lebih lambat dari maskapai lain, karena perbedaan waktu tersebut. Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menurutnya kalah satu jam dengan bursa efek di Hongkong dan Sanghai. Sementara transsaksi di Bank Indonesia, para pelaku pasar uang di Papua dan Maluku tidak memiliki waktu yang cukup untuk saling bertransaksi dengan pelaku pasar di daerah Indonesia barat. Karena pusat bursa efek dan perbankan berada di wilayah Barat, pelaku bisnis Papua dan Maluku harus merelakan waktunya terbuang dua jam secara percuma menunggu lapak transaksi.

Ia kembali mencontohkan pusat industri dan pariwisata kepulauan Riau yaitu Batam. Jika Indonesia menerapkan GMT+8, maka eksekutif Singapura yang senang berlibur ke Batam dan membeli kenyamanan di hotel-hotel pulau Batam akan menghabiskan waktu lebih lama. "Kalau sama waktu kita dengan Singapura, maka yang menginap di Batam dan harus kerja di hari Senin tentunya tak perlu pulang di hari Minggu. Dia bisa saja berangkat ke kantor dari Batam. Sementara saat ini kan mereka takut terlambat ke kantor karena perbedaan waktu tersebut," tegasnya.

Atas wacana penyatuan zona waktu ini, kata Edib, sejumlah Kementerian Lembaga sangat setuju. Ia menyebut Kementrian Pertahanan, Bank Indonesia dan BEI sudah memiliki kajian-kajian yang dapat di-share dengan KP3EI guna menghitung efesiensi yang akan didapat. Negeri yang memiliki upaya menyatukan semua wilayahnya dalam satu waktu adalah China. Dengan alasan politik dan ekonomi serta demi memajukan negara mereka. "Kenapa kita gak melakukan hal yang sama?,” ucapnya.
[url]http://finance.detik..com/read/2012/03/11/183419/1863922/4/ada-hatta-rajasa-dibalik-penyatuan-zona-waktu-indonesia?[/url]


SBY Setuju Zona Waktu RI Disatukan
Rabu, 16/05/2012 13:54 WIB

Lawan Kodrat Alam & Tak Manusiawi, Penyatuan Zona Waktu Indonesia Dibatalkan?
Presiden SBY

Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa terus mendorong rencana penyatuan zona waktu di Indonesia agar ekonomi Indonesia lebih produktif. Rencana ini disetujui Presiden SBY. Hal ini disampaikan Hatta saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (16/5/2012). "Zona waktu kan sudah disarankan oleh MP3EI. Presiden setuju untuk zona waktu disatukan. Sekarang sedang kita perdalam lagi," tambahnya.

Hatta kembali mempertegas, dari kajian yang ada, penyatuan zona waktu Indonesia akan menggunakan patokan GMT+8 atau Waktu Indonesia Tengah (WIT). Kebijakan ini akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas di segala aspek. "Kalau sekarang kan di bagian Timur sudah 2 jam bekerja, kita baru mau mulai. Ini kurang pas, jadi sekarang kita masuk ke GMT+8," jelasnya.

Namun belum jelas kapan rencana ini akan dilancarkan oleh pemerintah. Hatta memang menjadi menteri yang paling rajin mendorong adanya penyatuan zona waktu di Indonesia. Meski masih berupa wacana, namun riset terhadap penyamaan zona waktu di seluruh wilayah Indonesia sudah ada. Bahkan sudah dibahas di Komite Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) sejak Hatta masih menjabat sebagai Menteri riset dan teknologi (Menristek).

Kepala Divisi Humas dan Promosi KP3EI, Edib Muslim pernah mengatakan, ide penyatuan zona waktu Indonesia adalah buah pikiran Hatta Rajasa. Ia menambahkan, penyamaan waktu antara indonesia barat, tengah, dan timur diyakini akan dapat mengangkat 20% PDB Indonesia. Sebab ada angkatan kerja berjumlah 190 juta orang yang akan melakukan pekerjaannya secara bersama-sama. Indonesia sering kalah dengan negara lain dalam hal transaksi bisnis. Seperti jadwal terbang Garuda yang satu jam lebih lambat dari maskapai lain, karena perbedaan waktu tersebut. Bursa Efek Indonesia (BEI) juga kalah satu jam dengan bursa efek di Hong Kong dan Sanghai.

Sementara transsaksi di Bank Indonesia, para pelaku pasar uang di Papua dan Maluku tidak memiliki waktu yang cukup untuk saling bertransaksi dengan pelaku pasar di daerah Indonesia Barat. Karena pusat bursa efek dan perbankan berada di wilayah Barat, pelaku bisnis Papua dan Maluku harus merelakan waktunya terbuang dua jam secara percuma menunggu lapak transaksi.
[url]http://finance.detik..com/read/2012/05/16/135405/1918556/4/sby-setuju-zona-waktu-ri-disatukan[/url]

--------------

Jadi Pejabat Negara kok kagak kompak. Membingungkan!
Walaupun ada segi positifnya, tapi masih banyak yang mesti dibenahi pemerintah terlebih dahulu ketimbang mengubah zona waktu..emoticon-Bingungbingungemoticon-Bingung
Udah kayak komunis aja apa2 disamain.,
kalo alasannya biar Bursa saham nggak ketinggalan sama S'pore kenapa buka nya nggak dimajuina aja, nggak perlu mengorbankan masyarakat se Indonesia emoticon-Big Grin
program gak jelas....dilemparkan jd wacana publik....tunggu reaksi.... ambil keputusan emoticon-Big Grin

monyong...monyong...dagelan gak mari..mari
semakin jijik ma beye belle gw emoticon-Stick Out Tongue
kalo udah punya rencana ya silakan dieksekusi, jangan bikin masyarakat berantem mulu emoticon-Mad:
Apa dengan zona waktu disatukan.. tiba2 ekonomi bakalan lebih menjadi efisien dan maju dan semua masalah terselesaikan? jangan2 perubahan zona waktu cuma biar sekedar nama pencetusnya tercatat di buku sejarah? emoticon-Gila

Kadang2 heran ama penguasa2 ini.. itu isi batok kepalanya otak apa kopong sih? apa karena emang tolol dan kehabisan ide makanya kalo bikin program selalu gak jelas, tidak relevan dan membingungkan rakyat emoticon-Gila
Gak kebayang kalau terealisasi program ini. Begitulah kalau negara ini dipimpin bukan ahlinya..
Quote:Original Posted By kabei
semakin jijik ma beye belle gw emoticon-Stick Out Tongue
kalo udah punya rencana ya silakan dieksekusi, jangan bikin masyarakat berantem mulu emoticon-Mad:


Bukannya dulu pak sby sangat dielu-elukan gan..???
kayak harga bensin aja bertele-tele mau naik apa kagak???

pemerintah suka gamang kaluo memutuskan sesuatu peraturan, sudah canangkan saja kalo sudah diriset baik buruknya....emoticon-I Love Indonesia (S)

kalo ga berani ya batal ajaemoticon-Berbusa (S)
permainan lama, cuman pengalihan isu saja..
ngapain ngeributin jam
biar lah yg ada saja yang di gunakan
kalo mau menggunakan perhitungan waktu bisa gunakan jam matahari atau bulan saja. itu pun sifatnya bukan aturan yg memaksa,
trs gw harus siap2 dr jam 3 pagi klo mau brgkt kerja? emoticon-Bata (S)
Quote:Original Posted By faruq.abidin
Bukannya dulu pak sby sangat dielu-elukan gan..???


bukan gw tentunya yang mengelu elukan emoticon-Embarrassment
Kalo boleh voting, saya setuju...maklum, walaupun bisnis kecil2an tapi gw dagang sampe ke Indonesia timur. Kalo ada yang urgent kesian mereka nungguin gw buka toko 2 jam setelah mereka mulai kerja.


_______________________________________________________
Kunci Pintu Digital com

mana ada korelasinya antara jumlah zona waktu dengan peningkatan produktifitas? mau 1 kayak china atau belasan zona kayak amerika, selama rakyatnya punya etos kerja yang tinggi, gak males, ya negara itu yang bakal maju...

gak usah keminter pake gonta-ganti jumlah zona.. percuma... gak ada hasilnya kalo masih seperti ini orang2nya..

emoticon-Cape deeehh
bener-bener di batalin apa di tunda ini...emoticon-Bingung (S)

mau nyatu mau kaga terserahlah..ikut aja gw...
kalau pun mesti nyatu mesti adaptasi dulu ama perubahan waktunya...emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kabei
bukan gw tentunya yang mengelu elukan emoticon-Embarrassment


Ah...masak sih? Yang beneeerrr....