alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016772395/bnn-tak-setuju-putusan-ma-penangguhan-hukuman-mati
Peringatan! 
BNN Tak Setuju Putusan MA Penangguhan Hukuman Mati
mari berdiskusi sehat dengan akal sehat

Quote:JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak menyetujui keputusan Mahkamah Agung terkait penangguhan hukuman Hengky Gunawan. Hengky Gunawan merupakan produsen obat-obatan terlarang yang ditangkap pada tahun 2006.

"BNN sebagai vocal point negara mengenai Narkoba menyatakan kami tetap memiliki pegangan yang sama. Para pengedar obat-obatan, nggak bisa ada penurunan hukuman," kata Gories Mere, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Kamis (4/10/2012).

Gories mengatakan, dia meminta agar hukuman diberikan dengan tegas bagi para pengedar narkoba. Jika pengurangan mudah didapatkan bagi para pengedar, hal itu tidak bisa menjadi efek jera bagi pengedar lainnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kepolisian menangkap Hengky Gunawam pada tanggal 23 Mei 2006 sekitar pukul 17.00 WIB. Dia dibekuk di Yani Golf, Jalan Gunung Sari, Surabaya karena memproduksi ekstasi dalam jumlah besar. Hengky dikenakan hukuman selama 15 tahun penjara oleh PN Surabaya.

Kemudian Hengky melanjutkan pada tingkat banding tetapi keputusan banding memperberat hukuman menjadi 18 tahun. Hengky melanjutkan ke tingkat kasasi, namun hukuman dimaksimalkan menjadi hukuman mati. Mahkamah Agung (MA) mengubah hukuman mati Hengky menjadi 15 tahun penjara. Peninjauan kembali ini disahkan pada tanggal 16 agustus 2011 karena hukuman mati bertentangan dengan Pasal 28 Ayat 1 UUD 1945 dan melanggar Pasal 4 UU No 39/1999 tentang HAM.


gw secara tegas setuju, hukuman mati untuk pengedar narkoba emoticon-Big Grin

yang namanya pasal itu seharusnya tidak kaku, mengikuti perkembangan yang ada, ketika pasal tersebut tidak lagi secara fakta mengubah perilaku pelaku kejahatan, apa gunanya?
kadang gw gak ngerti jalan pikiran penegak hukum di Indonesia emoticon-Gila

kalo kata orang jawa...gak ngalor...gak ngidul......emoticon-Nohope
Kalo hukuman mati tidak sesuai dengan pasal UUD, mengapa sebelum ini sudah ada yg dieksekusi?
jadi setelah putusan itu, tidak ada lagi hukuman mati di Indo?

bikin bingung juga, hukum disini saling tumpang tindih. belum lagi kelakuan para penegak hukumnya. emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By mrjack
mari berdiskusi sehat dengan akal sehat



gw secara tegas setuju, hukuman mati untuk pengedar narkoba emoticon-Big Grin

yang namanya pasal itu seharusnya tidak kaku, mengikuti perkembangan yang ada, ketika pasal tersebut tidak lagi secara fakta mengubah perilaku pelaku kejahatan, apa gunanya?



Hukuman mati (tanpa pandang bulu) eman efektip oom... makanya kalo nyari "gula batu" di Kuching susahnya minta ampun... emoticon-Hammer2


BNN Tak Setuju Putusan MA Penangguhan Hukuman Mati
Quote:Original Posted By juliae
kadang gw gak ngerti jalan pikiran penegak hukum di Indonesia emoticon-Gila

kalo kata orang jawa...gak ngalor...gak ngidul......emoticon-Nohope



Quote:Original Posted By Rizier
Kalo hukuman mati tidak sesuai dengan pasal UUD, mengapa sebelum ini sudah ada yg dieksekusi?
jadi setelah putusan itu, tidak ada lagi hukuman mati di Indo?

bikin bingung juga, hukum disini saling tumpang tindih. belum lagi kelakuan para penegak hukumnya. emoticon-Bingung



yang bisa di eksplorer ya mungkin pasal diatas di munculkan,
tapi yang gak bisa dijadikan masa depan pasal diatas masuk daftar pasal ignore list

namanya standar janda.. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
trus kalao dihukum mati , rehabilitasi buat apaan ?

korupsi ama narkoba susah matinya bray
Quote:Original Posted By INCUBATOR
trus kalao dihukum mati , rehabilitasi buat apaan ?

korupsi ama narkoba susah matinya bray

Code:
FYI, gak bahas korupsi bro :p


hukum sebab akibat..
bedakan antara pecandu murni dengan produsen..

rehabilitasi hanya untuk pecandu narkoba sedang yang terdakwa sebagai produsen bisa jadi terancam hukuman mati..

Quote:Original Posted By mrjack

Code:
FYI, gak bahas korupsi bro :p


hukum sebab akibat..
bedakan antara pecandu murni dengan produsen..

rehabilitasi hanya untuk pecandu narkoba sedang yang terdakwa sebagai produsen bisa jadi terancam hukuman mati..



yg ane maksud juga korban BANDAR..

kalau bandar gede, gak usa hukum mati, langsung tembak ditempat bray emoticon-Kiss (S)
Quote:Original Posted By INCUBATOR


yg ane maksud juga korban BANDAR..

kalau bandar gede, gak usa hukum mati, langsung tembak ditempat bray emoticon-Kiss (S)


maksudnya pengedar kecil?
ya nanti bagaimananya tergantung yang merevisi pasal, asal rakyat senang..
di berita kan produsen tuh emoticon-Stick Out Tongue
Quote:Original Posted By mrjack


maksudnya pengedar kecil?
ya nanti bagaimananya tergantung yang merevisi pasal, asal rakyat senang..
di berita kan produsen tuh emoticon-Stick Out Tongue


mau kecil mau besar, namanya produsen tetep aja pengedar, gak usa pake pasal dan undang undang, tembak aja DITEMPAT!!!!

last post with 6000 post in bety emoticon-Kiss
Quote:Original Posted By INCUBATOR


mau kecil mau besar, namanya produsen tetep aja pengedar, gak usa pake pasal dan undang undang, tembak aja DITEMPAT!!!!

last post with 6000 post in bety emoticon-Kiss


he eh, tapi pasti ada yang protes besar kecilnya barang yang diedarkan/ yang di produksi tetap saja kok hukumannya sama yaitu mati..

pengedar kecil kan umumnya korban produsen besar, itu juga jadi pertimbangan..

Quote:Original Posted By juliae
kadang gw gak ngerti jalan pikiran penegak hukum di Indonesia emoticon-Gila

kalo kata orang jawa...gak ngalor...gak ngidul......emoticon-Nohope


Ws, wong Suroboyo rek emoticon-Wowcantik


Masih untung gak langsung dihukum mati emoticon-Gila
ane ga setuju hukuman mati bray emoticon-Bata (S)

lebih setuju kalau :

a. hukuman nya di ganti dengan kerja sosial (sapu jalanan, rumah sakit, etc) selama ( 1 hari x butir narkoba yang di temukan ) + 10 tahun, wajib lapor tiap 24 jam, kalau ketangkep lagi 3x baru di hukum mati.

b. hukuman nya di penjara selama min 10 tahun tanpa remisi, di sertai dengan pemberian narkoba 3x sehari (sampai narkoba yang di temukan habis) selama 1 tahun, kemudian 1 tahun berikut nya jangan di kasih narkoba, setelah itu di kasih lagi ( 1 tahun kasih narkoba, 1 tahun jgn kasih, 1 tahun kasih) terus ulang sampai selesai masa hukuman nya.

emoticon-I Love Indonesia (S)
×