alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016756130/bila-tuntutan-tak-dipenuhi-buruh-ancam-blokir-tol-bandara-amp-pelabuhan
Thumbs down 
Bila Tuntutan Tak Dipenuhi, Buruh Ancam Blokir Tol, Bandara & Pelabuhan
Bila Tuntutan Tak Dipenuhi, Buruh Ancam Blokir Tol, Bandara & Pelabuhan

Jakarta Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh ribuan buruh pada hari ini berangsur-angsur selesai. Mereka menyatakan, saat ini menunggu keputusan dari pemerintah untuk memenuhi tuntutan mereka. Bila tidak dipenuhi, para buruh mengancam akan berdemo dengan menduduki obyek vital.

"Kami sebenarnya merencanakan akan melaksanakan demo ini selama 5 hari berturut-turut. Namun karena ada itikad baik dari pemerintah kami akan menghentikan aksi kami dari awal, kami sekarang menunggu pemerintah," ujar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Said Iqbal, usai memimpin demonstrasi di East Jakarta Industrial Park (EJIP), Rabu (3/10/2012).

Dia menambahkan apabila pemerintah tidak menunjukkan itikad baik untuk memperbaiki nasib para buruh, mereka mengancam akan kembali melakukan aksi demonstrasi. Mereka bahkan merencanakan untuk menutup sejumlah pelabuhan, bandara dan jalan tol.

"Kami sudah membuktikan, tetapi kalau ini tidak didengar juga kami akan mengkoordinir 10 juta buruh untuk mogok nasional. Kami siap melakukan all-out 12 pintu tol, 4 bandara internasional dan pelabuhan akan ditutup. Untuk aksi hari ini merupakan early warning, kami akan melakukan aksi lebih besar di 60 kabupaten dan lebih 127 kawasan industri untuk melakukan mogok nasional," tegasnya.

Tuntutan para buruh tersebut adalah menghapus sistem kerja kontrak dan outsourcing, menghapus politik upah murah dan menerapkan upah layak. Selain itu juga mereka mendesak kepada pemerintah agar membuatkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bagi buruh di Indonesia.

(riz/nwk)

sumber
Code:
http://news.detik..com/read/2012/10/03/170114/2053883/10/bila-tuntutan-tak-dipenuhi-buruh-ancam-blokir-tol-bandara-pelabuhan?9922032


komentar
Silahkan diblokir paling besok2 juga masuk kerja lagi dengan tampang polosnya seakan ga terjadi apa apa emoticon-Big Grin

Demo boleh silahkan tapi kalo sudah sampai anarkis dan menggangu kepentingan umum silahkan ditindak.....
Masih kurang blokir jalan kereta sekalian....biar jd chaos jd gampang nyiduk ente2 yg koordinir....sekalian itu khan di monas ada pameran alutsista dr TNI,serang ajah sono kalo berani emoticon-Ngakak (S)
gak heran kalau di indonesia, emg itu kerjaan nya

Thumbs up 
Pusing mikirin buruh

bom atom aja sekalian indonesia
Makin meraja rela. Sama persis kayak jamannya "margaret thatcher" . Jaman itu, Ormas Buruh pada meraja rela di Inggris sampe ekonomi mereka terpuruk. Angka penganguran capai tingkat tertinggi. Bahkan urusan sanitasi kota saja ga dihiraukan karena sangking banyaknya demo buruh, mogok kerja.

Begitu juga kasus di Australia, salah satu partai buruh bangunan suka meraja rela dan sesuka hatinya mogok kerja. Setiap kali bangunan di cor pondasi, tu semen harus konstan datang isi sampe penuh ga boleh berhenti karena kalo sudah keras semennya ga bakal menyatu lagi sama semen baru. Tapi partai tu malah se-sukanya menstop kerjaan ditengah-tengah proses cor. Akibatnya, industri properti di Australia pernah capai tingkat terendah. Banyak developer pada bangkrut. Akhirnya, partai itu di "Musnahkan" hehe. Pemimpinnya ditangkap.
kalo sampai ada ambulans bawa orang sekarat gak bisa lewat gara2 jalan diblokade buruh seperti demo yang lalu, gw setuju untuk pembubaran paksa, pake kekerasan sekalian..

menuntut HAK gak harus sampai mengabaikan HAK orang lain...

barusan semua memperingati kesaktian pancasila... atau udah pada lupa pelajaran PMP bahwa di dalam hak asasi ada kewajiban asasi untuk orang lain?
bukannya yang kemarin pada ciut abis pangdam jaya ngasih komen? ini kok mulai cari masalah lagi? emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By RushinGold
Makin meraja rela. Sama persis kayak jamannya "margaret thatcher" . Jaman itu, Ormas Buruh pada meraja rela di Inggris sampe ekonomi mereka terpuruk. Angka penganguran capai tingkat tertinggi. Bahkan urusan sanitasi kota saja ga dihiraukan karena sangking banyaknya demo buruh, mogok kerja.

Begitu juga kasus di Australia, salah satu partai buruh bangunan suka meraja rela dan sesuka hatinya mogok kerja. Setiap kali bangunan di cor pondasi, tu semen harus konstan datang isi sampe penuh ga boleh berhenti karena kalo sudah keras semennya ga bakal menyatu lagi sama semen baru. Tapi partai tu malah se-sukanya menstop kerjaan ditengah-tengah proses cor. Akibatnya, industri properti di Australia pernah capai tingkat terendah. Banyak developer pada bangkrut. Akhirnya, partai itu di "Musnahkan" hehe. Pemimpinnya ditangkap.


nice info gan semoga mencerahkan kita semua

Quote:Original Posted By blue_danube
kalo sampai ada ambulans bawa orang sekarat gak bisa lewat gara2 jalan diblokade buruh seperti demo yang lalu, gw setuju untuk pembubaran paksa, pake kekerasan sekalian..

menuntut HAK gak harus sampai mengabaikan HAK orang lain...

barusan semua memperingati kesaktian pancasila... atau udah pada lupa pelajaran PMP bahwa di dalam hak asasi ada kewajiban asasi untuk orang lain?


percuma mod kalo mereka bisa berpikir panjang mungkin mereka sekarang ga jadi buruh emoticon-Big Grin

yang ane heran di berita sampe ada sweeping di Mal karyawan nya disuruh ikut demo juga emoticon-Cape d... (S)
Bila Tuntutan Tak Dipenuhi, Buruh Ancam Blokir Tol, Bandara & Pelabuhan

itu mah demo gak tahu diri emoticon-Cape deeehh nyusahin org laen yg kerja emoticon-Cape d... (S) mirip kaya foto diatas menginjak2 org laen emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By ikhsanlie
Masih kurang blokir jalan kereta sekalian....biar jd chaos jd gampang nyiduk ente2 yg koordinir....sekalian itu khan di monas ada pameran alutsista dr TNI,serang ajah sono kalo berani emoticon-Ngakak (S)


setubuh ma agan...mmg klo udah demo di objek vital kaya gitu keputusan pemerintah apa mau berubah apa???belum pasti,tp gak sebanding ma kerugiannya baik itu buat pemerinyah maupun buat yang demo...apalagi klo sampe dipentung ma satpol emoticon-Hammerhammer yang repotkan keluarga tu buruh aja...emoticon-Cape d... (S)emoticon-Cape d... (S) demo kan udah ada tempatnya...

mending ngaskus diwarnet/rumah masing2...hati senang,pikiran seneng,gak cape dan dapet cendol lg...emoticon-Cendol (S)emoticon-Cendol (S)emoticon-Cendol (S)....
tembakin aja buruh2 yang ngeblokir jalan tol bandara pelabuhan emoticon-Big Grin

biar mati semua emoticon-Big Grin
nuntut hak mah paling depan, paling hebat, kalo perlu gusur2 orang...tapi disuruh melaksanakan kewajiban banyak ngelesnya....

siapa sih ini yang manas2in terus yaa
Quote:Original Posted By RushinGold
Makin meraja rela. Sama persis kayak jamannya "margaret thatcher" . Jaman itu, Ormas Buruh pada meraja rela di Inggris sampe ekonomi mereka terpuruk. Angka penganguran capai tingkat tertinggi. Bahkan urusan sanitasi kota saja ga dihiraukan karena sangking banyaknya demo buruh, mogok kerja.

Begitu juga kasus di Australia, salah satu partai buruh bangunan suka meraja rela dan sesuka hatinya mogok kerja. Setiap kali bangunan di cor pondasi, tu semen harus konstan datang isi sampe penuh ga boleh berhenti karena kalo sudah keras semennya ga bakal menyatu lagi sama semen baru. Tapi partai tu malah se-sukanya menstop kerjaan ditengah-tengah proses cor. Akibatnya, industri properti di Australia pernah capai tingkat terendah. Banyak developer pada bangkrut. Akhirnya, partai itu di "Musnahkan" hehe. Pemimpinnya ditangkap.


Si Pauline Hanson kan ? yang rasis anti aborigin dan asia emoticon-Big Grin

Dulu tahun 2000 an, dia dijuluki pewaris Hitler, di Newsweek mags
apaan ini.. menuntut haknya tapi mau merampas hak orang laen.. emoticon-Najis
coba kl berani...ane mo liat...nutup objek vital..

bentar lg ad yg prihatin lg nih emoticon-Cape d... (S)
waduh ini buruh mau nya apa sih, udah bagus punya kerjaan, jadi ada pemasukan buat keluarga....

ya klo mereka bilang gaji gak cukup semua jg bakal gak cukup bos
udah sifat dasar manusia itu gak pernah puas gak pernah cukup

emoticon-Cape d...
jiahhh...
mau gaji gede tp SDM ga diperbaiki emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By blue_danube
kalo sampai ada ambulans bawa orang sekarat gak bisa lewat gara2 jalan diblokade buruh seperti demo yang lalu, gw setuju untuk pembubaran paksa, pake kekerasan sekalian..

menuntut HAK gak harus sampai mengabaikan HAK orang lain...

barusan semua memperingati kesaktian pancasila... atau udah pada lupa pelajaran PMP bahwa di dalam hak asasi ada kewajiban asasi untuk orang lain?


kalau mereka sekolah dan rajin, gak akan jadi buruh gan. orang gak sekolah aja, bisa jadi bos karena rajin, tekun dan ulet.
Quote:Original Posted By blue_danube
kalo sampai ada ambulans bawa orang sekarat gak bisa lewat gara2 jalan diblokade buruh seperti demo yang lalu, gw setuju untuk pembubaran paksa, pake kekerasan sekalian..

menuntut HAK gak harus sampai mengabaikan HAK orang lain...

barusan semua memperingati kesaktian pancasila... atau udah pada lupa pelajaran PMP bahwa di dalam hak asasi ada kewajiban asasi untuk orang lain?



yeah rite mod.. emoticon-Big Grin

Enak yah pemerintah sekarang, kalo demo-demo dikit tinggal goreng isu 'HAK orang lain', 'HAK pengguna jalan', bla-bla-bla.. Trus nanti dimana-mana tinggal yang kaya menyalahkan yg miskin karena kemiskinannya.. Yang berpendidikan menyalahkan yg tidak berpendidikan karena ke-tidak berpendidikannya.. dsb.. Kaga isu subsidi BBM, isu pendidikan mahal, isu kesehatan mahal, isu buruh outsourcing.. Same strategy.. basi!

Padahal kalo mau lihat lebih dalam masalahnya, isu-isu di atas semua berawal pada pemerintahan yg gak pernah bisa solving problem-problem itu selama ini.. Mau analogi..?

Seharian ini gw liat banyak yg komen begini kira-kira di BP:
"Dasar buruh bego, goblok.. pendidikan rendah, skill pas-pasan, mintanya gaji tinggi, status tetap, jaminan ini-itu.. nanti kalau biaya produksi tinggi, trus investor pada lari ke luar negeri, mau ngomong apa lu..?? Pabrik pada pindah ke china, elo paling balik lagi jadi nganggur.. Mau..?"

Gw pikir, komen-komen macem di atas ini justru berasal dari orang yg ga ngerti masalahnya. Cuman ngertinya, kalo jalanan macet, trus mereka jadi terganggu aktifitasnya, ya yg salah yg demo. Titik.

Padahal, menurut gw katakanlah selama ini kita ambil contoh China aja, yang dalam asumsi umum saat ini sudah mulai jadi kekuatan ekonomi besar di dunia, disana gak ada demo-demo buruh sampai kaya di Indonesia hari ini. Padahal gaji buruh jauh lebih rendah disana. Sementara tenaga kerja & teknologi industri di china juga saat ini sudah cukup maju. Kenapa? Karena pemerintah menyediakan hampir setiap kebutuhan masyarakat. Pendidikan gratis, perumahan disubsidi gede buat kalangan buruh, kesehatan untuk masyarakat sangat terjamin oleh pemerintah.. So, katakanlah disana upah buruh sangat rendah pun, buruh ga bergejolak. Investor senang. Pemerintahan kuat. Everybody happy.

Lha coba liat di Indonesia, upah buruh rendah, UU-ketenaga kerjaan tidak memihak buruh, biaya hidup tinggi, biaya kesehatan selangit, pendidikan makin mahal dari hari ke hari, properti iklannya naik harga mulu bulan depan.. Sementara korupsi merajalela.. Presiden doyannya curhat, nyanyi, mewek.. emoticon-Hammer

Duh cak imin, mau-maunya elu ditaro di pos kaya gini.. emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By lihatkesini
yeah rite mod.. emoticon-Big Grin

Enak yah pemerintah sekarang, kalo demo-demo dikit tinggal goreng isu 'HAK orang lain', 'HAK pengguna jalan', bla-bla-bla.. Trus nanti dimana-mana tinggal yang kaya menyalahkan yg miskin karena kemiskinannya.. Yang berpendidikan menyalahkan yg tidak berpendidikan karena ke-tidak berpendidikannya.. dsb.. Kaga isu subsidi BBM, isu pendidikan mahal, isu kesehatan mahal, isu buruh outsourcing.. Same strategy.. basi!

Padahal kalo mau lihat lebih dalam masalahnya, isu-isu di atas semua berawal pada pemerintahan yg gak pernah bisa solving problem-problem itu selama ini.. Mau analogi..?

Seharian ini gw liat banyak yg komen begini kira-kira di BP:
"Dasar buruh bego, goblok.. pendidikan rendah, skill pas-pasan, mintanya gaji tinggi, status tetap, jaminan ini-itu.. nanti kalau biaya produksi tinggi, trus investor pada lari ke luar negeri, mau ngomong apa lu..?? Pabrik pada pindah ke china, elo paling balik lagi jadi nganggur.. Mau..?"

Gw pikir, komen-komen macem di atas ini justru berasal dari orang yg ga ngerti masalahnya. Cuman ngertinya, kalo jalanan macet, trus mereka jadi terganggu aktifitasnya, ya yg salah yg demo. Titik.

Padahal, menurut gw katakanlah selama ini kita ambil contoh China aja, yang dalam asumsi umum saat ini sudah mulai jadi kekuatan ekonomi besar di dunia, disana gak ada demo-demo buruh sampai kaya di Indonesia hari ini. Padahal gaji buruh jauh lebih rendah disana. Sementara tenaga kerja & teknologi industri di china juga saat ini sudah cukup maju. Kenapa? Karena pemerintah menyediakan hampir setiap kebutuhan masyarakat. Pendidikan gratis, perumahan disubsidi gede buat kalangan buruh, kesehatan untuk masyarakat sangat terjamin oleh pemerintah.. So, katakanlah disana upah buruh sangat rendah pun, buruh ga bergejolak. Investor senang. Pemerintahan kuat. Everybody happy.

Lha coba liat di Indonesia, upah buruh rendah, UU-ketenaga kerjaan tidak memihak buruh, biaya hidup tinggi, biaya kesehatan selangit, pendidikan makin mahal dari hari ke hari.. Korupsi merajalela.. Presiden doyannya curhat, nyanyi, mewek.. emoticon-Hammer

Duh cak imin, mau-maunya elu ditaro di pos kaya gini.. emoticon-Embarrassment


sorry coy... lagi2 persoalan HAK BURUH kan? HAK BURUH...
sekarang apa memperjuangkan HAK pribadi/golongan itu harus mengabaikan dan menginjak2 hak orang lain?

gak usah jelasin hal absurd ke gw.. gw gak tertarik dengan itung2an soal korelasi upah buruh rendah dengan biaya hidup yang tinggi... setiap orang punya masalah soal kebutuhan, gak peduli dia buruh, petani, guru, pegawai negeri, pegawai swasta lain... gaji naik toh gak menjamin hidup lebih sejahtera kalo biaya hidup jua ikut naik gara2 gaji naik...
sekarang kembali ke beberapa waktu lalu.. waktu jalan diblokade dan ambulans gak boleh lewat.. apa pendapat ente? yang objektif ya.. jangan karena pemerintah yang lelet lalu masyarakat yang kena getahnya..