alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016752333/urus-ktp-jakarta-petugas-di-kelurahan-minta-rp-400-ribu
Urus KTP Jakarta, Petugas di Kelurahan Minta Rp 400 Ribu
Quote:Urus KTP Jakarta, Petugas di Kelurahan Minta Rp 400 Ribu

TRIBUNNEWS.COM - Setelah kehilangan semua surat-surat berharga dan beberapa kartu penting lainnya pada 27 September lalu ketika sedang menunggu busway di Halte Bundaran HI, Transjakarta, saya memutuskan untuk mengurus KTP domisili Jakarta. Kebetulan, KTP yang ikut raib digondol copet adalah KTP daerah dan masih berlaku saat tugas kerja dari Makassar, Sulsel, ke Jakarta sekitar dua tahun lalu.
Karena tak dibekali dengan surat keterangan pindah dari kecamatan setempat -resmi dipindahkan secara permanen per 1 Juli 2012- saya tetap memutuskan untuk mengurusnya ke kelurahan dengan membawa surat keterangan hilang dari pihak kepolisian.

Saya kemudian mendatangi kantor Kelurahan Sukabumi utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (2/10/2012), dan diterima seorang pria yang duduk di dalam sebuah ruangan pertama ketika masuk yang menghadap ke pintu utama. Setelah menjelaskan kedatangan saya, ia kemudian menyatakan tak bisa mengurusnya karena tak ada keterangan surat pindah.

Saya kemudian menjelaskan, saya tidak meminta surat keterangan pindah karena status saya waktu tugas ke Jakarta dalam rangka penugasan kerja pada tahun 2010 dan baru permanen dipindahkan pada 1 Juli 2012. Selain itu KTP saya masih berlaku.

Saat itulah ia tiba-tiba menawarkan kepada saya. "Kalau mau sih bisa, asal bayar Rp 400 ribu," katanya. Saya tersentak. Dengan pura-pura menerima tawaran itu saya pun bernegoisasi dan ia kemudian memperkenalkan saya kepada seorang pria di dalam ruangan lain.
"Kalau mau bayarnya sama bapak yang di sana," katanya, sambil menunjuk ke arah ruangan yang terletak di selatan kantor kelurahan. Ia pun mengatakan, KTP jadi dalam waktu 10 hari, namun nomornya kemungkinan tidak terdaftar.

"Ya namanya nembak. Kalau KTP-nya sudah selesai sebaiknya pindah saja," katanya, sambil tersenyum. Saya kemudian memutuskan untuk tidak mengikuti 'permainan kotor' ini dan mengatakan akan kembali besok. Namun, petugas ini memaksa dan mengatakan saya sebaiknya ngobrol dengan bapak yang harus saya temui tempat membayar Rp 400 ribu jika saya sepakat dengan pembuatan KTP 'nembak' Jakarta.
Saya beralasan harus berangkat kerja dan sudah terlambat yang membuat petugas ini menyerah untuk menyeret saya mengobrol dengan bapak yang ia maksud untuk membahas pembuatan KTP saya.

Memberikan uang kepada petugas dengan cara seperti itu sama halnya memberikan peluang besar untuk bersemainya korupsi mulai dari skala kecil.




sumber


Parah bnr birokrasi pemerintah..apa udah jd budaya ya gan....tp tmpt ane blm prnh ada kejadian kyk gt..gmn dgn tmpt agan2 kaskuser dimariemoticon-Request
yang boneng gan
wahhh parah
untuk mengurus KTP kan ada persyaratannya, surat pengantar RT/RW. trus kasus diatas itu dia ngga punya surat domisili, trus mau bikin KTP, ya pasti ngga bisa lah.. jangan maen tabrak aja peraturannya. klo pun hilang kan harus lapor dulu ke kepolisian.

ikutin aja prosedur bikin KTP nya.. gw ngga ada kesulitan sama sekali selama bikin & perpanjang KTP di jakarta.
pake jalur yg resmi2 saja gan klo bisa...
tapi kadang kita memang di hadapkan pilihan yg gak bisa di buat mudah..
misal kan harus ada kk dan surat rt rw..
klo pendatang bisanya emang pada nemabak sih..
wow gila 400rb... mangkin gila aja taripnya emoticon-Big Grin
semoga kedepannya aparat sprti ini dapat dihilngkan dari kelurahan emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By tukang.bubur
untuk mengurus KTP kan ada persyaratannya, surat pengantar RT/RW. trus kasus diatas itu dia ngga punya surat domisili, trus mau bikin KTP, ya pasti ngga bisa lah.. jangan maen tabrak aja peraturannya. klo pun hilang kan harus lapor dulu ke kepolisian.

ikutin aja prosedur bikin KTP nya.. gw ngga ada kesulitan sama sekali selama bikin & perpanjang KTP di jakarta.



bener setujuh ama si agan, kata bapak ane yang ketua RT jg begono gan, jangan maen bikin aja, tar malah ada apa2 di kemudian ari..
lha ini ujug2 nongol di kelurahan, tanpa bawa surat pindah dll.emoticon-Nohope
bener banget gan, kalau kita terima berarti kita sudah memulai yang namanya korupsi. Korupsi harus diberantas dari hal yang terkecil dulu.. hehehe
emoticon-I Love Indonesia
emoticon-2 Jempol
400 rebu buat apa aja gan, bikin KTP bahannya jelek gtu je 400 rebu,
Lapor aja gan
Laporin Ke Pakde JOKOWI gan Biar di mutasi tuh lurah ke PAPUA sono emoticon-Bata (S)
udah bukan berita baru itu mah gan dari dulu kalo mau nembak ktp mah bisa asal mau bayar emoticon-No Hope
segala sesuatu emang ada prosedurnya..
nembak ktp.masih mending itu petugasnya nawarin, udah byk kelurahan skrg ga ada yg mau nerima nembak ktp.
klo ga ada persyaratan masa mau maksa bikin ktp dki secara gratis emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
ya tetep aja donk harus ikut aturan kalo mo pindah..

harus ada surat pindah, matikan ktp lama di daerah asal..

kalo gak bawa bekal gitu ya dibikinin KTP palsu, udah nembak keluar ongkos, tapi kependudukannya palsu alias bukan warga jakarta juga... itu mah namanya dibodohin.. emoticon-Big Grin

semoga kalo udah e-ktp pindah2 ndak usah bikin surat pindah... emoticon-Big Grin
cukup registrasi di kelurahan, otomatis unreg di kelurahan lama krna dah onlen kan, dapat KTP baru, KK baru, baru harus lapor ke RT/RW ngasih copt document... simpel n satu arah... kalo sekarang kan ribet bangetttt...
ane dah bertahun2 gak pake KTP setempat, klo ditanya identitas ya pake SIM, emoticon-Big Grin
lagian ngapain sih bayar2 mahal, klo bisa ikut prosedur, emoticon-Big Grin
trus ngapain juga repot2 ngikutin prosedur, kalo gak pake KTP aja jg masih bisa idup, emoticon-Ngakak (S)
pengalaman monitoring e-KTP di desa2, komen warga yg ditanya tu, gak pae KTP gpp, toh gak kelaparan.
aduh kok masih ada yg minta bayaran...

ayo mas joko, nanti sapu bersih tuh semua yg begituan emoticon-Ngakak (S)