alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016734210/pemilikan-kartu-kredit-dibatasi-cuma-2-buah-setujukah-agan2
Peringatan! 
icon-hot-thread
Pemilikan kartu kredit dibatasi cuma 2 buah, setujukah agan2 ??
AKHIRNYA JD HOT THREAD JUGA

Spoiler for ini buktinya:

thanks agan2 semua semoga jd bahan diskusi&pembelajaran yg menarik emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-Blue Guy Cendol (S)
thanks emoticon-Cendol (S) or emoticon-Rate 5 Star

JAKARTA. Akhirnya, Bank Indonesia (BI) memperketat bisnis kartu kredit. Pada 25 September lalu, wasit perbankan ini mengeluarkan Surat Edaran No 14/27/DSAP perihal Mekanisme Penyesuaian Pemilikan Kartu Kredit.

Sesuai aturan itu, pemegang kartu kredit harus berusia 21 tahun ke atas atau 17 tahun bila telah menikah. Calon debitur bergaji minimum Rp 3 juta dan plafon pinjaman kartu kredit maksimal tiga kali gaji. Lalu, debitur hanya boleh memiliki kartu kredit paling banyak dari dua perusahaan penerbit. "Aturan ini berlaku efektif mulai 25 September 2012 dan berlaku surut," ujar Boedi Armanto, Kepala Departemen Akunting dan Sistem Pembayaran BI, Jumat (28/9).

Berlaku surut artinya, nasabah yang sudah memiliki kartu kredit sebelum keluar aturan ini, wajib menyesuaikan kebijakan itu. Nah, bagi debitur yang memiliki alat bayar plastik ini lebih dari dua perusahaan penerbit, wajib melakukan penutupan agar sesuai aturan.

Penyesuaian beleid berlangsung selama dua tahun, hingga 31 Desember 2014. "Per 1 Januari 2015, semua nasabah harus memenuhi ketentuan ini," tegas Boedi.

Nasabah bisa memilih mengakhiri penggunaan kartu sendiri berdasar kualitas kreditnya. Kualitas kredit yang terjelek (macet, diragukan, atau kurang lancar) harus segera ditutup.

Namun, jika semua kreditnya berkualitas lancar, debitur dapat memilih kartu sesuai keinginan. "Bank harus memberitahukan secara tertulis kepada pemegang kartu agar memilih kartu kredit yang akan digunakan atau ditutup," katanya.

Apabila debitur kartu kredit tidak menyampaikan pilihan kartu yang akan digunakan atau ditutup, bank dapat bernegosiasi dengan bank lain yang terkait dengan penerbitkan kartu kredit debitur. "Kalau negosiasi tidak ada kesepakatan, bank dapat berkonsultasi dengan BI," tambah Boedi.

Tanpa denda

Tentu saja, nasabah yang telah menutup kartu kredit kredit tetap wajib melunasi tagihan utang mereka. Namun, BI mengingatkan, bank harus memenuhi cara yang tidak merugikan debitur saat menagih utang kartu kredit. Antara lain, tidak memperhitungkan tambahan bunga, biaya, dan denda selama dalam masa penyelesaikan tagihan kartu kredit.

Bank juga harus menetapkan jangka waktu penyelesaian tagihan dan nilai angsuran per bulan sesuai tagihan. Selain itu, cara pembayaran harus disepakati oleh pemegang kartu kredit.

Steve Marta, Sekretaris Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), berharap, nasabah mau menutup sendiri kartu kredit mereka. "Bank sulit menyarankan nasabah menutup kartu kredit karena ada kepentingan bisnis," katanya.

Ke depan, agar bisnis kartu kredit semakin baik, asosiasi juga siap melaksanakan mandat dalam surat edaran itu. Asosiasi harus membuat database income dan jumlah kartu.

Ini penting, guna membantu bank dalam mengindentifikasi dan autentifikasi kartu. "Hasil database ini akan menyempurnakan data di Sistem Informasi Debitur (SID) milik BI," kata Steve. Asal tahu saja, di SID belum memiliki data income nasabah.

Dalam membuat database baru, AKKI siap menambah infrastruktur pendukung yang rencananya berlangsung? akhir Desember 2012. "Setelah ada sarana pendukung, kami yakin bisa membuat database lebih mudah, apalai kami sudah memiliki daftar negatif pemilik kartu kredit, jadi tinggal ditambah yang baru-baru saja," terang Steve.

Omong-omong, kartu mana yang akan Anda tutup?

http://www.akki.or.id/index.php?opti...news&Itemid=48

Kalau buat ane setuju, orng punya banyak KK g mencerminkan keadaan keuangannya, bisa sj cuma buat gaya2an (tp itu anggapan yg g pasti juga).
Mungkin ada agan2 yg anti KK ada jg yg merasa perlu KK. Kalo disuruh milih, KK dari bank mana yg agan2 rekomendasikan dipertahankan (2 KK)?
Buat yg anti KK, tolong berdiskusi kita berpikir positif saja. jgn berpikir 'Ah lebih baik pake debit'

buka juga link refernsi yg lain
Quote:
http://www.tempo.co/read/news/2012/0...-Makin-Populer


Quote:http://www.tribunnews.com/2011/11/09...2-kartu-kredit
salah satu langkah preventif BI...emoticon-Cendol (S)

mengingat pertumbuhan ekonomi dunia masih lambat...!!!
ane sih setuju2 aja

la wong ampe sekarang aja ane blm pernah punya barang sebiji pun emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By ajacid
salah satu langkah preventif BI...emoticon-Cendol (S)

mengingat pertumbuhan ekonomi dunia masih lambat...!!!

sangat setuju sekali gan, dengan alasan itu

Quote:

Pemilikan kartu kredit dibatasi cuma 2 buah, setujukah agan2 ??
Numpang Nitip Lapak Ya Gan
Mampir gan ke Lapak ane
Anda ingin tinggi? pengen yang cepat dan simple tanpa efek samping?
HARI INI HARI TERAKHIR PROMO !!
*Klik gambar dibawah ini

Pemilikan kartu kredit dibatasi cuma 2 buah, setujukah agan2 ??

Pemilikan kartu kredit dibatasi cuma 2 buah, setujukah agan2 ??

Quote:Original Posted By admińistrator
ane sih setuju2 aja

la wong ampe sekarang aja ane blm pernah punya barang sebiji pun emoticon-Ngakak


no problem gan g ada kartu kredit hidup malah tenang g punya tanggungan bayar
Setuju aja. Soalnya tanpa pembatasan, sering kali data2 kita di 1 CC "ditransfer" ke provider lain (bukan hanya provider CC). Akibatnya sering dapat telp penawaran CC lain bla bla bla.
gw punya satu aja bingung bayarnya emoticon-Bingung (S) apalagi punya 2 emoticon-Cape d... (S)
setuju, soalnya kartu kredit di Indonesia kebanyakan dianggap sebagai alat ngutang, bukan sebagai alat sementara pembayaran pengganti uang

dah banyak tuh korbannya, kasian banget....
lha kalo yang udah punya banyak gimana solusinya? harus di tutup semua?
2 aja cukup gan, yg penting limitnya lumayan....kartu kredit kepake banget buat berobat ke rumah sakit, sebelum biayanya diganti ama kantor emoticon-Embarrassment
mantap gan . . ane dukung . . ngeri juga liat klo pada ditagih itu . . sama si itu debt collector . . mantyep lagi punya uang baru beli . . klo ngg ya ngg usah . .
Quote:Original Posted By oregetting
mantap gan . . ane dukung . . ngeri juga liat klo pada ditagih itu . . sama si itu debt collector . . mantyep lagi punya uang baru beli . . klo ngg ya ngg usah . .


setuju banget dengan pendapat agan emoticon-I Love Indonesia (S)
liat liat dulu dong sapa nasabahnya ... jangan maen hantem sama rata .... katanya gak suka ama komunis ... emoticon-Nohope


orang yang pendapatannya diatas 50-100jt berhak untuk memiliki kartu kredit sebanyak yang dia mau ... masa orang penghasilan diatas 100 juta disamain dengan orang yg penghasilannya dibawah 10 juta ... ???

pemerintah tolol ... pejabatnya tolol ... kebijakannya tolol .. rakyatnya juga ikutan tolol ... emoticon-Nohope
Quote:Original Posted By oregetting
mantap gan . . ane dukung . . ngeri juga liat klo pada ditagih itu . . sama si itu debt collector . . mantyep lagi punya uang baru beli . . klo ngg ya ngg usah . .


Quote:Original Posted By jojocircus
setuju, soalnya kartu kredit di Indonesia kebanyakan dianggap sebagai alat ngutang, bukan sebagai alat sementara pembayaran pengganti uang

dah banyak tuh korbannya, kasian banget....


orang orang yang cara berpikir yang kayak gini nih yang harusnya dilarang punya kartu kredit ... emoticon-Nohope

kartu kredit itu banyak gunanya ... bukan alat untuk beli barang yang sebenarnya tidak mampu ...
kl buat orang yang normal ... kartu kredit itu lebih banyak manfaat drpd mudharatnya .. kl emang buat tukang ngemplang utang ato orang yang pas pasan hidupnya ... emang sumber malapetaka .. .

bikin peraturan orang diatas 10 juta baru boleh punya cc ... nah yg pendapatannya cuma 10-50jt boleh lah dibatasi ... kalo yang udh diatas 100 jt kenapa harus dibatasi ... ???
ane ga setuju gan emoticon-Big Grin

selama ini baru punya 7 cc dan rencana malah pengen nambah lagi, karena semuanya ngebantu banget buat ngejalanin bisnis emoticon-Big Grin

yg salah bukan kartu kreditnya kok, tp emg salah orang2 endonesa aja yg sok2an bergaya hidup hedonis konsumtif materialistis suka blanja blanji sana sini emoticon-Big Grin

intinya, kalo pake cc buat keperluan konsumtif tanpa berhitung kemampuan finansial = goblok emoticon-Big Grin

manfaatin cc buat kepentingan bisnis untuk mengembangkan kewirausahaan? itu baru pemuda endonesa yg cerdas emoticon-Big Grin

solusi seharusnya ya mendoktrin ibu2 pkk lewat sosialisasi rt rw agar jauh2 dr gaya hidup hedonis konsumtif dan penyuluhan kewirausahaan emoticon-Ngakak


jadilah bangsa pejuang, bangsa petarung, yang mampu bertahan hidup dalam segala situasi dan kondisiemoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Ah, Indonesia demen banget bikin peraturan ideal yang penerapan di lapangannya susah.

Pertama, bank pasti bakal ngga mau kehilangan nasabah kartu kreditnya. Nyarinya aja susah, kok sekarang disuruh mutusin.

Kedua, nasabah juga ngga mau repot nutup kartu nya. selama ini kan banyak yg cukup bayar minimum payment, yg penting ngga ditelpon karena lupa bayar.

Ketiga, pasti nanti ada taktik dari bank utk ngerubah kartu kredit nasabah menjadi satu spesies baru, bisa pake nama kartu cicilan lah, atau kartu debit berjangka etc. ujung-ujungnya kartu kredit nasabah ngga berkurang.
masalahnya gan kalo yg kaya jarang suka pake KK, punya 2 sj sdh cukup tp yg kelas pas2an yg pengennya punya banyk tapi kemampuan scara finansialnya g cukup itu yg bahaya
Bagi yang pake kartu kredit yg gak bisa kontrol, kasian bangat ngelihatnya.
1 aja susah banget buat di approved

apalagi mau punya 2 CC emoticon-Thinking
pokoknya kalo udah megang kartu kredit harus ati2 aja.

karena banyak merchant yg menawarkan diskon besar kalo bayarnya pake kartu kredit. nah disinilah orang2 gak bisa membendung belanjanya karena digoda terus sama diskon.

jadi kudu hati2, kartu kredit bikin orang gak bisa mengendalikan diri