alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016730796/ironis-gan-luas-pemukiman-kumuh-terus-bertambah-tiap-tahun
Ironis Gan, Luas Pemukiman Kumuh Terus Bertambah Tiap Tahun
Sumber : http://www.rumah.com/berita-properti

Permukiman kumuh di Indonesia diprediksi akan terus meningkat setiap tahun. Luasannya pun kian bertambah secara signifikan.

“Kantong-kantong permukiman kumuh di Indonesia terus bertambah dengan kecepatan pertambahan sekitar 1,37% per tahun, dan saat ini telah mencapai 57.800 hektar,” kata Sekretaris Kementerian Perumahan Rakyat (Sesmenpera) Iskandar Saleh, dalam ‘Seminar Nasional Percepatan Penanganan Perumahan dan Permukiman Kumuh Menuju Kota-kota Tanpa Kumuh 2020’, hari ini (1/10).

Dalam seminar untuk memperingati Hari Habitat Dunia 2012 ini, Iskandar mengatakan, jika kondisi seperti ini tidak ditangani, maka dengan kecepatan pertambahan yang konstan, pada tahun 2020 Indonesia akan memiliki 67.100 hektar permukiman kumuh.

Menurut Iskandar, peningkatan luasan permukiman kumuh di kota-kota besar merupakan salah satu dampak dari kemudahan yang ditawarkan oleh perkotaan—yang sering menjadi lokasi mencari peruntungan bagi para pendatang dari daerah.

SELENGKAPNYA

ane ga bisa komen apa2 selain emoticon-Berduka (S)
Jangan mewek kalo digusur yaaa
Kenapa ya penambahan permukiman mewah juga ditambah penambahan permukiman miskin? Bukannya malah berkurang ya?
ya ealaahh, udah tau begitu tetep aja tiap abis lebaran pd dateng. salah sendiri kalo ahirnya luntang lantung geje di jakarta. malah jadi gembel, kriminal. mo pulang lagi jg ga punya duit. tinggalnya di bedeng2an kumuh yg cuman matok tanah negara/swasta doang. giliran digusur protes.
katanya perekonomian indonesia meningkat..tapi kok masih banyak pemukiman kumuh..? siapa yg salah neh...emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By jokokirun
katanya perekonomian indonesia meningkat..tapi kok masih banyak pemukiman kumuh..? siapa yg salah neh...emoticon-Ngakak


perekonomian naek udah bener kok,

yang meningkat orang2 di pareto 20% (atau malah cuma 10% ya)
yang laennya tetep2 saja

yang juwalan nasi bungkus, teteppppp saja juwalan nasi bungkus
yang juwalan jamu, masih juwalan jamu
Sosial ladder buat mereka bisa naek step akksesnya minim,
di sisi lain konsorsium di ladder paleng atas semakin bebas buat membuat bisnis mereka, dari tambang bertambah ke roti, pipa etc
selama kue pembanguanan belum bisa merata, maka, kaum urban akan terus memnuhi kota2 besar, celakanya mereka datang tanpa modal dan keahlian, yang pada akhirnya membuat pemukiman2 baru yang tidak teratur dan kumuh.
Quote:Original Posted By jokokirun
katanya perekonomian indonesia meningkat..tapi kok masih banyak pemukiman kumuh..? siapa yg salah neh...emoticon-Ngakak


yg kaya makin kaya, yg miskin makin miskin, standar sih, bukan hal yg aneh lagi.... emoticon-Bingung (S)


IMO....... emoticon-Peace
jumlah penduduk terus bertambah... tertama masyarakat miskin
nah gubernur yang baru bisa ngatur warga kumuh gak nih?
klo yg tegas, harusnya berani mengusir penduduk liar
pemerintah memang harus mengadakan pendekatan
bolehlah padat asal bersih dan sehat
tpi masyarakat juga harus sadar akan kebersihan
jangan jadikan sungai, selokan sebagai bak penampungan sampah
kita jaga lingkungan kita
mantap skalia dah

masa kata BPS itu jumlah penduduk miskin berkurang

emoticon-Ngacir Tubrukan
Quote:Original Posted By lala92


perekonomian naek udah bener kok,

yang meningkat orang2 di pareto 20% (atau malah cuma 10% ya)
yang laennya tetep2 saja

yang juwalan nasi bungkus, teteppppp saja juwalan nasi bungkus
yang juwalan jamu, masih juwalan jamu
Sosial ladder buat mereka bisa naek step akksesnya minim,
di sisi lain konsorsium di ladder paleng atas semakin bebas buat membuat bisnis mereka, dari tambang bertambah ke roti, pipa etc

susah hidup dinegara berkembang (dalam tanda kutip) emoticon-Malu (S)

Quote:Original Posted By ojongonole


yg kaya makin kaya, yg miskin makin miskin, standar sih, bukan hal yg aneh lagi.... emoticon-Bingung (S)


IMO....... emoticon-Peace

yang miskin bukan makin miskin...tapi makin banyak gan..emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By andrzkaskus
ya ealaahh, udah tau begitu tetep aja tiap abis lebaran pd dateng. salah sendiri kalo ahirnya luntang lantung geje di jakarta. malah jadi gembel, kriminal. mo pulang lagi jg ga punya duit. tinggalnya di bedeng2an kumuh yg cuman matok tanah negara/swasta doang. giliran digusur protes.


mak jleb... persis... mantep... hehehe...
itu yg pengemis2x cewek yg msh pada kuat, coba mau jd pembantu yg jujur...
gw mau nampung loh... lagi butuh pembantu neeh emoticon-Big Grin
Dan yang lebih ironisnya gan, Indonesia melalui pak SBY kemarin mendapat beberapa penghargaan diantaranya dalam kelestarian lingkungan, coba ironis gak tuh emoticon-Big Grin
bah, kata menteri PU , taun 2020, indonesia bebas pemukiman kumuh... emoticon-Big Grin

wakakakakaka indonesia emang besar bual aja ne.. taek kebo di hidung sendiri ga bisa di cium, malah di pikir parfume armani... emoticon-Big Grin
serba salah. harga properti kota sangat mahal. para pendatang ingin mencari kesempatan untuk hidup yang lebih baik, tapi apa daya, ekonomi belum mapan.

solusi : pemerintah harus memiliki lahan (bebaskan lahan dengan status milik pemerintah) minimal 10.000 hektar di setiap kota-kota besar untuk dibangun rumah tingkat (kalau versi pak Jokowi : Kampung Deret) lengkap dengan sarana air bersih, listrik 1300 watt per unit, septic tank, kamar mandi dalam, pasar tradisional, sekolah dan puskesmas.

rumah tingkat dibuat dengan ukuran 6x6 meter dan sistem kepemilikan adalah sewa (terikat perjanjian dengan pemda kota setempat berupa surat sewa). dikenakan sewa bulanan dengan nilai sewa di bawah Rp.300.000,-.

simpel.

______________________________
satu KASKUS, satu INDONESIA, selamanya
VCC 100%BuKanKloNenGanBiaSa
orang desa maksa pergi ke kota karena kalo cuman jadi buruh tani mereka cuman dapet 5000 rupiah sehari, itu juga kalo ada kerjaannya, sementara jadi pengemis di kota bisa dapet sekitar 50.000...

ya pikirin dah tuh pejabat ama orang2 pinter kenapa2nya...