alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016729256/masih-mikir-2-beli-apache-super-cobra-atau-black-hawk
Masih Mikir-2, Beli Apache, Super Cobra, atau Black Hawk
Masih Mikir-2, Beli Apache, Super Cobra, atau Black Hawk

Masih Mikir-2, Beli Apache, Super Cobra, atau Black Hawk

Masih Mikir-2, Beli Apache, Super Cobra, atau Black Hawk


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia tengah mempertimbangkan membeli salah satu dari tiga jenis helikopter serang untuk memperkuat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Ketiga jenis helikopter itu, yakni Apache, Super Cobra, atau Black Hawk.

Faktor yang menjadi pertimbangan utama untuk memilih yakni harga. Hal itu terungkap dalam rapat antara pemerintah dengan Komisi I DPR saat membahas anggaran 2013 di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/10/2012) malam.

Hadir dalam rapat Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Pramono Edhie Wibowo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Soeparmo, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Imam Sufaat, dan para petinggi TNI lainnya.

Awalnya, Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq meminta pemerintah menjelaskan pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton bahwa Indonesia akan membeli delapan helikopter Apache dari AS. Hal itu diungkap Hillary setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di Washington.

Masalahnya, Komisi I DPR tak tahu soal rencana pembelian Apache lantaran tidak pernah ada penyampaian dari pemerintah, baik dalam pertemuan formal maupun informal. Komisi I baru tahu setelah muncul dalam pemberitaan.

Purnomo mengatakan, pihaknya memang ingin membeli helikopter serang. Alasannya, negara-negara tetangga sudah memperkuat alutsista dengan membeli helikopter Apache. Hanya saja, menurut dia, rencana itu masih terlalu dini untuk disampaikan kepada DPR lantaran masih mempertimbangkan banyak hal, khususnya harga.

"Kami ingin bandingkan dengan beberapa jenis helikopter lain yang mungkin walaupun kemampuan dan kualitasnya lebih rendah dari Apache, tapi kita bisa dapatkan lebih (banyak)," kata Purnomo.

Edhie menambahkan, Apache menjadi prioritas pertama pihaknya. Menurut dia, sudah ada pembicaraan dengan pihak AS mengenai harga. Namun, harga yang ditawarkan berubah-ubah dari sebesar Rp 25 juta dollar AS perunit, lalu Rp 30 juta dollar AS perunit.

Belakangan, tambah Edhie, harga Apache kembali naik. Dia tak menyebut berapa harga terakhir. Akhirnya, pihaknya mencari helikoper pembanding, yakni Super Kobra. Informasi yang diterima, kata dia, harga yang ditawarkan yakni 15 juta dollar AS perunit.

Edhie mengatakan, helikopter Black Hawk menjadi pilihan terakhir. Dia tak menyebut berapa harga perunit helikopter yang dipakai dalam film Black Hawk Down itu. "Black Hawk ini dulu helikopter serbu atau angkut pasukan. Dikembangkan menjadi helikopter serang," kata dia.

Mengapa tiga helikopter itu menjadi pilihan? Menurut Edhie, pihaknya memilih memesan dari negara lain lantaran perusahaan lokal tak lagi memproduksi helikopter serang. "Kita harus beli helikopter serang untuk perlindungan serangan darat. Andai kita melakukan gerakan pertempuran di darat, helikopter ini yang melindungi tank-tank dan pasukan kita di darat," kata Edhie.

-----------

Ini Dia Harga Dan Spesifikasi Apache AH-64D Block III Longbow Untuk Indonesia

Quote:
Masih Mikir-2, Beli Apache, Super Cobra, atau Black Hawk

The Defense Security Cooperation Agency (DSCA) diberitahu oleh Konggres pada 19 September 2012, untuk menjual 8 helikopter serang Apache AH-64D blok III serta suku cadang, pelatihan dan dukungan logistik kepada Pemerintah Indonesia. Semua itu diperkirakan memerlukan biaya sekitar USD 1.42 Milyar.

Pemerintah Indonesia telah mengajukan pengajuan untuk membeli 8 helikopter serang Apache AH-64D Blok III, termasuk

  • 19 mesin T-700-GE-701D (16 dipasang dan 3 untuk suku cadang),
  • 9 Modernized Target Acquisitin dan Designation Sight/Modernized Pilot Night Vision Sensor,
  • 4 radar jenis AN/APG-78 Fire Control Radar (FCR) dengan unit radar elektronik (komponen Longbow),
  • 4 AN/APR-48A Radar Frequency Interferometers, 10 AAR-57(V) 3/5 Common Missile Warning Systems (CMWS) with 5th Sensor dan Improved Countermeasure Dispenser,
  • 10 AN/AVR-2B Laser Detecting Sets, 10 AN/APR-39A(V)4 Radar Signal Detecting Sets,
  • 24 Integrated Helmet dan Display Sight Systems (IHDSS-21),
  • 32 M299A1 HELLFIRE Missile Launchers, dan 140 HELLFIRE AGM-114R3 Missiles.


Selain itu akan dilengkapi juga dentification Friend or Foe transponders, 30mm guns and ammunition, communication equipment, tools and test equipment, training devices, simulators, generators, transportation, wheeled vehicles, organizational equipment, spare and repair parts, support equipment, personnel training and training equipment. Pemerintah AS juga akan melakukan kontraktor engineering, teknis, layanan dukungan logistik dan elemen terkait lainnya dari dukungan logistik. Yang semua itu membutuhkan biasa USD 1.42 Milyar.

Penjualan helikopter tersebut diusulkan konggres untuk memberikan kontribusi kepada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS untuk meningkatkan stabilitas politik dan kemajuan ekonomi ASEAN.

Selain itu penjualan helikopter diusulkan agar Pemerintah Indonesia bisa melindungi aset penting dan mencegah potensi ancaman baik dari luar dan lainnya. Indonesia akan menggunakan helikopter Apache untuk menjaga perbatasan, penumpasan teroris dan operasi pembajakan dan mengendalikan arus pengiriman barang yang melalui selat Malaka.

Melalui program ini memungkinkan Indonesia untuk memberikan kemampuan lebih untuk menjaga pertahanan dan menyediakan unsur-unsur penting yang diperlukan untuk bekerjasama dengan pasukan AS.

Rencana penjualan helikopter ini tidak akan mempengaruhi keseimbangan militer di kawasan ASEAN.

Adapun para produsen yang akan ikut serta dalam mendukung pengadaan helikopter tersebut yaitu Boeing, Lockheed Martin, General Electric, Lockheed Martin Milimeter Techonolgy dan Longbow Corporation Limited Liability. Dalam pelaksanaan penjualan yang diusulkan akan dilibat lima produsen dari AS dan tiga perwakilan pemerintah AS yang mendukung semua peralatan tersebut.

Dalam pengadaan tersebut tidak akan berdampak negatif terhadap pertahanan AS.

Sumber : DSCA/MIK


Harganya sangat mahal dan semua sudah punya track record di medan tempur, jangan salah pilih terutama perjanjian jaminan suku cadang bebas embargo dari ameriko. emoticon-I Love Indonesia (S)
Black Hawk Down gan emoticon-Big Grin



emoticon-Ngacir
Asal kedepannya ga ada ancaman embargo suku cadang lagi. Gimana dengan helikopter tempur Rusia?
apache sih yang keren..
tapi harganya itu loh...muaahhaalll...emoticon-Big Grin
tau ndiri lah masalah pembelian alutsista gini masalah terbesarnya itu dari DPR kita sendiri..emoticon-Stick Out Tongue
kalau di artikel ini harga kisaran 30juta...kalau tadi gw baca di media online kalau ga salah harganya kisaran 40juta dan belum termasuk senjataemoticon-Hammer
nanti kena embargo pusing lagi , emg dr paman beruang kga ada ? emoticon-Cape d... (S)
lebih baik dibelikan raskin & bangun sekolah yg mau ambruk gan..........emoticon-Ngacir
Beli honda cb aja, mumpung harganya lagi bagus..
beli saja helikopter banyak2.. kapan qt mau pergi perang?? ini rakyat dah banyak yg miskin, mending qt jajah negara lain.. pake ni helikopter.. biar rakyat miskin jd kaya jugak! emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By perardua
lebih baik dibelikan raskin & bangun sekolah yg mau ambruk gan..........emoticon-Ngacir


Jangan gan, ntar kalau negara kita diserang mal..... gimana? Masa pake honda cb?
bli drone aja... pake buat serang kapal patroli malaysia.
kan seru tuh ngga ada angin ngga ada hujan tiba-tiba kapal patroli malon mbledugg
dopost , lemot banget ..

pibot jangan" yang bikin lemot emoticon-Mad:

Buset!!

Quote:Original Posted By LoE_Seifer
bli drone aja... pake buat serang kapal patroli malaysia.
kan seru tuh ngga ada angin ngga ada hujan tiba-tiba kapal patroli malon mbledugg



Masih Mikir-2, Beli Apache, Super Cobra, atau Black Hawk
If you like, you can add a score for this thread.
apache oh apache, rencana pembeliannya klo ga salah sepaket sama radar longbow, simulator, pelatihan, sapre engine, 30mm amo n seratusan AGM-114 Hellfire..... yang penting klo AH-64D harus ada longbow radar + Hellfire
Quote:Original Posted By faruq.abidin


Jangan gan, ntar kalau negara kita diserang mal..... gimana? Masa pake honda cb?


emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak lucu nih agan
Quote:Edhie menambahkan, Apache menjadi prioritas pertama pihaknya. Menurut dia, sudah ada pembicaraan dengan pihak AS mengenai harga. Namun, harga yang ditawarkan berubah-ubah dari sebesar Rp 25 juta dollar AS perunit, lalu Rp 30 juta dollar AS perunit.

buset dah, ini niru Agung Sedayu atau dah ketularan virus si rosoborongsok ? emoticon-Cape deeehh
Quote:Original Posted By Qyuu02
beli saja helikopter banyak2.. kapan qt mau pergi perang?? ini rakyat dah banyak yg miskin, mending qt jajah negara lain.. pake ni helikopter.. biar rakyat miskin jd kaya jugak! emoticon-Ngakak


anggaran untuk jatah subsidi buat rakyat itu udah ada gan...untuk alutsista pun juga ada...semua udah ada anggarannya kok kayak pendidikan, kesehatan, dll...emoticon-Embarrassment
modernisasi alutsista kayak gini penting mas bro...
kalau sewaktu-waktu terjadi perang bagaimana??
ntar ente malah nyalahin negara karena minimnya alat tempur...emoticon-Embarrassment
sedia payung sebelum hujan..emoticon-raining
dan juga buat ngimbangin perkembangan alutsista negara-negara tetangga.....
Kok heli angkut ikut dibandingin sama heli tempur ???
Quote:Original Posted By Uthe18
buset dah, ini niru Agung Sedayu atau dah ketularan virus si rosoborongsok ? emoticon-Cape deeehh


mungkin kita blom dikasih harga sahaabat kli sama US emoticon-Ngacir
Beli aja semuanya gan emoticon-Hammer2
Quote:Original Posted By S-60
Kok heli angkut ikut dibandingin sama heli tempur ???


lebih baik heli angkut gan, bisa angkut beras & mie instan buat korban bencana alam.........emoticon-Ngacir