alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016726816/luapkan-kesal-tak-diberi-cuti-omih-dijerat-pasal-teror
Luapkan Kesal Tak Diberi Cuti, Omih Dijerat Pasal Teror
Metrotvnews.com, Tangerang: Omih, buruh wanita PT Panarub Dwi Karya di Kota Tangerang, Banten, terpaksa harus berurusan dengan polisi. Omih ditangkap karena mengirim teror akan meledakkan pabrik tempatnya bekerja.

Teror itu dikirim Omih melalui pesan singkat (SMS). Teror itu dipicu persoalan izin cuti yang ditolak perusahaan. Akibat tak diberi cuti, Omih jadi tak bisa merawat anaknya yang sedang sakit. Buah hati Omih yang baru berusia 11 bulan itu akhirnya meninggal.

Itulah yang membuat Omih marah. Ia lalu mengirimkan SMS berisi teror akan meledakkan perusahaan pembuat sepatu itu.

Rupanya perusahaan menanggapi serius ancaman Omih. Mereka mengadukan ke polisi. Wanita berusia 28 tahun dari Sepatan, Kabupaten Tangerang, itu pun akhirnya diciduk dan dibawa ke tahanan Polres Metro Tangerang.

Penangkapan Omih sang buruh mendapat simpati dari puluhan buruh wanita sesama rekannya bekerja di Panarub Dwi Karya. Mereka sengaja datang ke Mapolrestro Tangerang untuk mendesak kepolisian membebaskan Omih dari tuduhan pembuat teror perusahaan.

Namun bukannya dibebaskan, penahanan Omih justru dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang. Alasan polisi sang buruh sudah melakukan teror akan meledakkan pabrik dengan bom rakitan.

Padahal, menurut Saban, rekan kerja Omih, ibu muda itu tidak serius akan meledakkan perusahaan dengan bom. Ia hanya meluapkan kekesalan karena izin cutinya untuk mengasuh anak yang sedang sakit tidak dikabulkan perusahaan.

Derai air mata puluhan buruh Panarub mengiringi pemindahan penahanan Omih dari Mapolrestro Tangerang ke Lapas Wanita Tangerang.

Menurut Ajun Komisaris Besar Polisi Suharyanto, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestro Tangerang, Omih akan dijerat Pasal 336 KUHP dan Pasal 45 ayat 1 junto 27, dan ayat 4 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Sementara pihak perusahaan enggan memberikan keterangan terkait penahanan Omih, sang buruh malang itu.(Pahrul Roji/DSY)
SUMBER
====

==== info dr agan yg kerja di perusahaan tsb ===
Quote:Original Posted By pedo**
Agan2,

saya juga buruh di panarub dwi karya, sudah bekerja dari tahun 2011.

Menurut saya, alangkah lebih baik kalau beritanya ditelusuri lebih dalam dulu sebelum berkomentar.

Tidak ada yang namanya minta Cuti tidak dikasih di perusahaan tempat saya bekerja, asalkan jatah cuti dan alasan cuti nya jelas.

Lagipula ini kasus anaknya si ibu onih meninggal karena kenapa? meninggal karena sakit atau meninggal karena memang tidak sempet diurus oleh ibu onih? selama saya bekerja saya tidak pernah mendengar ada kasus seperti ini???

menurut saya, yang namanya sudah mengancam dengan kata2 "bom" memang jelas2 sudah salah, mau pakai alasan apapun juga....

maaf, tidak bisa sharing lebih banyak, jam istirahat sudah selesai....

ada yang mao nanya2 soal pengalaman kerja disini jangan sungkan2, bisa saya sharing kok

Quote:Original Posted By pedo**
Agan2

terima kasih sudah dibahas disini, intinya saya tidak ingin membela/membenarkan/menyalahkan siapapun juga

untuk ibu omi, semoga beliau tabah menghadapi cobaan ini

tapi saya hanya prihatin, karena banyak pemberitaan diluar sana yang menurut saya sudah sangat simpang siur.....

kondisi kerja yang buruk
buruh diludahi
buruh dimaki2
tidak diijinkan mengambil cuti
tidak diinjinkan mengambil waktu istirahat untuk ke kamar kecil
.........
dan masih banyak lagi

saya dulu pernah bekerja di pabrik plastik sebelum saya bekerja di pabrik ini, dan menurut saya lingkungan kerja di pabrik ini jauh lebih baik dari tempat kerja saya sebelumnya
-para wanita2 yang bekerja di bagian jahit/operasional bagian pemotongan maupun gudang semuanya bisa berdandan dan make up menempel dari pagi sampai sore
-di pabrik tempat saya sebelumnya, jangan kan make up, ndak sampe 5 menit di dalam pabrik saja sudah pasti banjir keringat
-makan siang disini disediakan tempat untuk duduk2 di alun2 dibawah pohon
-di tempat sebelumnya harus duduk disamping got
-tempat sholat ada 3 didalam pabrik
-di tempat sebelumnya untuk sholat harus keluar dari pabrik
-semuanya selalu terawat dengan baik
-di tempat sebelumnya pohon2 aja pada ditebang untuk jadi parkiran
-mau mengurus buku tabungan, setiap 2 minggu sekali ada mobil dari bank mandiri yang datang jadi tidak usah repot2 untuk minta ijin keluar dari pabrik untuk ke bank
-di tempat sebelumnya sistem gaji tidak pernah jelas
-gajian selalu tepat waktu sebelum akhir bulan
-THR selalu dibayarkan tepat waktu, 2 minggu sebelum libur lebaran
-di tempat sebelumnya syukur2 terima gaji di tanggal 5

saya tidak akan mengatakan bahwa tempat kerja disini adalah yang terbaik, tapi saya sangat bersyukur masih bisa bekerja di pabrik seperti ini

saya hanya berharap untuk demo2 diluar sana cepatlah berakhir,
memang tidak ada efeknya langsung ke saya maupun teman2 saya, tapi kalau didemo terus sampai perusahaan ini merugi dan tutup, mau kerja dimana saya????

tidak gampang cari pekerjaan sekarang gan....emoticon-Berduka (S)

sekilas tentang saya :
saya disini sebagai section head engineeringemoticon-I Love Indonesia (S)


=====

UPDATE BERITA Rabu, 03 Oktober 2012
Quote:JAKARTA: Ribuan Buruh PT Panarub Dwikarya, yang memproduksi sepatu merk adidas, yang tergabung dalam Serikat Buruh Garmen Tekstil dan Sepatu - Gabungan Serikat Buruh Independen (SBGTS- GSBI) akan melakukan mogok kerja pada Jumat, 5 Oktober 2012.

Dalam siaran pers yang diterima Bisnis pagi ini, Sebelum melakukan mogok kerja, para Buruh akan melakukan pra mogok kerja dengan melakukan aksi demonstrasi di Kantor perwakilan Adidas di Plaza Sques Jl. Jenderal Sudirman Jakarta.

Tuntutan para buruh dalam mogok kerja tersebut yakni supaya PT Panarub mempekerjakan para buruh yang di PHK secara sewenang-wenang sebanyak 1.300 orang karena menuntut perbaikan kondisi kerja yang buruk dan upah layak.

Pasalnya para buruh sebanyak 1.300 orang yang tergabung dalam Serikat Buruh Garmen Tekstil dan Sepatu-Gabungan Serikat Buruh Independen (SBGTS-GSBI) PT Panarub Dwikarya di PHK karena menuntut perusahaan untuk melakukan perbaikan kondisi kerja yang buruk dan upah layak dengan cara mogok kerja secara spontan sejak Juli 2012.

Mereka juga menuntut seluruh pihak untuk menghentikan kriminalisasi terhadap buruh khususnya kepada buruh perempuan yang bernama Omih, 28 tahun, yang saat ini ditahan di Polres Kota Tangerang sejak Minggu, 30 September 2012.



Dalam siaran pers itu, Omih ditahan karena mengirimkan pesan singkat secara spontan pada 14 September 2012 kepada 2 orang dari manajemen (Edy Suyono dan Guan An) serta 5 orang teman-temannya (Yani, Ita, Eli, Siti dan Muria).

Omih dalam SMS disebutkan mengatakan,"Hati-hati untuk yang didalam PDK, malam ini sedang dirakit bom untuk meledakkan PDK esok hari". Hal itu dilakukan Omih karena kecewa terhadap perusahaan yang tidak memberikan izin cuti kepada Sdri. Omih untuk menjaga anaknya yang sakit, yang menyebabkan anaknya meninggal dunia.



Atas tindakannya, Omih disangkakan Pasal 336 KUHP dan Pasal 45 ayat 1 junto 27 dan ayat 4 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan sejak tanggal 1 Oktober 2012 telah resmi dipindahkan dari tahanan Polres Kota Tangerang ke LP Wanita Tangerang sebagai tahanan titipan Polresta Tangerang.



Hal itu, menurut siaran pers yang ditandatangani Maruli dan Rudi HB Daman Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Serikat Buruh Independen (DPP GSBI) bersama LBH Jakarta menyatakan mereka akan mogok dan berdemo pada 5 Oktober 2012.



Tuntutan mereka yaitu:



1. Bebaskan Omih dari segala bentuk tuntutan hukum yang saat ini ditahan di Rutan LP Wanita Tangerang sejak tanggal 30 September 2012.

2. Meminta kepada Kapolres Kota Tangerang dan PT. Panarub untuk menghentikan kriminalisasi dan intimidasi terhadap para buruh dalam bentuk apapun.

3. Mengecam keras tindakan Kepolisian Resort Kota Tangerang yang telah bertindak sewenang-wenang, baik ketika menghadapi pemogokan buruh di PT. Panarub Dwikarya pada bulan Juli 2012 dan juga terhadap masalah yang dihadapi Omih.

4...

5...

6...

7...


lgsg cek TKP aj gan...SUMBER
=====

knp perusahaan lgsg melaporkan ke polisi??
apakah sudah tidak ada celah bg suara buruh u/ bs didengar oleh perusahaan??

kalau saja tuan2 pemilik perusahaan memiliki seorang anak yg masih balita dan sedang terbaring sakit di rumah, apakah tuan2 juga tidak akan memberi toleransi bagi tuan sendiri untuk merawat sang anak....???

yaaaa...mungkin tuan2 tidak perlu merawat bayi2 tuan...
ketika uang tuan yang berlebih bisa membayar 2 atau 3 suster perawat sekaligus dirumah....
yaaaa...mungkin tuan2 tidak perlu merawat bayi2 tuan...
ketika uang tuan yang berlebih mampu membeli obat2 mahal sekaligus dengan pelayanan rumah sakit yang serba mewah...


*Solidaritas untuk Buruh
karena tanpa buruh...
rumah tidak akan terang benderang oleh lampu2...
rumah tidak akan hingar bingar oleh TV dan RADIO...
aktifitas tidak akan berjalan tanpa pulpen, pensil, buku dan atk...
hidup tak akan berjalan tanpa pergerakan jari-jemari, keringat dan tetes air mata BURUH...
perusahaannye parah tuh, cuti kan hak pekerja!!!
Terharu ane gan sampai2 anaknya meninggal gara2 gk dpt cuti
Semoga atasan yg tidak memberi izin cuti akan dapet karma yg jauh lebih menyedihkan.
Kalo wong2 cilik seperti Omih ini yang dibela ef pe I ane bakalan setuju banget.
Lagipula ndak yakin ka orang seperti Omih tau soal bom rakitan. Kan bisa dibuktikan...coba saja diwawancarai si Omih...apa dia tau apa itu yang namanya bom?
Begini ini perusahaan sampah, cuti itu hak pekerja, apalagi kalau ada keperluan mendesak seperti kedukaan atau sakit, memangnya kalo anak sang pemilik perusahaan sakit sampai meninggal dia mau terima begitu saja??? perusahaan kayak gini memang pantas diledakkan emoticon-Mad (S)
memang dunia ini gilaaaa....
bisa dan tega berbuat gitu.., emoticon-Mewek
apa mereka kagak punya anak apa??? emoticon-Marah
apa mereka gak pernah rasain,
gmna rasanya klo anak mereka sakit???, emoticon-Marah

bukan dikasih bantuan pengobatan,
ehhhh malah nolak cuti yang seharusnya menjadi hak pekerja, emoticon-Marah

Astagh...
apa jadinya dunia klo manusia semuanya seperti ini, emoticon-Mewek
kasihan banget tuh si Omih

udah anak meninggal dunia, dia malah dihukum

emoticon-norose
mungkin hak cuti si omih udah abis, dia minta cuti, sesuai kebijakan, yaa ga bisa turun cutinya

ga ada yang tau emoticon-Embarrassment

Quote:Original Posted By potlot.qu
Kalo wong2 cilik seperti Omih ini yang dibela ef pe I ane bakalan setuju banget.
Lagipula ndak yakin ka orang seperti Omih tau soal bom rakitan. Kan bisa dibuktikan...coba saja diwawancarai si Omih...apa dia tau apa itu yang namanya bom?


wani piro ?
Tidak selayaknya omi mengancam akan meledakkan pabrik, itu perbuatan tercela.

Pemilik pabrik juga, setelah selesai diperiksa polisi dan terbukti ancamannya karena kesal, selayaknya dibebaskan. Kalau gak suka, dikeluarkan saja dari pabrik.

Musyawarah jalan terbaik
biasanya perusahaan akan memberikan toleransi. coba dicek dahulu, apakah si omih ini sering meminta ijin cuti. karena bagaimanapun jika ijin sudah habis dan diberikan dikhawatirkan teman2 lain akan mengikuti sedangkan proses produksi harus berlanjut.
Quote:Original Posted By cahembong
perusahaannye parah tuh, cuti kan hak pekerja!!!

parah emang gan...emoticon-Mad (S)

Quote:Original Posted By cixriks
Terharu ane gan sampai2 anaknya meninggal gara2 gk dpt cuti

ini mgkn yg bikin si omih kesel sampe ubun2....anak'a sampe meninggal...gila emng tuh petinggi2 perusahaan'a pd ga punya anak kali....emoticon-Mad (S)

Quote:Original Posted By krupukalengan
Semoga atasan yg tidak memberi izin cuti akan dapet karma yg jauh lebih menyedihkan.

amin gan...emoticon-Berduka (S)

Quote:Original Posted By potlot.qu
Kalo wong2 cilik seperti Omih ini yang dibela ef pe I ane bakalan setuju banget.
Lagipula ndak yakin ka orang seperti Omih tau soal bom rakitan. Kan bisa dibuktikan...coba saja diwawancarai si Omih...apa dia tau apa itu yang namanya bom?

bener gan...org2 spt mrk mana ngerti bikin bom....ngaco emg tuh perusahaan'a...emoticon-Mad (S)

Quote:Original Posted By hasbullah79
Begini ini perusahaan sampah, cuti itu hak pekerja, apalagi kalau ada keperluan mendesak seperti kedukaan atau sakit, memangnya kalo anak sang pemilik perusahaan sakit sampai meninggal dia mau terima begitu saja??? perusahaan kayak gini memang pantas diledakkan emoticon-Mad (S)

pemimpin perusahaan'a mgkn emng ga punya anak gan...krn mereka terlahir dari mesin2 pabrik dan industri....emoticon-Mad (S)

Quote:Original Posted By sakka
memang dunia ini gilaaaa....
bisa dan tega berbuat gitu.., emoticon-Mewek
apa mereka kagak punya anak apa??? emoticon-Marah
apa mereka gak pernah rasain,
gmna rasanya klo anak mereka sakit???, emoticon-Marah

bukan dikasih bantuan pengobatan,
ehhhh malah nolak cuti yang seharusnya menjadi hak pekerja, emoticon-Marah

Astagh...
apa jadinya dunia klo manusia semuanya seperti ini, emoticon-Mewek

sindiran "orang miskin dilarang sakit" spt'a emang bener gan....emoticon-Berduka (S)

=====
buruh mungkin sudah dianggap sebagai mesin...
tidak ada lagi waktu untuk menunda atau berhenti sesaat dari pekerjaan...
walau waktu yang sesaat itu sekedar digunakan untuk menyaluran sifat manusiawi'a...
Ane jadi bingung gan, di thread sebelah katanya penyebabnya bukan cuti, tapi 2 bulan gaji belom dibayar... Yang bener yang mana ya?

Thread sebelah : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=16719985
semoga bisa melalui cobaan yang berat ini emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By faruq.abidin
Tidak selayaknya omi mengancam akan meledakkan pabrik, itu perbuatan tercela.

Pemilik pabrik juga, setelah selesai diperiksa polisi dan terbukti ancamannya karena kesal, selayaknya dibebaskan. Kalau gak suka, dikeluarkan saja dari pabrik.

Musyawarah jalan terbaik


mantap sarannya gan emoticon-Angkat Beer

cuma jujur nih....kalau kerja sebagai buruh atau karyawan outsourcing di tangerang harus tahan fisik sama mental...karena ane dl pernah kerja sebagai outsourcing di tangerang jadi tahu pahitnya sebagai karyawan disana...

pernah malahan karyawan (atasan) perusahaan dimana ane di tempatkan sebagai outsourcing berkata :

" jika anda ingin diangkat sebagai karyawan tetap disini...maka anda selama 1 tahun tidak ada keterangan "izin", "cuti", "sakit" atau apapun...jadi selama 1 tahun harus masuk penuh"

well..ane dah tau perusahaan gak ada niat mau angkat karyawan...jadi setelah 1 tahun disitu ane cabut...alhamdulillah di terima sebagai karyawan kontrak perusahaan...setelah 1 tahun diangkat jadi tetap...emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By kodok772001
mantap sarannya gan

cuma jujur nih....kalau kerja sebagai buruh atau karyawan outsourcing di tangerang harus tahan fisik sama mental...karena ane dl pernah kerja sebagai outsourcing di tangerang jadi tahu pahitnya sebagai karyawan disana...

pernah malahan karyawan (atasan) perusahaan dimana ane di tempatkan sebagai outsourcing berkata :

" jika anda ingin diangkat sebagai karyawan tetap disini...maka anda selama 1 tahun tidak ada keterangan "izin", "cuti", "sakit" atau apapun...jadi selama 1 tahun harus masuk penuh"

well..ane dah tau perusahaan gak ada niat mau angkat karyawan...jadi setelah 1 tahun disitu ane cabut...alhamdulillah di terima sebagai karyawan kontrak perusahaan...setelah 1 tahun diangkat jadi tetap...


Memang...sekarang banyak manusia yang lebih mengedepankan uang diatas segala-galanya. Bahkan tidak sedikit hubungan persaudaraan jadi rusak binasa karena uang. Padahal, silaturahim itu memanjangkan umur serta melipatgandakan rezeki.

Uang sudah dianggap sebagai sesembahan...na'udzubillah
Makin ngga beres ajah nich perusahaan
Quote:Original Posted By faruq.abidin
Tidak selayaknya omi mengancam akan meledakkan pabrik, itu perbuatan tercela.

Pemilik pabrik juga, setelah selesai diperiksa polisi dan terbukti ancamannya karena kesal, selayaknya dibebaskan. Kalau gak suka, dikeluarkan saja dari pabrik.

Musyawarah jalan terbaik


setuju gan...ckup bijaksana klo perusahaan bs ambil keputusan spt itu...emoticon-Smilie

soal ancaman....(mhon maaf)tingkat kematangan berpikir/kebijaksanaan seseorang berbeda2...org yg berkecukupan tentunya akan berpikir panjang untuk membuat sebuah ancaman...tp bgi org yg kurang, yg untuk sekedar makan dia hrs bekerja dr pagi sampai malam...yg upah dari pekerjaan'a itu hny cukup untuk kebutuhan sehari2 tanpa ada sisa untuk ditabung...ohhhh...pasti'a kita juga akan sulit untuk tidak "segera" melakukan sesuatu jika masih ingin makan esok hari...
tindakan emosional berakhir di bui emoticon-Mewek

harus ditelusuri juga mengapa perusahaan tidak memberi cuti
mulut mu harimau mu .......


emoticon-Big Grin
×