alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016712594/dahlan-iskan-membrane-di-bawah-bulan-purnama-kapat
Dahlan Iskan: Membrane di Bawah Bulan Purnama Kapat
Referensi : http://finance.detik.com/read/2012/1...?991104topnews

Karena kepanjangan awak pecah jadi 2 ya... emoticon-Smilie

Part 1

Jakarta - Bulan purnama lagi mejeng dengan sangat menornya di atas langit ladang penggaraman yang luas di selatan Sampang, Madura. Orang-orang Bali merayakannya sebagai purnama kapat dengan sembahyang di pura. Orang Tionghoa sedunia merayakannya sebagai zhong jiu yue dengan saling membagi kue bulan yang terkenal itu.

Tapi, di Madura, di ladang garam ini, para petani sedang meradang: harga garam mereka sedang jatuh-jatuhnya. "Di satu pihak harga garam turun drastis, di lain pihak ongkos angkutnya naik," ujar Haji Ulum, seorang petani garam di situ. "Tahun ini kami seperti terpukul dari kanan dan kiri," tambahnya.

Malam Minggu kemarin itu, di bawah sinar bulan purnama kapat yang menor itu, saya memang lagi weekend di Sampang. Kombinasi pancaran sinar bulan yang terang, dengan langit biru yang cerah dan hamparan luas putihnya garam yang mengkristal, membuat suasana malam itu seperti lagi di alam maya: tidak siang, tidak malam, tidak pagi, dan tidak senja.

Pencipta puisi seperti Taufiq Ismail pasti akan bisa menggambarkan kemayaan suasana malam itu, sebagus puisinya tentang padang savana Sumba yang dibacakan penyair Umbu Landu Paranggi itu!

Sayangnya kelompok-kelompok petani garam di Madura ini bukan seperti bait-bait puisi. Mereka justru seperti lagi kompak menyenandungkan tanya: mengapa di saat panen garam seperti ini impor garam terus terjadi!

Memang secara teori garam luar negeri itu hanya untuk industri. Tapi semua bersaksi bahwa garam impor itu juga masuk ke pasar konsumsi. Maka panen raya garam yang luar biasa tahun ini (berkat kemarau yang terik) yang semula menimbulkan harapan besar untuk penghasilan yang lebih, berakhir dengan hampa.

Tentu bukan berarti tidak ada hope. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan sudah memutuskan menghentikan kebijakan lama. Mulai tahun depan tugas mendatangkan garam untuk industri hanya bisa dilakukan oleh BUMN PT Garam (Persero). Dengan demikian bisa lebih terkontrol. Hanya saja memang harus menunggu tahun depan. Izin-izin lama impor garam itu baru berakhir pertengahan 2013.

Hope yang lain adalah ini: membranisasi ladang garam. Program yang saya promosikan tahun lalu itu, kini sudah mulai ada hasilnya. Saya sengaja ke Sampang malam itu memang khusus untuk melihat dan mengevaluasi percobaan penggunaan membrane tersebut. Saya ingin tahu keadaan yang sebenarnya. Yang tidak hanya berbentuk laporan di atas kertas.

Diam-diam dan agak mendadak saya meluncur ke Sampang. Kesimpulannya -meminjam istilah pelawak Tukul- ruaarrrr biasa!

PT Garam sudah mencoba geomembrane ini di tiga lokasi: Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Semuanya di Madura, Jawa Timur. Di Sampang, geomembrane dipasang di areal seluas 30 ha. “Hasilnya naik 40 persen,” ujar Yulian Lintang, Dirut PT Garam yang malam itu mendadak saya ajak ke Sampang.

Bukan hanya jumlah produksi yang meningkat tapi juga kualitas garamnya. Dengan geomembrane, tidak ada lagi garam kualitas dua atau kualitas tiga. Semuanya kualitas satu. Bahkan dengan geomembrane ini, PT Garam sudah mulai bisa menghasilkan garam pada bulan Mei. Tanpa geomembrane, panen pertama baru terjadi di bulan Juli.

Geomembrane seperti lembaran plastik tipis yang sangat lebar, selebar petak-petak ladang garam. Ukurannya sekitar 30 x 60 meter. Lembaran membrane tersebut dihampar di dasar ladang. Seperti tambak udang. Lalu air laut yang akan dijadikan garam dialirkan ke petak tersebut. Dalam waktu lima hari, kristal-kristal garamnya sudah mulai terlihat dan mulai mengendap.

Ini beda dengan cara tradisional yang dasar ladangnya adalah tanah. Dua bulan lamanya petani harus membuat dasaran ladang garam. Yakni dengan cara membiarkan dan meratakan garam-garam awal musim berkali-kali. Setelah itu barulah bisa membuat garam yang sebenarnya. Itu pun ketika panen masih saja ada yang tercampur dengan tanah. Inilah yang menyebabkan munculnya garam kualitas dua dan tiga.

Begitu PT Garam sudah bisa panen di bulan Mei, petani garam di sekitar lokasi tambak BUMN itu terperangah. Bagaimana mungkin di bulan Mei sudah bisa panen. Mereka pun berbondong-bondong melihat teknologi baru itu. Apalagi ketika mereka melihat seluruh garam di atas membrane itu berkualitas satu. Para petani pun terpana.

“Saya langsung mendaftar untuk mendapatkan geomembrane itu,” ujat Haji Taufik, seorang petani yang malam itu berbincang dengan saya.

“Mendaftar ke mana?” Tanya saya.

“Ke Dinas Perindusterian Sampang,” jawab Taufik.

“Memangnya akan ada pembagian geomembrane?” Tanya saya lagi.

“Saya dengar begitu. Tapi entahlah,” jawab Taufik.

Tidak hanya Taufik yang tergiur dengan teknologi geomembranenya BUMN. “Saya juga sudah mendaftar,” ujar Haji Wasil, 43 tahun, petani garam yang lulusan FISIP Universitas Muhammadiyah Malang.


Bagaimana dengan Haji Ulum, 37 tahun, yang juga bertani garam di situ? “Saya pun sudah mendaftar,” katanya.
Part 2

“Lho! Semuanya sudah mendaftar?” Tanya saya.

“Iya Pak. Total ada lima kelompok yang sudah mendaftar. Kira-kira 50 orang,” ujar Ulum yang mengaku hanya tamat Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD), namun berkat ketekunannya bertani garam kini sudah memiliki sebuah Honda Jazz, satu pick-up, dan dua buah truk.

Melihat hasil penggunaan geomembrane yang begitu nyata, saya memutuskan agar PT Garam menggunakan geomembrane 100% tahun depan. Yulian, Dirut PT Garam yang asli Lintang, Lahat, Sumsel, dan baru menjabat Juli lalu, bertekad akan melaksanakan keputusan ini. Bukan saja untuk BUMN sendiri tapi juga untuk memberikan contoh kepeloporan bagi petani garam secara keseluruhan.

“Dari mana uangnya?” Tanya saya kepada Yulian Lintang.

“Bisa dari pinjaman bank Pak,” jawab Yulian.

“Bisa mengembalikan bunga dan pokoknya?” Tanya saya lagi.

“Dalam dua tahun pinjaman sudah bisa lunas. Asal musimnya sebagus tahun ini,” ia menjawab tegas.

Mendengar dialog tersebut para petani garam juga tersulut. Mereka bertekad akan menempuh cara yang sama. “Kalau memang tidak ada pembagian, saya juga mau lewat kredit,” ujar Haji Taufik, petani garam tamatan sekolah Pendidikan Guru Agama 6 Tahun yang sehari-hari naik Honda CRV. Taufik yang pernah diangkat menjadi guru agama tapi mengembalikan surat pengangkatannya itu memang petani garam yang cerdas.

Taufik tidak hanya berladang garam. Ia juga mendirikan pabrik garam. Dia beli garam-garam kualitas tiga dari para petani sekitar. Dia beli mesin pencuci garam seharga Rp 500 juta. Dia cuci garam tersebut sehingga bisa naik menjadi kualitas dua. Atau dia cuci garam kualitas dua untuk bisa menjadi kualitas satu.

Bahkan Taufik sebenarnya tidak ingin menunggu pembagian atau kredit. “Kalau saja harga garam tahun ini tidak jatuh, saya akan langsung membeli geomembrane,” ujarnya.

Haji Ulum juga punya pikiran yang sama. “Sayangnya harga garam tahun ini jatuh. Saya lagi mikir lagi bagaimana bisa mendapatkan geomembrane,” katanya.

Dengan geomembrane proses peningkatan suhu air laut memang bisa lebih cepat. Air laut yang disedot dan dimasukkan ke ladang garam suhunya hanya 3 derajat. Suhu itu harus terus dinaikkan. Caranya: air diputar-putar (dialirkan) dari satu petak ke petak lain sampai suhunya mencapai 20 derajat. Semua itu karena panas matahari.

Dalam proses pindah-memindah air laut inilah terjadi juga pengendapan unsur-unsur kimia seperti FE, CACO3, dan CA Sulfat. Zat-zat itu harus ditinggal agar mutu garam bisa lebih baik. Artinya dengan mengurangi zat-zat tersebut NACL dalam garam bisa sangat tinggi.

Setelah mencapai suhu 20 derajat itulah, air dimasukkan (dialirkan) ke petak/kolam terakhir. Hanya petak terakhir inilah yang perlu dilapisi geomembrane di dasarnya. Di petak terakhir ini air akan dibiarkan mencapai suhu 25 sampai 28 derajat. Inilah suhu yang bisa menghasilkan garam. Penggelaran geomembrane di dasarnya ikut membuat peningkatan suhu tersebut lebih cepat.

Dalam lima hari, air laut di atas membrane tersebut sudah berubah menjadi kristal-kristal garam. Saat inilah ditentukan apakah garam yang dihasilkan akan dibuat menjadi kristal-kristal kecil atau kristal-kristal besar. Sesuai dengan keinginan pasar.


Melihat tumpukan garam hasil dari ladang bergeomembrane ini rasanya seperti melihat mutiara-mutiara yang indah. Apalagi diterpa sinar bulan purnama yang sempurna.


Maka seandainya BUMN dan semua petani garam di Madura sudah menggunakan geomembrane, Madura saja akan mampu memproduksi 1,2 juta ton garam setahun. Tinggal kurang 200.000 ton lagi untuk bisa mencukupi kebutuhan garam konsumsi secara nasional. Kekurangan itu bisa diperoleh dari Cirebon, Indramayu, dan Medan. Ini kalau semua petani di tempat-tempat tersebut juga ketularan menggunakan geomembrane.

Kalau semua kebutuhan garam konsumsi sudah bisa dipenuhi, tinggal kita memikirkan kebutuhan garam untuk industri. Sayangnya kebutuhan garam untuk industri ini jauh lebih besar dari kebutuhan garam untuk konsumsi: 1,8 juta ton. Inilah yang masih harus diimpor.

Sampai kapan?


Harapan satu-satunya adalah NTT. Ada 5.000 ha lahan yang bisa dipergunakan untuk ladang garam di Kabupaten Kupang. Hampir sama dengan luasan seluruh ladang garam Madura. PT Garam sudah siap ekspansi ke sana. Namun lahan tersebut masih harus diselesaikan.

Menyelesaikannya pun mungkin tidak mudah. Ini karena pemerintah sudah terlanjur memberikan izin Hak Guna Usaha (HGU) kepada sebuah perusahaan dari Jakarta. Perusahaan ini ingin membuat ladang garam raksasa dengan cara modern.

HGU itu sudah diberikan sejak 27 tahun yang lalu. Tapi sampai 27 tahun kemudian, hari ini, lahan itu masih tetap sama seperti 27 tahun yang lalu.

Garam rasanya memang asin. Tapi kalau jumlahnya sudah mencapai 3,2 juta ton, manisnya bukan main.


(ang/ang)

Semoga tahun depan bisa maju petani garam di Indonesia... emoticon-Smilie
NICE THREAD Gan...PAK DAHLAN emank RUAAAARRR BIASAaaa...
nhe maksudnya apa ya? baca judulnya aje bingungemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
ini mksdnya apa ya?? thread nya panjang amat tapi gw tetep bingung emoticon-Bingung
halo pak dahlan,
saya pernah menanyakan kontraktor cina yang ngerjain proyek pembangkit 10MW
yang saya kuatirkan beneran terjadi ya.. pakai investor cina.. emoticon-Big Grin
masih amburadul..

Quote:CitraIndonesia.Com: Wajar Presiden SBY menyentil Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan watt PT. Perusahaan Listrik Negara(PLN).

Artinya dari 10 proyek itu, hanya PLTU Labuan yang dikatakan baik. Selain itu morat- marit. Jadi wajar Presiden SBY gerah di tengah devisit listrik yang kian parah.

Tapi PLN mengaku optimis proyek tersebut akan terealisasi hingga akhir tahun ini mencapai 64% atau sekitar 6.300 MW, pada Fast Track Program (FTP-1).

“FTP-1 pada akhir tahun ini akan mencapai 64% selesai, kalau dari segi mega watt sekitar 6.300 lah, selesai kira-kira akhir tahun 2012 lah,” ungkap Dirut PT. PLN Nur Pamudji, saat ditemui wartawan, Kamis, (9/8/2012), Jakarta.

Pamudji menambahkan bahwa, kontraktor mengerjakan FTP-1 berkomitmen menyelesaikan proyek.

“Kontraktor tidak menyelesaikan proyek tepat waktu dikenakan denda 10% dari nilai total proyek,” ujarnya.

Ia beralasan, keterlambatan pembangunan proyek itu karena factor alam dan fenomena kontraktor.

Sebelumnya Kementerian ESDM akan memberikan sanksi kepada kontraktor yang lelet dalam pembangunan pembangkit untuk prokram 10 ribu MW. Juga diancam tidak dilibatkan lagi dalam program sejenis. (rapi)

http://citraindonesia.com/kontraktor...10-mw-diancam/


Quote:JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengakui proyek percepatan listrik 10 ribu megawatt (MW) masih terkendala oleh isi kontrak yang belum detail. Dan dalam dekat akan mengevaluasi kontrak tersebut.

Hal ini dikatakan Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo usai mengikuti sholat Jumat di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (20/1).

Ia mengakui, proyek 10 ribu Megawatt (MW) sampai saat ini belum berjalan lancar. "Itu harus jalan, tapi masih ada yang harus dibereskan dulu," katanya.

Menurut dia, permasalahan terletak pada kinerja kontraktor dari Cina. Dia memperkirakan, masalah utama itu berkaitan dengan isi kontrak yang tidak detail. "Kalau kontrak detail dan ada yang tidak dilaksanakan maka ada sanksi. Harusnya seperti itu," ujarnya tanpa menjelaskan lebih rinci.

Kemungkinan, kata dia, tender yang dilakukan terdahulu hanya mementingkan faktor penawaran yang lebih murah tanpa mempertimbangkan kualitas. "Mungkin dulu waktu kontrak sama Jepang kita baik-baik saja, sehingga tidak hati-hati ketika dengan Cina. Tapi saya tidak tahu siapa kontraktor yang jelek itu," ujarnya.

Dengan adanya kasus itu, lanjutnya, pemerintah akan lebih memperhatikan faktor kualitas ketimbang penawaran tender yang lebih murah. Selain itu, ada kemungkinan pemerintah tidak akan menggunakan jasa kontraktor Cina dalam pengerjaan proyek-proyek energi.

"Hanya ada dua pilihan, Cina memperbaiki atau kita jangan tender dengan Cina. Karena proyek 10 ribu MW ini sudah ditender ya tetap lanjutkan. Mungkin ke depan tender harus dengan Cina yang bener. Sekarang ini mungkin sama Cina yang tidak bener," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional meminta agar kontraktor asal Cina yang menangani kedua proyek 10 ribu MW diganti karena tidak memiliki kapabilitas membangun pembangkit. Proyek itu yakni Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu di Sumatera Utara, dan PLTU Takalar di Sulawesi Selatan. Dari target 10 ribu MW yang terdiri atas 37 pembangkit, baru ada 4 pembangkit berkapasitas 2.800 MW yang berhasil dikerjakan kontraktor-kontraktor Cina. Sisanya molor hingga 2014.

Dengan mandeknya proyek 10 ribu MW itu, pemerintah akan melakukan tender ulang. Hanya saja, Widjajono tidak bisa memastikan kapan tender ulang akan dilakukan.

"Itu harusnya jadi pengalaman kita, jangan tender itu berdasarkan harga karena banyak harga murah tapi tidak bagus. Jangan hanya lihat penawaran yang lebih murah tapi harus lihat kualitasnya dan pembahasannya juga harus menyeluruh," kata dia.

Menurut dia, perlu ada evaluasi menyeluru terhadap permasalahan proyek 10 MW itu. Evaluasi akan dilakukan secepatnya, agar pemerintah tidak terus dirugikan dengan mandeknya proyek itu.

"Harus evaluasi masa kita mau rugi terus. Evaluasi secepatnya, kalau tidak beres berarti ada yang tidak pas. Pengalaman dengan Cina ini supaya jangan sampai terulang lagi," jelasnya
http://pmeindonesia.com/berita-energ...yek-10-ribu-mw


vendor2 nya yang pakai vendor china...
masih belum teruji di dunia engineering...
Quote:Original Posted By marizzca
ini mksdnya apa ya?? thread nya panjang amat tapi gw tetep bingung emoticon-Bingung


GIMANA caranya membuat garam yg asin (nasibnya kini) kelak jadi MANIS, baik untuk petani maupun industri emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By seinfein
nhe maksudnya apa ya? baca judulnya aje bingungemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By marizzca
ini mksdnya apa ya?? thread nya panjang amat tapi gw tetep bingung emoticon-Bingung


Quote:Original Posted By kambingboy
panjang beber... capek bacanya gan? emoticon-Cape d... (S)



Contoh2 manusia Indonesia yg otaknya cuma 10cc.

Dikasih bacaan bagus gak bisa baca. Belom laporan 100 lembar, baru 2 page aja udah capek baca. Apalagi cuma nyampah nipu ...

Petani garam mobilnya CRV?bujug dah kalau punya lahan mending jadi petani garam.
Intinya kan : Percobaan Pak DI dgn "teknik" geomembran utk petani garam memberikan hasil yg bagus. Hasil dan kualitas garam meningkat. Sehingga ke depannya, gak bakalan ada impor2 garam lg emoticon-Big Grin

emoticon-thumbsup
bentar lagi ada yang bilang pencitraan nih...

padahal ini tulisan rutin DI yang muncul mingguan, setiap senin pagi. Dan udah bertahun-tahun (kalau nggak puluhan tahun?) DI melakukan hal ini.


dan terbukti benar, bawah ane bilang "pencitraan" emoticon-Cape d... (S)
gak usah panjang cerita gan. intinya aja.. ini udah panjang2 taunya cuma untuk pencitraan..
Quote:Original Posted By dondon.bondang
gak usah panjang cerita gan. intinya aja.. ini udah panjang2 taunya cuma untuk pencitraan..


bener gan ini pasti PENCITRAAN emoticon-Big Grin
ntar klau 3, 5 sampai 10 tahun kedepan Kinerja2 BUMN ini semakin meroket dan mungkin jadi lokomotif pembangunan, itu juga pasti pencitraan si DI juga emoticon-Ngakak (S)
tulisan khas fansboynya DI, panjang..mengedepankan testimonial, sangat mengugah, penuh mimpi, dsj..
Herannya, hampir semua media terinfeksi wartawan2 asslickernya DI
Quote:Original Posted By dondon.bondang
gak usah panjang cerita gan. intinya aja.. ini udah panjang2 taunya cuma untuk pencitraan..


Biar tau itu pencitraan apa bukan, agan samperin aja langsung ke TKP. Terus tanyain ama orang-orang yang beliau cantumin namanya. Ntar agan bisa cari tau sendiri jangan cuma berpikiran negatif aja ga berdasar.
Quote:Original Posted By dondon.bondang
gak usah panjang cerita gan. intinya aja.. ini udah panjang2 taunya cuma untuk pencitraan..


pencitraan ko di lakukan berulang2, bejimane ente gan emoticon-Cape d... (S)
Selama masih bersih dan dedikasi tinggi....dukung terus DI.....yang lain ,...minggir dulu....maap...yang ini ruarr biasa untuk petani garam....
Quote:Original Posted By polkmn
Contoh2 manusia Indonesia yg otaknya cuma 10cc.

Dikasih bacaan bagus gak bisa baca. Belom laporan 100 lembar, baru 2 page aja udah capek baca. Apalagi cuma nyampah nipu ...

Petani garam mobilnya CRV?bujug dah kalau punya lahan mending jadi petani garam.


eh tong, loe sama para fansboy coba pikir dan kilas balik soal keberhasilan dia selama ini ??

tolong kasi tau waktu dia di PLN, keberhasilan dia apa??

trus sekarang jadi menteri BUMN gebrakan nyata yg terlihat apa ??

memang dia sering nulis di koran dia jawa pos, lha kan emang dia di grup itu, so ya pasti lah nulis sebagus mungkin dan tidak ada yg berani ngedit

gw cuma minta tolong berpikir waras, apa keberhasilan nih orang sampe dipuji-puji hebatlah, top lah ??????????????????

cuma karena pake sepatu kets????
nginep beberapa hari di rumah wong ndeso trus balik ke apts yahud dia????
gak mau mobil dinas tapi naik S class dia sendiri gitu ????
ber slogan cintai produk dalam negri, tapi berobat di luar negri??????

trus gw mesti koprol n bilang wouww gt ??????????????

emoticon-Hammer (S)
Betul2 trobosan buat rakyat kecil,
mudah2an bisa berlanjut bagi2 untuk rakyat.
emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By dondon.bondang
gak usah panjang cerita gan. intinya aja.. ini udah panjang2 taunya cuma untuk pencitraan..


buat ane ga masalah lah meski ini dibilang pencitraan..

ane lebih milih yang pencitraan berkali-kali dari pada pencitraan cuman sekali sebelum PEMILU doang..
Quote:Original Posted By marizzca
ini mksdnya apa ya?? thread nya panjang amat tapi gw tetep bingung emoticon-Bingung


sama gann. kite tetep nggak ngerti