alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016697850/militer-tni-akan-dilibatkan-kpk-jika-irjen-pol-djoko-susilo-tolak-lagi-pemanggilan
Militer TNI Akan Dilibatkan KPK Jika Irjen Pol Djoko Susilo Tolak Lagi Pemanggilan ?
TNI Dilibatkan untuk Datangkan Djoko Susilo?


TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi belum berpikir melibatkan militer dalam memanggil paksa Inspektur Jenderal Djoko Susilo. Juru bicara KPK, Johan Budi S.P., mengatakan, komisinya yakin mantan Kepala Korps Lalu Lintas itu memenuhi panggilan keduanya.

"Kami belum terpikir melibatkan personel TNI karena yakin Pak DS (Djoko Susilo) sebagai penegak hukum akan hadir dan menghormati proses hukum di KPK," ujar Johan saat dihubungi, Sabtu, 29 September 2012.

Meskipun boleh secara hukum memanggil paksa seorang tersangka bila mangkir dua kali, Johan juga menyatakan, komisinya tidak akan mengambil langkah hukum tersebut karena yakin Djoko tidak akan mangkir. "Kami berharap beliau menghormati proses hukum sehingga tidak memerlukan langkah-langkah paksa," ucapnya.

KPK memanggil Djoko sebagai tersangka pada Jumat lalu. Namun, hanya tim pengacaranya yang datang ke KPK membawa surat alasan Djoko tidak hadir. Lembaga antikorupsi itu kembali bakal memanggil Djoko, Jumat, 5 Oktober.

Djoko ditetapkan tersangka karena diduga menyalahgunakan kewenangan hingga merugikan negara hingga Rp 100 miliar dalam proyek berbiaya sekira Rp 196 miliar. KPK juga menetapkan beberapa tersangka lain, yakni Brigadir Jenderal Didik Purnomo, Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S. Bambang, serta Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto.

Juniver Girsang, pengacara Djoko Susilo, meminta KPK mengabaikan desakan pelibatan militer dalam memanggil paksa kliennya. Ia menilai, adanya militer dalam pengusutan kasus simulator surat izin mengemudi bisa merusak tatanan hukum yang ada.

"Kasus ini jangan dibenturkan dengan rezim otoriter. Mari kita berpikir bijaksana dan arif. Tujuannya agar tidak merusak tatanan hukum dan penegakannya," ujar Juniver saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu, 29 September 2012.

sumber


Jenderal Bintang 2 dari sebuah instansi hukum, tidak ngerti hukum dan tidak patuh dengan hukum, datangkan TNI aja biar yang lain jera.....
Jenderal Bintang 2 kok penakut dipanggil KPK ?? pake rok aja lah Jenderal..
Pengacara Irjen Pol Djoko Susilo sepertinya juga terkesan tidak paham UU KPK dan kewenangannya
kayak gak tau pejabat polisi saja, apalagi jenderal...

liat tuh klo lewat dijalan, semua pada hormat!!! pengawalnya sampek bentak2 sepeda motor,

Kalau perlu malaikat yg jemput paksa gak usa TNI LAGI...

atau kalau perlu dikawal DENSUS 88...mukanya ditutupin !!!!
Ane setuju dengan TS
ente pake rok aja deh jenderal
setau ane jenderal itu jantan dan pemberani, paling menonjol (bukan perut buncitnya doang yg nongol) kemampuannya
ketika ada permasalahan di korpsnya dia maju paling depan untuk bertanggung jawab
ane khawatir kalo jenderal jenderal di Indonesia seperti bencong ini semua, trus mau jadi apa negara kita, diinjek malaysia pantes diam aja.

kalo jenderal takut dan penakut, lari dari tanggung jawab, kenapa dulu bisa jadi jenderal?? nyogok kah untuk naik pangkat?

jantan donk, tiru komjen pol suyitno landung, contoh komjen pol susno duadji
sekalian aja sama pengacaranya di karungin juga emoticon-Shutup
mungkin tuk diangkat jadi jendralnya bayar x emoticon-Big Grin
Spoiler for :


Setujuuu, ciri2 awal nih kalo emang dia bersalah, kasian deh KPK dicariin jalan agar bisa bubar ato dikebiri biar jadi Macan Ompong, terus duit negara bisa dibagi-bagi secara bebas, dengan berbagai alasan PROYEK KEPENTINGAN RAKYAT
jendral yg tidak mempunyai metal jendral emoticon-Berduka (S)emoticon-Berduka (S)emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By leyhendra
TNI Dilibatkan untuk Datangkan Djoko Susilo?


TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi belum berpikir melibatkan militer dalam memanggil paksa Inspektur Jenderal Djoko Susilo. Juru bicara KPK, Johan Budi S.P., mengatakan, komisinya yakin mantan Kepala Korps Lalu Lintas itu memenuhi panggilan keduanya.

"Kami belum terpikir melibatkan personel TNI karena yakin Pak DS (Djoko Susilo) sebagai penegak hukum akan hadir dan menghormati proses hukum di KPK," ujar Johan saat dihubungi, Sabtu, 29 September 2012.

Meskipun boleh secara hukum memanggil paksa seorang tersangka bila mangkir dua kali, Johan juga menyatakan, komisinya tidak akan mengambil langkah hukum tersebut karena yakin Djoko tidak akan mangkir. "Kami berharap beliau menghormati proses hukum sehingga tidak memerlukan langkah-langkah paksa," ucapnya.

KPK memanggil Djoko sebagai tersangka pada Jumat lalu. Namun, hanya tim pengacaranya yang datang ke KPK membawa surat alasan Djoko tidak hadir. Lembaga antikorupsi itu kembali bakal memanggil Djoko, Jumat, 5 Oktober.

Djoko ditetapkan tersangka karena diduga menyalahgunakan kewenangan hingga merugikan negara hingga Rp 100 miliar dalam proyek berbiaya sekira Rp 196 miliar. KPK juga menetapkan beberapa tersangka lain, yakni Brigadir Jenderal Didik Purnomo, Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S. Bambang, serta Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto.

Juniver Girsang, pengacara Djoko Susilo, meminta KPK mengabaikan desakan pelibatan militer dalam memanggil paksa kliennya. Ia menilai, adanya militer dalam pengusutan kasus simulator surat izin mengemudi bisa merusak tatanan hukum yang ada.

"Kasus ini jangan dibenturkan dengan rezim otoriter. Mari kita berpikir bijaksana dan arif. Tujuannya agar tidak merusak tatanan hukum dan penegakannya," ujar Juniver saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu, 29 September 2012.


yang merusak tatanan hukum mah pengacara kayak ente
lanjutkan KPK !! . Jenderal aja udah jadi tersangka, gimana bawahan nya .. perubahan kan di mulai dari pemimpin nya dulu, dari atas ke bawah . emoticon-I Love Indonesia (S)
sippp. KPK.....mantap......kalo perlu, si kumis tebal juga di panggil lha....masak bos kagak tau kelakuan anak buahnya........
Jenderal ds seharusnya bersikap kesatria sebagai perwira bhayangkara, toh dlam persindangan ntar klo dia tidak terbukti dia akan bebas, jangan sampai ada ketegangan antara tni dan polri, ntar rakya yg akan dirugikan
Semoga kejadian deh nih, jendral DS di seret paksa sama anggota TNI emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:. Djoko ditetapkan tersangka karena diduga menyalahgunakan kewenangan hingga merugikan negara hingga Rp 100 miliar dalam proyek berbiaya sekira Rp 196 miliar. KPK juga menetapkan beberapa tersangka lain, yakni Brigadir Jenderal Didik Purnomo, Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S. Bambang, serta Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto.


Dancuk itu uang pajak gw ada tuh di 96 milyard yg digelabkan!
Quote:Original Posted By INCUBATOR
kayak gak tau pejabat polisi saja, apalagi jenderal...

liat tuh klo lewat dijalan, semua pada hormat!!! pengawalnya sampek bentak2 sepeda motor,

Kalau perlu malaikat yg jemput paksa gak usa TNI LAGI...

atau kalau perlu dikawal DENSUS 88...mukanya ditutupin !!!!


DENSUS 88 tuh kerjanya nembakin tukang bubur ampe tewas gan emoticon-Big Grin

bawa TNI aja lah Merusak tatanan hukum apaan Jendralnya sendiri gak ngerti hukum

Tay emoticon-Mad (S)
TNI yg dilibatkan siapa yah ?
Polisi Militer, Kopassus, Kostrad, Marinir, atau Paskhas emoticon-Big Grin
udah dijemput sama PM anggota Pomdam Jaya trus dijeblosin di Guntur deh. Keren tuh emoticon-Big Grin
Kl bener baru kali ini donk Instalasi Tahanan Militer Guntur kedatangan tamu seorang jenderal bintang 2 emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
tapi kl mau fair sih TNI jgn dilibatkan dalam urusan seperti ini takutnya terjadi gesekan2 antara institusi. Selama ini hubungan Panglima, Kepala Staf Angkatan dengan Kapolri selama ini kan harmonis2 aja mereka saling menghormati.
Gesekan2 yg selama ini terjadi biasanya di level Bintara.

Kenapa gak minta bantuan Propam saja ? kl emang divisi Propam gak mau bantu dari Pimpinan KPK bs berkoordinasi dengan Menkopolhukam atau lgsg ke Presiden juga. seharusnya SBY harus bs bertindak secara tegas kl memang kasusnya sudah seprti ini

Ngakak 

Quote:Original Posted By cotot
Ane setuju dengan TS
ente pake rok aja deh jenderal
setau ane jenderal itu jantan dan pemberani, paling menonjol (bukan perut buncitnya doang yg nongol) kemampuannya
ketika ada permasalahan di korpsnya dia maju paling depan untuk bertanggung jawab
ane khawatir kalo jenderal jenderal di Indonesia seperti bencong ini semua, trus mau jadi apa negara kita, diinjek malaysia pantes diam aja.

kalo jenderal takut dan penakut, lari dari tanggung jawab, kenapa dulu bisa jadi jenderal?? nyogok kah untuk naik pangkat?

jantan donk, tiru komjen pol suyitno landung, contoh komjen pol susno duadji


ahhh.. loe sama aja sama TS,

hari gini mau jadi jenderal pake duit bukan pake kejantanan emoticon-Cape d... (S)

Kalo ampe kejadian neh, bakal seru, emang nih instansi hukum udah ga bisa lagi diharapkan emoticon-Cape d... (S)

Ngakak 

Quote:Original Posted By .Argahantu
tapi kl mau fair sih TNI jgn dilibatkan dalam urusan seperti ini takutnya terjadi gesekan2 antara institusi. Selama ini hubungan Panglima, Kepala Staf Angkatan dengan Kapolri selama ini kan harmonis2 aja mereka saling menghormati.
Gesekan2 yg selama ini terjadi biasanya di level Bintara.

Kenapa gak minta bantuan Propam saja ? kl emang divisi Propam gak mau bantu dari Pimpinan KPK bs berkoordinasi dengan Menkopolhukam atau lgsg ke Presiden juga. seharusnya SBY harus bs bertindak secara tegas kl memang kasusnya sudah seprti ini


ideal nya seperti itu gan, tapi loe tau kan negeri ini udah auto pilot

Pilotnya lagi sibuk bikin album baru di puri tercintanya emoticon-Add Friend (S)

jadi mana sempet ngurusi beginian, ga ada untungnya buat doi emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By .Argahantu
tapi kl mau fair sih TNI jgn dilibatkan dalam urusan seperti ini takutnya terjadi gesekan2 antara institusi. Selama ini hubungan Panglima, Kepala Staf Angkatan dengan Kapolri selama ini kan harmonis2 aja mereka saling menghormati.
Gesekan2 yg selama ini terjadi biasanya di level Bintara.

Kenapa gak minta bantuan Propam saja ? kl emang divisi Propam gak mau bantu dari Pimpinan KPK bs berkoordinasi dengan Menkopolhukam atau lgsg ke Presiden juga. seharusnya SBY harus bs bertindak secara tegas kl memang kasusnya sudah seprti ini

lagi ngimpi di siang bolong ya gan emoticon-Big Grin
Quote:
Juniver Girsang, pengacara Djoko Susilo, meminta KPK mengabaikan desakan pelibatan militer dalam memanggil paksa kliennya. Ia menilai, adanya militer dalam pengusutan kasus simulator surat izin mengemudi bisa merusak tatanan hukum yang ada.


Bukan kah klien ente yang udah merusak tatanan hukum yang sudah ada????
Dipanggil 2 kali tidak datang???? emoticon-Ngacir