alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016679903/pencitraan-massa-dan-simpatisan-pdip-geruduk-adira-finance-kota-tasikmalaya
[Pencitraan] Massa dan Simpatisan PDIP Geruduk Adira Finance Kota Tasikmalaya
Rabu, 05/09/2012 - 18:34

TASIKMALAYA,(PRLM).- Gara-gara ulah oknum debt collector (DC) atau penagih utang menganiaya serta merampas uang milik seorang nasabah, tidak kurang dua ratus massa dan simpatisan PDIP menggeruduk Kantor Adira Finance Kota Tasikmalaya. Dalam aksinya mereka tidak hanya membakar ban bekas, mereka juga minta agar pihak perusahaan pembiayaan atau leasing tersebut memberi ganti rugi kepada korban, Opik Ahmad (25).

Sebelum menggeruduk Kantor Adira yang terletak di Jl. H. Djuanda Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi massa melakukan konsolidasi di Kantor PDIP yang tidak jauh dari termpat tersebut. Setelah berkumpul, mereka berjalan kaki menuju Adira Finance (AF).

Sesampainya di halaman kantor Adira, mereka menggelar mimbar bebas, selain itu sebagian massa lainnya membakar ban serta kertas bekas. Akibat aksi bakar itu, halaman kantor pembiayaan tersebut nyaris tertutup asap tebal disertai bau karet terbakar yang sangat menyengat. .

Sebelum melakukan aksi membakar ban, seorang pengunjukrasa menyeret ban bekas dengan sepedamotor. Setelah dilepas dari ikatannya, beberapa pengunjuk rasa langsung membakar ban bekas tersebut. Sementara itu puluhan anggota polisi dari Polresta Tasikmalaya melakukan penjagaan ketat terhadap kantor Adira.

Dalam orasinya koordinator aksi, Andi Abuy mengungkapkan kronologis peristiwa pengaiayaan yang dialami oleh kadernya. Bermula ketika korban Opik Ahmad sedang bekerja di tempat cucian motor didatangi JM, yang selama ini dikenal sebagai tukang tagih, bersama dua orang tidak dikenal. Korban dipaksa mengikuti kemauan JM.

"JM yang menculik korban dengan alasan menyelesaikan masalah di rumah. Pelaku memboncengkan korban menuju Kantor Adira. Di ruang penjagaann, Opik dipukuli selain itu dompet berikut isi serta sepedamotornya dirampas," tuturnya.

Tidak hanya itu selama dalam perjalanan, korban yang sudah menjalani visum di RSUD Kota Tasikmalaya, beberapa kali perutnya disikut oleh pria berperawakan kekar tersebut. Akibat penganiayaan korban Opik menderita sakit beberapa bagian tubuhnya. "Kami menuntut keadilan, JM harus diadili. Kami juga minta pertanggungjawaban Adira atas tindakan JM, kembalikan motor yang dirampas," tambahnya.

Sementara itu saat kobaran api terus membesar, akhirnya polisi memadamkan kobaran api dengan alat pemadam kebakaran. Selain itu beberapa anggota juga mengguyur sisa ban terbakar dengan air. Polisi mengambil tindakan tegas itu karena khawatir panas yang ditimbulkan oleh pembakaran ban bekas dapat memutus kabel listrik.

Terpisah Perwakilan Adira Finance Area Jawa Barat, Asep Sujana yang didampingi penasehat hukum Jeni Tugistan, menegaskan bawha JM sudah sejak lama tidak lagi menjadi bagian dari Adira Finance Tasikmalaya. Bahkan ia juga mengungkapkan dugaan kecurigaan ada pemalsuan dokumen penarikan kendaraan.

"Sebelumnya yang bersangkutan memang pernah di Adira, akan tetapi sejak tahun 2009 sudah tidak lagi dikontrak, jadi hanya bertindak secara perseorangan. Kami juga minta polisi untuk mengusut tuntas kasus tersebut," tuturnya.

Tindakan JM, tambah Asep, tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di Adira Finance. Sampai sekarang, ia menambahkan tidak pernah mengeluarkan surat perintah kepada JM. Sedangkan berkenaan dengan tuntutan pihak keluarga korban, persoalan tersebut dapat dibicarakan bersama.

"Yang menjadi pertanyaan dari mana JM mendapatkan data pencarian unit. Kami perkirakan ada pemalsuan. JM adalah oknum eksternal yang memanfaatkan keadaan, kami serahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada pihak kepolisian," katanya.

Berkenaan dengan tindakan penganiayaan dan perampasan dompet, penasehat hukum Adira Tasikmalaya, Jeni menyatakan bahwa tindakan tersebut diluar kemampuan Adira. Sebab JM sudah tidak lagi menbjadi bagian internal Adira Finance.

"Kami juga sangat menyesalkan kejadian tersebut. Yang pasti, persoalan itu sepenuhnya sudah kami serahkan kepada aparat kepolisian untuk menindaklanjuti proses hukumnya," tutur Jeni.(A-101/A-89)case closed

sumber

MIRIS..... lagi-lagi pencitraan, gaya preman dibalas preman. wew emoticon-Takut (S)
bebas utang, bebas rentenir,.. coblos partainya si mbok
kalo nggak bisa bayar kreditan ya jangan ngutang lhaa...emoticon-Cape deeehh


btw, mudah2an aksi massa kek gini nggak jadi kebiasaan ye, mentang2 punya banyak temen jadi suka gradak gruduk
bawa bawa nama PDI-P segala emoticon-Nohope
kelakuan sama kaya preman gak ada beda sama DC nya juga dong.
dari awal bawa aja masalahnya ke polisi kan enak.
tern yata tukang cuci motor punya bekingan kuat emoticon-Takut (S)
Quote:Original Posted By Badvriel
tern yata tukang cuci motor punya bekingan kuat emoticon-Takut (S)


karena bekingan kuat, tukang cuci motor jadi berani ambil kredit motor n gak bayar utang emoticon-Cape d... (S)

mangkanya jangan biasakan kredit/utang kecuali untuk kebutuhan yang sangat mendesak, klo untuk kebutuhan sekunder ngapain utang emoticon-Cape d... (S)
lagian nekat bener kredit motor, kalau emg g sanggup nyicil emoticon-Ngacir
pdip dari pendukung sampe politikus jarang ada yg pintar. pdip identik preman
pada kagak ada yang baca beritanya, main komen aja emoticon-Nohope
emoticon-Cape d... (S) opik opik ckckck, mungkin ente pik yang ngeyel makanya si jm gitu juga pik...
Quote:Original Posted By snowonsummer
pada kagak ada yang baca beritanya, main komen aja emoticon-Nohope


sudah keburu nafsu melihat headlinenya?
kalau saya melihatnya JM merupakan DC yang dikeluarkn karena suka memanipulasi dokumen sehingga baik nasabah maupun adira dirugikan, meski di sisi lain tindakan membawa massa kurang etis juga kan bisa saj perwakilan mereka datang membawa bukti pembayaran dan visum penyiksaan. setelah klarifikasi ke adira dan diketahui bahwa JM lah yang salah, tinggal massa PDI P cari tuh si JM bebel emoticon-fuck. biar tahu rasa diuber uber massa PDI-P dijamin maknyus jadi karung sansak emoticon-Big Grin
Sesama preman saling geruduk-geruduk, jauh-jauh aja deh emoticon-Ngacir
Ini kok komennya malah ngekor TS yak..? komennya kok ke PENCITRAAN PDIP .? emoticon-Bingung

Biarpun DC bawa surat perintah,tapi sekarang UU melarang Pemakaian jasa DC untuk penagihan hutang.
adira ga mau ikut terseret ke ranah hukum sehingga berdalih tidak memberi surat perintah penarikan kendaraan .

tuh DC di hajar balik aja !!


Hanging Bags 5 susun & Hanging Shoes 10 susun
Spoiler for :
Quote:Original Posted By maulana317
sudah keburu nafsu melihat headlinenya?
kalau saya melihatnya JM merupakan DC yang dikeluarkn karena suka memanipulasi dokumen sehingga baik nasabah maupun adira dirugikan, meski di sisi lain tindakan membawa massa kurang etis juga kan bisa saj perwakilan mereka datang membawa bukti pembayaran dan visum penyiksaan. setelah klarifikasi ke adira dan diketahui bahwa JM lah yang salah, tinggal massa PDI P cari tuh si JM bebel emoticon-fuck. biar tahu rasa diuber uber massa PDI-P dijamin maknyus jadi karung sansak emoticon-Big Grin


ga perlu mikir pencitraan,yg jelas.. ini bisa dimanfaatkan.. emoticon-Cool
bagi agan2 yg masih berurusan dengan dc emoticon-Ngakak

Hanging Bags 5 susun & Hanging Shoes 10 susun
Spoiler for :
mari kita kembali kejalan yg bener dg penuh perdamaian emoticon-Cendol (S)
emoticon-Nohope ga baca berita asal komen,tolol

korban bilang dia dibawa ke kantor adira,tapi pihak adira bilang pelaku sudah bukan karyawan adira,pertanyaan gw,kalau udah bukan karyawan kenapa bisa masuk ke kantor adira buat interogasi korbanemoticon-Amazed
itulah hukum rimba mulai berlaku di indonesia krn hampir semua aparat hukum rusak makanya asal ada Duit, Power, Dan gerombolanemoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By ShotGun.Blues
ga perlu mikir pencitraan,yg jelas.. ini bisa dimanfaatkan.. emoticon-Cool
bagi agan2 yg masih berurusan dengan dc emoticon-Ngakak

Hanging Bags 5 susun & Hanging Shoes 10 susun
Spoiler for :


Quote:Original Posted By beng4l
emoticon-Nohope ga baca berita asal komen,tolol

korban bilang dia dibawa ke kantor adira,tapi pihak adira bilang pelaku sudah bukan karyawan adira,pertanyaan gw,kalau udah bukan karyawan kenapa bisa masuk ke kantor adira buat interogasi korbanemoticon-Amazed


adakongkalikong dengan bagian dalam? kalau dari pihak atas bilang tidak ada hubungan tadi di tasikmalaya pelaku bisa masuk keluar adira tasik berarti antara bawah dan atas tidak sinkron emoticon-Nohope
padahal baru kemarin ada kasus pembunuhan DC sekaligus ketua lsm emoticon-Nohope
Ane pengen jadi kader partai juga ah....biar kalo ngredit kagak usah nyicil kalo gitu
Wkwkw... Preman utang gak bayar malah ngamuk.. emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By kumahasianyet
Rabu, 05/09/2012 - 18:34
"JM yang menculik korban dengan alasan menyelesaikan masalah di rumah. Pelaku memboncengkan korban menuju Kantor Adira. Di ruang penjagaann, Opik dipukuli selain itu dompet berikut isi serta sepedamotornya dirampas," tuturnya.


dua kubu preman saling gruduk... beuh emoticon-Takut (S),
pendapat ane, mungkin sepengetahuan opik selaku korban, si JM itu masih aktif jadi karyawan adira karena dia bawa surat tugas, jadi dia ngadu ke PDIP.
Nah yang bikin ane bingung, mantan karyawan ngapain nagihin utang perusahaannya yak? kan dia udah putus kontrak sejak 2009. trus si korban sampe dipukulin di pos penjagaan (yang jaga pos pada kemana neh?? ada orang digebukin ga ada yang nolong gituh?)emoticon-Hammer (S), dompetnya ikut diambil lagi, yang jadi jaminan itu dompet ato motor seh. emoticon-Bingung (S)