alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016666703/karyawan-ditahan-kejagung-pt-chevron-tak-terima
Peringatan! 
Karyawan Ditahan Kejagung, PT Chevron Tak Terima
Quote:Klaim Sudah Jalankan Proyek Bioremidasi Sesuai Prosedur
Karyawannya Ditahan Kejagung, PT Chevron Tidak Terima

KAMIS, 27 SEPTEMBER 2012 12:26 WIB

LENSAINDONESIA.COM: PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) tidak terima atas penahanan terhadap 6 karyawannya oleh Kejaksaan Agung, Kamis (27/09) hari ini.
Pihak CPI mengklaim sudah menjalankan proyek Bioremidasi sesuai prosedur pemerintah dan dibawah wewenang BP Migas dan lembaga audit negara (BPK/BPKP).

“Program bioremediasi merupakan proyek manajemen lingkungan hidup yang sukses dan disetujui serta dimonitor oleh pemerintah. Kami yakin bahwa penyidikan yang saat ini dilakukan oleh Kejaksaan Agung bertentangan dengan kerja peraturan di industri migas yakni di bawah Kontrak Bagi Hasil di bawah kerangka Kontrak Bagi Hasil, semua proyek yang dijalankan dan dapat di-cost recovery-kan secara jelas menjadi wewenang BP Migas dan lembaga audit negara (BPK/BPKP),” terang Vice President Policy Government and Public Affairs Yanto Sianipar.

Terpisah, tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Arnold Angkauw menegaskan penahanan terhadap enam karyawan PT CPI ini telah memiliki bukti lengkap.

“Ya, karena penyidik sudah yakin dan memiliki cukup bukti,” kata Arnold.
Disampaikan Arnold, dari enam tersangka yang telah ditetapkan Jaksa Agung terkait kasus bioremidasi, ditahan secara terpisah. Untuk kelima tersangka dititipkan dirumah tahanan (Rutan) Kejaksaan Agung cabang Salemba, sementara satu lagi seorang perempuan dititipkan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

“Yang lima di sini, dan yang satu lagi di Pondok Bambu,” ujarnya.
Seperti pernah diberitakan, penyidik Kejagung telah menetapkan tujuh tersangka. Lima tersangka dari pihak Chevron, yakni Endah Rubiyanti, Widodo, Kukuh, Alexiat Tirtawidjaja, dan Bachtiar Abdul Fatah.
Sedangkan dua tersangka lainnya berasal dari perusahaan swasta kelompok kerjasama (KKS) yakni, Ricksy Prematuri (Direktur PT Green Planet Indonesia) dan Herlan (Direktur PT Sumigita Jaya).

Sementara, Alexiat Tirtawidjaja sendiri masih berada di Amerika Serikat menemani suami yang sedang berobat dan pihak kejaksaan agung belum melakukan pemeriksaan terhadap dirinya.@aligarut

Editor: Rizal Hasan
http://www.lensaindonesia.com/2012/0...ak-terima.html



wah, kira2 pak gubjend bakal ditelpon washington ndak ya?emoticon-Takut
Kalau pegawai biasa tertangkap nyolong minyak atau pipa langsung
berhenti.
Kalau pegawai tinggi ketahuan nyolong cpi tak terima. Maklum kan sudah
dibagi-bagi. Yah jelaslah cpi protes.
Sama dengan pcr dan american scool yang menilep uang negara.
Wah saya ndak ngerti persoalannya. Tapi CPI keren sampe ngebelain karyawannya. Jarang lho perusahaan yang kayak gitu.
Dulu waktu jaman PT.Caltex Pasific Indonesia, gosipnya mereka harus menyogok pejabat PERTAMINA untuk mendapat persetujuan menaikkan gaji karyawannya! Pejabat kita bahkan menghambat kemakmuran orang lain! emoticon-Cape d...
[SEMINAR IT ]Invitation Metrodata Solution Day 2012 Smart Mobility as the Next Wave towards Cloud Computing Adoption, 18 October 2012

http://adf.ly/DFYMS
permasalahan apa nih? ko ane ga mudeng ya emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By Sublimated
permasalahan apa nih? ko ane ga mudeng ya emoticon-Bingung


Sama, ane juga ga ngerti emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By marzka
Sama, ane juga ga ngerti emoticon-Bingung



Ane juga bingung gan, nie topik bcra apa ya emoticon-Bingung
Ya memang ndak salah kok. Itu program sudah jalan 2 tahun lebih, diawasi oleh BP MIGAS, dilakukan oleh business partner nya CPI.

Selama ini bagus ndak ada noted. Kok tau2 dipermasalahkan?

Gelooooo.... emoticon-Mad (S)
Quote:Original Posted By SusahBgtBikinID
Wah saya ndak ngerti persoalannya. Tapi CPI keren sampe ngebelain karyawannya. Jarang lho perusahaan yang kayak gitu.


Dari beberapa media yang ane baca bulan July yll proyek tersebut boong2an gan. Silahkan link ke:


Republik Online ---> http://www.republika.co.id/berita/na...erbukti-fiktif

Gatra News --> 'http://www.gatra.com/hukum/31-hukum/15662-tanah-proyek-chevron-positif-tak-dibioremediasi
Yang penting sudah jadi tersangka dan ditahan di Kejagung,
Sejak awal kasus penyidik sudah menyatakan punya bukti-bukti
yang kuat mengenai penyelewengan kasus ini.

Yang penting keenam orang itu layak untuk dipecat.
negara cacat hukum. orang2 pembuat hukum semua hamba duit. jadinya ya sangsut semua
...terlepas dr oknum2 yg di tahan, ...kalo kejaksaan claim nya proyek fiktif ini merugikan uang negara maka itu lucu...why? emang negara punya duit utk bioremedasi...wong bangun sekolah di pedalaman aja susah nya minta ampun.....

dlm perjanjian Kontrak kerja sama MIgas antara pemerintah dan investor, pemerintah Indonesia mengundang Investor utk menanamkan modal nya dlm mncari minyak dan gas di tanah negara....krn proyek migas itu mahal, resiko tinggi-blm tentu ditemukan minyak/gas...perlu teknologi tinggi oleh sbb itu di perlukan investor yg mmpunyai kemampuan tsb...kl Indonesia modal nya banyak dan punya teknologi , yaa utk apa undang investor datang....

so nanti kalo di temukan minyak/gas maka biaya investasi dr investor di ganti negara dlm bentuk pemotongan jumlah minyak yg keluar dr sumur....jadi ngk ada sepeser rupiah dr APBN negara yg terpakai...justru negara "ngutang"dulu...nanti setelah di audit oleh negara lwt BPKP mk di approve lah cost recovery nya..dgn diganti negara dlm bentuk MINYAK /GAS yg keluar dr sumur...jd ngk pake uang negara.....kalo pun ada permasalahan serius..ini masuk hukum perdata dgn ancaman denda saja krn masalah di kontrak kerja sama nya...bukan pidana dgn ancaman kurungan...ini pasti ada kepentingan oknum2 pejabat utk cari dana 2014 spy chevron nya kasih setoran utk bebaskan 4 pegawai nya.....atau ada perusaahn rekanan yg dimiliki pejabat terus sakit hati krn ngk menang tender utk proyek bioremedasi shg cari gara-gara....ck ck ck wajah pengadilan indonesia ....emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By ascer
Yang penting sudah jadi tersangka dan ditahan di Kejagung,
Sejak awal kasus penyidik sudah menyatakan punya bukti-bukti
yang kuat mengenai penyelewengan kasus ini.

Yang penting keenam orang itu layak untuk dipecat.


...hasil bukti laboratorium nya ambil di sample tanah sebelah mana itu ya? ..tanah di warga terus di tumpahin minyak kali ya..kmudain di claim sbg barang bukti .wkwkwkwkwk...ya anything can happen di pengadilan indonesia...hakim aja bs di suap demi kepentingan sekelompok....bs ajaa kejaksaan cari jalan tuk rekayasa barang bukti......
Quote:Original Posted By SusahBgtBikinID
Wah saya ndak ngerti persoalannya. Tapi CPI keren sampe ngebelain karyawannya. Jarang lho perusahaan yang kayak gitu.


temen ane di CPI, bilang banyak orang yg claim "berpengaruh" dan punya "koneksi" menawarkan management chevron -"cara singkat" agar Kejaksaan menerbitkan SP3 utk bebaskan 4 karyawannya dan menutup kasus...cuman management Chevron menolak krn nilai-nilai perusahaan agar menyelesaiakn masalah dlm koridor yg benar....salut deh..beda nya ma perusahaan lain pasti main jalan pintas meredam kasus ini...tp Chevron tetap fight dgn cara bener...ngk main bayar2...beda ma kasus Lapindo yg dh merugikan negara dan puluhan ribu masyarakat di sana berratus-ratus triliun dr segi materi dan non materi...ngk ad atanggung jawab nya..dan Pemerintah mau aja "disogok" bakrie...mana aksi Kejaksaan utk Lapindo?? mana keadilan??
adakah bau2 karena ada yang kagag dapet bagian makanya bikin permasalahan kayak gini.
ane sih kagag tau permasalahannya gimana.
×