alexa-tracking

Program KB Terabaikan Setelah Reformasi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016663781/program-kb-terabaikan-setelah-reformasi
Program KB Terabaikan Setelah Reformasi
Quote:Program KB Terabaikan Setelah Reformasi

Program Keluar Berencana (KB) Mandiri Lingkaran Biru yang diluncurkan Presiden Soeharto pada 1987 sempat populer hingga tahun 1990-an. Namun, program tersebut sempat meredup mulai tahun 1997 - 2000-an. Hal ini dikarenakan krisis moneter dan reformasi, yang memengaruhi dalam kebijakan politik dan ekonomi.

Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2002 - 2003, tingkat kemandirian ber-KB 88 persen, tetapi meningkat pada tahun 2007 sebesar 91 persen.

"Program KB terabaikan setelah reformasi. Hal ini terkait kebijakan politik yang berimbas di kelembagaan, anggaran, ketersediaan personilnya, dan lainnya," ujar Kepala BKKBN dr. Sugiri Syarief, MPA, dalam peringatan 25 Tahun KB Mandiri LIBI, Rabu (26/9/2012), di Jakarta.

Diakui Sugiri, tidak adanya komitmen politik setelah reformasi, membuat program KB agak terbengkali dan terlupakan. Apalagi ketika petugas lapangan KB banyak diambil untuk jabatan lain (lurah, camat, bupati). Tercatat sebelum reformasi, ada sekitar 35 ribu petugas KB, tetapi saat ini hanya 21 ribu.
Ini mengindikasikan berkurangnya penyalur informasi KB dari pemerintah ke masyarakat.

Untuk itu, BKKBN mengajak bidan dan dokter yang memberikan layanan KB Mandiri turut serta dalam menyukseskan program KB. Selain itu, BKKBN akan mendorong pemakaian alkon baru. Karena saat ini sedang ada penelitian tentang alkon bagi pria.

"Laju Pertambahan Penduduk mencapai 1,49 per tahun dari 2,4 per tahun (tahun 1960-an), padahal target kami LPP 1 persen di tahun 2015," lanjutnya.

Hasil Sensus Penduduk tahun 2010, Indonesia menduduki peringkat ke-4 dengan jumlah penduduk terbesar, yaitu sekitar 237,6 juta jiwa, LPP 1,49 persen per tahun. Diperkirakan di akhir 2012, penduduk Indonesi mencapai 245 juta jiwa. Hasil ini mengindikasikan pertambahan dan pertumbuhan penduduk melebihi proyeksi.


http://www.tribunnews.com/2012/09/27...elah-reformasi

Jujur saja ane berpendapat memang ORBA banyak belangnya tapi KB ini salah satu kebijakan ORBA yang sifatnya POSITIF.....
mungkin dah banyak yg makmur gans,


Banyak anak banyak rejeki...kwwkkwwkkw emoticon-Berbusa (S)
program KB itu merupakan buah pemikiran orde baru yg positif untuk masa depan..
karna kenyataannya jumlah populasi yg tidak terkendali berpengaruh besar thd kehidupan..
di era yg skrg ini DPA non aktif BPS kurang diberdayakan..
BKKBN sekarang sudah menjadi departement yang di anak tirikan.
Quote:Original Posted By INCUBATOR
mungkin dah banyak yg makmur gans,


Banyak anak banyak rejeki...kwwkkwwkkw emoticon-Berbusa (S)


jangan diketawain lho gan, banyak orang yang berpandangan gitu...emoticon-Big Grin


banyak anak banyak rejeki, meskipun gw bukan salah satunya...emoticon-Stick Out Tongue
kalo tajir sih punya anak banyak ya gappa.. nah kalo susah.. emoticon-Cape d...

kadang2 kasian anaknya.. isitilahnya anak hasil kondom bocor.. kagak keurus saking banyaknya emoticon-Turut Berduka

gw ntar 1 aja deh.. biar ga pusingemoticon-Ngacir
banyak anak banyak rezeki tapi harus di atur kelahirannya emoticon-Add Friend (S)
KB itu khn program ORBA jadi ditingaliin deh !!!!
Entar kalo ane punya anak, pengennya satu aja...
Quote:Original Posted By japek

Jujur saja ane berpendapat memang ORBA banyak belangnya tapi KB ini salah satu kebijakan ORBA yang sifatnya POSITIF.....


KB, Puskesmas, Sekolah/pasar Inpres, Pendirian Bulog, KUD, dll yang bagus banyak ditinggalkan atau terbengkelai atau berubah orientasi dr tujuan awal pendiriannya emoticon-Embarrassment
program repelita dan pelita juga hilang... padhal swasembada pangan juga bagus tuh..

gak semua orba itu jelek emoticon-Thinking
Banyak anak itu sesuai perintah Rasulullah gan, Ngapain di batasi, memangnya pemerintah yang kasih makan anak kita,,

Kita ini kerja cari uang buat anak kita, lha pemerintah tukang palang kepada rakyatnyaemoticon-Frown
Quote:Original Posted By ifulthesaras
manusia yang masih hidup di kenangan masa lalu, kerja cari duit sekarang saja rata rata pas pasan, ente kalau punya anak 10 gaji 2 juta, atau mau anak 2 gaji 2 juta. Mikirin anak, sehari makan 3 kali saja sudah empo empotan..... Ente pikir seperti jaman dulu, anak banyak tinggal garap kebun, kalau dijakarta kebun siapa yang mau ente garap. Kebun tetanggakah... atau mau pake cara singkat cepat dan efisien dengan pergi merampok.


nyante aja gan, yang koar-koar mendukung banyak anak cuma berani cuap-cuap di dunia maya. kalau di dunia nyata paling-paling dia juga bakal kelabakan,......
banyak anak banyak rejeki? gw doain dah yang bilang gitu rejekinya buanyaakkkkkkkk

tapi gw yakin yang bilang gitu pada belum nikah dehemoticon-Ngacir
paling parah masih ababil yang yang tangannya masih dibawah bukan diatasemoticon-Ngacir
Wah..pemerinth lalai lagi nich emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By .enzo.
banyak anak banyak rejeki? gw doain dah yang bilang gitu rejekinya buanyaakkkkkkkk

tapi gw yakin yang bilang gitu pada belum nikah dehemoticon-Ngacir
paling parah masih ababil yang yang tangannya masih dibawah bukan diatasemoticon-Ngacir


yang bilang gitu kan pada terobsesi sama suasana "Gurun Pasir" emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By tanpaJIL
Silahkan Lo Vasektomi ama Diri lo sendiri saja Gan, kalau Lo laki


ane ke dokter dong, kan itu diurus oleh dokter emoticon-Big Grin

komentar ane yang ada tulisan "padang pasir" membuat ente tersinggung karena yang ente idolakan "disenggol" ya? emoticon-Big Grin
kalo dikitab ane tuhan berkali" melarang manusia bwat melewati batas karena tuhan tau smua yang melewati batas itu gakan baik hasilnya

termasuk juga urusan anak, punya anak itu sesuaikan dengan kemampuan

kalo mampunya 2 ya punya 2 aja cukup jangan lebih

kalo mampunya 1 punya 1 aja jangan lebih

kalo blum mampu ya jangan punya anak dulu tunggu sampe mampu

jang mampunya cuma 2 anak tapi punya anak 10, yg 8 lagi gimana nasipnya?
Pemerintah ini gak jelas.

Di satu sisi pengen KB biar mengurangi ledakan populasi

Di sisi lain, pekerja yang beranak malah dikasi duit lebih, antara lain PTKP besar (jadi pajaknya mengecil), dan juga ada tunjangan istri serta tunjangan anak.

Kalo menurut ane harusnya kebalik, yang masih single justru take home pay gede !!!



Jadi misalnya :
Fresh grad dapet gapok 2 juta, ditambah "Tunjangan Single" 1 juta, dan "Tunjangan gak punya anak" 1 juta. Jadi kasarnya (asumsi gak ada pajak) take home total 4 juta

Nah suatu saat kalo dia menikah, "Tunjangan single" jadi gak dapet lagi, tapi "Tunjangan gak punya anak" masih dapet, jadinya sekarang take home cuma 3 juta

Terus begitu anak pertamanya lahir, "Tunjangan gak punya anak" jadi gak dapet. Artinya sekarang take homenya ya tinggal 2 juta.

Emang kejam sih, tapi bisa "discourage" orang untuk punya anak, jadinya bisa mengurangi ledakan penduduk tanpa harus "memaksa" (pilihan mereka sendiri)
wah wah wah wah