alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016662879/teknik-kompeni--pebisnis-di-bulungan
[Teknik Kompeni] Pebisnis di Bulungan
[Teknik Kompeni] Pebisnis di Bulungan



Pebisnis di Bulungan


Kasus tawuran antara SMA 6 dan SMA 70 Bulungan, Jaksel, yang berlangsung cukup lama, ada dugaan karena ada pihak ketiga yang punya kepentingan. Guru-guru SMA 6 menduga ada pihak ketiga yang menginginkan lokasi sekolah karena letak atau wilayahnya tergolong strategis dan tidak jauh dari pusat perbelanjaan.

”Ada pihak ketiga yang menginginkan sekolah SMA 6 atau SMA 70 karena di sini daerahnya sangat strategis. Kami belum tahu itu perusahaan atau apa, tapi yang jelas mereka salah satu penyebab tawuran,” ucap Guru SMA 6 Agustin Suwartini, saat dikunjungi Komite III DPD RI di SMA 6 Jakarta, Jakarta, Kamis (27/9).

Untuk itu, tegasnya, pihak sekolah menolak untuk direlokasikan ke tempat lain. Bagaimanapun, gedung SMA 6 banyak menyimpan sejarah. “Kami tidak mau sekolah dipindahkan, karena banyak sejarah di sekolah ini,” lontar staf Kurikulum SMA 6 itu.

Selain itu, pihaknya juga menolak untuk dilakukan merger atau penggabungan antara SMA 6 dan SMA 70. Dirinya menilai, hal tersebut tidak tepat karena siswa dan siswi SMA 70 jumlahnya sangat banyak sehingga tidak efisien dalam belajar. “Jika dimerger apa jadinya sekolahnya nanti dengan jumlah siswa yang banyak,” terang Agustin.

Sementara itu, Ketua Komite II DPD RI Hardi Selamat Hood menambahkan oknum yang menginginkan adanya relokasi SMA 6 yang terletak di dekat Blok M Plaza perlu diantisipasi. “Ada oknum yang mendekati pihak SMA 6, ini yang harus diselidiki jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak luar,” tutur dia.

Dengan demikian, lanjutnya, perlu koordinasi dan kerjasama dengan kepolisian dalam rangka deteksi dini dan pencegah agar tidak terjadi tawuran pelajar lagi. Pencegahan itu bisa saja dengan cara sosialisasi dan advokasi atas dampak negatif tawruan pelajar. “Kita perlu melakukan kerjasama dengan kepolisian agar tidak ada tawuran pelajar,” harap Anggota DPD RI asal Kepulauan Riau itu.

Selain itu, perlu juga melakukan cara ekstrim untuk menghilangkan tradisi tawuran. Salah satunya, mengeluarkan siswa yang terlibat tawuran, memindahkan sekolah, dan menggabungkan sekolah. “Mungkin cara ini bisa memutuskan rantai masalah tawuran pelajar selama ini,” ulas Hardi. (ash/fdi)


sumber : sumber, kilik

komen : tenyata teknik adu domba peninggalan zaman kompeni menir belanda masih dipake ma pebisnis zaman sekarang buat naklukin suatu wilayah emoticon-Busa:
wah, rawan banget sama adu domba nih.
buat berbut lahan, anak sekolah yg jadi korban emoticon-Cape d... (S)
salah satu faktor x, tapi bukan ini faktor y nya
alibi yang bagus, pihak sekolah gak mau kena salah sendiri.nah kalo udah ada laporan kayak gini segera ditindakin dong..dan knapa baru skarang ngasih infonya
Mencari alasan dan kambing hitam itu

memang .....

Pekerjaan yang ueeenaaak tenan. emoticon-thumbsup:
kawasan emas dong buat bisnis makanya teknik adu doma belanda masih di pake emoticon-Cape d... (S)
beginilah klu mau bisnis lancar teknik adu domba pun di pake
sekolah/kawasan pendidikan dikorbankan untuk dijadikan area komersial bukan cerita baru kayaknya.
Quote:Original Posted By Khoontol
Mencari alasan dan kambing hitam itu

memang .....

Pekerjaan yang ueeenaaak tenan. emoticon-thumbsup:


setuju sama pendapat oom Khontool.. emoticon-Shakehand2
ini mah namanya nyari nyari alasan. Udah jelas tawuran mendarah daging, pake alasan 'pihak ketiga' pula. Lagian siswa siswi nya pada senang dan bergembira kok kalo ada tawuran, berarti yang tukang adu domba dan pengen relokasi sekolah ya si pelajar sendiri
Quote:Original Posted By EkstraPedaz.
setuju sama pendapat oom Khontool.. emoticon-Shakehand2



Trimakasih ya Tra , emoticon-Malu (S)

EkstraPedaz memang Kawan yang baik. emoticon-thumbsup:
we'll see lah... kalo emng cara yang ditempuh dengan merelokasi sekolah... yah, cukup tau aja
ah teori konspirasi melulu !!!! kenapa gak sekalian aja bilang AS dan Yahudi penyebab tawuran pelajar !!!!
isunya emang sejak lama. Jalan Bulungan kan sekarang banyak distro, restoran, kafe... kalau Jalan Mahakam ya di seberang SMA 6 ada Blok M Plaza, Sevel. Banyak yg ngiler dan pasti pengen menunggangi isu tawuran pelajar.

Bukan ga mungkin mereka mendekati alumni2 gagal yang masih suka nongkrong di lamandau, gor dll untuk dijadikan kaki tangan mereka sbg provokator tawuran.

para alumni gagal tukang nongkrong ini yang ga pernah disentuh kalau ada upaya damai. harusnya sekolah dan polisi menyingkirkan mereka.
Cari-cari alasan. Bukankah masalah tawuran tersebut sudah ada dari dulu????
ntar dituntut pebisnis di bulungan lho..

mending di relokasi daripada ada nyawa melayang lagi.
gak ada jaminan tawuran disitu gak terulang
Quote:Original Posted By pandjul
sekolah/kawasan pendidikan dikorbankan untuk dijadikan area komersial bukan cerita baru kayaknya.

orang pasti melihat sesuatu yang lebih menguntungkan lah,,
otomatis apapun di korbankan untuk mencapai tujuan itu,,
salah satu ego pemimpin kita emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By JASA.FULL.BAR
Komen : tenyata teknik adu domba peninggalan zaman kompeni menir belanda masih dipake ma pebisnis zaman sekarang buat naklukin suatu wilayah emoticon-Busa:


emang masih ada gan, banyak malah

devide et impera, warisan dari kumpeni penjajah kita dulu yang masih banyak digunakan walau terbukti sangat merugikan
Quote:Original Posted By pandjul
sekolah/kawasan pendidikan dikorbankan untuk dijadikan area komersial bukan cerita baru kayaknya.

orang pasti melihat sesuatu yang lebih menguntungkan lah,,
otomatis apapun di korbankan untuk mencapai tujuan itu,,
salah satu ego pemimpin kita emoticon-Cape d... (S)
bisa di terima juga sih analisisnye gan emoticon-Add Friend (S)

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
konspirasi pebisnis ?
iya benar bro, ini pasti konspirasi juragan lendir yang mo merelokasi dan membuat ISTANA para "pedagang lendir" yg banyak bertebaran di Mahakam klau siang-malam emoticon-Ngakak (S)