alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016646447/jokowi-quoteffectquot-gubernur-jabar-dari-pks-mulai-pencitraankah
Jokowi "Effect", Gubernur Jabar Dari PKS Mulai Pencitraankah??
Pinjam Motor Wartawan, Gubernur Jabar Sidak Stasiun Bogor

Bogor Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, meminjam motor salah satu wartawan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Stasiun Bogor, Selasa (25/9/2012). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kesemrawutan parkir di Jalan Mayor Oking, Kota Bogor.

Sebelum sidak, gubernur bersantap siang di salah satu kedai sate di bilangan Paledang. Usai melaksanakan ibadah salat Zuhur, gubernur langsung bertolak ke Stasiun Bogor.

"Lebih enak naik motor, biar tidak macet. Lebih cepat sampainya. Saya boleh numpang motor siapa ini?" katanya kepada wartawan.

Gubernur akhirnya memilih sepeda motor salah satu wartawan. Dengan santainya, ia meminjam helm dan menaiki sepeda motor tersebut.

Sesampai di Stasiun Bogor, gubernur langsung disambut Kepala Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Suharto. Rombongan langsung meninjau jalur pejalan kaki di sekitar stasiun.

Gubernur menyempatkan diri menyapa para pedagang dan mengayuh becak yang ditumpangi oleh pemilik becak di depan stasiun. Ia juga bertemu manajemen Stasiun Bogor yang dipimpin Wakil Kepala Stasiun, Enjang Syarif Budiman, dan mengecek kereta commuter line yang baru datang dari Jakarta dan KA Bumi Geulis yang melayani rute Bogor-Sukabumi.

Gubernur berharap, PT KAI dapat memaksimalkan pelayanannya sehingga masyarakat lebih terlayani dengan baik. Sidak diakhiri di lahan parkir di Stasiun Bogor.

"Diharapkan parkir pinggir jalan sudah tidak ada lagi. Pemkot bersama PT KAI harus saling berkoordinasi," katanya.

Selain sidak, agenda gubernur di Bogor adalah menghadiri orasi ilmiah Wakil Presiden Boediono dalam acara Dies Natalis IPB ke-49 di Kampus Dramaga.


[URL="http://news.detik..com/read/2012/09/25/182044/2036167/10/pinjam-motor-wartawan-gubernur-jabar-sidak-stasiun-bogor"]sumber[/URL]


Quote:PDIP: Pilgub DKI Melahirkan Jokowi Effect
Jakarta Euforia kemenangan Jokowi dalam Pilgub DKI Jakarta tidak saja menjadi inspirasi bagi masyarakat, tetapi juga partai politik. Menurut politisi PDIP Ganjar Pranowo, Pilgub DKI melahirkan fenomena yang disebut "Jokowi Effect".

"Pilkada DKI ini menghadirkan Jokowi Effect, ini menjadi preferensi model pilkada di tempat lain. Bagaimana kemudian partai bisa bergerombol banyak dan kalah, maka pola oligarki ini juga akan menjadi evaluasi," kata Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo, kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2012).

Menurut Ganjar, figur Jokowi memiliki karakter yang bisa ditiru bagi pilkada di tempat lain. Diantaranya soal kekalahan koalisi partai-partai yang kalah menghadapi Jokowi yang hanya diusung PDIP dan Gerindra.

"Istilahnya kemarin dikeroyok tapi tetap menang. Maka simbiosis mutualisme yang diciptakan inilah yang mestinya kita jadikan sebagai model, mesin (partai) juga bergerak calon juga dipilih, dan itu kemudian saya sebut sebagai Jokowi Effect, tentu ini menginspirasi untuk persiapan pilkada berikutnya di Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Sulsel, dan Jatim, itu akan menjadi pertimbangan," ungkapnya.

Ganjar menerangkan, mungkin pola-pola seperti Jokowi akan dikloning di banyak tempat, meskipun ada faktor-faktor yang tidak seragam sesuai daerah dimana pilkada itu diselenggarakan.

"Jokowi dengan kotak-kotaknya, kemudian bicara program, masih ada. Emosional di kotak-kotaknya jalan, kreatifitasnya muncul. Fenomena itu luar biasa, dan kalangan menengah yang rasional bisa diyakinkan dengan track record. Bahkan banyak orang menentukan pilihan sebelum kampanye, karena masing-masing sudah membaca Foke begini, Jokowi begini," kata wakil ketua komisi III DPR itu.

"Tapi seperti di Jawa Tengah gaya-gaya ini harus ada judgement, di kampung saya bicara flashmob gimana? Nggak mungkin kan, ya itu mungkin dilakukan di kota-kota besar seperti Solo, Semarang, Purwokerto, tapi di Pubalingga atau Kebumen ya nggak," imbuhnya.

sumber


Kalo PKS mah gak usah pencitraan pak, gak akan dipilih lagi oleh masyarakat, apalagi umat Islam yg sudah tau sepak terjang duniawi haus kekuasaan jabatan dan tahta dari elitnya
Kualitas tiruan gak sebaik aslinya.



Lebih enak .... ,

Dampak Khoontol Effeck. emoticon-Cool
gubernur dan wagub jabar sekarang adalah yang paling memuakkan sepanjang sejarah....

kerjanya cuman masang baligo dan poster foto mereka di seluruh penjuru Jabar, terutama Bandung.......belum pernah Bandung sekumuh sekarang, goblog siah
Namanya juga 'KW', kualitasnya tetep ga bisa dibohongin. emoticon-Cape d... (S)
bisanya njiplak doang!! gak kreatif!! emoticon-Cape d... (S)
ah elahhh
Alah, baru sekarang ngurusinnya. Itu stasiun udah ruwet dari jaman gw SD kok. emoticon-Bata (S)
Quote:Original Posted By noxcaelis
Alah, baru sekarang ngurusinnya. Itu stasiun udah ruwet dari jaman gw SD kok. emoticon-Bata (S)


Kalau menjelang pilkada sih menurut gue wajar aja, liat tuh di dki kelakuan incumbent emoticon-Cape d... (S)

Sekarang ini ga butuh yang kw2 liat aja track recordemoticon-2 Jempol:
jauh banget antara yg asli sama yg kw. yang asli mah terbukti sejak dulu emoticon-thumbsup
jokowi mah gakmasalah...

di patenkan aja, biar ada persamaan kualitas...kayak BISNIS Frencahise...
jokowi effect = dahlan iskan effect

emoticon-Ngakak

Quote:Kamis, 27/09/2012 04:21 WIB
"Jokowi Effect" Mulai Terasa di Palembang
Taufik Wijaya - detikNews
Kampanye a la Jokowi di Palembang
Palembang, Gaya kampanye Joko Widodo (Jokowi) yang sering turun ke bawah untuk menemui wong cilik di warung kopi, mulai digemari para bakal calon kepala daerah maupun tim kampanyenya.

Di Palembang hal ini mulai dilakukan tim sukses Ishak Mekki, bakal calon Gubernur Sumsel 2013-2018. Misalnya pada Rabu (26/09/2012) malam, mereka mendatangi sebuah warung kopi di kawasan Pasar Kuto, sambil membawa dua pengamen.

Mendengar lagu dangdut yang dinyanyikan dua pengamen itu, membuat banyak orang berkumpul ke warung kopi itu. Tak lama kemudian mereka diajak timses Ishak Mekki yang minum kopi dan makan nasi goreng gratis.

Setelah minum dan makan, maka seorang dari timses Ishak Mekki menjelaskan kehadiran mereka, menyampaikan secara singkat biografi dan program Ishak Mekki.

"Kami tidak meniru Jokowi. Sosialisasi seperti ini sudah beberapa kali kami lakukan, sebelum Jokowi terpilih. Saya dulu menggunakan metode ini saat mencalonkan diri sebagai legislatif, tapi saat itu jarang sekali media massa memberitakannya," kata Muhammad F. Ridho, koordinator tim sosialisasi Ishak Mekki, kepada sejumlah wartawan yang meliput acara tersebut, Rabu (26/09/2012) tengah malam.

Dikatakan Ridho, kemenangan Jokowi bukan semata soal gaya kampanye atau sosialisasinya. "Tapi dia sosok yang unik, sederhana tapi cerdas, yang berbeda dengan para politisi lainnya. Mungkin itu yang menjadi daya tarik warga Jakarta," kata anggota DPRD Sumsel ini.

"Bagi kami apa pun harus dilakukan buat mensosialisasikan balon kami. Silahturahim massa, gaya warung kopi, dialog terbatas, diskusi face to
face, sudah harus dilakukan," kata Chairul S. Matdiah, anggota tim sukses Ishak Mekki lainnya.
Quote:Original Posted By jojocircus
gubernur dan wagub jabar sekarang adalah yang paling memuakkan sepanjang sejarah....

kerjanya cuman masang baligo dan poster foto mereka di seluruh penjuru Jabar, terutama Bandung.......belum pernah Bandung sekumuh sekarang, goblog siah



jadi ingat perangko bergambar
ya baguslah, minimal pakdhe jokowi memberikan efek yang baik.
apalagi kalo pencitraannya di lakukan secara konsisten dan tulus selama 5 tahun emoticon-thumbsup:
haha..

betul-betul pencitraan sebelum pilkada..

kemana aja pas menjabat, pas mulai pilkada mendadak jadi merakyat..

kalo Jokowi mah sudah merakyat selama menjabat, jadi tidak perlu pencitraan berlebih..

KW memang kualitas dibawah ori..
Quote:Original Posted By jojocircus
gubernur dan wagub jabar sekarang adalah yang paling memuakkan sepanjang sejarah....

kerjanya cuman masang baligo dan poster foto mereka di seluruh penjuru Jabar, terutama Bandung.......belum pernah Bandung sekumuh sekarang, goblog siah


ikutan tren ABG narsis kali gan emoticon-Big Grin
ahahahhahaha
pencitraan pas ada wartawan gan
bisa aj tuch gubernur
emoticon-Ngakak
emang jokowi pencitraan ya? emoticon-Bingung (S)
bukannya jokowi emang punya track record yang baik, dan semua calon pas kampanye itu pasti gencar pencitraan.
#tolongbedakan
#CMIIW
membuktikan, mulai ada beberapa tokoh2 nasional yg bisa ditiru masyarakat,
jgn kaget klo ntar DPR juga ikut2an, malah baik bukan? hehe


smoga jokowi tetep konsisten, amanah dan selalu dalam arahan dan lindungan ALLAH SWT
Quote:Original Posted By leyhendra


Kalo PKS mah gak usah pencitraan pak, gak akan dipilih lagi oleh masyarakat, apalagi umat Islam yg sudah tau sepak terjang duniawi haus kekuasaan jabatan dan tahta dari elitnya


kok judul ama isi berita gak nyambung yak............


tret nyampah ini mah ..

emoticon-Cape d...
wkwkwk pada ledek inisial nama dia

emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By jojocircus
gubernur dan wagub jabar sekarang adalah yang paling memuakkan sepanjang sejarah....

kerjanya cuman masang baligo dan poster foto mereka di seluruh penjuru Jabar, terutama Bandung.......belum pernah Bandung sekumuh sekarang, goblog siah


ane tambahin walikotanya juga emoticon-Cape d... (S)

sampe sekarang ane kaga liat sumbangsih ini walikota, malah pengen di abadikan jd nama setandion segala emoticon-Cape d... (S)


bandung bener2 terpuruk 10 taun ini emoticon-Berduka (S)emoticon-Turut Berduka