alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016637494/kasus-tewasnya-tahanan-polsekta-bukittinggi---6-polisi-dituntut-1-tahun-penjara
KASUS TEWASNYA TAHANAN POLSEKTA BUKITTINGGI - 6 Polisi Dituntut 1 Tahun Penjara
KASUS TEWASNYA TAHANAN POLSEKTA BUKITTINGGI

BUKITTINGGI, HALUAN — Dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pidana, enam anggota Polsekta Bukittinggi hanya dituntut melanggar Pasal 351 ayat 1, jo Pasal 55 ayat 1 ke I KUHP.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bukittinggi pada Senin (24/9), terdakwa AM Muntarizal, Riwanto Manurung, Fitra Yohanda, dan Boby Hertanto masing-masing dituntut satu tahun penjara, dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Hasurungan Hara­hap dan Eva Susanti menuntut terdakwa Deky Masriko dan Dodi Hariandi, dengan pidana penjara selama satu tahun dan dua bulan, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan.

“Hal yang memberatkan terdakwa, para terdakwa seharusnya mengamankan korban Erik Alamsyah selaku pelaku tindakan pidana, dan bukannya mela­kukan tindakan pemukulan.

Sementara JPU mencatat ada enam tindakan yang meringankan terdakwa,” kata Ahmad Ha­su­rungan Harahap.

Menurutnya, tindakan yang meringankan tersebut karena para terdakwa dalam menjalankan tugas untuk mengungkap target operasi (TO) atau pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), para terdakwa adalah anggota Tim Buser yang banyak mengungkap kasus di ranah hukum Kota Bukittinggi, dan para terdakwa juga telah menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Selain itu, yang meringankan terdakwa adalah, para terdakwa memiliki tanggungan istri dan anak, para terdakwa diwakili instansi telah memberikan santuan kepada ke­luarga korban sebesar Rp9 juta. JPU juga menilai sudah ada itikad baik terdakwa diwakili instansi untuk meminta maaf kepada keluarga korban, antara lain diwakili pihak Kapolres, Kapolsek dan perwira pada Polres dan Polsek Bukittinggi.

Disesalkan

Tuntuan yang diajukan JPU ke majelis hakim sangat disayangkan pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang. LBH merasa kecewa dengan tindakan JPU, karena se­harusnya terdakwa dituntut dengan pasal penganiayaan berat, karena telah berujung tewasnya tahanan.

Dalam Pasal 351 ayat 1 dise­butkan, penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, dan inilah yang dipakai JPU dalam menuntut terdakwa.

Sementara dalam Pasal 351 tayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, terdakwa bisa diancan hukuman penjara maksimal tujuh tahun. Namun pasal ini tidak dipakai JPU, meski korban penganiayaan itu telah tewas. Beberapa kalangan juga mempertanyakan dasar JPU dalam membuat tuntutan tersebut.

“Dari awal kasus ini disi­dangkan, banyak sekali kejanggalan-kejanggalan yang dialami. Terkait tuntutan ini, kami akan menelusuri kenapa JPU menjeratnya dengan pasal ringan, dengan tuntutan yang ringan pula. Ada apa antara kejaksaan dengan polisi?,” ujar Direktur LBH Padang Vino Oktavia mempertanyakan.

Vino mengatakan, LBH Padang akan menelusuri dasar JPU menun­tut terdakwa dengan pasal yang ringan. Jika nantinya terbukti ada unsur kongkalingkong, LBH Padang akan membawa kasus ini ke ranah hukum, dan akan melaporkan JPU ke Komisi Kejaksaan RI, serta ke Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jam Was).

Seperti diberitakan sebelumnya, tangkapan Polsekta Bukittinggi, Erik Alamsyah (21), warga Cupak Solok, tewas ketika dalam perjalanan dari Mapolsekta Bukittinggi menuju Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi.

Diduga kuat Erik tewas setelah dianiaya oknum polisi di ruangan Subnit Opsnal Reskrim Polsekta Bukittinggi, karena disekujur tubuh korban dipenuhi luka tusuk dan lebam, hanya beberapa jam setelah ditangkap di kawasan Anak Aia Mandiangin Bukittinggi pada tanggal 30 Maret 2012 lalu.

Sebelumnya, pihak keluarga Erik mengaku ditipu oleh anggota Pol­sek­ta Bukittinggi yang mengatakan korban meninggal akibat kecelakaan, yakni bertabrakan sesama ken­daraan bermotor. Atas dasar itu, pihak keluarga mau saja me­nandatangi surat pernyataan agar jenazah Erik tidak diotopsi. Namun, kenyataannya Erik meninggal setelah diintrogasi oleh anggota Polsekta Bukittinggi atas kasus dugaan curanmor.

Keterangan Ayah korban, Alam­syafuddin (50) mengakui bahwa berita kematian anaknya tersebut diketahui pada hari Jumat (30/3) malam hari, saat rumahnya dida­tangi langsung oleh tiga petugas Polsekta Bukittinggi dan seorang anggota Polsekta Talang.

Persidangan kasus ini telah sampai pada agenda pembacaan tuntutan pada Senin (24/9) kemarin. Majelis Hakim yang diketuai oleh Petriyanti dengan anggota Supardi dan Cut Carrelia akan melanjutkan persidangan ini pada Senin tanggal 1 Oktober 2012 mendatang, dengan agenda pembelaan dari para ter­dakwa atau penasehat hukum terdakwa.


cihuy... nyawa orang ditukar ama 9jt udah cukup emoticon-Big Grin penganiayaan yg sudah direncanakan. Polisi nya juga jago ngarang cerita emoticon-Big Grin

terlepas korbannya adalah TO, sikap penganiayaan sampe menghilangkan nyawa orang untuk seorang penegak hukum sangat2 binatang ! emoticon-fuck2

sumber: http://harianhaluan.com/index.php?op...arat&Itemid=71
Polisi adalah manusia juga..... emoticon-Embarrassment namun bermental binatang.... emoticon-Cape d... (S)
wah hebatnya pak polisi
di jalan seenaknya
di rumahnya sendiri apalagi
emoticon-Nohope
kalo rakyat biasa yang aniaya orang sampe tewas,, hukumannya berapa lama ya? emoticon-Embarrassment

kalo polisi kok cuma 1 tahun? Murah bener nyawa manusia itu.. emoticon-Frown
cihuyy bener deh, tp gpp di penjara 1 thn..cuma di markas tni ya nginepnya..gmn mao??emoticon-Blue Guy Peace
pake di pecat gak tuh polkis?
Quote:Original Posted By Badvriel
wah hebatnya pak polisi
di jalan seenaknya
di rumahnya sendiri apalagi
emoticon-Nohope


kalo ampe kepepet harus dihukum, huukumannya pun seenek-eneknya emoticon-Hammer (S)
Quote:Original Posted By koyil
pake di pecat gak tuh polkis?


ane kurang tau jg gan di pecat ato kaga

Diduga kuat Erik tewas setelah dianiaya oknum polisi di ruangan Subnit Opsnal Reskrim Polsekta Bukittinggi, karena disekujur tubuh korban dipenuhi luka tusuk dan lebam

Sebelumnya, pihak keluarga Erik mengaku ditipu oleh anggota Pol­sek­ta Bukittinggi yang mengatakan korban meninggal akibat kecelakaan, yakni bertabrakan sesama ken­daraan bermotor. Atas dasar itu, pihak keluarga mau saja me­nandatangi surat pernyataan agar jenazah Erik tidak diotopsi.

polisi nya udah jago ngebunuh kroyokan, jago memanipulasi jg ternyata emoticon-Big Grin emoticon-Hammer
baru juga disebelah baca thread soal penodongan, yg ini lebih parah ternyata emoticon-Najis
wah polingshit mulai nggak becus kerja emoticon-Embarrassment
coba klo rakyat biasa gan,,
itu juga mungkin si ompol mash bisa pulang Mandi + minta jath ama istri, abis itu balik lg dh k sell...
Yah biasa,lagi-lagi aparat penegak hukum yang sangat disayangkan berbuat yang biadab kayak gitu. Penyalahgunaan pekerjaan nih..eh apa ya namanya.hehe
gila ya bener seenak na aja en pake alasaan lagi, kasian turut berduka utk keluarga na smoga diberi ketabahan en keikhlasan, masi ada hukum sebab akiibat kok... kacau bener tu keparat emoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)
Quote:Original Posted By koyil
pake di pecat gak tuh polkis?


Setahu ane kalo polisi kena hukuman pidana diatas 8 bulan sih harusnya otomatis dipecat gan.....tp tau deh yg ini dipecat/gaknya :S
sepertinya perlu tindakan tegas agar aparat tidak semena2 dan menyalahgunakan jabata/wewenangnya gan
kompak kalo ada oknum yg salah
pasti rame2 nutupin, gak jaksanya gak polisinya
hukum indonesia memang keren emoticon-Genit:
banyak banget kasusnya, mulai tahanan koit, pungli, sampai kasus korupsi besar
semua bisa dibuat dingin
sinergi birokrasi memang bagus emoticon-shakehand
Terlepas dari cara kerja polisi, ambil aja hikmahnya, minimal bukittinggi relatif aman dari CURANMOR (pada saat ini gan)
1 Bulan belakangan rasanya blom ada deh kasus CURANMOR disini.
watak asli polisi indonesia emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By sayua
Terlepas dari cara kerja polisi, ambil aja hikmahnya, minimal bukittinggi relatif aman dari CURANMOR (pada saat ini gan)
1 Bulan belakangan rasanya blom ada deh kasus CURANMOR disini.


lalu hubungannya apa ama kasus tewasnya manusia yg satu itu emoticon-EEK!:
Quote:Original Posted By Freddy.Mercury
lalu hubungannya apa ama kasus tewasnya manusia yg satu itu emoticon-EEK!:


gan, bukittinggi itu kota kecil, jangan bayangin seperti jakarta..
pelaku curanmor paling 1 - 2 orang,
yang satu KO yang satu lagi pasti kabur..
jadi aman.. Ga ada lagi pelaku curanmor