alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016625184/lebih-1000-wni-dipenjarakan-di-jeddah

Kesel 
Lebih 1.000 WNI Dipenjarakan di Jeddah

Selasa, 25 September 2012
Lebih 1.000 WNI Dipenjarakan di Jeddah

Lebih 1.000 WNI Dipenjarakan di Jeddah
Sulaimah berbagi cerita bersama Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Minggu (23/9)

PONTIANAK – TKW asal Kubu Raya, Sulaimah yang sempat mendapatkan dakwaan hukuman mati di Jeddah Arab Saudi akhirnya bisa kembali ke tengah-tengah keluarganya. Ia didakwa melakukan pembunuhan majikannya di Jeddah, sehingga ia dijebloskan di penjara Breman selama delapan tahun.

Sulaimah ketika berbagi cerita bersama Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Minggu (23/9), mengatakan saat ini ada sekitar seribu lebih WNI yang berstatus tahanan. Diperkirakan 60 persen merupakan warga Indonesia yang ditahan berdasarkan beberapa dugaan kejahatan.

“Dalam blok saya saja setidaknya ada sekitar 400 WNI yang ditahan atas berbagai tuduhan tindak kejahatan. Hanya ada sekitar 20 warga negara asing dan masyarakat setempat. Sementara di blok lainnya, sebelah saya ada sekitar 200 WNI, juga blok penjara lainnya sehingga jumlahnya lebih dari 1.000 orang,” ungkap Sulaimah kepada wartawan di kediaman Bupati Kubu Raya.

Ibu dua anak itu menceritakan, di dalam penjara Breman Jeddah itu terdiri dari enam ambar atau blok. Dari enam blok tersebut didominasi oleh tahanan warga Indonesia, dengan satu ambar ada 400 WNI.

“Hukumannya beragam, yang paling ringan dicambuk sampai 300 kali. Alhamdulillah, selama saya di penjara tidak pernah disiksa. Paling kalau bandel hanya dimasukkan ke WC saja,” katanya.

Sulaimah mengetahui jumlah tahanan WNI tersebut dari keterangan polisi wanita yang menjadi majikannya selama di penjara. “Ketika di dalam penjara saya berjualan di toko. Masuk jam 8 pagi dan pulang jam 3 sore. Saya digaji dua ratus riyal per bulan. Itu saya pergunakan untuk keperluan sehari-hari dan selebihnya ada yang dikirim ke kampung halaman,” ujarnya.

Wanita yang sempat divonis hukuman mati itu baru bisa berkomunikasi dengan keluarganya setelah enam tahun di penjara. Itu pun saat ada warga Indonesia yang keluar dari penjara dan mengirimkan surat supaya menghubungi nomor hand phone yang dikirimkannya.

“Saya tidak menyesal pergi ke Arab Saudi. Sudah takdir saya. Ini pelajaran bagi semuanya terutama generasi kita. Jangan terbuai rayuan calo,” saran Sulaimah.

Sulaimah dinyatakan bebas dari dakwaan kasus pembunuhan majikannya oleh majelis hakim pada Mahkamah Umum Pemerintah Arab Saudi tanggal 25 Agustus lalu, dan pulang ke tanah air Sabtu (22/9).

Kepala Seksi Perdata, Direktorat Perlindungan WNI dan WHI, Kementerian Luar Negeri, Neni Kurniati mengatakan, selama periode 2011 hingga 2012, Pemerintah RI berhasil membebaskan 25 WNI yang terancam hukuman mati di Arab Saudi. Di mana sembilan orang di antaranya sudah kembali berkumpul dengan keluarganya di tanah air.

“Sampai saat ini pemerintah RI masih terus menangani proses hukum 40 WNI yang terancam hukuman mati di Arab Saudi,” jelas Neni.

Dia menjelaskan, untuk kasus Sulaimah sendiri, pemerintah RI telah melakukan berbagai upaya, khususnya melalui KJRI Jeddah. Akhirnya dengan kerja keras tersebut, pada tahun 2009 majelis hakim pada Mahkamah Hukum Jeddah memutuskan untuk membebaskan Sulaimah dan hukuman mati.

“Selama beberapa kali persidangan, penuntut umum tidak dapat meyakinkan hakim adanya tindak pembunuhan secara sengaja yang dilakukan Sulaimah. Meski demikian, majelis hakim tetap memutuskan Sulaimah untuk membayar Diyat sebesar SR22.000 karena dinilai secara tidak sengaja mengakibatkan tewasnya seseorang,” tuturnya.

Atas keputusan majelis hakim pada mahkamah umum tersebut, ahli waris korban menyatakan banding dan tidak menerima penetapan uang diyat sebesar SR22.000 itu. Atas hal itu, pemerintah RI melalui KJRI Jeddah terus mengawal proses hukumnya dan pada bulan Juli 2011 Presiden RI juga mengirimkan surat ke Raja Arab Saudi untuk meminta pengampunan bagi Sulaimah.

Akhirnya, pada tanggal 25 Agustus 2012, KJRI Jeddah mendapat pemberitahuan resmi dari Pemerintah Arab Saudi bahwa Sulaimah telah diputuskan bebas murni dan dapat dipulangkan ke Indonesia. (kie)


http://www.equator-news.com/utama/20...akan-di-jeddah



Kok bisa sebanyak itu yang dipenjarakan... ? ... emoticon-Bingung
koment dari TS nya mana?
Quote:“Saya tidak menyesal pergi ke Arab Saudi. Sudah takdir saya. Ini pelajaran bagi semuanya terutama generasi kita. Jangan terbuai rayuan calo,” saran Sulaimah.

oh jadi ini penyebab banyak tkw ke arab toh. terjawab suda.

sungguh maut rayuan calo
Sungguh heran bin bingung. Arab Saudi kan hampir 100 persen Islam. Islam itu katanya agama damai. TKW Indonesia agamanya juga Islam. Tetapi kenapa terhadap saudara seagama tidak rukun dan damai, malah berlaku tidak adil dan kejam ?
memang beginilah para calo yang doyan ngiming2 taunya disana dapet perlakuan yg ga wajar. emoticon-Cape d... (S)
kalo ada 1 WNI kesambit batu di amrik, semua tereak bilang 'dizolimi!'

kalo ada 1000 WNI di penjara di arab saudi... cuma pada mrengkel.
Quote:Original Posted By curio7
Sungguh heran bin bingung. Arab Saudi kan hampir 100 persen Islam. Islam itu katanya agama damai. TKW Indonesia agamanya juga Islam. Tetapi kenapa terhadap saudara seagama tidak rukun dan damai, malah berlaku tidak adil dan kejam ?


kalo lurus2 aja mah kaga bakalan dihukum...

pasti ada sesuatu yg salah,, paling sering mah ditepu calo dikirinya resmi taunya ilegal ..
Quote:Original Posted By dataman
kalo ada 1 WNI kesambit batu di amrik, semua tereak bilang 'dizolimi!'

kalo ada 1000 WNI di penjara di arab saudi... cuma pada mrengkel.


emang ada kayak gitu?? mana berani pemerintah indon ama amrik,, mau dihukum mati juga paling dicuekin ....
sudah terbang jauh2 menggapai mimpi..... yang didapat ternyata jeruji emoticon-norose
kebanyakan yang kesana juga gak ngerti bahasa native,
sehingga sering terjadi salah paham yang berujung pada kasus-kasus sejenis,
mungkin pemerintah harus lebih memperhatikan hal ini sebelum mengirim TKI,
terlepas dari yang namanya calo
Quote:Original Posted By dataman
kalo ada 1 WNI kesambit batu di amrik, semua tereak bilang 'dizolimi!'

kalo ada 1000 WNI di penjara di arab saudi... cuma pada mrengkel.



Ahhh lebay kau tot.... yang ada mah ada 1 pirudin langgar uu rumahnya disegel gara2 ilegal... langsung mewek treak2 ham di depan istana.....
Quote:Original Posted By dataman
kalo ada 1 WNI kesambit batu di amrik, semua tereak bilang 'dizolimi!'

kalo ada 1000 WNI di penjara di arab saudi... cuma pada mrengkel.


ah kayanya ga pernah denger tuh ada wni kalo d sambit batu d amrik, trus d mari bilang d dzolimi, coba kasi contoh apaan tuh? biar ga di bilang asal cuap2 gan...emoticon-Big Grin
emang yang banyak terjadi disana karena mudahnya para TKI berangkat kesana. tanpa keahlian. tanpa kemampuan bahasa arab. banyak kasus dikarenakan salah komunikasi.
pernah saya ngobrol dengan TKI saat berkunjung ke Jeddah,
dia pernah minggat dan lontang lantung disana hanya karena salah komunikasi.
oleh juragannya disuruh membelah ayam menjadi 2 (disana makannya umunya 1 ekor dimakan sendiri), karna gak ngerti bahasanya, si TKI kebingungan. tuannya yang mau makan menunggu ayamnya gak dihidang2kan memanggil2nya trus ke dapur. dia mengambil pisau mau memberi contoh, tapi si TKI salah paham, dia pikir akan ditusuk dengan pisau. Secepat kilat dia kabur.
mungkin sampai 1 tahun menggelandang, akhirnya ketemu juragannya lagi, jadi terharu karena semuanya salah paham. dia diterima lagi kerja disana. sampai saat ini,
namun kasus lain, ada rombongan umrah yang dokumennya (pasport) dibawa lari Ketua Rombongannya ( sepertinya dijual ke pihak lain untuk keluar saudi). Mereka ditahan semua di jeddah.

jadi penjahatnya ya banyak orang indonesia juga
malah pernah ada komplotan rampok dari indonesia merampok ATM disana.
Di musim haji seperti ini, Mekkah sudah penuh pedagang asongan dari indonesia, ini kalo kelewatan sering juga ditangkap.
bahkan joki untuk mencium hajar aswad juga orang2 indonesia.
hal hal gini sering dinilai oleh aparat sana mengganggu ketertiban.
dengan jumlah orang indonesia disana yang banyak, jadi wajar saja banyak juga yang dipenjara.
Quote:Original Posted By Pongasi
ah kayanya ga pernah denger tuh ada wni kalo d sambit batu d amrik, trus d mari bilang d dzolimi, coba kasi contoh apaan tuh? biar ga di bilang asal cuap2 gan...emoticon-Big Grin


namanya juga contoh lebay

tapi back to bener mode ya

'1000 WNI di arab dipenjara, kita cuma mrengkel sambil ngelus dagu'

ke arab cuma modal agama sama. berharap dapet kemurahan hati karena kita menganggap mereka 'sodara' kita.

pas sampe disono, kena shock culture karena arab ga sesuci yang dibayangkan.
Quote:Original Posted By dataman
namanya juga contoh lebay

tapi back to bener mode ya

'1000 WNI di arab dipenjara, kita cuma mrengkel sambil ngelus dagu'

ke arab cuma modal agama sama. berharap dapet kemurahan hati karena kita menganggap mereka 'sodara' kita.

pas sampe disono, kena shock culture karena arab ga sesuci yang dibayangkan.


dongok kau ng3ntod lo pikir gara2 agama sama bisa bebas ngelanggar hukum? ngelangar hukum ya tetep ditahan..... tolol amat sih lo....
Quote:Original Posted By dataman
namanya juga contoh lebay

tapi back to bener mode ya

'1000 WNI di arab dipenjara, kita cuma mrengkel sambil ngelus dagu'

ke arab cuma modal agama sama. berharap dapet kemurahan hati karena kita menganggap mereka 'sodara' kita.

pas sampe disono, kena shock culture karena arab ga sesuci yang dibayangkan.


Yg ngaku2 sodara kan cuma disini aja,kenyataan disana sih tetep gak diakui dan manut aja ama onta emoticon-Big Grin
kalau salah gak usa dibela... iloveindonesias
×