alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016625072/pelayanan-di-kereta-harus-dibenahi-sebelum-naikkan-tarif
Peringatan! 
Pelayanan di Kereta Harus Dibenahi Sebelum Naikkan Tarif
Tarif Mahal Pelayanan Mengecewakan


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR RI meminta PT Kereta Api Indonesia memperbaiki pelayanan dengan memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) KRL Commuter Line sebelum menaikkan tarif tiket. Berdasarkan pantauan Fraksi PKS, PT KAI belum memenuhi SPM sehingga belum layak menaikkan tarif seperti keterlambatan kedatangan dan pemberangkatan, AC sering mati, kereta mogok, dan ketidaknyamanan lainnya.

Demikian dikatakan Anggota Komisi V dari Fraksi PKS, Yudi Widiana Adia dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Selasa(25/9/2012).

"Masih banyak hal dari SPM ini yang belum juga diperbaiki. Saya merasakan sendiri beberapa kali naik KRL Commuter Line, AC-nya sering mati. Kemarin saya terlambat ke kantor gara-gara ada kereta mogok yang tidak ditangani dengan cepat," kata Yudi Widiana Adia menanggapi rencana kenaikan tarif tiket KRL Commuter Line Rp 2.000,00 pada bulan Oktober mendatang.

Menurut Yudi, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian mengamanahkan pemenuhan standar pelayanan minimum dan fasilitas khusus bagi penyandang cacat, wanita hamil, ibu membawa balita, dan orang berusia lanjut.

Yudi mempertanyakan apakah PT KAI sudah memenuhi SPM pada pengoperasian KRL Commuter Line. Hingga saat ini, kata dia, para konsumen masih menilai PT KAI belum memenuhi SPM karena masih sering terjadi gangguan yang menyebabkan jadwal pemberangkatan KRL terlambat, AC tidak terasa dingin, penumpang yang penuh sesak, hingga faktor keselamatan yang sering terabaikan.

"Selama ini masih sering ada keluhan dari konsumen soal SPM, PT KAI belum layak menaikkan tarif tiket. Penuhi dulu SPM, baru menaikkan tarif. Dalam catatan kami selama Septmeber ini saja terjadi tiga kali kereta api mogok," kata Yudi.

Ia menjelaskan pada Pasal 133 Ayat (1) UU No. 23/2007 menyebutkan dalam penyelenggaraan pengangkutan orang dengan kereta api, penyelenggara sarana perkeretaapian wajib mengutamakan keselamatan dan keamanan orang, pelayanan kepentingan umum, sampai mematuhi jadwal keberangkatan kereta api.

Dalam Pasal 137 UU yang sama menyebutkan pelayanan angkutan orang dengan kereta api harus memenuhi standar pelayanan minimum mulai dari pelayanan di stasiun keberangkatan, dalam perjalanan, hingga sampai di stasiun tujuan.

Namun dalam implementasinya, kata Yudi, masih banyak keluhan dari konsumen mengenai SPM KRL. "Sebagian besar konsumen KRL mengeluhkan kondisi kereta yang penumpangnya selalu penuh sesak dan jadwal pemberangkatannya sering terlambat," katanya.

Menurut Yudi, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 28 Tahun 2012 tentang Pedoman Perhitungan dan Penetapan Tarif Angkutan Orang dengan Kereta, perhitungan tarif biaya penumpang kilometer salah satunya didasarkan pada prinsip faktor muatan sebesar 70 persen.

Jika melihat faktanya, kata dia, penumpang KRL "Commuter Line" sering malampaui kapasitas hingga sesak. "Hal ini sudah tidak sesuai dengan PM 28 Tahun 2012. Itu saja dibenahi dulu. Kalau SPM sudah dipenuhi, PT KAI bisa mengusulkan kenaikan tarif," kata Yudi.

Sementara itu terkait rencana PT KAI meremajakan dan melengkapi kereta ekonomi dengan fasilitas AC, Yudi meminta untuk tidak dibelokkan menjadi upaya menghapus kereta api ekonomi secara diam-diam. Bagaimanapun, masih banyak pengguna kereta yang membutuhkan keberadaan kereta api ekonomi.

“Kami sudah perjuangkan peningkatan besaran subsidi untuk PT KAI. Jangan sampai, kereta api ekonomi dihapus. Jika itu dilakukan, saya tidak segan-segan untuk mencabut dukungan peningkatan subsidi untuk PT KAI,” ujar Yudi.

Sumber
kasian temen gue kaga ada yg mau komeng di threadnya emoticon-Ngakak apa kabar lu deo reynaldodol? emoticon-Kiss
ya elah yg ngemeng dari partai ,anggota dHewan kagak bakal ngaruh ,klo yg suruh mantri perhubungan ato presiden mungkin digubris

negh waktu KRL commuterline dinaikin dari 7rb ke 9rb
anggota dHewan juga yg koar2 tapi kagak ampuh kan emoticon-Stick Out Tongue

http://www.tempo.co/read/news/2011/0...ine-Diturunkan
Gimana mau memperbaiki layanan .. duit karcis segitu juga masih rugi kok ................ emoticon-Ngacir
kapan ya bisa kayak negara maju emoticon-Mewek
lama ga naik kreta..nyoba liat tarifnya dulu ahh emoticon-Traveller
harus tambah armada kayaknya, biar ga desek2an dan lebih aman & nyaman di KRL emoticon-I Love Indonesia (S)
gak layak naiklah emoticon-Stick Out Tongue

perhitungan tarif caranya gimana sih? emoticon-Big Grin

klo baca di peraturannya koq gak spesifik ada kereta commuter, .....
sederajat kayaknya commuter dengan kereta lain terutama faktor muatnya emoticon-Ngakak
krl udah turun tarifnya sekarang emoticon-Big Grin