alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016616282/relokasi-sman-6-dan-sman-70-perlukah
Relokasi SMAN 6 dan SMAN 70, Perlukah?
Relokasi SMAN 6 dan SMAN 70, Perlukah?

JAKARTA, KOMPAS.com - Kembali terjadinya penyerangan dan tawuran "legendaris" antara siswa SMAn 6 dan SMAN 70 Jakarta Selatan selalu disambut polemik usulan relokasi salah satu sekolah. Pro-kontra terus mengemuka, namun lokasi keduanya masih berdampingan sampai sekarang dan kejadian terus berulang.

Pemerhati pendidikan anak, Seto Mulyadi menilai, relokasi kedua sekolah di kawasan itu perlu dilakukan karena menyangkut beberapa faktor. Faktor utama adalah lokasi sekolah yang berdekatan sehingga rentan membelokkan persaingan akademik menjadi aksi adu otot melalui tawuran.

"Kondisi dua sekolah itu tidak memungkinkan karena lokasinya sangat berdekatan. Selisih sedikit bisa picu tawuran," kata Seto kepada Kompas.com, Selasa (25/9/2012).

Belum lagi, kata pria yang dipanggil Kak Seto itu, kemungkinan adanya pihak luar yang ikut memanas-manasi atau mengintimidasi siswa kedua sekolah untuk memancing dan memulai tawuran. Pihak luar itu bisa berupa alumni, ataupun pihak lain yang memiliki kepentingan terselubung.

"Itu makanya perlu pertimbangkan merelokasi dua sekolah itu. Lalu guru beri pengawasan lebih pada siswa, secara perlahan pasti konflik akan reda, tawuran akan hilang," ujarnya.

Relokasi bukan jalan keluar

Sementara itu, Sekjend Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, berpendapat berbeda. Menurutnya, relokasi justru bukan menjadi jalan keluar yang efektif. Relokasi justru hanya akan menunjukkan adanya kepentingan lain yang "bermain" di belakang aksi tawuran antarpelajar di kawasan niaga Jakarta Selatan ini.

"Relokasi sekolah itu tidak menyelesaikan masalah. Itu hanya akan menunjukkan ada orang yang bermain. Saya lihat memang sekolah-sekolah di kawasan Jakarta Selatan itu berada di kawasan niaga, tempat-tempat keramaian," tuturnya.

Arist justru menegaskan bahwa masalah tawuran yang berulang berakar dari gagalnya penerapan metode pendidikan di sekolah setempat dan sistem pendidikan nasional. Pemerintah, tegasnya, harus memutus mata rantai tawuran itu dengan membenahi total sistem pendidikan dan cara mengajar para gurunya.

http://edukasi.kompas.com/read/2012/...N.70..Perlukah

Tak usah dipertanyakan lagi. Relokasi harusnya sudah dipindahkan. Mau lebih banyak korban lagi?
Relokasi? Bukan solusi. Itu modus. Paling ada investor udah ngincer lokasi sekolah Buat puasat bisnis kayak mall/resto.
Quote:Original Posted By krupukalengan
Relokasi? Bukan solusi. Itu modus. Paling ada investor udah ngincer lokasi sekolah Buat puasat bisnis kayak mall/resto.


sapa ngga ngiler ama lahan strategis di kawasan komersial gitu...

sekolah dasar yg ada di melawai kan udah sukses di gusur yah kl ngga salah? eh salah bukan di gusur, di relokasi emoticon-Embarrassment
klo ga mau di relokasi pihak sekolah tindak tegas lah murid2 ababil yg suka pada ribut

emoticon-Stick Out Tongue
Seharus pengelola kedua sekolah duduk bersama, memikirkan dan mencari jalan keluar bersama agar anak-anak didik mereka dapat akur di luar sekolah.
jangan di relokasi gan, mending di jadiin satu aja tu sekolahaan..

gedung kejaksaan di ancurin juga di jadiin 1 sekolaan... emoticon-Embarrassment
dibuat penyaluran yang positif. klo memang doyan berantem, mending di adu di ring tinju. jagoan2nya di kumpulin...adu satu persatu emoticon-Ngacir
seharusnya kepala sekolahnya yang di ganti... ga becus mimpin anak didiknya emoticon-Malu (S)
ngurusin ababil aja gak becus, pantesan ni kota makin semrawut emoticon-Nohope


tinggal dikarung2in aja itu yg suka tawuran, selesai masalah emoticon-shakehand
model ababil kalo ada contoh satu aja ditindak tegas, nyalinya jg lgs ciut.

berantem aja beraninya rame2 emoticon-fuck
relokasi tidak akan menyelesaikan masalah
tidak akan menyelesaikan masalah
sebenarnya ini kan uda tradisi, nah, ini yang harus dipikirkan gmna cara memutus tradisi tsb
dijadiin satu aja tuh 2 sekolah,kalo ngga coba diadain program pertukaran pelajar diantara kedua sekolahan,pasti seru emoticon-siul:
relokasi? bubarin ajah lah!!!
kalo mo relokasi sekalipun, mentalin aja yg jauh emoticon-Bata (S)
pdahal banyak anak2 yg niat sekolah buat masa depan yg lebih baik, tp sekolahannya rusak, rubuh... ada jg yg perjalanannya sampe kaya indiana jones. nah anak2 tukang tawur itu? apa sih?! gak penting lah
Quote:Original Posted By krupukalengan
Relokasi? Bukan solusi. Itu modus. Paling ada investor udah ngincer lokasi sekolah Buat puasat bisnis kayak mall/resto.



Terus, masalahnya apaan kalo developer beli itu tanah pemerintah dengan sah secara hukum ???

emoticon-Cape d...

Quote:Original Posted By renjanarose
sapa ngga ngiler ama lahan strategis di kawasan komersial gitu...

sekolah dasar yg ada di melawai kan udah sukses di gusur yah kl ngga salah? eh salah bukan di gusur, di relokasi emoticon-Embarrassment



Cuman mau lempengin yang di relokasi bukan SD tapi SMP
SMP 56 lebih tepatnya


emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By beng4l
dijadiin satu aja tuh 2 sekolah,kalo ngga coba diadain program pertukaran pelajar diantara kedua sekolahan,pasti seru emoticon-siul:


Bener tu..

Quote:Solusi Tawuran: Merger SMA 6 dan SMA 70!
OPINI | 21 September 2011 | 10:31 Dibaca: 1219 Komentar: 12 3 dari 3 Kompasianer menilai aktual

1316572822163165715

Ciaatt! Tendangan maut anak SMA 6. Mungkin dia akan menjadi atlet karate andalan nasional di masa depan

Ketimbang memindahkan SMA 6 ke lokasi lain seperti disarankan Kapolres Jakarta Selatan, lebih baik SMA 6 digabung dengan SMA 70. Karena lokasi keduanya bersebelahan, penggabungan tentu lebih mudah dilakukan.

Penggabungan sekolah untuk menghentikan tawuran pelajar sebenarnya bukan hal baru. SMA 70 Bulungan sebenarnya adalah penggabungan SMA 9 dan 11 di tahun 80-an. Kedua SMA itu sering terlibat tawuran sehingga diputuskan digabung saja. Setelah digabung bukan saja tawuran berhenti, tetapi prestasi SMA 70 meroket sehingga termasuk sekolah yang menjadi pilihan orang tua untuk anak-anaknya.

Memindahkan SMA 6 ke lokasi lain, selama berada di sekitar Jakarta, tidak akan menghentikan tawuran. Dua sekolah yang menyimpan dendam tetap akan berantem walaupun lokasinya berjauhan. Penulis adalah alumni SMA 6 tahun 1994 dan masih ingat ketika itu pelajar STM Penerbangan (sekarang namanya SMK Negeri 29) di Jalan Djoko Sutono, Kebayoran Baru sering mencari-cari pelajar SMA 6 yang kebetulan melintas di area sekitar Pasar Santa. Ketika itu dua kali seminggu penulis dan kawan-kawan pergi ke daerah Mampang untuk mengikuti les persiapan UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Nasional). Metro Mini S75 yang kami tumpangi rutenya memang melewati STM Penerbangan. Atas alasan keamanan, kami selalu memilih waktu-waktu tertentu di luar jam bubaran mereka dan mengganti baju seragam kami dengan kaos biasa.

Tidak hanya bermasalah dengan STM Penerbangan, bahkan pelajar STM Budi Utomo (Boedoet) yang jauh di daerah Kota, Jakarta Pusat sering “bersilaturahmi” ke daerah Blok M dan Bulungan untuk sekedar beradu tinju dengan pelajar SMA 6. Penulis masih ingat ketika itu di tahun 1993-1994 terpaksa pulang larut malam akibat serbuan senja dari anak-anak STM Boedoet ke sekolah kami. Jarak jauh Kota-Blok M tidak menghalangi mereka untuk datang “menyapa” kami.

Melainkan jika SMA 6 dipindah ke Cilacap atau Nusakambangan, saya percaya SMA 6 dan SMA 70 tidak akan berantem selama-lamanya :-)


sumber : http://edukasi.kompasiana.com/2011/0...-6-dan-sma-70/
mantra anti vbot.. emoticon-Stick Out Tongue
Quote:Original Posted By andrzkaskus
relokasi? bubarin ajah lah!!!
kalo mo relokasi sekalipun, mentalin aja yg jauh emoticon-Bata (S)
pdahal banyak anak2 yg niat sekolah buat masa depan yg lebih baik, tp sekolahannya rusak, rubuh... ada jg yg perjalanannya sampe kaya indiana jones. nah anak2 tukang tawur itu? apa sih?! gak penting lah


Nah ini baru Sip...
Di Pindahin ke Pulau Seribu yang paling ujung....
Ya betul gabung aja..solusi paling mudah itu.

Kalau gak digabung ya salah satu harus direlokasi.

Masalah nanti ada yang mau ambil untung bekas bangunannya ya gak papa lah.

Kan fokusnya gimana menyelesaikannya tawuran yang sudah mendarah daging dari jaman nenek moyang.
Ide lutju2nya gua mah...SATUIN aja, biar bebunuh gih siswanya.

Lebih baik mati sekarang daripada nanti sudah agak besaran malah ngeledakin diri di pasar atau di cafe.

Bebunuh gih sono.

Semoga banyak yang koit. emoticon-Malu (S)
kenapa mesti relokasi ?

memang gak ada yg peduli gitu sama anak2 ababil di dalemnya?

kalopun direlokasi tapi msh ada anak yg ababil nanti malah justru menyengsarakan masyarakat sekitar
Quote:Original Posted By Dhika4
kenapa mesti relokasi ?

memang gak ada yg peduli gitu sama anak2 ababil di dalemnya?

kalopun direlokasi tapi msh ada anak yg ababil nanti malah justru menyengsarakan masyarakat sekitar



Supaya kagak ada tawuran SMA 6 VS SMA 70 lah ngo
Kalo di relokasi emangnya ngerubah kurikulum, kagak kan ngo
SMP 56 yang dulu hoby tawuran di melawai pasca di relokasi ke jeruk purut jadi adem ayem kagak ada yang tawuran tuh ngo