alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016607019/kasus-simulator-sim-ternyata-libatkan-kapolri
Kesel 
Kasus Simulator SIM Ternyata Libatkan Kapolri
Baca-baca di Tempo ini hari, wahlahdalah...ini ada kemungkinan "kumis" lain juga bermasalah?


Kasus Simulator SIM Ternyata Libatkan Kapolri
SENIN, 24 SEPTEMBER 2012


TEMPO.CO, Jakarta - Alasan mengapa Markas Besar Polri bersikeras menangani perkara dugaan korupsi pengadaan simulator ujian SIM kini makin terkuak.

Tempo memperoleh dokumen berupa surat keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia bernomor Kep/193/IV/2011 tertanggal 8 April 2011. Isinya berisi Penetapan Pemenang Lelang Pengadaan Driving Simulator R4 (roda empat).

Surat diteken Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo selaku pengguna anggaran dan menetapkan Citra Mandiri Metalindo Abadi sebagai calon pemenang tender dengan nilai kontrak Rp 142,4 miliar.

Surat keputusan ini juga diparaf sejumlah pejabat tinggi kepolisian. Prosesnya berurut dari surat Kepala Korps Lalu Lintas Irjen Djoko Susilo sebagai konseptor, lalu diparaf Kepala Sekretariat Umum, Asisten Kapolri Bidang Sarana dan Prasarana, kemudian Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Pengembangan. Terakhir, dua pejabat memberi paraf, yakni Inspektur Pengawasan Umum dan Wakil Kepala Polri.

Untuk sebuah proyek yang nilainya di atas Rp 100 miliar lebih, proyek simulator SIM memang tidak hanya "diurus" Korps Lalu Lintas. “Mesti disetujui oleh atasan sebelum proyek berjalan,” kata seorang sumber, Selasa pekan lalu.

Sayangnya ketika ditanya soal ini, Komisaris Jenderal Nanan Sukarna, Wakil Kepala Polri, menolak berkomentar tentang paraf itu. “Ke Humas saja, biar lebih detail,” ujarnya. Jawaban serupa datang dari Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution.

Kepala Bagian Penerangan Polri, Komisaris Besar Agus Rianto, menegaskan pengadaan simulator kemudi sepenuhnya tanggung jawab Korps Lalu Lintas. Kuasa penggunaan anggaran-lah yang menentukan semua penggunaan anggaran satuan. “Kapolri hanya mendapat tembusan,” katanya.




Penyidik KPK yang Ditarik Mengaku Diteror
SENIN, 24 SEPTEMBER 20


TEMPO.CO, Jakarta - Penarikan 20 penyidik Komisisi Pemberantasan Korupsi oleh Polri menyebabkan para investigator itu galau. Ada desas-desus bila mereka tak kembali ke Mabes Polri pada Senin ini, maka mereka akan dijemput Provost. Meskipun belum jelas siapa yang mula-mula menyiarkannya, sebagian percaya itu bukan kabar angin. “Paling tidak ini ancaman,” kata seorang sumber di KPK, Rabu pekan lalu.

Pada Jumat dua pekan lalu, Mabes Polri menyurati pemimpin komisi antirasuah untuk mengembalikan 20 personelnya. Surat bernomor R/1787/IX/2012/SSDM tertanggal 10 September 2012 itu merupakan balasan atas surat KPK pada 13 Agustus yang memohon perpanjangan tugas 16 personel Polri yang masa tugasnya habis bulan ini.

Surat yang diteken Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Inspektur Jenderal Prasetyo, itu malah mengatakan tak cuma 16 penyidik yang waktu dinasnya selesai. Ditambah empat penyidik yang tak dimintakan perpanjangan masa tugasnya, totalnya 20 orang. Alasan penolakan, “Untuk pembinaan anggota Polri terkait tour of duty dan tour of area.”

Jumat malam itu juga, para penyidik yang namanya ada dalam lampiran surat berkumpul di lantai 7 gedung KPK. Dari 20 penyidik, enam orang berpangkat ajun komisaris besar yang umumnya telah bertugas di KPK selama enam tahun. Adapun 14 sisanya komisaris dan ajun komisaris. Dua belas dari mereka baru satu tahun bertugas di KPK.

Penyidik berpangkat ajun komisaris besar kabarnya tak keberatan kembali ke Polri. Bahkan, menurut sumber Tempo, ada seorang penyidik senior yang membujuk yuniornya untuk meninggalkan KPK. Namun, dengan sejumlah alasan, para penyidik muda itu menyatakan ingin bertahan. Nah, dua hari kemudian merebaklah desas-desus penjemputan oleh Provos.

Menurut sumber yang tadi, penyidik juga dibuat gentar dengan serangkaian intimidasi. Desas-desus penjemputan oleh provos diduga bagian dari teror tersebut. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto tak membantah ada teror terhadap penyidik. “Pimpinan mendapat laporan dan akan berusaha melindungi mereka,” katanya.

Mabes Polri menyatakan penarikan tersebut rotasi personel semata. “Rotasi perlu untuk pembinaan karier,” kata juru bicara Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar. Menurut Boy, polisi sedang menyiapkan penyidik pengganti untuk ditempatkan di KPK.


sumber:
Diteror
Terlibat?


Semoga yang benar terang benderang saja. Kalau penegak hukum sudah tidak taat hukum, ke mana kita berpaling?
emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By rokodong
makanya pada galak nih pak polisi ama KPK rupanya.......
Ada Bapak tercinta di balik PEYEK emoticon-Big Grin

Kasus Simulator SIM Ternyata Libatkan Kapolri

Kasus Simulator SIM Ternyata Libatkan Kapolri

Kasus Simulator SIM Ternyata Libatkan Kapolri

Kasus Simulator SIM Ternyata Libatkan Kapolri


si embak mukenya seperti palsu
Jangan2 tuh duit dibuat sbg setoran partainya si penunjuk timur pradopo menjadi KAPOLRI. emoticon-Big Grin
ayo ayo ,dikembangkan lagi..pasti banyak neh,kalo Kepala yg jdi komando emoticon-Ngakak (S)
dari awal gw emang dah gak suka sama semur pradopo emoticon-Tai:
ah elahhh... bikin gw kesel aja mukanya emoticon-Marah
wah kalo udah sampe yg paling atas repot deh...
bakalan kasusnya "hilang"
Pasti bnyak yg terlibat Gan.. kalo nggak mah gak mungkin alot nih kasus emoticon-Big Grin
ditutupi juga... bau bangke pasti akan kecium...

cuman masalahnya... kecium di dunia atau di akherat...


semua tergantung yang mengemban tugas...

pintar, berani atau bodoh (pura2), takut,
jangan lupa up dan kasih emoticon-Rate 5 Star berita ini
mari kita tunggu kelanjutannya emoticon-Big Grin

tapi selama seseorang petinggi yg backup tuh institusi , susah untuk di buat terang benderang .

apabila tidak bisa sekarang di kuak , mari kita tunggu 2014 ..........
Mana ada ceritanya Sang Penguasa bisa diseret..?? emoticon-Najis
gak muangkin atasan ampe gak tau pengeluaran duit segitu gede nya , kepolisian indonesia emang harus di reformasi harus nya kepolisian indonesia di bawah mendagri jangan seperti sekarang di bawah presiden ,jadi kayak gini jadi lembaga yg tak tersentuh jadi seenak nya memutarbalik kan hukun indonesia buta kepentingan peribadi emoticon-Cape d... (S)
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Harusnya SBY bertindak nih,
kan kesempatan memperbaiki citra demokrat yang ancur lebur.
wow nyenggol kapolri juga nih ternyata... emoticon-EEK!:
densus atau fpi siap2 ya beraksi...emoticon-Shutup
ane jd ngeri, ga lama lagi bakalan ada isu bom yg lebih gede lagi dahhhh emoticon-Takut
Menunggu berita terorisme. Kalau kagak pembunuhan bos PT.X. Kalau nggak juga, kriminalisasi KPK. Kalau nggak juga, penangkapan lulusan STAN. Kalau nggak juga, kalau g FPI paling konflik SARA emoticon-Malu (S)
waduh...bola bergulir makin panas jendral emoticon-Big Grin
lanjutkan terus
usut samppai tuntas sampe akar2nya emoticon-Cendol (S)
Gile ane ga sangka tempo ampe berani membongkar sedalam ini, baru aj satu kasus uda bikin gesekan ampe begini. Gimana kalo proyek2 laen yg lbh besar nilainya dan orang besar ikut disidik dalam dokumen yg dibawa waktu penggeldahan korlantas kemaren , bisa guncang negara ini. Suka ato tidak, harus diakui polri institusi negara yg paling kuat sekarang , satu2nya yg bisa menghadang kpk

kalo kalo berita itu bnr adanya.. dan kpk bisa memenjarakan kapolri akitf... salut2 dah sama kpk..emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By green.vexia
Mana ada ceritanya Sang Penguasa bisa diseret..?? emoticon-Najis


Kalau begitu susah mengungkap dalangnya emoticon-Big Grin

Yang jadi tumbal pasti sudah disiapkan. Nanti coba kita lihat, pasti akan muncul 1 nama emoticon-Frown emoticon-Frown emoticon-Frown kalau kasus ini tidak dikubur emoticon-Smilie