alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016594918/5-mitos-pemicu-melesatnya-ekonomi-indonesia
Breaking News! 
icon-hot-thread
5 Mitos Pemicu Melesatnya Ekonomi Indonesia

Spoiler for HOT THREAD:


Spoiler for NO REPOST GAN:


Ada banyak salah persepsi dari melesatnya ekonomi Indonesia.

5 Mitos Pemicu Melesatnya Ekonomi Indonesia
Aktivitas ekspor-impor di Pelabuhan Peti Kemas Pelino II Tanjung Priok, Jakarta


VIVAnews - Indonesia telah menunjukan kinerja perekonomian mengagumkan sepanjang satu dekade terakhir. Negara ini bahkan dianggap berhasil dalam bidang demokrasi, kuatnya ekonomi, hingga pemain serius di kancah dunia internasional.

Laporan Mckinsey Global Institute bertajuk "The Archipelago Economy, Unleashing Indonesia's Potential" yang diperoleh VIVAnews, menyebutkan Indonesia berada di posisi 28 dunia dalam hal produk domestik bruto pada 2011.

Di tingkat Asia, perekonomian Indonesia bahkan masuk lima besar yang memiliki peran penting. Indonesia berada di bawah China, Jepang, India, dan Korea Selatan.

Namun di tengah prestasi tersebut, masih banyak negara yang memberikan persepsi salah mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang begitu cepat.

Berikut lima mitos seputar melesatnya perekonomian Indonesia:

1. Perekonomian Indonesia relatif tak stabil

Anggapan ini sangat jauh dari kebenaran karena ekonomi Indonesia merupakan salah satu yang mengalami rata-rata pertumbuhan ekonomi paling konsisten selama 10 tahun terakhir.

Sepanjang tahun ini, Indonesia bahkan menjadi negara dengan tingkat volatilitas pertumbuhan ekonomi terkecil dibandingkan negara OECD maupun BRIC.

2. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terpusat di Jakarta

Sejumlah asumsi yang menilai Jakarta sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia tak sepenuhnya benar. Harus diakui, Jakarta memang masih memberikan kontribusi terbesar bagi PDB negara ini.

Namun, pertumbuhan kelas menengah di berbagai kota di Indonesia melampaui kecepatan pertumbuhan PDB.

3. Ekonomi Indonesia mirip dengan negara Macan Asia lain yang mengandalkan ekspor

Pembangunan ekonomi negara-negara Asia sebetulnya tak memiliki pendekatan yang sepenuhnya sama yaitu dikendalikan investasi dan ekpor. Model inilah, dalam beberapa kasus, tak sama dengan ekonomi Indonesia.

Kontribusi ekspor Indonesia bisa dikatakan kecil yaitu sebesar 35 persen dari PDB. Ekonomi Indonesia justru didorong oleh konsumsi domestik yang memegang peranan penting.

4. Sumber daya alam menjadi pendorong utama ekonomi Indonesia

Indonesia memang menjadi salah satu pemasok utama sumber daya alam di pasar internasional. Mulai dari kelapa sawit, batubara, timah, kakao, nikel, dau bauksit.

Namun, ekonomi Indonesia kini jauh lebih berkembang dan sumbangan dari sektor sumber daya alam tak lagi menjadi pengendali pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam satu dekade terakhir, sumbangan sektor ini bagi ekonomi Indonesia justru melemah di tengah naiknya harga sejumlah komoditas beberapa waktu lalu.

5. Ekonomi Indonesia banyak bergantung dari pertambahan jumlah tenaga kerja

Kenyataan berbeda justru terjadi pada perekonomia Indonesia belakangan ini. Tingkat produktivitas yang meningkat, naik lebih tinggi dibandingkan jumlah tenaga kerja.

Bahkan faktor ini telah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tingkat produktivitas pekerja selama sepuluh tahun terakhir tercatat naik rata-rata 3 persen per tahun.

SOURCE

Spoiler for JANGAN LUPA GAN:




2. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terpusat di Jakarta


lebih tepatnya MITOS bahwa uang / peluang usaha dan kerja hanya dikota kota besar saja
ditambah lagi mitos semakin cerdasnya para anggota DPR buat merampok duit rakyat


ngeri-ngeri asyik

mau iklannya diliat banyak orang?
makin melesat kalo seandainya diantara pejabat pusat ada yg BERANI mengangkat wacana "NASIONALISASI".
sebatas "wacana", belum dituntut to the point loh emoticon-siul:

btw, jgn2 jadi pembenar buat mencabut subsidi kah?
pemerintah mau melepas perannya sebagai pengelola negara?
semuanya mau diserahkan ke mekanisme pasar global?
lalu buat apa ada regulator? emoticon-Bingung (S)
Quote:Jakarta memang masih memberikan kontribusi terbesar bagi PDB negara ini.


lha kalo emang artinye bener dunk emoticon-Big Grin
kalau daerah2 penghasil bahan baku DIPERBOLEHKAN memproduksi sendiri di daerah, tanpa harus bahan baku nya di kirim ke JAWA,
gw rasa kesejahteraan rakyat negeri ini akan lebih merata emoticon-Embarrassment

selama ini apa2 dikirim ke jawa, dikit2 di kirim ke jawa/jakarta, mau ekspor perlu persetujuan pusat dan segala tetek bengek lainnya emoticon-Cape d... (S)
ujung2nya cuman rakyat jawa/jakarta doang yg memperoleh lapangan pekerjaan,
cuman jawa/jakarta doang yg memperoleh pajak dari hasil produksi.
SWASTA lah yang berjasa memajukan perekonomian Indonesia.

Mitos bahwa pemerintah lah yang memajukan perekonomian adalah benar benar mitos belaka alias hoax. Birokrasi korup justru menghambat perekonomian.

Quote:Original Posted By mas_bowo
Tanggung jawab oemerintah: membuat aturan yang mengatur jalannya sektor swasta.. Kalo aturannya bener swasta akan berkembang, kalo ga betul akan anjlok..
ente maunya apa? Seluruh ekonomi dipegang oleh negara? Komunisme itu namanya..


ada saya bilang pingin komunisme ?! jangan asal njeplak.

PEMERINTAH TIDAK BERHAK KLAIM PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI HASIL KARYA MEREKA !

sejak kapan pemerintah becus? korupsi dimana2 kok sok sok an klaim keberhasilan perekonomian emoticon-Cape d... (S)

tukang palak gak boeh sok pahlawan.
Quote:Original Posted By
[
Kontribusi ekspor Indonesia bisa dikatakan kecil yaitu sebesar 35 persen dari PDB. Ekonomi Indonesia justru didorong oleh konsumsi domestik yang memegang peranan penting.


begitu dollar nembus 10k mampus lah semua emoticon-Embarrassment
Nanti kalo Jokowi jadi RI-1 insya Allah Indonesia akan lebih maju emoticon-Angkat Beer
Intinya gimana pemerintah mengatur keuangan negara jangan ada korupsi lagi
Quote:Original Posted By ** SENSOR **SENSOR
Nanti kalo Jokowi jadi RI-1 insya Allah Indonesia akan lebih maju emoticon-Angkat Beer


kampanyenya nanti aja ya 2014.. bentar bentar jokowi, bentar bentar DI.
Quote:Original Posted By bonjing
SWASTA lah yang berjasa memajukan perekonomian Indonesia.

Mitos bahwa pemerintah lah yang memajukan perekonomian adalah benar benar mitos belaka alias hoax. Birokrasi korup justru menghambat perekonomian.


emang swasta gan... tapi swasta bisa bergerak leluasa karena peran pemerintah meregulasi bidang ekonomi dengan baik (Undang-Undang). Kalau UU nya ga jelas atau bahkan menghambat, swasta juga ga bisa apa-apa.

Kalau pemerintah full pegang kendali perekonomian, itu namanya komunis. Dan paham itu terbukti gagal.

Intinya, ada simbiosis mutualisme antara swasta dan pemerintah dalam memajukan ekonomi.
Quote:Original Posted By GayusTambunan.
kalau daerah2 penghasil bahan baku DIPERBOLEHKAN memproduksi sendiri di daerah, tanpa harus bahan baku nya di kirim ke JAWA,
gw rasa kesejahteraan rakyat negeri ini akan lebih merata emoticon-Embarrassment

selama ini apa2 dikirim ke jawa, dikit2 di kirim ke jawa/jakarta, mau ekspor perlu persetujuan pusat dan segala tetek bengek lainnya emoticon-Cape d... (S)
ujung2nya cuman rakyat jawa/jakarta doang yg memperoleh lapangan pekerjaan,
cuman jawa/jakarta doang yg memperoleh pajak dari hasil produksi.


aslinya daerah BOLEH produksi sendiri kok gan.. cuma emang pengusahanya males. Kenapa? Karena infrastruktur luar jawa umumnya masih kurang baik. Jadi, kalau memproduksi sesuatu, jatuhnya lebih mahal kalau dibuat di luar jawa.

Kenapa infrastruktur kurang baik? Ya itulah... pemerintah emang lebih suka membangun infrastruktur di jawa (apalagi di Jakarta), mudah-mudahan kedepannya bisa lebih merata dengan adanya MP3EI.

Contoh gampang: Raja Ampat terkenal banget. Tapi karena infrastruktur minim, jadinya ya yang mengunjungi cuma sedikit.
tapi yg merasakan pertumbuhan ekonomi melesat itu cuma kalangan org kaya aja gan
kekayaan mereka bertambah
sedangkan jumlah org miskin juga meningkat (liat aja pemandangan ajang "Indonesia Mencari Zakat" tiap mo lebaran, antrian org miskin minta zakat makin mengila)
tapi karena kekayaan org kaya meningkat, jadi tertutupi kemiskinan org miskin itu, karena dalam BPS statistiknya jumlah duit dibagi jumlah penduduk, jadi terlihat pendapatan per kapita meningkat, padahal enggak
mudah2an indonesia makin maju bukan hanya di asia tapi sampe ke benua amerika dan eropa sehingga di perhitungkan di seluruh dunia. AMIN emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By jihony
aslinya daerah BOLEH produksi sendiri kok gan.. cuma emang pengusahanya males. Kenapa? Karena infrastruktur luar jawa umumnya masih kurang baik. Jadi, kalau memproduksi sesuatu, jatuhnya lebih mahal kalau dibuat di luar jawa.

Kenapa infrastruktur kurang baik? Ya itulah... pemerintah emang lebih suka membangun infrastruktur di jawa (apalagi di Jakarta), mudah-mudahan kedepannya bisa lebih merata dengan adanya MP3EI.

Contoh gampang: Raja Ampat terkenal banget. Tapi karena infrastruktur minim, jadinya ya yang mengunjungi cuma sedikit.


infrastruktur bukannya itu usulan dari daerah setempat gan


kalo duit gak gak ada silahkan minta ke pusat


kesannya pusat salah muluh yah....padahal kurang reformasi apa coba emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By GayusTambunan.
kalau daerah2 penghasil bahan baku DIPERBOLEHKAN memproduksi sendiri di daerah, tanpa harus bahan baku nya di kirim ke JAWA,
gw rasa kesejahteraan rakyat negeri ini akan lebih merata emoticon-Embarrassment

selama ini apa2 dikirim ke jawa, dikit2 di kirim ke jawa/jakarta, mau ekspor perlu persetujuan pusat dan segala tetek bengek lainnya emoticon-Cape d... (S)
ujung2nya cuman rakyat jawa/jakarta doang yg memperoleh lapangan pekerjaan,
cuman jawa/jakarta doang yg memperoleh pajak dari hasil produksi.


gak ada kok gan yang ngelarang daerah penghasil bahan baku memproduksi
cuma ada gak pengusaha yang minat memproduksi di daerah penghasil bahan baku
soalnya infrastuktur masih lemah, penguasa daerah kadang menempatkan dirinya seperti seorang raja
jelas aja para pengusaha lebih memeilih di Jawa
Quote:Original Posted By bonjing
SWASTA lah yang berjasa memajukan perekonomian Indonesia.

Mitos bahwa pemerintah lah yang memajukan perekonomian adalah benar benar mitos belaka alias hoax. Birokrasi korup justru menghambat perekonomian.


Tanggung jawab oemerintah: membuat aturan yang mengatur jalannya sektor swasta.. Kalo aturannya bener swasta akan berkembang, kalo ga betul akan anjlok..
ente maunya apa? Seluruh ekonomi dipegang oleh negara? Komunisme itu namanya..
Quote:Original Posted By mas_bowo
Tanggung jawab oemerintah: membuat aturan yang mengatur jalannya sektor swasta.. Kalo aturannya bener swasta akan berkembang, kalo ga betul akan anjlok..
ente maunya apa? Seluruh ekonomi dipegang oleh negara? Komunisme itu namanya..


ada saya bilang pingin komunisme ?! jangan asal njeplak.

PEMERINTAH TIDAK BERHAK KLAIM PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI HASIL KARYA MEREKA !

sejak kapan pemerintah becus? korupsi dimana2 kok sok sok an klaim keberhasilan perekonomian emoticon-Cape d... (S)

tukang palak gak boeh sok pahlawan.
Quote:Original Posted By rexdamnatorum
tapi yg merasakan pertumbuhan ekonomi melesat itu cuma kalangan org kaya aja gan
kekayaan mereka bertambah
sedangkan jumlah org miskin juga meningkat (liat aja pemandangan ajang "Indonesia Mencari Zakat" tiap mo lebaran, antrian org miskin minta zakat makin mengila)
tapi karena kekayaan org kaya meningkat, jadi tertutupi kemiskinan org miskin itu, karena dalam BPS statistiknya jumlah duit dibagi jumlah penduduk, jadi terlihat pendapatan per kapita meningkat, padahal enggak


Pernah dengar yang namanya indeks gini?
Emang bener dalam suatu booming ekonomi, pemilik modal (pengusaha/investor) yang paling duluan merasakan manfaatnya, karena mereka udah siap sedia dengan modal untuk ditanamkan di sektor yang lagi berkembang.. tapi kalangan lain (pegawai) juga bakalan naik kesejahteraannya.. Kalo mau gampang, liat aja data jumlah kendaraan di indo yang meningkat pesat sejak 2011..
Di sini peran pemerintah untuk meratakan pendapatan, misalnya dengan pencabutan subsidi listrik/BBM