alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016582179/5-fakta-quotunikquot-ali-sadikin-saat-pimpin-jakarta
Thumbs up 
5 Fakta "UNIK" Ali Sadikin saat pimpin Jakarta
5 Fakta "UNIK" Ali Sadikin saat pimpin Jakarta

Ali Sadikin (1927-2008), bisa dikatakan satu-satunya gubernur Jakarta yang membawa banyak perubahan. Sampai sekarang, belum ada yang bisa menandingi kehebatan Bang Ali. Di bawah pemerintahannya, Jakarta mampu dirombak menjadi sebuah kota metropolitan modern.

Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan, Taman Impian Jaya Ancol, dan pusat pelestarian budawa Betawi di Condet Jakarta Timur adalah bentuk pengabdian Bang Ali selama menjabat sebagai gubernur.

Berikut lima gebrakan lain yang dilakukan Bang Ali untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota modern.

1. Belajar tata kota dari Las Vegas

Awalnya, studi banding ke Las Vegas bukan sesuatu yang direncanakan. Waktu itu Bang Ali terbang ke California untuk operasi, karena menderita tumor usus. Namun sesampainya di negeri paman Sam itu, dokter di rumah sakit tempat Bang Ali periksa mengatakan tidak perlu dioperasi, karena penyakit yang diderita bisa sembuh tanpa harus bedah.

Karena tidak jadi di operasi, Bang Ali dan rombongan lalu memutuskan untuk mengunjungi kota-kota di Amerika yang terkenal modern dan serba wah. Tiga kota, Los Angeles, San Diego dan Las Vegas kemudian dipilih sebagai tempat yang cocok untuk studi banding.

Ali pun kemudian mempelajari bahwa suatu kota dikatakan baik bila mampu mengembangkan dunia pariwisata dan rekreasi. Hasil pengamatannya terhadap tiga kota itulah yang kemudian dia coba terapkan di Ibukota Jakarta.

2. Tampar direktur proyek nakal, PLAK,PLAK,PLAK

Penamparan tersebut terjadi ketika Bang Ali meninjau suatu proyek massal. Bang Ali terkejut bukan main ternyata pembangunan proyek itu macet, lantaran kontraktor terlambat memasok semen. Bang Ali pun segera mengecek permasalahannya. Seperti ditulis dalam memoar Bang Ali karya Ramadhan KH.

Ternyata direktur perusahaan itu melanggar kontrak. Harusnya dia mengirim semen langsung dari pabriknya, bukan dari grosir atau tangan ketiga. Tentu saja hal ini memperlambat pekerjaan. Maka Bang Ali minta agar direktur perusahaan pemasok semen itu dipanggil. Pada panggilan pertama dan kedua, direktur itu mangkir. Baru pada panggilan ketiga sang direktur hadir. Orangnya ternyata masih muda.

Bang Ali bertanya kenapa sampai terlambat. Apakah dia tidak sadar bahwa proyek ini untuk kepentingan warga ibukota? Ternyata jawabannya berbelit-belit dan tidak jelas. Bang Ali pun naik pitam. Plak! Dia menampar direktur itu. Tidak cukup sekali, Bang Ali menamparnya tiga kali. Plak! Plak! Plak!

"Saya marah sekali, saya tempeleng dia tiga kali. Barulah dia berjanji akan segera memenuhi kontraknya. Benar juga, pada hari berikutnya kiriman semen sudah masuk ke proyek," kata Bang Ali.

3. "Lalu lintas di Jakarta brengsek"

Hari kedua menjabat, Bang Ali naik bus umum keliling kota. Dia terhenyak melihat buruknya pelayanan bus kota yang tidak manusiawi. Penumpang berjejalan dan mandi keringat. Sopir bus berhenti dan ngetem seenaknya. Bang Ali pun mengusahakan agar Jakarta punya bus kota yang layak.

"Lalu lintas di Jakarta brengsek. Sayalah yang paling tidak puas terhadap keadaan itu," ujar Bang Ali dalam memoar Ali Sadikin karangan Ramadhan KH.

Tidak berapa lama, Bang Ali kemudian mendatangi Bappenas, minta dibantu soal bus kota. Akhirnya Bang Ali mendapat bantuan dari Amerika Serikat. Tahun 1967, jumlah bus di Jakarta mencapai 500 buah.

Bang Ali juga yang membangun terminal bus di Lapangan Banteng, Blok M, Cililitan, Pulo Gadung dan Grogol. Bang Ali pula yang membangun shelter untuk menunggu bus kota.

4. Budaya malam muda-mudi

Saat menjabat orang nomor satu di DKI, Bang Ali membuat wacana yang tak logis tetapi disenangi kawula muda, yaitu kegiatan malam muda-mudi.

Apa itu malam muda mudi? Wacana itu awalnya bentuk keprihatinan Bang Ali melihat banyak pemuda Jakarta yang dirundung permasalahan, baik urusan negara hingga permasalahan ekonomi. Mereka ikut memikirkan peliknya permasalahan negara, seperti kasus korupsi hingga susahnya mencari pekerjaan di ibu kota.

Berangkat dari rasa iba itulah, Bang Ali akhirnya berinisiatif untuk merangkul pemuda Jakarta dan sejenak melupakan segala bentuk masalahnya, atau kerennya disebut 'sehari tanpa masalah'. Hingga lahirlah yang namanya kegiatan malam muda-mudi.

Di awal tahun 1970-an, Bang Ali sengaja memasukkan agenda malam muda mudi itu dalam rangkaian event Pekan Raya Jakarta. Acara ini diselenggarakan di sepanjang Jalan MH Thamrin.

5. Gubernur maksiat

Saat Bang Ali memimpin Jakarta, 60 Persen atau sekitar 3 juta warga kota tinggal di daerah pemukiman kumuh. Dari angka itu, lebih dari 60 persen anak-anak tidak bersekolah. Kondisi itu diperparah dengan masalah keamanan yang mendesak segera dibenahi, dan Para PNS yang digaji tidak memadai. Sedangkan kas pemerintah daerah hanya Rp 18.

Maka Bang Ali membuat gebrakan. Dia mengadakan lotto/hwa-hwe (semacam judi) yang dilegalkan. Selain itu Bang Ali juga menaikkan pajak balik nama kendaraan bermotor, memungut pajak judi untuk kaum Tionghoa, dan juga melokalisasikan para PSK di Kramat Tunggak.

Akibat gebrakan tersebut Bang Ali mendapat sorotan publik. Dia dijuluki 'Gubernur Maksiat' dan istrinya dijuluki 'Madame Hwa-Hwe. Namun Bang Ali menanggapi julukan itu dengan perasaan cuek, karena semua itu juga untuk kebaikan warga.

Komentar : Bang Ali emang fenomenal dan legend, dan semua orang Indonesia mengakui itu

Sumber : LINK
Yang nomor lima , In.

Kayaknya yang berkesan sampai sekarang. emoticon-Big Grin
dan sampai sekarang lalulintas dijakarta itu brengsek, ngetem, molor, pengamen, preman, pedagang asongan, pengemis,,, plus bikin macet.. entah brengsekan sekarang apa jaman dulu itu

busway? mendingan naik metromini deh dari pada naik busway, biar ngga nyaman dikit, lebih cepet sampai nya
Quote:Original Posted By Khoontol
Yang nomor lima , In.

Kayaknya yang berkesan sampai sekarang. emoticon-Big Grin


kalau ane PEKAN RAYA JAKARTE nya.... itu even dari ane kecil sampai sekarang..

wkwkkwkwk 100 jempols buat bang ali...
Mantab gan... Semoga DKI1 beriktnya bs ngikutin jejqknya abang ali sadikin bahkan lebih... emoticon-Angkat Beer
Quote:Original Posted By kaisez
Mantab gan... Semoga DKI1 beriktnya bs ngikutin jejqknya abang ali sadikin bahkan lebih... emoticon-Angkat Beer


harus dan wajib!!!! atasi banjir dan macet, kalau bisa atasi masuk SEJARAH...simple kan!!!
Gubernur yang menghalalkan judi & membuat lokalisasi
jakarta butuh hitler, titik.
konsep ngikutin vegas, tp gak ada casino...

gimana bisa toh?
Quote:Original Posted By mbia
dan sampai sekarang lalulintas dijakarta itu brengsek, ngetem, molor, pengamen, preman, pedagang asongan, pengemis,,, plus bikin macet.. entah brengsekan sekarang apa jaman dulu itu

busway? mendingan naik metromini deh dari pada naik busway, biar ngga nyaman dikit, lebih cepet sampai nya


Itulah kehidupan Bro. Hidup ini kian kompleks permasalahannya sejalan dengan perkembangan jaman, dan tentunya pihak otorita harus memperhatikan permasalahan sosial serta pembangunan infrastruktur.
Quote:Original Posted By mbia
dan sampai sekarang lalulintas dijakarta itu brengsek, ngetem, molor, pengamen, preman, pedagang asongan, pengemis,,, plus bikin macet.. entah brengsekan sekarang apa jaman dulu itu

busway? mendingan naik metromini deh dari pada naik busway, biar ngga nyaman dikit, lebih cepet sampai nya


Mau nanya donk gan..

Kira-kira dari gambaran komen ente tersebut bisa diatasi gak sih dalam 5 tahun kedepan? Soalnya memang itu biang macet, diperparah lagi sama oknum yg terima pungli..

Jawab yang jujur ya gan..
gajah mati meninggalkan gading emoticon-Smilie
bang ali lengser meninggalkan nama (entah baik atau buruk, terserah anda emoticon-Big Grin )
kalo foke lengser meninggalkan apa ya? emoticon-Confused:
Quote:2. Tampar direktur proyek nakal, PLAK,PLAK,PLAK

Penamparan tersebut terjadi ketika Bang Ali meninjau suatu proyek massal. Bang Ali terkejut bukan main ternyata pembangunan proyek itu macet, lantaran kontraktor terlambat memasok semen. Bang Ali pun segera mengecek permasalahannya. Seperti ditulis dalam memoar Bang Ali karya Ramadhan KH.

Ternyata direktur perusahaan itu melanggar kontrak. Harusnya dia mengirim semen langsung dari pabriknya, bukan dari grosir atau tangan ketiga. Tentu saja hal ini memperlambat pekerjaan. Maka Bang Ali minta agar direktur perusahaan pemasok semen itu dipanggil. Pada panggilan pertama dan kedua, direktur itu mangkir. Baru pada panggilan ketiga sang direktur hadir. Orangnya ternyata masih muda.

Bang Ali bertanya kenapa sampai terlambat. Apakah dia tidak sadar bahwa proyek ini untuk kepentingan warga ibukota? Ternyata jawabannya berbelit-belit dan tidak jelas. Bang Ali pun naik pitam. Plak! Dia menampar direktur itu. Tidak cukup sekali, Bang Ali menamparnya tiga kali. Plak! Plak! Plak!

"Saya marah sekali, saya tempeleng dia tiga kali. Barulah dia berjanji akan segera memenuhi kontraknya. Benar juga, pada hari berikutnya kiriman semen sudah masuk ke proyek," kata Bang Ali.


ada yg kurang .............................lempar asbak ke bawahannya yg tulalit emoticon-Shutup dan bawahannya merasa bangga emoticon-Ngakak (S)
Lalu lintas Jakarta itu yg bikin macet kan motor/mobil dari Depok, Bekasi dan Tangerang emoticon-Hammer Tiap hari mereka seliweran di Jakarta, trus bikin jalan di Jakarta cepet rusak, tapi pajak kendaraan mereka larinya ke Jawa Barat dan bukan DKI Jakarta emoticon-Cape deeehh

Ane setuju kalo Jokowi kelak membuat kebijakan: kendaraan dari luar Jakarta kalo masuk Jakarta dikenakan retribusi!
benar-benar fenomenal emoticon-Matabelo

sosok seperti bang Ali ini yang sebenarnya kita perlukan untuk membenahi indonesia emoticon-Big Grin

btw untung jaman dulu gak ada efpei.. jadi sdsb dsb bisa dijalankan emoticon-Big Grin
ini guernur terakhir jakarta yang bener bener berjiwa pemimpin emoticon-Thinking
ternyata sudah lama juga ya jakarta krisis pemimpin bijak
Quote:Original Posted By Joko.Wi
Lalu lintas Jakarta itu yg bikin macet kan motor/mobil dari Depok, Bekasi dan Tangerang emoticon-Hammer Tiap hari mereka seliweran di Jakarta, trus bikin jalan di Jakarta cepet rusak, tapi pajak kendaraan mereka larinya ke Jawa Barat dan bukan DKI Jakarta

Ane setuju kalo Jokowi kelak membuat kebijakan: kendaraan dari luar Jakarta kalo masuk Jakarta dikenakan retribusi!


Warga bodetabek kan dulunya juga penduduk dr jakarta yg sudah kegusur dikarenakan pembangunan kota..?! Emangnya dulu ente dimana sampe gak tau kondisi jakarta?
kirain siapa, ternyt mantan gubernur tooh (maklum gak tauemoticon-Malu)

itu untung aja yg ditampar masih muda, kalo udah tua gimana ya ? emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By faruq.abidin
Warga bodetabek kan dulunya juga penduduk dr jakarta yg sudah kegusur dikarenakan pembangunan kota..?! Emangnya dulu ente dimana sampe gak tau kondisi jakarta?


MAu dulu dia tinggal di Menteng kalo sekarang domisili di Leuwiliang, ya berarti dia sekarang dia warga Bogor. Apa karena dia dulu domisili di Menteng terus tetep berhak diakui sebagai warga Jakarta?!? emoticon-Cape deeehh

Digusurpun mereka dapat uang ganti bukan? Apa iya mereka digusur begitu aja dan "diusir" dari Jakarta?

Secara legal, warga non DKI yang punya motor/mobil, biar kata platnya B, tapi pajak kendaraannya masuknya ke Jawa Barat, bukan ke DKI. Jadi sangat nggak fair, pajak lari ke Jabar tapi saban hari wira-wiri di jalanan ibukota. Pantes jalanan di Jakarta cepet ancurrr!! Masih mending yang lewatin tuh jalan warga DKI, yang nyata2 pajak kendaraannya masuk ke Samsat DKI. Lha ini...?!??!?!
contoh gubernur yang memberikan kerja nyata bagi jakarta, semoga pakdhe jokowi dan koh ahok bisa melakukan yang lebih baik emoticon-shakehand
×