alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016573064/ultimatum-masyarakat-bupati-bogor-desak-relokasi-imigran-dari-kawasan-puncak
Cool 
[Ultimatum Masyarakat] Bupati Bogor Desak Relokasi Imigran dari Kawasan Puncak

Jum'at, 21 September 2012 , 13:06:00
Bupati Desak Relokasi Imigran


CIAWI–Banyaknya keluhan masyarakat terkait bertambahnya warga negara asing (WNA) ilegal di kawasan Puncak, menjadi perhatian serius Pemkab Bogor.

Bupati Rachmat Yasin mendesak, Ditjen Imigrasi untuk segera memindahkan rumah detensi imigrasi (rudenim) dari kawasan Puncak agar lingkungan tetap kondusif.

“Apa yang disuarakan masyarakat yakni penolakan terhadap imigran, saya sependapat,” ucap RY saat menghadiri pengajian di Masjid Amaliah, kemarin.

Ketua DPW PPP Jabar itu menambahkan, beberapa lokasi lain yang akan dijadikan relokasi rudemin di antaranya Kecamatan Cariu, Jonggol dan Gunungsindur.

Sebelumnya, Rabu (19/9) sebanyak 150 peserta dari berbagai elemen masyarakat, ulama, tokoh, LSM, Muspida Kota/Kabupaten Bogor, Muspika Cisarua dan Megamendung beserta kepala desa, mengikuti sosialisasi penanganan imigran ilegal yang diadakan Kantor Imigrasi kelas II Bogor di Hotel Safari Garden.

Dalam pertemuan itu, masyarakat mengultimatum terhadap keberadaan imigran di Cisarua. Apabila dalam jangka waktu 30 hari pihak terkait tak melakukan penanganan maka akan dilakukan aksi sweeping.

Sementara itu, Kepala Imigrasi Bogor, Bambang Catur mengakui, imigran ilegal di kawasan Puncak terus bertambah karena meningkatnya konflik di sejumlah negara, terutama kawasan Timur Tengah.

Adanya kerja sama antarnegara, kata dia, telah mempersulit posisi Indonesia. Untuk itu, perlu dilakukan penanganan yang terencana dan komprehensif dengan melibatkan berbagai komponen. “Imigran ilegal yang ada di kawasan Puncak hingga bulan Juli lalu sebanyak 600 orang, dan jumlah itu terus bertambah.

Kami terus melakukan pengawasan yang bekerja sama dengan aparat kepolisian dan pemerintah daerah setempat,” jelasnya.(yus)


SUMBER
Lebih baik para imigran itu segera dideportasi atau dikirim ke negara tujuan mereka. emoticon-Malu
seperti si anti dkk mau menampung mereka emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By Ryuu..
seperti si anti dkk mau menampung mereka emoticon-Ngacir

loh...kan imigran suci ituemoticon-Shutup

gak takut kena azab?emoticon-Shutup
ini imigran yang suka kimpoi kontrak itu ya?

kumpulin aja di petamburan kalo gak di rumah anti.... dia pasti dengan sukarela menerima apa ada nya.
Quote:Original Posted By Teu.Nya.Kung
ini imigran yang suka kimpoi kontrak itu ya?

kumpulin aja di petamburan kalo gak di rumah anti.... dia pasti dengan sukarela menerima apa ada nya.


Iya gan. Petamburan masih luas. Tapi mereka doyan nasi bungkus ngga?
Quote:Original Posted By Teu.Nya.Kung
ini imigran yang suka kimpoi kontrak itu ya?

kumpulin aja di petamburan kalo gak di rumah anti.... dia pasti dengan sukarela menerima apa ada nya.


emoticon-Big Grin ane pernah lama di puncak, kudu ane jelasin dulu perbedaan antara "wisatawan biologis" dan imigran gelap, wisatawan biologis yg demen kimpoi kontrak umumnya dari arab saudi, sementara imigran gelap kalau ngga dr afghan, iran,srilanka atau irak..munkin ada juga imigran gelap yg kimpoi kontrak tapi munkin sangat jarang mengingat modal mereka rada cekak. Tujuan mereka kan bukan Indonesia,tapi australia, biasanya lewat sukabumi atau cianjur via laut selatan.
urusan kimpoi kontrak ini juga rada susah, soalnya ada simbiosis mutualisme juga sih..udah jadi kartel emoticon-Big Grin ada broker, ada kadi (juru nikah) bayaran, ada ceweknya juga, yg diantaranya ada yg berkali-kali jd "istri rental" emoticon-Big Grin
ooohhh yg demen kimpoi kontrak kan ye?
pinter amat cari lokasi berliburnya..

ane aja sampe sekarang gak kesampaian liburan di puncak emoticon-Nohope
imigran selangkangan dari sono noooooo, masa sih pepeie ga tau emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By not4given
pinter amat cari lokasi berliburnya..

ane aja sampe sekarang gak kesampaian liburan di puncak emoticon-Nohope

maklum lah disana udah bosan dengan iklim gurun,udah pada kering semua, kalo dipuncak kan adem, dingin bahkan sampai berlendir....emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By perardua
emoticon-Big Grin ane pernah lama di puncak, kudu ane jelasin dulu perbedaan antara "wisatawan biologis" dan imigran gelap, wisatawan biologis yg demen kimpoi kontrak umumnya dari arab saudi, sementara imigran gelap kalau ngga dr afghan, iran,srilanka atau irak..munkin ada juga imigran gelap yg kimpoi kontrak tapi munkin sangat jarang mengingat modal mereka rada cekak. Tujuan mereka kan bukan Indonesia,tapi australia, biasanya lewat sukabumi atau cianjur via laut selatan.
urusan kimpoi kontrak ini juga rada susah, soalnya ada simbiosis mutualisme juga sih..udah jadi kartel emoticon-Big Grin ada broker, ada kadi (juru nikah) bayaran, ada ceweknya juga, yg diantaranya ada yg berkali-kali jd "istri rental" emoticon-Big Grin


Menarik bahwa agan menyebutkan negara-negara asal para imigran illegal tersebut
Menarik bahwa mereka lari dari negara yg menerapkan suatu hukum yg spesifik

Mestinya jadi pelajaran juga buat yg mati-matian mau menerapkan hukum tersebut di Indonesia
emoticon-I Love Indonesia (S)
indonesia makin di gemari aja ni ama orang2 asing
apa mrka gk tau kalo di indo malah pd jd TKI ke luar negeri
mau apa mrka repot2 ke indo
imigran yang hidung nya mancung" yak.emoticon-Big Grin

mungkin daerah puncak lebih dingin daripada di padang pasir.
Hahaha emoticon-Ngakak, parah ni puncak emang surganya orang timur tengah...
Quote:Original Posted By op3r4tor
indonesia makin di gemari aja ni ama orang2 asing
apa mrka gk tau kalo di indo malah pd jd TKI ke luar negeri
mau apa mrka repot2 ke indo


Itu belum seberapanya, di Thailand terutama pusat pusat penyedia pelacur ternyata germo para ayam uzbekistan adalah mayoritas di pegang oleh para juragan arab, koneksi ane disana paling benci sama sijuragan onta ini, jangan jangan ntar bandung jadi pusat pelacuran khusus uzbekistan setelah alexis nich.
Quote:Original Posted By Vampire.Lord
bind.exe, victim.of.gip, antidistribusi, nero.principes napa ga lu tampung tuh saudara seukuwah lu


sekalian yang namanya diatas dikirim ke gurun pasir saja gan, alexis sudah cukup, ntar di puncak muncul lagi alexis versi kwnya.
Quote:Original Posted By perardua


emoticon-Big Grin ane pernah lama di puncak, kudu ane jelasin dulu perbedaan antara "wisatawan biologis" dan imigran gelap, wisatawan biologis yg demen kimpoi kontrak umumnya dari arab saudi, sementara imigran gelap kalau ngga dr afghan, iran,srilanka atau irak..munkin ada juga imigran gelap yg kimpoi kontrak tapi munkin sangat jarang mengingat modal mereka rada cekak. Tujuan mereka kan bukan Indonesia,tapi australia, biasanya lewat sukabumi atau cianjur via laut selatan.
urusan kimpoi kontrak ini juga rada susah, soalnya ada simbiosis mutualisme juga sih..udah jadi kartel emoticon-Big Grin ada broker, ada kadi (juru nikah) bayaran, ada ceweknya juga, yg diantaranya ada yg berkali-kali jd "istri rental" emoticon-Big Grin


kayaknya agan yang ini tau betul seluk-beluknya emoticon-Cendol (S)
ini Kementrian Hukum dan Ham qq Imigrasi, gimana gebleknya taroh orang pengungsi di puncak???????emoticon-Berbusa (S)

mestinya di kepulauan Seribu, dilokalisir....supaya ga gentayangan, namanya sogokan adalah jalan cepat untuk kabur.....emoticon-I Love Indonesia (S)


kasih bibit padi sama cangkul untuk nyawah, buat ngempanin mulut sendiri...
lihat aja dulu tindakan yg akan dilakukan pihak pemerintah setempat gan
Quote:Original Posted By perardua
emoticon-Big Grin ane pernah lama di puncak, kudu ane jelasin dulu perbedaan antara "wisatawan biologis" dan imigran gelap, wisatawan biologis yg demen kimpoi kontrak umumnya dari arab saudi, sementara imigran gelap kalau ngga dr afghan, iran,srilanka atau irak..munkin ada juga imigran gelap yg kimpoi kontrak tapi munkin sangat jarang mengingat modal mereka rada cekak. Tujuan mereka kan bukan Indonesia,tapi australia, biasanya lewat sukabumi atau cianjur via laut selatan.
urusan kimpoi kontrak ini juga rada susah, soalnya ada simbiosis mutualisme juga sih..udah jadi kartel emoticon-Big Grin ada broker, ada kadi (juru nikah) bayaran, ada ceweknya juga, yg diantaranya ada yg berkali-kali jd "istri rental" emoticon-Big Grin


Ya mmg gan setau sy imigran asal timur tengah tsb menjadikan wilayah puncak sbg area transit mereka sebelum melanjutkan ke Australia. Menurut sy yg memprihatinkan turis2 dr Arab saudi yg melakukan kimpoi kontrak, mmg simbiosis mutualisme dsana sudah terjadi. Namun alangkah bijaknya pemerintah setempat dpt segera bertinak, sebelum wilayah puncak di Azzab oleh yg Maha Kuasa!