alexa-tracking

Parpol Miskin Figur Tak akan Bertahan Lama

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016551256/parpol-miskin-figur-tak-akan-bertahan-lama
Parpol Miskin Figur Tak akan Bertahan Lama
Parpol Miskin Figur Tak akan Bertahan Lama

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jakarta Fenomena figuritas dalam pilgub DKI Jakarta sebaiknya menjadi evaluasi bagi partai politik. Pada sejumlah pilkada maupun pemilu, terbukti kekuatan figur menjadi lebih dominan dan berpengaruh dibanding parpol pengusungnya. Jika parpol tidak berbenah internal dengan mencetak banyak figur, usia parpol bisa-bisa tidak bertahan lama.

"Mereka harus memperbaiki pola rekrutmen elitenya, harus memunculkan figur-figur terbaik dari parpol. Kalau mereka tidak mampu memberikan dan mencetak pemimpin-pemimpin terbaik bangsa, mereka akan alami kegagalan sebagai parpol," ujar pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Yon Machmudi, kepada detikcom, Jumat (21/9/2012).

Menurut Yon, untuk menyelamatkan parpol yang saat ini tengah mengalami kemerosotan citra luar biasa, maka parpol harus memperbanyak figur yang benar-benar merepresentasikan kepentingan rakyat dan jujur. Tingkat ketidakpercayaan dan ketidakpedulian masyarakat terhadap parpol saat ini berada pada level yang mengkhawatirkan. Hal ini, lanjut dia, karena berbanding lurus dengan turunnya citra Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai lembaga negara tempat berkumpulnya wakil-wakil elite parpol.

"Salah satu kemerosotan citra partai politik adalah karena figur yang ditonjolkan tidak merepresentasikan suara masyarakat secara umum. Apa yang dilakukan elite parpol, paradoks dengan harapan masyarakat. Baik dari sisi perilaku mereka, atau aspirasi mereka yang tidak disalurkan oleh parpol. Parpol hanya bekerja pada saat-saat tertentu. Wakil-wakil mereka tidak mampu membantu urusan-urusan masyarakat, dan rakyat tidak lagi mempercayakan urusan-urusannya kepada elite-elite politik," cetus pria kelahiran Jombang, 17 September 1973 ini.

Dia mencontohkan, dalam kasus pilgub DKI, Jokowi sebenarnya bukan benar-benar 'kubu rakyat' karena juga diusung oleh parpol, yakni PDIP dan Partai Gerindra. Dua parpol ini juga memiliki wakil di DPR. Bahkan sejumlah politisi PDIP baik nasional maupun daerah banyak yang terjerat masalah. Namun kecacatan parpol ini tidak menjadi pertimbangan warga DKI dalam menentukan pilihannya.

Menurutnya, hal ini berbeda dengan pandangan warga DKI terhadap profil Fauzi Bowo dan parpol-parpol pengusungnya. "Jadi kemudian kekurangan parpol ditutupi oleh figur. Seperti Jokowi menutupi kekurangan PDIP, padahal Jokowi adalah kader PDIP. Sehingga masyarakat mempersepsikan yang lain tentang Jokowi," jelas doktor dari Australian National University (ANU) Canberra ini.

Dia juga mengatakan kemerosotan citra dan pengaruh ini tidak hanya terjadi pada parpol, tapi juga ormas. Banyak ormas yang memberikan dukungannya kepada pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Tapi toh, lanjutnya, tetap saja dukungan itu tidak mampu mengatrol peningkatan suaranya lebih tinggi.

"Bukan hanya didukung partai politik , tapi juga ormas-ormas. Mulai ada kemerosotan otoritas baik ormas maupun elite-elite parpol yang tidak berpengaruh dalam mengarahkan dukungan politik. Figur Jokowi tetap menjadi magnet yang menjanjikan bagi harapan-harapan warga Jakarta," jelas Yon.

Figur Jokowi, diakuinya, memang memiliki tipe kepemimpinan yang sesuai dengan karakter budaya Indonesia, yang apa adanya, dan tidak terlalu direkayasa. Menurutnya, apa yang dilakukan Jokowi hanya mencoba menjawab apa yang ada dalam pikirannya. "Itu menjawab apa-apa yang secara umum diinginkan masyarakat. Dia figur pemimpin yang diharapkan kebanyakan masyarakat. Sedangkan Foke lebih menunjukkan sosok birokrat. Jokowi lebih terjangkau oleh masyarakat," pungkas Yon.

Sumber : [url]http://news.detik..com/read/2012/09/21/100419/2028891/10/parpol-miskin-figur-tak-akan-bertahan-lama?9911012[/url]

Rakyat semakin pintar ga bakal ketepu lg sama partai besar walaupun partai islam sekalipun dah ga jaman lg,kulitnya bagus blm tentu isinya bagus jugaemoticon-I Love Indonesia (S)
Bbbbbbetul gan ane setuju gan
Baru tau toh? Kemana aja selama ini gan?
Apalagi tuh partai yg demen ngusung artis, figurnya kebanyakan artis muda, cakep dan toge ya glamour, elitis, congkak, tidak pernah menderita karena hidup, dll....
kalo figur tukang roti itu positif ato negatif ya buat partainya?
emoticon-Ngakak
owh kalo itu... banyak koq figur koruptor... emoticon-Embarrassment
pelajaran buat semua, kalo dapet kesempatan berkuasa buatlah suatu program yang bisa diingat banyak orang, berguna bagi banyak orang dan dapat dinikmati banyak orang emoticon-Smilie

udah ga jaman mo nyalon masih pake modal serangan fajar emoticon-Big Grin
parpol miskin dana kampanye jg tidak akan bertahan lama gan....
Quote:


supaya bisa menang dibutuhkan figur seperti ibu andi nurpati emoticon-Big Grin
emoticon-Hammer2

figur itu bisa di bentuk.......figur itu bisa dibuat....secepat diperlukan....

asal ada biaya.......

pembentukan figur dapat dibuat dengan membengkokan atau membentuk

opini masyarakat.......

apalagi di negara ini.....rakyat masih banyak belum siap dibukanya

arus keran informasi selebar-lebarnya.....setelah selama puluhan tahun

dibatasi.........


emoticon-Ngakak

bukti

Ternyata isyu SARA udah engga ampuh lagi digunakan sebagai alat politik di Jakarta. mudah2an diikuti oleh daerah2 lain . agar NKRI menjadi jaya.
Quote:


mangkanya pada berlomba2 investasi di dunia media emoticon-Big Grin

kata bapak ideologis ane (bung Karno) bangsa Indonesia ini menderita sindrom minderwadig inferioriteit complex emoticon-Big Grin suka memandang rendah diri sendiri dan memandang tinggi orang lain, bangsa lain, yang dikiranya lebih hebat emoticon-Nohope

mental seperti inilah yang ujung2nya jadi penokohan, pengkultusan dsb dsb yang menurunkan obyektifitasan pemilih emoticon-Big Grin
saya sudah tidak percaya lagi pada partai politik dan segala macam isi di dalamnya, apapun partainya siapapun isinya..
yang penting bukan figurnya, tapi kesungguhan dari kader2 nya buat memajukan bangsa dan negara

tapi kalo di Indonesia mah susah, kebanyakan ya ujung2 nya pasti duit yang dikerjanya emoticon-Big Grin
pada intinya gan mau parpol ap ke namanya, yg penting tujuannya untuk membela rakyat kecil itu baru TOP. emoticon-2 Jempol
parpol jalan pintas menuju kekayaan dan kekuasaan
pasti ujung2 nye korupsi lagi korupsi lagi... emoticon-Cape d... (S)
Quote:


bener bei, meskipun "wujud nyata" yang dihasilkan sedikit tapi akan terus dikenang oleh rakyat.
Berita ginian lagi emoticon-Frown

Apasih tujuan parpol? Koq seperti toko untuk jualan ?
Quote:

iya nih gan...parpol sekarang cuma jadi showroom tokoh doang emoticon-Big Grin








Kunjungi lapak ane
Quote: