alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016447792/surabaya---banyuwangi-merpati-pakai-pesawat-china-m-60-wings-pakai-atr
Surabaya - Banyuwangi: Merpati Pakai Pesawat China M-60; Wings Pakai ATR
Surabaya - Banyuwangi: Merpati Pakai Pesawat China M-60; Wings Pakai ATR

Wings Air Buka Rute Baru Banyuwangi-Surabaya
Jumat, 14 September 2012 18:50 WIB

BANYUWANGI--MICOM: Maskapai penerbangan nasional Lion Air, melalui anak usahanya Wings Air, segera membuka rute baru yakni Banyuwangi-Surabaya, Jawa Timur, dan sebaliknya pada Kamis (20/9) pekan depan. Kepala Bidang Laut dan Udara Dinas Perhubungan Banyuwangi Ali Ruchi, Jumat (14/9), mengatakan pesawat Wings Air akan membuka rute penerbangan di Bandara Blimbingsari Banyuwangi pada pagi hari. "Sebelumnya rute Banyuwangi-Surabaya hanya dilayani Merpati Airlines yang selama ini datang dan berangkat dari Bandara Blimbingsari pada sore hari," ucapnya.

Merpati Airlines pertama kali membuka rute di Bandara Blimbingsari Banyuwangi pada 24 Agustus 2011 menggunakan pesawat MA-60 berkapasitas 58 kursi dengan jadwal penerbangan empat kali dalam sepekan setiap pukul 14.30 WIB. "Geliat pertumbuhan ekonomi Banyuwangi rupanya memiliki daya tarik tersendiri bagi maskapai penerbangan, sehingga maskapai Wings Air membuka rute baru Banyuwangi-Surabaya," ujarnya.

Manajer Area Lion Air wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah Ellyta Ali mengatakan, pesawat Wings Air akan tinggal landas (take off) dari Bandara Juanda Surabaya pada pukul 09.30 dan dari Bandara Blimbingsari Banyuwangi pukul 10.45. "Jenis pesawat yang digunakan adalah ATR-72 seri 500 yang berkapasitas 72 tempat duduk dan menggunakan mesin Pratt & Whitney 172-M," tuturnya.
http://www.mediaindonesia.com/read/2...wangi-Surabaya

Surabaya - Banyuwangi: Merpati Pakai Pesawat China M-60; Wings Pakai ATR
MERPATI lebih awal membuka jalur Surabaya - Banyuwangi dengan pesawat buatan China jenis M-60

Setahun lalu ...
Quote:Wings Air Buka Rute Malang-Denpasar
Senin, 7 Maret 2011 | 15:03 WIB

Surabaya - Banyuwangi: Merpati Pakai Pesawat China M-60; Wings Pakai ATR

MALANG, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Wings Air, anak perusahaan Lion Air, hari Senin (7/3/2011) mulai melayani rute penerbangan Malang-Denpasar, menjawab kebutuhan pasar selama ini terhadap rute wisatawan ke dua tujuan wisata. Wings Air menggunakan pesawat jenis ATR 72-500 berkapasitas 72 tempat duduk, yang disebutkan telah dilengkapi dengan cabin modern. Andi Burhan, general manager Wings Air menjelaskan, penerbangan berlangsung tujuh hari seminggu berangkat dari Bandar Udara (Bandara) Abdul Rachman Saleh Malang pukul 14.25 dengan nomor penerbangan IW 1841 , dan berangkat dari Bandara Ngurah Rai, Denpasar pukul 14.00.

Dijelaskan, pesawat ATR ini merupakan pesawat yang baru dibeli dari pabriknya Avions De Transport Regional (ATR), pabrik pembuat pesawat bertenaga turboprop di Perancis. Jumlah pesawat yang dipesan secara pasti dan akan dioperasikan oleh Wings Air sebanyak 30 pesawat , sudah mulai dioperasikan sejak Januari 2010. "Sampai Februari 2011 telah menerima dan mengoperasikan sepuluh pesawat, dan direncanakan lima pesawat lagi akan tiba sampai Agustus 2011," kata Andi Burhan, mengutip penjelasan Direktur Utama Wings Air, Achmad Hasan.

Rute Malang-Denpasar sudah ditunggu-tunggu sejak 2005, ketika Bandara Sipil Abd Saleh Malang kembali dioperasikan yang memanfaatkan fasilitas TNI AU di Lapangan udara Abd Saleh. "Malang selalu mengharapkan ada rute langsung penerbangan ke dan dari Denpasar, serta ke dan dari Yogyakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Malang Nasarudin Selian .

Ini untuk menegaskan ambisi Malang bersa ma satelitnya Kota Batu dan Kabupaten Malang untuk menegaskan identitasnya sebagai kota atau wilayah tujuan wisata nasional dan internasional, selain Yogyakarta dan Denpasar. "Kita selalu berharap wisatawan manca negara akan menempuh rute Denpasar Malang, sebelum masuk Yogyakarta, setelah masuk Indonesia lewat pintu Denpasar. Demikian juga sebaliknya, dari Yogyakarta atau Jakarta ke Denpasar melalui Malang," tambahnya.
http://regional.kompas.com/read/2011...alang-Denpasar


----------------

Sebenarnya masih ada 2 kota di Jawa Timur yang potensiel untuk dijangkau maskapai penerbangan, yaitu Kediri dan Madiun. Kalau Madiun sudah ada lapangan udaranya, tapi masih milik TNI-AU. Mungkin mencontoh kota Malang yang mana penerbangan sipil ke kota itu telah memanfaatkan lapangan udara milik TNI-AU, maka bila ada potensi pasarnya dan ekonomis, why not Madiun meniru Malang? Dan masih ada satu lagi, yaitu kota Kediri. Sayang belum ada landasan pacunya sama sekali. Tapi hal itu bisa dianggarkan oleh Pemerintah Pusat dan beberapa Pemda yang penduduknya akan diuntungkan bila ada bandara udara di kota Kediri, seperti Jombang, Tulung Agung dan Nganjuk serta Blitar. Maksud saya, mengapa beberapa Pemda di wilayah itu tak meniru pemda Banyuwangi dalam mengupayakan bandara udaranya sendiri?
iya tuh, ... madiun kasihan, ... mau ke mana-mana jauh, ...
kenapa cina terus ya??dulu indonesia bisa bikin pesawat napa sekarang gk dikembangin emoticon-Berduka (S)







.MnNm™ post ©2012
wah ane baru tau Banyuwangi ada bandar udara, lumayan juga pake pesawat dari surabaya bisa tambah cepet
Wah sayangnya ane ga pernah main ampe kesana2 gan
mantafff


emoticon-Blue Guy Peace

harga tiketnya berapa ya gan?
jadi tambah deket saja jaraknya.
keren dech. emoticon-thumbsup:
Quote:Original Posted By .MnNm
kenapa cina terus ya??dulu indonesia bisa bikin pesawat napa sekarang gk dikembangin emoticon-Berduka (S)







—.MnNm™ post ©2012


pekerja nya pada kabur mbikinin pesawat asing untuk dijual kesini termasuk ke mboeing itu
Si perusahaan maskapai udah pada nekat sekarang invest nya sampe daerah2 kecil.

ntar mah pesawat ada plat nomor kuning tuh depan belakang kek angkutan umum emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By herucore
Si perusahaan maskapai udah pada nekat sekarang invest nya sampe daerah2 kecil.

ntar mah pesawat ada plat nomor kuning tuh depan belakang kek angkutan umum emoticon-Ngakak (S)


wkwkkw kalo gitu ada sistem ngetem dulu donk...!!!
wah beruntunglah kalo dijatim ada rute penerbangannya...
semoga didaerah lagi bisa dikembangin. terutama sumatra, kalimantan, sulawesi, papua.
hmmm, naik ATR72 atau naik MA60 ya? ada yang punya review tentang kedua pesawat ini? mengingat wings air dan merpati sama2 baru pesawatnya, cuma beda merk. satu buatan perancis, satu buatan cina. emoticon-Blue Guy Peace
aneh, masa garuda yang notabennya punya pemerintah kalah jumlah rute dengan maskapai swasta,,
bukti bahwa yang di pegang swasta lebih baik emoticon-Thinking
Quote:Original Posted By mjbr
aneh, masa garuda yang notabennya punya pemerintah kalah jumlah rute dengan maskapai swasta,,
bukti bahwa yang di pegang swasta lebih baik emoticon-Thinking



beda segmen gan emoticon-Embarrassment

mangkanye nescafe kagak bikin kopi tubruk emoticon-Ngacir
banyuwangi sekarang lagi menjadi primadona ekonomi nasional, dengan pertumbuhan ekonominya yang diatas nasional bahkan 2 digit, swa sembada pangan (terutama padi) pelabuhan laut yang dalam, dekat dengan bali. banyak investor tertarik mengembangkan basis usahanya disana. Baik dari luar maupun dalam negeri. efeknya banyak perjalanan dinas Pimpinan perusahaan tersebut dari dan ke Banyuwangi. ini yang dimanfaatkan oleh industri penerbangan nasional.
terbukti okupansi rata2 80%
Lion sepertinya juga akan masuk untuk rute Denpasar-Banyuwangi-Surabaya
Group Lion, memang gila dan pintar mencari celah, penggunaan ATR jelas lebih mendukung, walaupun M-60 juga bukan hal yang jelek. Nanti kita lihat kedepannya, pasti akan banyak lagi yang akan dikuasai route baru oleh group mereka. !!! Pengen naik ATR jadinya ...
naik atr sering goyang-goyang pas take off dan land-nya gan he he
merpati sama juga emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By .MnNm
kenapa cina terus ya??dulu indonesia bisa bikin pesawat napa sekarang gk dikembangin emoticon-Berduka (S)







.MnNm™ post ©2012


nah itu dia masalah pemerintahannya emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)

tanggung amat surabaya banyuwangi. banyuwangi bukan kota besar, kepentingan bisnis di sana rasanya msh kurang. ntar nasibnya kayak bandara di jember, cuma dipake setaun aja. skrg mungkin udah jadi lapangan bola ato jemuran gabah
pesawatnya mirip dan sekelas dengan N250 bikinan PT. DI emoticon-Hammer

seandainya .... emoticon-Malu

Spoiler for N250:


postingannya cukup gak vbot ? emoticon-Nohope