alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016428471/inikah-penyebab-miskin-amp-bodohnya-masyarakat-indonesia
Inikah Penyebab Miskin & Bodohnya Masyarakat Indonesia?
30 persen lebih dari total RAPBN 2013 habis untuk membayar gaji PNS

Pemerintah mengumumkan menyiapkan sekitar Rp1.600 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada 2013 nanti.

Sebagian besar uang itu habis untuk membayar pegawai negeri sipil (PNS).

Kementerian Pertahanan dan TNI memang tercatat sebagai kementerian yang memperoleh porsi terbesar yakni sekitar Rp177 triliun.

Namun menurut Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), pemenang sebenarnya adalah bukan rakyat kebanyakan, namun adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Di tengah kritik akan tidak efektif serta korupnya birokrasi Pemerintahan, PNS lagi-lagi akan mendapat kenaikan gaji tujuh persen tahun depan.

Berdasarkan catatan Fitra, seluruh PNS yang dipekerjakan Pemerintah Pusat memperoleh total Rp241,1 triliun untuk 4,7 juta PNS.

Selain itu, Rp306,2 triliun lagi akan dialokasikan untuk membayar gaji PNS yang bekerja di pemerintahan daerah (Pemda) di seluruh Indonesia.

Sehingga total gaji pegawai memangsa anggaran sebesar Rp546,3 triliun.

Dengan demikian, ada total sekitar Rp 547 triliun anggaran negara yang , atau sekitar 30 persen lebih dari total RAPBN 2013 habis hanya untuk membayar gaji PNS saja.

Itu belum termasuk biaya yang dikeluarkan untuk ongkos administrasi dan operasional, seperti untuk mebiayai perjalanan dinas luar kota hingga ke luar negeri

Uchok Sky Khadafi, Koordinator Fitra, menjelaskan pada RAPBN 2013, alokasi pemerintah untuk gaji pegawai untuk PNS di Pemda itu berasal dari anggaran berbentuk dana alokasi Umum (DAU).

Padahal DAU sebetulnya bukan untuk belanja pegawai saja, tapi seharusnya dibagi untuk belanja pelayanan kepada masyarakat.

"Tetapi, banyak Pemda tidak sanggup menggaji pegawai sendiri, terpaksa mempergunakan DAU ini sepenuhnya untuk belanja pegawai Pemda. Tentu dengan mengkorbankan belanja untuk pelayanan publik," kata Uchok dalam keterangan persnya di Jakarta, akhir minggu ini.

Sementara anggaran kemiskinan kalau menggunakan data BPS, hanya menerima alokasi anggaran sebesar Rp 75,3 triliun, dan ini berarti tiga kali lebih rendah dari belanja gaji PNS.

"Ini berarti RAPBN 2003 bukan anggaran milik rakyat miskin. Biarpun sudah diberikan remunerasi, gaji ke 13, tetap saja pelayanan kepada publik sangat mengecewakan sekali, dan korupsi masih merejalela," kata Uchok.

Sementara itu, pengamat ekonomi yang juga Wakil Ketua Umum PAN, Dradjad Wibowo, menilai banyaknya jumlah PNS disebabkan sektor swasta belum banyak berkembang.

Akibatnya, anggaran negara lewat birokrasi dijadikan sumber utama penyediaan lapangan kerja.

Dradjad menilai seharusnya era birokrasi gemuk yang boros dihentikan, dengan adanya pemimpin yang berani mengurangi jumlah PNS.

"Dengan cara itu belanja PNS ini ditekan. Kalau mau belanja pegawai masuk akal dan birokrasi efisien, solusinya ya kurangi jumlah PNS," kata Dradjad.

SUMBER

Perampingan birokrasi dari dulu cuma wacana aja, realisasinya gak ada. Kayaknya memang gak ada niat serius dari pemerintah untuk masalah ini. Kalo kayak gini terus, lama kelamaan bisa bankrut nih negara....

Mampir juga di mari Gan..
komentar TS : Mampir juga di mari Gan..
Quote:Original Posted By INCUBATOR
komentar TS : Mampir juga di mari Gan..


emoticon-Ngakak ... negejer postingan thread new kah ??

Sebetulnya kondisi ini bisa lebih baik kalo kita mengelola SDA sendiri dengan transfer knowledge dari negara maju... Jadi negara kita bisa meningkat APBN nya untuk digunakan di tahun berikutnya..

Percuma ngeluh sekarang 30% disedot dari PNS.. kalopun dikurangi menjadi 1/2 nya juga belum tentu ada peningkatan dari segi pelayanan...

Yang terpenting sekarang yakni sama" cari jalan keluar biar pemasukan APBN lebih banyak dengan cara yang positif. Jangan dari Pajak dan Retribusi yang gak jelas itu & akhirnya masyarakat qta memberikan stigma negatif ... emoticon-Ngacir2
logikanya masih kurang nyambung nih
antara belanja negara sama kemiskinan+kebodohan
coba di babar lagi yang enak biar keliatan benang merahnya coi.....
Quote:Original Posted By INCUBATOR
komentar TS : Mampir juga di mari Gan..


dah diedit gan, tadi gak sempet buat komentar, emoticon-Malu (S)emoticon-Malu (S), keburu magrib...
TSnya suka mampir

btw, memang kalau PNS gitu sih.. banyakan ongkang2..
coba yg swasta semua kompak pake kaos "aku yang membayar PNS" gimana tanggapan PNS
Kalau kondisinya tetap demikian, anggaran tersedot untuk pembayaran gaji PNS, sementara pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan nasional terbengkalai (karena tidak ada alokasi dana yang memadai), lama kelamaan apa jadinya negara ini?
yang perlu di khawatirkan adalah tunjangan pensiun untuk yang purna tugas, akankah negara tetap mampu membayar?
Quote:Original Posted By roni7704
yang perlu di khawatirkan adalah tunjangan pensiun untuk yang purna tugas, akankah negara tetap mampu membayar?

karena itu sekarang ada wacana tunjangan pensiun PNS dibayarkan penuh pada saat pensiun tidak lagi di bayar tiap bulan seperti sekarang.
kabarnya pemerintah saat ini menaikan tunjangan PNS cukup tinggi terutama profesi guru ya, semakin banyak nih peminatnya, dilain sisi kenapa biaya pendidikan semakin mahal
gaji pns dinaikkan emang wajar kok,karena apa2 smua naik,inflasi yang naik andai turun kebutuhan pokok tidak turun,sudah sangat wajar ada kenaikan

tapi pendapatan bersih negara utk apbn banyak dimakan tikus,jadi tidak maksimal

yang salah tetap saja ujung2nya koruptor

kalau koruptor tidak dihukum mati,tidak akan pernah maju bangsa iniemoticon-Berduka (S)
PNS yang ada sekarang aja bodoh semua,
jadi kalo sesuatu di urus oleh yang bodoh tentu saja yang terjadi adalah kebodohoan masal
kenapa masih miskin dan bodoh karena yg utama faktor pendidikan,klo pemerintah mengsubsidi dengan baik di bidang pendidikan gak akan ada lagi orang sekolah cuma lulus sd.....kayaknya pemerintah kita dari dulu lebih seneng klo rakyatnya bodoh emoticon-Cape d... (S)
karna ane orang kaya,gak begitu mengerti dengan yg namanya APBN,setau saya miskin dan kaya tergantung bagaimana mau berusaha,gak tergantung APBN.
masalah penyebab miskin & bodohnya masyarakat indonesia?

masalah yang multidimensionalemoticon-Big Grin tidak bisa menyalahkan hanya untuk menggaji PNS masih banyak faktor faktor lainnya.... namun tidak bisa dipungkiri APBN kebanyakan digunakan untuk gaji pegawai

coba ditelaah sistem birokrasi manajemen diindonesia tidak efektif

coba itu dipotong line command nya berani gak ya pemerintah??emoticon-Malu
Quote:Original Posted By bombardiers
kenapa masih miskin dan bodoh karena yg utama faktor pendidikan,klo pemerintah mengsubsidi dengan baik di bidang pendidikan gak akan ada lagi orang sekolah cuma lulus sd.....kayaknya pemerintah kita dari dulu lebih seneng klo rakyatnya bodoh emoticon-Cape d... (S)


Iya lah, kalo bodoh kan gampang ngaturnya. Dikasi kaos, nyoblos, dikasi permen, nyoblos, pasang muka ganteng/cantik, nyoblos, anak ustad, nyoblos. Brajingsek.


—semuanya ada sisi humornya, jadi sante aja om!™
Indonesia banget gan...ane kagak tau besok gede mau jadi apa,semoga jadi PNSemoticon-I Love Indonesia (S)